Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

LRT Jabodebek

Lintas Rel Terpadu Jabodebek atau yang disingkat LRT Jabodebek adalah lintas rel terpadu yang berada di daerah Jabodebek. Sesuai namanya, lintas rel terpadu ini melayani daerah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi yang termasuk dalam DKI Jakarta dan Jawa Barat. LRT Jabodebek mulai beroperasi pada 28 Agustus 2023 setelah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia. Pembangunan LRT Jabodebek melibatkan empat perusahaan BUMN yakni PT Adhi Karya, PT Len Industri, PT INKA, dan PT Kereta Api Indonesia.

sistem angkutan cepat di Indonesia
Diperbarui 26 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

LRT Jabodebek
Artikel ini bukan mengenai LRT Jakarta.
LRT Jabodebek
KRL LRT Jabodebek sesaat setelah memutar balik di Stasiun LRT Jatimulya
Info
PemilikDirektorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda
Wilayah
  • DKI Jakarta
  • Jawa Barat
    • Bekasi
    • Kota Bekasi
    • Kota Depok
    • Bogor
    • Kota Bogor
JenisAngkutan cepat, kereta api perkotaan, transportasi umum
Jumlah jalur2 lintas pelayanan
Jumlah stasiun18 (Fase 1)
51 (rencana)
Kantor pusatKantor Divisi LRT Jabodebek
Jalan Irigasi Tarum Barat
Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan
Bekasi, Jawa Barat 17512
Situs weblrtjabodebek.kai.id
Operasi
Dimulai28 Agustus 2023; 2 tahun lalu (2023-08-28)[1]
OperatorPT Kereta Api Indonesia (Persero)
Divisi LRT Jabodebek
Waktu antara15 menit
Teknis
Panjang sistem44,3 km (27,5 mi) (Fase 1)
130,4 km (81,0 mi) (rencana)
Lebar sepur1.435 mm (4 ft 8+1⁄2 in) sepur standar
Listrik750 V DC DC rel ketiga
Kecepatan tertinggi90 km/h (56 mph)

Lintas Rel Terpadu Jabodebek atau yang disingkat LRT Jabodebek adalah lintas rel terpadu yang berada di daerah Jabodebek. Sesuai namanya, lintas rel terpadu ini melayani daerah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi yang termasuk dalam DKI Jakarta dan Jawa Barat. LRT Jabodebek mulai beroperasi pada 28 Agustus 2023 setelah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia.[2] Pembangunan LRT Jabodebek melibatkan empat perusahaan BUMN yakni PT Adhi Karya, PT Len Industri, PT INKA, dan PT Kereta Api Indonesia.

Sejarah

Latar belakang

Sebagian pilar proyek monorel Jakarta yang terbengkalai yang sempat direncanakan untuk dimanfaatkan untuk LRT Jabodebek

Usulan sistem LRT di Jakarta muncul ketika proyek pembangunan Monorel Jakarta mangkrak. Sama seperti tujuan utama monorel, LRT Jabodebek juga bertujuan untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Mangkraknya pembangunan monorel disebabkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tidak menyetujui pembangunan depo monorel di atas Waduk Setiabudi. Rencana depo ini ditolak agar kejadian Banjir Jakarta 2013 yang disebabkan oleh jebolnya Tanggul Latuharhari tidak terulang kembali. Pada akhirnya, proyek monorel benar-benar dihentikan karena investornya tidak memenuhi persyaratan lanjutan yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta.[3][4] Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah pusat mengubah sistem monorel dengan sistem LRT karena lebih mudah terintegrasi dengan moda lainnya. Selain itu, hanya ada sedikit monorel yang beroperasi di dunia karena teknologinya lebih tertutup.[5]

Tahap 1

Peletakan batu pertama (groundbreaking) LRT Jabodebek dilakukan pada tanggal 9 September 2015 oleh Presiden Joko Widodo. Groundbreaking ini dilaksanakan di wilayah dekat rencana Stasiun TMII.[6] Pembangunan fase I tersebut ditargetkan selesai pada tahun 2018, sebelum Asian Games 2018 diadakan.[7][8]

Target pembangunan LRT Jabodebek yang dapat selesai sebelum Asian Games tidak tercapai karena beberapa kendala, seperti masalah pembebasan lahan yang belum selesai. Pada saat Asian Games diadakan, konstruksi LRT Jabodebek baru mencapai 45%.[9] Sementara itu, pada akhir tahun 2018 konstruksi LRT Jabodebek telah mencapai 55,9%.[10] Pada Januari 2020, proses konstruksi tahap 1 LRT Jabodebek mencapai 67,3%, .[11] PPK LRT Kementerian Perhubungan Ferdian mengatakan, selanjutnya tahun depan (2021), fokus utamanya yaitu di sistem persinyalan, di mana PT Len Industri adalah salah satu subkon utamanya yang harus betul-betul mengejar progres agar LRT dapat mulai beroperasi tepat waktu.

Pada bulan Oktober 2020, armada kereta LRT Jabodebek mulai diuji coba. Uji coba tersebut juga untuk mengecek persinyalan dan kesiapan jalur yang akan dilalui.[12][13] Pada tanggal 15 November 2020, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau sekaligus mengikuti uji coba persinyalan LRT Jabodebek. Uji coba tersebut dilakukan pada rute Stasiun TMII—Stasiun Harjamukti.[14][15] Keseluruhan lintas pelayanan pada pembangunan Fase 1 rencananya akan dioperasikan bulan Juli 2022.[16]

Hingga Maret 2023 pembangunan telah mencapai 90%, direncanakan mulai beroperasi pada kuartal ke-3 tahun 2023. Jadwal uji coba operasional bagi masyarakat akan dilaksanakan pada 12 Juli 2023 selama satu bulan sebelum operasional secara komersial yang akan diperkirakan pada tanggal 18 Agustus 2023, satu hari setelah Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun.[1] [17]

Dasar hukum

Pembangunan LRT Jabodebek dilandasi oleh Perpres Nomor 98 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. Perpres ini mengatur bahwa pembangunan LRT Jabodebek akan dilakukan oleh PT Adhi Karya. Pembangunan tersebut termasuk lintasan konstruksi layang, stasiun, dan fasilitas operasi. Dengan ini, PT Adhi Karya menyusun dokumen teknis dan dokumen anggaran biaya rencana pembangunan yang selanjutnya akan diberikan persetujuan oleh Menteri Perhubungan.[18] Perpres ini juga mengatur adanya komite pengawas yang akan mengawasi proyek LRT yang dilakukan oleh PT Adhi Karya. Selain itu, perpres ini juga meminta kepala daerah terkait untuk menyesuaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) daerahnya masing-masing akan adanya proyek LRT.[19]

Pada tahun 2016, Perpres tersebut diubah melalui Perpres Nomor 65 Tahun 2016. Pada perubahan ini, PT Adhi Karya ditugaskan untuk membangun prasarana depo, dari yang sebelumnya hanya konstruksi jalur layang, stasiun, dan fasilitas operasi. Metode pembangunan menggunakan pola design and built serta menggunakan lebar sepur standar (1.435 mm). Pada perpres ini juga, PT Kereta Api Indonesia ditunjuk sebagai operator LRT Jabodebek. Pembangunan LRT Jabodebek juga melibatkan BUMN lain, PT Len Industri (Persero), yang menggarap sistem persinyalan dan PSD (Platform Screen Door) sebagai mekanisme pengamanan penumpang LRT Jabodebek. Len Industri secara keseluruhan berperan dalam manajemen proyek, instalasi, pengujian dan pengawasan, suport engineering, serta pengadaan material lokal.[20]

