Kereta api Tawang Alun merupakan layanan kereta api penumpang kelas ekonomi yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melayani relasi Ketapang–Malang Kotalama pergi pulang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Kereta Api Tawangalun | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Kereta api Tawangalun meninggalkan Stasiun Bangil | ||||||||
| Informasi umum | ||||||||
| Jenis layanan | Kereta api Antarkota | |||||||
| Status | Beroperasi | |||||||
| Daerah operasi | Daerah Operasi IX Jember | |||||||
| Pendahulu | KA Rengganis (Banyuwangi Baru-Kediri pp) | |||||||
| Mulai beroperasi | 2002 | |||||||
| Operator saat ini | Kereta Api Indonesia | |||||||
| Jumlah penumpang harian | –[butuh rujukan] | |||||||
| Lintas pelayanan | ||||||||
| Stasiun awal | Ketapang | |||||||
| Stasiun akhir | Malang Kota Lama | |||||||
| Jarak tempuh | 314 km | |||||||
| Waktu tempuh rerata | 7 jam 2 menit | |||||||
| Frekuensi perjalanan | Sekali sehari pulang-pergi | |||||||
| Jenis rel | Rel berat | |||||||
| Pelayanan penumpang | ||||||||
| Kelas | Ekonomi | |||||||
| Pengaturan tempat duduk | 106 tempat duduk disusun 3-2 kursi saling berhadapan dan tidak bisa direbahkan | |||||||
| Fasilitas restorasi | Ada | |||||||
| Fasilitas observasi | Ada | |||||||
| Fasilitas hiburan | Tidak ada | |||||||
| Fasilitas bagasi | Ada | |||||||
| Fasilitas lain | Tabung pemadam, penyejuk udara, toilet | |||||||
| Teknis sarana dan prasarana | ||||||||
| Lebar sepur | 1.067 mm | |||||||
| Kecepatan operasional | 60–90 km/jam | |||||||
| Pemilik jalur | Ditjen KA, Kemenhub RI | |||||||
| Nomor pada jadwal | 293–296 | |||||||
| ||||||||
Kereta api Tawang Alun (atau disebut juga Tawangalun) merupakan layanan kereta api penumpang kelas ekonomi yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melayani relasi Ketapang–Malang Kotalama pergi pulang.
Saat ini di lintas Malang–Banyuwangi sudah terdapat satu kereta api pendamping kereta api Tawang Alun, yaitu kereta api Ijen Ekspres dengan relasi Malang–Ketapang PP, dengan perjalanan pagi dari arah Malang dan malam dari arah Banyuwangi. Hal ini berkebalikan dengan pengoperasian Kereta Api Tawang Alun, dengan perjalanan pagi dari arah Banyuwangi sedangkan perjalanan sore dari arah Malang.
Nama Tawang Alun diambil dari Prabu Tawang Alun, salah satu raja dari Kerajaan Blambangan yang merupakan cikal bakal dari Banyuwangi.
Jenama kereta api "Tawang Alun" pertama kali disematkan pada kereta api dengan rute Surabaya–Jember pp, yang diresmikan pada 1 Maret 1971.[1]
Pada awalnya, terdapat layanan kereta api penumpang dengan nama Rengganis yang pernah beroperasi sekitar 1990-an dengan rute Banyuwangi Baru–Kediri pp[butuh rujukan]. PT KA sempat melakukan penyederhanaan beberapa layanan kereta api penumpang pada 2002, termasuk kereta api Rengganis.[2] Pengoperasian kereta api Rengganis kemudian dihentikan pada 2002 dan digantikan dengan kereta api Tawang Alun.
Kereta api ini pernah ditarik menggunakan lokomotif BB304 maupun BB301 sebelum diganti dengan lokomotif CC201. Rangkaian kereta api ini terdiri dari lima kereta penumpang kelas ekonomi serta satu kereta makan dengan fasilitas pembangkit.
Berdasarkan grafik perjalanan kereta api 2025 per 1 Februari 2025, kereta api Tawang Alun melayani pemberhentian penumpang di stasiun-stasiun berikut.[3]
| Provinsi | Kota/Kabupaten | Stasiun | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Jawa Timur | Kabupaten Banyuwangi | TA22 Ketapang | Stasiun terminus. |
| TA21 Banyuwangi Kota | PW
Terintegrasi dengan kereta api Pandanwangi. | ||
| TA20 Rogojampi | |||
| TA19 Temuguruh | |||
| TA18 Kalisetail | |||
| TA15 Kalibaru | |||
| Kabupaten Jember | TA14 Kalisat | ||
| TA13 Jember | |||
| TA12 Rambipuji | – | ||
| TA10 Tanggul | |||
| Kabupaten Lumajang | TA08 Klakah | ||
| Kota Probolinggo | TA06 Probolinggo | ||
| Kota Pasuruan | TA05 Pasuruan | SP
Terintegrasi dengan Commuter Line Supas. | |
| Kabupaten Pasuruan | TA04 Bangil | D P SP
Terintegrasi dengan Commuter Line Dhoho, Penataran, dan Supas. | |
| Kabupaten Malang | TA03 Lawang | D P
Terintegrasi dengan Commuter Line Dhoho dan Penataran. | |
| Kota Malang | TA02 Malang | D P Terintegrasi dengan Commuter Line Dhoho, Penataran, dan Trans Jatim Malang Raya Koridor 1. | |
| TA01 Malang Kotalama | D P
Stasiun terminus, terintegrasi dengan Commuter Line Dhoho dan Penataran. |