PT KAI ditugaskan sebagai penyelenggara sarana yang terdiri atas pengadaan sarana, pengoperasian sarana, perawatan sarana, dan pengusahaan sarana, penyelenggaraan sistem tiket otomatis dan menyelenggarakan pengoperasian dan perawatan prasarana. PT KAI juga diperbolehkan untuk bekerja sama dengan badan usaha lain untuk menyelenggarakan integrasi LRT Jabodebek dengan moda lainnya.[21]

Pada tahun 2017, Perpres tersebut diubah kembali dengan Perpres Nomor 49 Tahun 2017. Perubahan ini mendasarkan pada perubahan skema pendanaan LRT Jabodebek. Pendanaan proyek LRT tidak lagi menggunakan APBN. PT KAI selaku operator LRT menjadi investor utama dan mencari pendanaan untuk LRT Jabodebek. Meskipun begitu, negara memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT KAI dan PT Adhi Karya sebagai bantuan pendanaan.[22][23]

Armada

30.500 kg (M)<br>26.000 kg (T)"},"Traction":{"wt":"[[Construcciones y Auxiliar de Ferrocarriles|CAF]] VVVF-IGBT"},"MaxSpeed":{"wt":"90 km/jam"},"Gauge":{"wt":"1.435 mm [[Sepur standar]]"},"CarLength":{"wt":"17.100 mm"},"CarBody":{"wt":"[[Aluminium paduan]]"},"Deceleration":{"wt":"1 m/s² (normal)<br>1,3 m/s² (darurat)"},"Acceleration":{"wt":"1 m/s²"},"coupling":{"wt":"Dellner"},"bogies":{"wt":"MB-718 (motor)<br>TB-(?) (trailer)"},"collectionmethod":{"wt":"Contact Shoe Wabtec [[Faiveley Transport|Faiveley]]"},"hvac":{"wt":"[[Industri Kereta Api (perusahaan)|INKA]] I-Cond ACI-3601"},"manufacturer":{"wt":"[[Industri Kereta Api (perusahaan)|PT INKA]]"},"powersupply":{"wt":"[[Rel ketiga|Listrik Aliran Bawah (LAB)]]"},"poweroutput":{"wt":"16 x 100 kW"},"doors":{"wt":"3 pasang per sisi"},"floorheight":{"wt":"1.000 mm"},"height":{"wt":"2.991 mm (atap)<br>3.685 mm (AC)"},"width":{"wt":"2.650 mm"},"operator":{"wt":"[[Kereta Api Indonesia]]"},"capacity":{"wt":"740 (normal)<br>1480 (padat)"},"fleetnumbers":{"wt":"K1 1 19 01 - K1 1 19 42<br>K1 1 20 19 - K1 1 20 114<br>K1 1 21 01 - K1 1 21 60 (?)"},"formation":{"wt":"6 kereta per rangkaian<br>MC - M - T - T - M - MC"},"numberbuilt":{"wt":"186 unit (31 rangkaian)"},"yearconstruction":{"wt":"2019-2021"},"wheeldiameter":{"wt":"780 mm (baru)<br>700 mm (usang)"},"image":{"wt":"lrtjabodebek.png"},"imagesize":{"wt":"300px"},"lines":{"wt":"{{Rint|jakarta|l1}} [[Lin Cibubur (LRT Jabodebek)|LRT Lin Cibubur]]<br>{{Rint|jakarta|l3}} [[Lin Bekasi (LRT Jabodebek)|LRT Lin Bekasi]]"}},"i":0}}]}' id="mwog"/>
INKA LRT Jabodebek
ProdusenPT INKA
Konstruksi2019-2021
Jml. sudah diproduksi186 unit (31 rangkaian)
Formasi6 kereta per rangkaian
MC - M - T - T - M - MC
Nomor armadaK1 1 19 01 - K1 1 19 42
K1 1 20 19 - K1 1 20 114
K1 1 21 01 - K1 1 21 60 (?)
Kapasitas740 (normal)
1480 (padat)
OperatorKereta Api Indonesia
Jalur dilayani LRT Lin Cibubur
LRT Lin Bekasi
Data teknis
Panjang kereta17.100 mm
Lebar2.650 mm
Tinggi2.991 mm (atap)
3.685 mm (AC)
Tinggi lantai1.000 mm
Pintu3 pasang per sisi
Diameter roda780 mm (baru)
700 mm (usang)
Daya mesin16 x 100 kW
Sistem pembangkitListrik Aliran Bawah (LAB)
Pemanas, ventilasi, dan penyejuk udaraINKA I-Cond ACI-3601
Elektrifikasi750 V DC
Penangkap arusContact Shoe Wabtec Faiveley
BogieMB-718 (motor)
TB-(?) (trailer)
Alat perangkaiDellner

LRT Jabodebek menggunakan rangkaian kereta yang diproduksi oleh PT INKA. Kontrak pembuatan rangkaian kereta ini ditandatangani tanggal 18 Januari 2018. LRT Jabodebek memesan sejumlah 31 rangkaian dengan 6 kereta di setiap rangkaiannya, sehingga total ada 186 unit kereta.[24] Kereta LRT menggunakan lebar gandar 1.435 mm dengan sumber listrik disalurkan melalui rel ketiga. Setiap rangkaian dapat mengangkut hingga 740 penumpang ketika normal dan hingga 1.300—1.500 penumpang dalam kondisi padat.[25][26] Seluruh rangkaian kereta memiliki warna paduan merah, hitam, dan putih.[27]

Rangkaian kereta pertama tiba dikirimkan dari Pabrik INKA Madiun pada tanggal 8 Oktober 2019 dan tiba di Jakarta tanggal 11 Oktober 2019. Pengiriman tersebut menggunakan jalur darat.[28][29] Pada 13 Oktober 2019, proses pengangkatan rangkaian tersebut ke jalur Stasiun Harjamukti dihadiri oleh Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.[27]

Dalam pengoperasiannya, kereta ini tidak dikemudikan oleh masinis. Dalam hal ini, sistem Communication-Based Train Control (CBTC) diterapkan dengan Grade of Automation (GoA) level 3.[30]

  • Tampilan interior armada LRT Jabodebek
    Tampilan interior armada LRT Jabodebek
  • Tampak dalam bagian depan kereta
    Tampak dalam bagian depan kereta
  • Tampak dalam bagian depan kereta
    Tampak dalam bagian depan kereta

Operasi

Kementerian Perhubungan mengambil alih kepemilikan LRT Jabodebek setelah konstruksi oleh PT Adhi Karya selesai. Hal ini dilakukan agar harga tiket tetap terjangkau. Pengambilalihan ini dilakukan dengan cara skema beli dan akan selesai setelah pengauditan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) selesai.[31] Pada bulan Desember 2017, PT KAI resmi menandatangani perjanjian dengan Kementerian Perhubungan. Perjanjian tersebut menunjuk PT KAI sebagai penyelenggara sarana dan prasarana LRT Jabodebek. Perjanjian tersebut meliputi konsesi prasarana selama 50 tahun kepada PT KAI. Nilai investasi untuk penyelenggaraan prasarana dan sarana tersebut oleh PT KAI berjumlah Rp29,9 triliun. Skema pendanaan yang tadinya berasal dari APBN juga diubah menjadi sebagian Penyertaan Modal Negara (PMN) dan sebagian oleh pinjaman bank.[2]

Layanan LRT Jabodebek mengadakan uji coba operasional yang dibagi menjadi 2 tahap, dimulai tanggal 12 s.d 26 Juli 2023 yang diperuntukkan untuk pihak Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, jurnalis, dan komunitas, sedangkan tanggal 27 Juli s.d. 15 Agustus 2023 diuji coba untuk masyarakat umum yang sudah mendaftar melalui formulir daring. Operasional secara komersial awalnya diperkirakan akan mulai pada 18 Agustus 2023, Satu hari setelah HUT ke-78 Kemerdekaan RI bersama dengan operasional Kereta Cepat Jakarta Bandung, tetapi operasional LRT Jabodebek ini diundur hingga 27 Agustus 2023 dikarenakan adanya uji coba LRT Jabodebek dengan membayar Rp1,00 untuk masyarakat umum hingga tanggal 27 Agustus 2023 yang telah mendaftarkan lewat formulir daring; Pada tanggal 28 Agustus 2023 secara resmi LRT Jabodebek beroperasi penuh. Untuk tarif LRT Jabodebek hanya Rp5.000,00 untuk perjalanan jauh dekat (flat) selama Periode HUT RI ke-78 tahun dari Tanggal 28 Agustus 2023 s.d. 30 September 2023.

Hingga 1 September 2025, dilakukan penambahan armada LRT Jabodebek menjadi total 26 rangkaian kereta. Penambahan secara berangsur ini dibandingkan pada saat pertama kali diluncurkan memangkas waktu tunggu kereta api secara drastis.[32] Selain penambahan armada beroperasi, ditetapkan pula Kereta Khusus Wanita sebagai respons antusiasme pengguna LRT Jabodebek yang tinggi. Kereta Khusus Wanita ini pun mulai dioperasikan pada 23 Desember 2024 dan berlokasi di kereta paling depan dan belakang rangkaian, serupa dengan KRL Commuter Line di Jabodetabek, tetapi hanya dioperasikan saat hari kerja saja.[33][34]

Tiket dan tarif

Tarif perjalanan

Artikel utama: Daftar tarif LRT Jabodebek

Dalam pengoperasiannya, LRT Jabodebek mengenakan tarif layanan kepada penumpang berdasarkan jarak perjalanan di tiap stasiun. Penentuan tarif layanan LRT Jabodebek ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan. Terkini, penentuan tarif didasarkan pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 67 Tahun 2023 tentang tentang Tarif Angkutan Orang Dengan Kereta Api Ringan Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik sebagaimana diubah dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 70 Tahun 2024, dengan ketentuan sebagai berikut.

WaktuLintasTarif
(dalam Rupiah per orang)
Senin s.d. Jumat
(di luar Libur Nasional)
Jam Sibuk/Peak Hour
(06.00 s.d. 08.59 dan 16.00 s.d. 19.59)
1 km Pertama5.000
Setiap 1 km berikutnya700
Tarif maksimal20.000
Senin s.d. Jumat
(di luar Libur Nasional)
di luar Jam Sibuk/Peak Hour
(di luar 06.00 s.d. 08.59 dan 16.00 s.d. 19.59)
1 km Pertama5.000
Setiap 1 km berikutnya700
Tarif maksimal10.000
Sabtu, Minggu dan Libur Nasional1 km Pertama5.000
Setiap 1 km berikutnya700
Tarif maksimal10.000

Sejatinya besaran tarif berlaku seragam di setiap waktu. Hanya saja terdapat perbedaan yakni pengenaan tarif maksimal hingga Rp 20.000,00 pada layanan di jam sibuk di hari kerja.

Tarif di atas dapat menggunakan tarif lain (misalnya Rp 80,00 bahkan Rp 1,00) dalam rangka hari peringatan atau hari besar tertentu seperti Hari Kemerdekaan RI ataupun Hari Perhubungan Nasional mengikuti kebijakan perusahaan. Mengingat pengelolaannya dipegang oleh sebuah divisi dari PT Kereta Api Indonesia, penggunaan tarif lain pada moda transportasi lain di Jakarta yaitu MRT Jakarta, Transjakarta, dan LRT Jakarta tidak selalu turut serta diikuti oleh LRT Jabodebek.

Metode pembayaran

Berikut metode pembayaran digital yang digunakan dalam mengakses layanan LRT Jabodebek.

Kartu uang elektronik

Kartu uang elektronik seperti e-money (Bank Mandiri dan Bank BJB), Flazz (Bank BCA), TapCash (Bank BNI), BRIZZI (Bank BRI), Jakcard (Bank Jakarta), dan Kartu Multi Trip (KAI Commuter) dapat digunakan langsung pada gerbang stasiun. LRT Jabodebek juga menerima kartu Jak Lingko yang disediakan oleh Bank Jakarta, Bank Mandiri, Bank BRI, maupun Bank BNI. Mengikuti sistem tiket KRL Commuter Line, kartu yang pertama kali digunakan harus dilakukan aktivasi terlebih dahulu di loket pengisian saldo atau mesin tiket otomatis yang tersedia. Saldo minimal di dalam kartu uang elektronik untuk mengakses layanan yakni sebesar Rp 10.000,00.

Aplikasi digital

Tersedia pula pembayaran melalui Aplikasi Access by KAI dan LinkAja. Pengguna yang melakukan pembayaran menggunakan Access by KAI melakukan pembelian tiket dengan memilih stasiun keberangkatan dan stasiun tujuan kemudian melakukan pembayaran menggunakan saldo KAIPay. Tiket pun akan diterbitkan dengan masa berlaku hanya di hari yang sama. Di sisi lain, pengguna yang melakukan pembayaran menggunakan LinkAja hanya perlu menunjukkan kode QR ke arah alat pembaca di mesin pintu tiket otomatis. Melalui pemotongan dan deposit di muka, penumpang yang mengakses LRT Jabodebek dengan aplikasi LinkAja diharapkan memiliki saldo minimal Rp 20.000,00.[35]

QRIS Tap

Pada 14 Maret 2025, Bank Indonesia meluncurkan inovasi QRIS Tap, teknologi Kode QR Standar Indonesia yang dihantarkan melalui komunikasi medan dekat (near-field communication/NFC) yang dimiliki pada kebanyakan ponsel cerdas di Indonesia.[36] Setelah implementasinya di MRT Jakarta, LRT Jabodebek mendukung teknologi ini dengan merencanakan penerapan QRIS Tap pada bulan September 2025.[37] Namun dengan mempertimbangkan kesiapan teknis maupun operasional, implementasinya baru dijalankan pada tanggal 30 Oktober 2025. Penerapan dilakukan di seluruh Stasiun LRT Jabodebek dengan skema pemotongan tarif dan penahanan saldo yang serupa dengan penggunaan aplikasi LinkAja, dengan penempelan gawai yang mendukung NFC di tempat yang sama dengan KUE dan KMT.[38]

Rencana pengembangan

Jalur LRT Jabodebek dalam Lampiran Perpres 98/2015

LRT Jabodebek direncanakan akan memiliki enam lintas pelayanan. Keseluruhan rute LRT Jabodebek telah tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 54 Tahun 2013 tentang Rencana Umum Jaringan Jalur Kereta Api Pada Kawasan Jabodetabek. Pada peraturan tersebut, nama sistem LRT masih menjadi sistem monorel.[39][40]

Ketiga lintas pelayanan diantaranya sudah beroperasi sebagai dua lin pelayanan, dengan rute sebagai berikut:

  • Lin Cibubur (Dukuh Atas—Harjamukti) (sebelumnya Cawang—Cibubur)
  • Lin Bekasi (Dukuh Atas—Jatimulya) (sebelumnya Cawang—Bekasi Timur)

Lintasan yang telah beroperasi terdiri dari tiga segmen rel: Dukuh Atas—Cawang, Cawang—Harjamukti, dan Cawang—Jatimulya, dengan segmen Dukuh Atas—Cawang dilewati oleh kedua lin pelayanan.

Adapun dua lintas pelayanan lainnya yang akan dibangun memiliki rute sebagai berikut:

  • Perpanjangan Lin Cibubur (Harjamukti—Baranangsiang) (lanjutan, disebut juga Cibubur—Bogor)
  • Perpanjangan Lin Bekasi (Jatimulya-Karawang) (lanjutan)

Pembangunan tahap satu dilaksanakan untuk lintas pelayanan Cibubur—Cawang—Dukuh Atas (tahap 1A) dan Cawang—Bekasi Timur (tahap 1B). Pembangunan tahap dua untuk lintas pelayanan Cibubur—Bogor dan Bekasi-Karawang.[39][40][41]

Tahap 2

Jalur lintas pelayanan Cibubur—Bogor direncanakan akan dibangun di atas tanah. Konsep pembangunan di atas tanah diyakini akan menghemat biaya pembangunan hingga 50%.[42] Hingga saat ini, lintas pelayanan Cibubur—Bogor masih dalam proses uji kelayakan dalam menentukan model investasi terbaik melalui pendanaan investor asing.[43][44][45]

Jumlah penumpang

Pada tahun pertama beroperasi LRT Jabodetabek telah mengangkut 4.554.751 orang.

Jumlah Penumpang
TahunPenumpangReferensi
20234.554.751Ref
202421.055.870Ref

Stempel stasiun

Pada suatu kesempatan, LRT Jabodebek sempat menghadirkan stempel stasiun (駅スタンプ, eki sutanpu) di seluruh stasiun LRT Jabodebek. Penyelenggaraan layanan ini dilakukan dalam rangka kompetisi berhadiah yang diadakan LRT Jabodebek dengan menggandeng Indonesian Railway Preservation Society, komunitas pelestari peninggalan perkeretaapian bersejarah. Peserta yang tertarik, mulai dari pelanggan hingga komunitas transportasi, berlomba-lomba mengumpulkan cap tematik di tiap-tiap stasiun dalam sebuah buku stempel yang dibagikan hingga 3 hari sebelum acara dimulai. Hal yang menjadi tantangan adalah tiap-tiap peserta hanya dapat memperoleh satu buah cap stasiun per hari, menuntut konsistensi dan ketekunan peserta mengingat keterbatasan acara yang berlangsung selama 21 hari saja dari 21 Juli 2025 hingga 10 Agustus 2025.[46]

Penghargaan

Jembatan LRT yang terletak di persimpangan Jalan HR. Rasuna Said dan Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, mencatat rekor dunia dan rekor MURI. Jembatan yang membentang sepanjang 148 meter dengan panjang lengkungan 115 meter ini menjadi struktur jembatan kereta api lengkung dengan struktur beton terpanjang di dunia.[47]

Rekor MURI diberikan kepada jembatan ini sebagai jembatan kereta balok beton (box girder) lengkung dengan bentang terpanjang dan radius terkecil di Indonesia serta rekor pengujian pembebanan statis aksial (axial static loading test) pada pondasi bored pile dengan beban terbesar di tanah air.

Jembatan ini dibangun dengan metode balance cantilever yaitu metode pembangunan jembatan dengan memanfaatkan efek kantilever seimbangnya sehingga struktur dapat berdiri sendiri, mendukung beratnya tanpa bantuan sokongan lain supaya tidak mengganggu aktivitas dibawahnya saat konstruksi. Jembatan ini dirancang oleh seorang insinyur indonesia, Arvila Delitriana.[48]

Insiden

25 Oktober 2021

Artikel utama: Tabrakan LRT Jabodebek 2021

Pada tanggal 25 Oktober 2021, dua rangkaian LRT Jabodebek bertabrakan di Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur. Kecelakaan ini terjadi di petak antara Stasiun LRT Ciracas dan Stasiun LRT Harjamukti saat salah satu rangkaian LRT Jabodebek selesai melakukan uji coba. Akibatnya, 2 rangkaian yang terlibat tabrakan rusak parah. Masinis yang mengemudikan kereta mengalami luka ringan.[49] Berita tabrakan ini tersebar berkat video yang diunggah di Instagram dan Twitter.[50]

28 Juli 2022

Pada tanggal 28 Juni 2022, tangki air yang diperuntukan bagi konstruksi Stasiun LRT Rasuna Said jebol. Beberapa saksi mata melihat pengendara sepeda motor yang berada di dekat lokasi kejadian terjatuh karena tersapu air bah dari tangki air yang pecah. Karena insiden tersebut, lima orang korban mengalami luka dan dilarikan ke Rumah Sakit MMC, Jakarta.[51]

Referensi

  1. 1 2 Francisca Nababan, Helena (24 Mei 2023). "Masyarakat Bisa Jajal LRT Jabodebek Mulai 12 Juli 2023". Harian Kompas. Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 27 Mei 2023.
  2. 1 2 Rahayu, Yayu Agustini (19 Desember 2017). Putra, Idris Rusadi (ed.). "Pemerintah resmi tunjuk KAI jadi operator LRT Jabodebek, harga tiket Rp 12.000". Merdeka.com. Diakses tanggal 2018-09-15.
  3. ↑ Aziza, Kurnia Sari (29 Mei 2015). Afrianti, Desy (ed.). "Ahok: Kami Tidak Mau Lagi Kembangkan Monorel". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-01-16.
  4. ↑ Aziza, Kurnia Sari (10 September 2015). Syatiri, Ana Shofiana (ed.). "Ahok: "Bye-bye" Monorel..." Kompas.com. Diakses tanggal 2021-01-16.
  5. ↑ Karya pewarta (20 Maret 2015). "Sesuai Perintah Jokowi, Adhi Karya Ganti Monorel Jadi LRT Jabodetabek". detikcom. Trans Media. Diakses tanggal 2017-07-28.
  6. ↑ Junita, Nancy (9 September 2015). Newswire (ed.). "LRT JABODETABEK: Jokowi 'Groundbreaking' Hari Ini". Bisnis.com. Diakses tanggal 2021-01-23.
  7. ↑ Dwi Sutianto, Feby (6 Januari 2016). "Setelah Groundbreaking, Apa kabar Proyek LRT Jabodetabek?". detikcom. Diakses tanggal 2021-01-23.
  8. ↑ "KAI Siapkan LRT untuk Asian Games 2018". Tempo.co. 21 Mei 2018. Diakses tanggal 2021-01-23.[pranala nonaktif permanen]
  9. ↑ Prabowo, Dani (21 Agustus 2018). Alexander, Hilda (ed.). "Konstruksi Sipil LRT Jabodebek Rampung Akhir 2018". Kompas.com. Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 2021-01-23.
  10. ↑ Binsasi, Krisantus de Rosari (9 Januari 2019). T.Rahmawati, Wahyu (ed.). "Proyek LRT Jabodetabek tahap I mencapai 55,9% pada akhir 2018". Kontan.co.id. Diakses tanggal 2021-01-23.
  11. ↑ Giromico, Andrey (31 Januari 2020). "Progres Pembangunan LRT Jabodebek - Foto Tirto.ID". Tirto.id. Diakses tanggal 2021-01-23.
  12. ↑ Anwar, Muhammad Choirul (22 Oktober 2020). "Uji Coba LRT Cibubur: Mulai Mondar-Mandir, Kapan Operasi?". CNBC Indonesia. NBCUniversal International Networks, Trans Media. Diakses tanggal 2021-01-23.
  13. ↑ Anggraeni, Rina (22 Oktober 2020). "Jam 2 Siang, Uji Coba LRT Jabodebek 4 kali Bolak-balik". Okezone. Jakarta: MNC Media. Diakses tanggal 2021-01-23.
  14. ↑ Novita Nababan, Christine (15 November 2020). "Menhub Uji Coba LRT Jabodebek, Progres 79 Persen". CNN Indonesia. Warner Bros. Discovery Asia Pacific, Trans Media. Cable News Network, Inc. Diakses tanggal 2021-01-23.
  15. ↑ Efendi, Nirmatullah, ed. (16 November 2020). "Menhub Uji Coba Sistem Persinyalan LRT Jabodebek". Merdeka.com. Jakarta: Surya Citra Media. Diakses tanggal 2021-01-23.
  16. ↑ Yanwardhana, Emir (10 Maret 2021). "Said Aqil: LRT Jabodebek Dioperasikan Juli 2022". CNBC Indonesia. Jakarta: Trans Media, NBCUniversal. Diakses tanggal 2021-04-11.
  17. ↑ "Erick Sebut LRT Jabodebek Bakal Beroperasi Kuartal III Tahun Ini". CNN indonesia. 2023-03-20. Diakses tanggal 2023-04-07.
  18. ↑ Permana, Fidel Ali (8 September 2015). Permana, Fidel Ali (ed.). "Presiden Jokowi Terbitkan Perpres untuk Proyek LRT". Kompas.com. KG Media. Diakses tanggal 2021-01-23.
  19. ↑ Zatnika, Asep Munazat (8 September 2015). Rafie, Barratut Taqiyyah (ed.). "Jokowi terbitkan Perpres proyek LRT". Kontan. Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 2021-01-23.
  20. ↑ Ais, Lukmanudin (7 November 2020). "LRT Jabodebek Keluar Kandang Lagi, Kali Ini Ngapain". detikcom. Jakarta: Trans Media. Diakses tanggal 2020-11-11.
  21. ↑ Akhir, Dani Jumadil (15 Agustus 2016). "Jokowi Revisi Aturan Percepatan Proyek LRT Jabodebek". Okezone.com. Jakarta: MNC Media. Diakses tanggal 2021-01-23.
  22. ↑ Nasution, Ameidyo Daud (19 Mei 2017). "Revisi Perpres LRT Terbit, KAI Ditargetkan Cari Dana Mulai Awal Juni". Katadata. Diakses tanggal 2021-01-23.
  23. ↑ Putri, Elizabeth Lisa Listiani (10 Desember 2017). Kartini, Dupla (ed.). "Skema baru LRT berdampak baik bagi Adhi Karya". Kontan. Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 2021-01-23.
  24. ↑ Supriyanti Rikin, Ari (15 Januari 2019). "Kereta LRT Jabodebek Produksi INKA Siap Dikirim Juni 2019". BeritaSatu. Jakarta: B Universe. Diakses tanggal 2021-01-24.
  25. ↑ Diah, Femi (17 November 2020). "LRT Jabodebek Jalani Uji Sarana Menuju Beroperasi". Detik. Jakarta: Trans Media. Diakses tanggal 2021-01-24.
  26. ↑ "Product INKA - LRT Jabodebek". Madiun: PT Industri Kereta Api (Persero). Diakses tanggal 2021-01-24.
  27. 1 2 Sidiq, Dicky Adam (13 Oktober 2019). "Foto: Rangkaian LRT Jabodebek Diangkat ke Atas Stasiun Harjamukti". Kumparan. Diakses tanggal 2021-01-24.
  28. ↑ Lidyana, Vadhia (12 Oktober 2019). "Penampakan LRT Jabodebek yang Tiba di Jakarta". detikcom. Trans Media. Diakses tanggal 2021-01-24.
  29. ↑ Pratomo, Harwanto Bimo (15 Oktober 2019). Pratomo, Harwanto Bimo (ed.). "Fakta-Fakta Terbaru LRT Jabodebek, Termasuk Tarif Rp12.000". Merdeka.com. KapanLagi Youniverse. Diakses tanggal 2021-01-24.
  30. ↑ Hikam, Herdi Alif Al. "Teknologi Canggih Tanpa Masinis di Balik LRT Jabodebek yang Operasi Juli 2023". detikfinance. Diakses tanggal 15 Juni 2024.
  31. ↑ Sukmana, Yoga (8 September 2015). Jatmiko, Bambang Priyo (ed.). "Harga Tiket LRT Dipatok di Kisaran Rp 10.000-Rp 15.000 per Orang". Kompas.com. KG Media. Diakses tanggal 2017-07-28.
  32. ↑ Febiola, Annisa (2025-08-29). "LRT Jabodebek Menambah 2 Trainset Awal September". Tempo. Jakarta. Diakses tanggal 2025-08-29.
  33. ↑ Ananda, Fariza Rizky (2024-12-21). Fitriyani, Ema (ed.). "LRT Jabodebek Kembali Punya Gerbong Khusus Wanita, Khusus di Hari Kerja". kumparan. Jakarta. Diakses tanggal 2025-08-29.
  34. ↑ "Greater Jakarta LRT begins operations of women-only carriages - Jakarta". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Jakarta. 2024-12-23. Diakses tanggal 2025-08-29.
  35. ↑ "LRT Jabodebek hadir sebagai layanan transportasi yang sepenuhnya cashless ..." Instagram. LRT Jabodebek. 2025-07-04. Diakses tanggal 2025-09-22.
  36. ↑ Putri, Lifia Mawaddah (2025-03-14). Ferdinan, Yuniardi (ed.). "BI luncurkan QRIS Tap untuk mudahkan pembayaran digital, simak caranya". ANTARA News Jawa Barat. Jakarta. Diakses tanggal 2025-03-14.
  37. ↑ Indraini, Anisa. "Ini Transportasi Umum yang Sudah Bisa Pakai QRIS Tap, LRT-KRL Nyusul". detikfinance. Jakarta. Diakses tanggal 2025-10-30.
  38. ↑ Handayani, Meri (2025-10-31). Aprian, Dony (ed.). "Riding The Jabodebek LRT Can Now Use Tap QRIS, Check Out How" [Naik LRT Jabodebek Kini Bisa Pakai QRIS Tap, Simak Caranya]. VOI (dalam bahasa Inggris). Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2025-10-31. Diakses tanggal 2025-10-31.
  39. 1 2 Aliya, Angga (10 Juni 2015). "Ini Dia Rute-rute LRT Jokowi yang akan Dibangun Adhi Karya". detikcom. Trans Media. Diakses tanggal 2017-07-28.
  40. 1 2 Ariefana, Pebriansyah (9 September 2015). "Ini Rute LRT dari Bekasi, Bogor, Depok dan Jakarta". Suara.com. PT. Arkadia Media Nusantara. Diakses tanggal 2021-01-23.
  41. ↑ Sukmawijaya, Angga (30 Juni 2023). "LRT Beroperasi Agustus 2023, Bakal Diperluas ke Karawang dan Bogor". Kumparan. Jakarta.
  42. ↑ Fabian Thomas, Vincent (14 Oktober 2019). "LRT Jabodebek Tahap 2 Arah Bogor Dibangun di Darat, Biaya Turun 50%". Tirto. Jakarta. Diakses tanggal 2021-01-24.
  43. ↑ Zufrizal (11 November 2019). Tolok, Aprianus Doni (ed.). "Pembangunan Lintas Rel Terpadu Tahap II Rampung dalam 3 Tahun". Bisnis Indonesia. Jakarta. Diakses tanggal 2021-01-24.
  44. ↑ Siregar, Efrem (11 November 2019). "Kabar Gembira! LRT Cibubur-Sentul-Bogor Siap Dieksekusi". CNBC Indonesia. Jakarta: Trans Media. Diakses tanggal 2021-01-24.
  45. ↑ Aswara, Dani (25 Februari 2025 | 04.03 WIB). "Investor Asia-Eropa Lirik Proyek LRT Rute Bogor, Skema Pendanaan Dibahas". Tempo. Jakarta. Diakses tanggal 2025-03-01.
  46. ↑ "Ada tantangan seru dari LRT Jabodebek x Indonesian Railway Preservation Society buat kamu yang suka jalan-jalan dan koleksi stempel lucu ..." Instagram. LRT Jabodebek. 2025-07-16. Diakses tanggal 2025-09-22.
  47. ↑ Simorangkir, Eduardo (1 November 2019). "Rekor Dunia di LRT Jabodebek". detikcom. Trans Media. Diakses tanggal 2019-11-17.
  48. ↑ Anwar, Muhammad Choirul (15 November 2019). "Rekor-Rekor yang Pecah dari Bentang Panjang LRT". CNBC Indonesia. NBCUniversal International Networks, Trans Media. Diakses tanggal 2019-11-17.
  49. ↑ Uly, Yohana Artha (2021-10-25). Sukmana, Yoga (ed.). "LRT Jabodebek Tabrakan, Masinis Alami Luka Ringan". Kompas.com. Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 2021-10-25.
  50. ↑ Simamora, Novita Sari (2021-10-25). "Beredar Video LRT Jabodebek Kecelakaan di Kawasan Munjul, Jakarta Timur". Bisnis Indonesia. Jakarta. Diakses tanggal 2021-10-25.
  51. ↑ Rahmat, Khoerun Nadif (2022-06-28). "Tandon Air Proyek LRT di Jakarta Jebol". Media Indonesia. Diakses tanggal 2022-07-03.


Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Jabodebek LRT.
  • (Indonesia) Situs resmi LRT Jabodebek
  • l
  • b
  • s
Indonesia Transportasi perkotaan di Indonesia
National
Perum DAMRI
Teman Bus
Sumatra
Aceh
  • Trans Koetaradja (BRT)
  • Kereta Cut Meutia
Sumatera Utara
  •  A  KB Kualanamu
  • Greater Medan Commuter
  • LRT Medan
  • Trans Mebidang (BRT)
  • Trans Metro Deli (BRT)
Sumatera Selatan
  • Palembang LRT
  • Trans Musi [] (BRT)
Sumatera Barat
  • KA Minangkabau Express
  • Trans Padang (BRT)
Lainnya
  • Trans Metro Pekanbaru (BRT)
  • Trans Bandar Lampung (BRT)
  • Trans Metro Batam (BRT)
Jawa
Jabodetabek
Rail
  • Greater Jakarta Commuter
  • Jakarta MRT
    • Jakarta LRT
    • Jabodebek LRT
    • KC Whoosh
    • SHIA Skytrain
    • KB SHIA
    Bus
    • Transjakarta (BRT)
    • Metrotrans
    • Minitrans
    • Mayasari Bakti
    • JR Connexion
    • JA Connexion
    • TransJabodetabek
    • Trans Pakuan [] (BRT)
    • Trans Patriot [] (BRT)
    • Depok Go Lancar [] (BRT)
    • Trans Kota Tangerang [] (BRT)
    • BSD Link bus
    • Trans Anggrek (BRT)
    Banten
    • Greater Jakarta Commuter
    • Commuter Merak
    Jawa Barat
    • Metro Jabar Trans (BRT)
    • Trans Metro Bandung (BRT)
    • Trans Cirebon (BRT)
    • B Commuter Bandung Raya
    • C Commuter Garut
    • KC Whoosh
    Jawa Tengah
    • Commuter Line Yogyakarta
    • Adisumarmo BIAS
    • Bus rel Batara Kresna
    • Commuter Semarang Raya
    • Trans Jateng (BRT)
    • Trans Semarang (BRT)
    • Batik Solo Trans (BRT)
    • Trans Banyumas (BRT)
    Yogyakarta
    • Yogyakarta-Solo Commuter
    • KB YIA
    • Trans Jogja (BRT)
    Jawa Timur
    • Suroboyo Bus (BRT)
    • Trans Jatim (BRT)
    • Trans Semanggi Suroboyo (BRT)
    • Commuter Surabaya Raya
    Bali
    • LRT Bali
    • Trans Sarbagita (BRT)
    • Trans Metro Dewata (BRT)
    Kalimantan
    Nusantara
    • Trem otonom IKN (ART)
    Kalimantan Timur
    • Balikpapan City Trans (BRT)
    Kalimantan Barat
    • Trans Pontianak Khatulistiwa (BRT)
    Kalimantan Tengah
    • Trans Palangka Raya (BRT)
    Kalimantan Selatan
    • BRT Banjarbakula
    Sulawesi
    • Trans Mamminasata (BRT)
    • KA Makassar–Parepare
    • KA Trans-Sulawesi
    Papua
    • Trans Metro Jayapura (BRT)
    Lainnya
    • Share taxi (angkot, bemo, mikrolet)
    • Car jockey
    • Auto rickshaw
    Note
    Kecuali Transjakarta, BRT di Indonesia umumnya hanya berupa bus dengan halte dan tidak terisolasi dari lalu lintas.
    • l
    • b
    • s
    Transportasi umum di Jakarta
    Sarana transportasi
    Bus dan angkot
    • BRT Transjakarta
    • JR Connexion
    • JA Connexion
    Kereta api
    • KAI Commuter
      • Lin Bogor
      • Lin Rangkasbitung
      • Lin Lingkar Cikarang
      • Lin Tangerang
      • Lin Tanjung Priok
      • Lin Soekarno-Hatta
    Angkutan cepat
    • MRT Jakarta
      • Lin Utara–Selatan
      • Lin Timur–Barat
      • Lin Lingkar Luar
    • LRT Jakarta
      • Lin Selatan
      • Lin Utara
    • LRT Jabodebek
      • Lin Cibubur
      • Lin Bekasi
    Infrastruktur
    Jalan bebas hambatan
    dan tol dalam kota
    • JIRR
    • JORR-I
    • JORR-II
    • Akses Tanjung Priuk
    • JLNT Antasari
    • JLNT Kp. Melayu–Tanah Abang
    Jalur kereta api
    • Lintas Jakarta
      • Jakarta–Manggarai
      • Tanahabang–Manggarai–Jatinegara
      • Jakarta–Angke–Tanahabang
      • Jakarta–Tanjung Priuk
    • Segmen Kalideres–Duri
    • Segmen Manggarai–Univ. Pancasila
    • Segmen Rajawali–Cakung
    • Segmen Kebayoran–Tanahabang
    Transportasi air
    • Angkutan Sungai Jakarta
    Organisasi dan perusahaan
    Operator
    • Bianglala Metropolitan
    • DAMRI
    • Eka Sari Lorena
    • Jakarta Mega Trans
    • Jakarta Propertindo
      • LRT Jakarta
    • Jakarta Trans Metropolitan
    • Kereta Api Indonesia
      • Daop I Jakarta
      • KAI Commuter
      • KAI Logistik
      • KAI Wisata
    • Kopaja
    • Koperasi Wahana Kalpika
    • Mayasari Bakti
    • MetroMini
    • MRT Jakarta
    • Pengangkutan Penumpang Djakarta
    • Primajasa
    • Trans Mayapada Busway
    • Transportasi Jakarta
    Tiket
    • Tiket KRL Commuter Line
      • COMMET
      • Kartu Multi-trip
      • Tiket Harian Berjaminan
    • Kartu Jak Lingko
    • Kartu Jelajah
    Regulator
    • Dinas Perhubungan DKI Jakarta
    • Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda
    Integrator
    • Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek
    • Integrasi Transportasi Jakarta
    • Jakarta Lingko Indonesia (Jak Lingko)
    • * dalam tahap pengerjaan
    • ** dalam tahap penyelesaian
    • Coret: tidak beroperasi
    • l
    • b
    • s
    Kereta Api Indonesia Layanan kereta api penumpang yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia
    • Daftar
    • Hanya berisi layanan kereta api yang dioperasikan oleh induk perusahaan. Untuk layanan yang dioperasikan oleh anak perusahaan, lihat Templat:KAI Commuter untuk layanan KAI Commuter, Templat:KAI Bandara untuk layanan KAI Bandara dan Templat:KCIC untuk layanan KCIC/Whoosh
    Kereta api antarkota
    Eksekutif
    • Argo
      • Anjasmoro
      • Bromo Anggrek
      • Dwipangga
      • Lawu
      • Merbabu
      • Muria
      • Semeru
      • Sindoro
      • Wilis
    • Arjuno Ekspres
    • Bima
    • Brawijaya
    • Gajayana
    • Manahan
    • Mutiara Timur
    • Pandalungan
    • Purwojaya
    • Sembrani
    • Taksaka
    • Turangga
    Campuran
    Eksekutif dan Bisnis
    • Sindang Marga
    • Sribilah
    Eksekutif dan Premium
    • Baturraden Ekspres
    • Fajar dan Senja Utama Yogyakarta
    • Gajahwong
    • Harina
    • Kutojaya Utara
    • Logawa
    • Madiun Jaya
    • Malabar
    • Mutiara Selatan
    • Pangandaran
    • Papandayan
    • Parahyangan
    • Sancaka
    • Sawunggalih
    • Wijayakusuma
    Eksekutif dan Ekonomi
    • Bangunkarta
    • Banyubiru Ekspres
    • Blambangan Ekspres
    • Bogowonto
    • Brantas
    • Batavia
    • Cakrabuana
    • Ciremai
    • Cirebon Fakultatif
    • Dharmawangsa Ekspres
    • Fajar dan Senja Utama Solo
    • Gayabaru Malam Selatan
    • Gumarang
    • Gunungjati
    • Ijen Ekspres
    • Jayabaya
    • Joglosemarkerto
    • Kamandaka
    • Kaligung
    • Kertanegara
    • Lodaya
    • Malioboro Ekspres
    • Mataram
    • Mutiara Timur
    • Menoreh
    • Pangrango
    • Ranggajati
    • Sancaka Utara
    • Singasari
    • Tawang Jaya Premium
    • Tegal Bahari
    Premium
    • Ambarawa Ekspres
    • Cikuray
    • Jayakarta
    • Kertajaya
    • Kuala Stabas
    Ekonomi
    Susunan kursi 2–2
    • Banyubiru
    • Blora Jaya
    • Jaka Tingkir
    • Majapahit
    • Matarmaja
    • Pasundan
    • Progo
    • Tawang Jaya
    Susunan kursi 3–2
    • Airlangga
    • Bengawan
    • Kahuripan
    • Kutojaya Selatan
    • Probowangi
    • Putri Deli
    • Rajabasa
    • Serayu
    • Serelo
    • Sribilah Fakultatif
    • Sri Tanjung
    • Tawang Alun
    Kereta api lokal
    Ekonomi lokal
    • DB Datuk Belambangan
    • KS Kedung Sepur
    • PW Pandanwangi
    • P Pariaman Ekspres
    • SE Siantar Ekspres
    • SW Siliwangi
    KA perintis dan
    bus rel
    • Andalan Celebes
    • BK Batara Kresna
    • CM Cut Meutia
    • K Kertalaya
    • L Lembah Anai
    • Lontara
    LRT
    • P Palembang
    • Jabodebek
    KA bandara dan
    pengumpan KAI
    • AS Adi Soemarmo
    • M Minangkabau Ekspres
    • KC Feeder Whoosh
    Layanan lain dan topik terkait
    Kereta wisata
    • Ambarawa
    • Bon Bon
    • Jaladara
    • Mak Itam
    • Kawis
    Rencana beroperasi
    • Amir Hamzah
    • Nurmala
    • Jakalalana
    • Sangkuriang
    Pengganti KA
    • Purwokerto–Purbalingga–Wonosobo pp (angkutan terusan)
    • Semarang–Demak–Kudus-Pati pp (angkutan terusan)
    Topik terkait
    • Access by KAI
    • Daftar
      • KA barang
      • Daftar KRD
      • Daftar KRL (KAI Commuter)
      • Daftar lokomotif
      • Peralatan khusus
      • Stasiun
    • Direktorat Jenderal Perkeretaapian
    Tidak beroperasi
    • Aji Saka
    • Arek Surokerto
    • JS950 Argobromo
    • JB250 Argogede
    • Argo Jati
    • Argopuro
    • Badrasurya
    • Baraya Geulis
    • Belawan Indah
    • Bintang
      • Fadjar
      • Sendja
    • Bukit Sulap
    • Bumi Geulis
    • Cantik Ekspres
    • Cepat Sidareja
    • Cepu Ekspres
    • Cipuja
    • Cirebon Ekspres
    • Ciroyom-Cianjur-Lampegan
    • Cisadane
    • Citrajaya
    • Dang Tuanku
    • Djaja
    • Dolok Martimbang
    • Ekspres Gaja Baru
    • Empu Jaya/Senja Ekonomi Yogya
    • Fajar Utama Semarang
    • Fajar/Senja Utama Cirebon
    • Feeder Kedungbanteng
    • Feeder Purworejo
    • Feeder Tawang Jaya
    • Feeder Wonogiri
    • Galuh
    • Galunggung
    • Gaya Baru Malam Utara
    • Guwawijaya
    • Jatayu
    • Jayabaya Selatan
    • Joglokerto
    • Kalijaga
    • Kalimaya
    • Kamandanu
    • Kelud Ekspres
    • Kinantan
    • Krakatau
    • KRD Nambo
    • Kuda Putih
    • Lancang Kuning
    • Langsam
    • Lokal Banjar–Kroya
    • Madiun Ekspres
    • Madiun Jaya (versi KRD)
    • Maharani
    • Mahesa
    • Madjapahit (era Gapeka 1961)
    • Malang Ekspres
    • Mantjanegara (era Gapeka 1961)
    • Merak Jaya
    • Mutiara Utara
    • Pajajaran
    • Pandanaran
    • Pandanwangi (Semarang–Solo)
    • Papandayan Ekspres
    • Parahijangan (era Gapeka 1961)
    • Pasopati
    • Patas Bandung Raya
    • Pekalongan Ekspres
    • Penataran Ekspres
    • Penataran Utama
    • Prabu Jaya
    • Priangan Ekspres
    • Purbaya
    • Putri Bungsu
    • Putri Hijau
    • Putri Ungu
    • Rajawali
    • Rama
    • Rangkas Jaya
    • Rencang Geulis
    • Rengganis
    • Ruwa Jurai
    • Sarangan Ekspres
    • Senja Kediri
    • Senja Malang
    • Senja Singosari
    • Senja Utama Semarang
    • Seminung
    • Singhasari (era Gapeka 1961)
    • Singosari
    • Solo Jaya
    • Solo Ekspres
    • Songgoriti
    • Sriwedari
    • Sriwijaya
    • Sunda Kelapa (era Gapeka 1961)
    • Surabaya-Babat
    • Suryajaya
    • Suryakencana
    • Tambora
    • Tanjungbalai Ekspres
    • Tarumanegara (era Gapeka 1961)
    • Taruna Ekspres
    • Tebuireng
    • Tegal Arum
    • Tegal Ekspres
    • Tirtonadi
    • Trem Surabaya
    • Tumapel Utama
    • Wisata Danau Singkarak
    • Way Umpu
    • Tebal pada kelas ekonomi: tidak disubsidi.
    • Miring: KA tambahan/fakultatif.
    • Garis bawah: KA aglomerasi.
    • Update terakhir di atas per 6 Maret 2026.
    • Project page Proyek
    • Portal Portal
    • Category Kategori
    • Commons page Commons
    • l
    • b
    • s
    Angkutan cepat di Asia
     Arab Saudi
    • Jalur Metro Al Mashaaer Al Mugaddassah (Metro Makkah)
    • Metro Riyadh***
     Armenia
    **
    • Metro Yerevan
     Azerbaijan
    **
    • Metro Baku
     Bangladesh
    • Metro Dhaka
     Filipina
    • Metro Manila Rail Network
      • LRT Manila
      • MRT Manila
     Georgia
    **
    • Metro Tbilisi
     India
    • Metro Agra
    • Metro Ahmedabad
    • Metro Bengaluru
    • Metro Chennai
    • Metro Delhi
    • Metro Hyderabad
    • Metro Jaipur
    • Metro Kanpur
    • Metro Kochi
    • Metro Kolkata
    • Metro Lucknow
    • Metro Mumbai
    • Metro Navi Mumbai
    • Metro Nagpur
    • Metro Noida
    • Metro Pune
    • Rapid Metro Gurgaon
     Indonesia
    • LRT Jabodebek
    • MRT Jakarta
     Iran
    • Metro Ahfaz***
    • Metro Isfahan
    • Metro Karaj
    • Kereta Perkotaan Masyhad
    • Kereta Perkotaan Qom***
    • Metro Shiraz
    • Metro Tabriz
    • Metro Teheran
     Jepang
    • Angkutan Cepat Kota Fukuoka
    • Kereta Angkutan Cepat Kōbe
    • Kereta Bawah Tanah Kota Kōbe
    • Kereta Bawah Tanah Kota Kyoto
    • Kereta Bawah Tanah Kota Nagoya
    • Metro Osaka
    • Kereta Bawah Tanah Kota Sapporo
    • Kereta Bawah Tanah Sendai
    • Metro Tokyo
    • Jalur Rinkai
    • Kereta Bawah Tanah Toei
    • Kereta Bawah Tanah Kota Yokohama
    • Jalur Minatomirai
     Kazakhstan
    • Metro Almaty
     Korea Selatan
    • Metro Busan
    • Metro Daegu
    • Metro Daejeon
    • Metro Gwangju
    • Kereta Bawah Tanah Incheon
    • Kereta Bawah Tanah Metropolitan Seoul
     Korea Utara
    • Metro Pyongyang
     Malaysia
    • Sistem Transit Terpadu Lembah Klang
    • RTS Link***
    • Rapid Rail
     Pakistan
    • Metro Lahore
     Qatar
    • Metro Doha
     Rusia
    *
    • Metro Novosibirsk
    • Metro Yekaterinburg
     Singapura
    • MRT Singapura
    • RTS Link***
     Taiwan
    • Metro Kaohsiung
    • Metro Taichung
    • Metro Taipei
    • Metro Taipei Baru
    • Metro Taoyuan
     Thailand
    • MRT Bangkok
    • BTS Skytrain
     Tiongkok
    • Kereta Bawah Tanah Beijing
    • Changchun Rail Transit
    • Metro Changsa
    • Metro Changzhou
    • Metro Chengdu
    • Chongqing Rail Transit
    • Metro Dalian
    • Dongguan Rail Transit
    • Metro Foshan
    • Metro Fuzhou
    • Metro Guangzhou
    • Metro Guiyang
    • Metro Hangzhou
    • Metro Harbin
    • Metro Hefei
    • Metro Hohhhot
    • Metro Jinnan
    • Jinhua Rail Transit
    • Metro Kunming
    • Metro Lanzhou
    • Metro Luoyang
    • Metro Nanchang
    • Metro Nanjing
    • Metro Nanning
    • Nantong Rail Transit
    • Ningbo Rail Transit
    • Metro Qingdao
    • Metro Shanghai
    • Metro Shenyang
    • Metro Shenzhen
    • Metro Shijiazhuang
    • Suzhou Rail Transit
    • Metro Taiyuan
    • Metro Tianjin
    • Metro Ürümqi
    • Wenzhou Rail Transit
    • Metro Wuhan
    • Metro Wuxi
    • Metro Xi'an
    • Metro Xiamen
    • Metro Zhengzhou
    • MTR Hong Kong
     Turki
    • Metro Ankara
    • Metro Gebze***
    • Metro Istanbul
    • Metro Konya
    • Metro Mersin
     Uni Emirat Arab
    • Metro Dubai
     Uzbekistan
    • Metro Toshkent
     Vietnam
    • Metro Hanoi
    • Metro Kota Ho Chi Minh***
    * Hanya sistem transit cepat di bagian Asia Rusia yang ditampilkan. Untuk yang lainnya, lihat Angkutan cepat di Eropa.

    ** Armenia, Azerbaijan, dan Georgia dianggap sebagai negara lintas benua dan juga termasuk dalam Angkutan cepat di Eropa.

    *** Sedang dibangun.
    Ikon rintisan

    Artikel bertopik perkeretaapian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

    • l
    • b
    • s

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Sejarah
    2. Latar belakang
    3. Tahap 1
    4. Dasar hukum
    5. Armada
    6. Operasi
    7. Tiket dan tarif
    8. Tarif perjalanan
    9. Metode pembayaran
    10. Rencana pengembangan
    11. Tahap 2
    12. Jumlah penumpang
    13. Stempel stasiun
    14. Penghargaan
    15. Insiden
    16. 25 Oktober 2021

    Artikel Terkait

    Daftar jaringan metro

    artikel daftar Wikimedia

    Angkutan cepat di Indonesia

    Angkutan cepat (mass rapid transit/MRT) di Indonesia adalah sistem transportasi massal modern yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat

    Metro Taipei

    sistem angkutan cepat di Taiwan

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026