Kereta api Pandalungan adalah layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan priority yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia dengan relasi Gambir–Jember melalui lintas utara Jawa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kereta api Pandalungan melintas Stasiun Tambun. | |||||
| Informasi umum | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Jenis layanan | Kereta api antarkota | ||||
| Status | Beroperasi | ||||
| Daerah operasi | Daerah Operasi I Jakarta | ||||
| Mulai beroperasi | 1 Juni 2023 (2023-06-01) | ||||
| Operator saat ini |
| ||||
| Lintas pelayanan | |||||
| Stasiun awal | Gambir | ||||
| Jumlah pemberhentian | Lihatlah di bawah | ||||
| Stasiun akhir | Jember | ||||
| Jarak tempuh | 919 km | ||||
| Waktu tempuh rerata | 12 jam 47 menit | ||||
| Frekuensi perjalanan | Sekali keberangkatan tiap hari | ||||
| Jenis rel | Rel berat | ||||
| Pelayanan penumpang | |||||
| Kelas | Eksekutif dan Priority | ||||
| Pengaturan tempat duduk |
| ||||
| Fasilitas restorasi | Ada | ||||
| Fasilitas observasi | Kaca dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas | ||||
| Fasilitas bagasi | Ada | ||||
| Fasilitas lain | Toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, AC, peredam suara, dan hiburan | ||||
| Teknis sarana dan prasarana | |||||
| Lebar sepur | 1.067 mm | ||||
| Kecepatan operasional | 50–120 km/h (14–33 m/s) | ||||
| Pemilik jalur | Ditjen KA, Kemenhub RI | ||||
| Nomor pada jadwal | 31-34 | ||||
| |||||
Kereta api Pandalungan adalah layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan priority yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia dengan relasi Gambir–Jember melalui lintas utara Jawa (via Semarang Tawang–Surabaya Pasarturi).
Dengan jarak tempuh 919 km melalui jalur tersebut dan waktu tempuh rata-rata 12 jam 47 menit, kereta api ini sempat menjadi kereta api antarkota dengan jarak tempuh terpanjang di Indonesia. Namun kemudian, posisinya kini sudah digantikan oleh kereta api Blambangan Ekspres yang diperpanjang rutenya sampai Jakarta per Juli 2024, dengan jarak tempuh sejauh 1.031 km yang menghubungkan ujung timur (Banyuwangi) dan ibu kota Indonesia, DKI Jakarta. Rekor sebelumnya dipegang oleh kereta api Krakatau relasi Merak–Blitar pp dengan 965 km melalui jalur selatan Jawa sehingga menjadi kereta api satu-satunya yang pernah melintasi seluruh provinsi di Pulau Jawa.
Nama Pandalungan berasal dari asimilasi atau gabungan dari dua suku dan budaya yang berbeda, yaitu Jawa dan Madura yang berada di wilayah Oosthoek atau Tapal Kuda (sebutan wilayah Pulau Jawa bagian timur). Tidak hanya dalam segi bahasa dan logat saja yang membaur, tetapi kesenian-kesenian dan budaya hidup masyarakatnya pun turut membaur. Makna dari kata "Pandalungan" adalah sebuah periuk besar (kawasan besar atau luas) yang di dalamnya menampung banyak kelompok etnis, serta melahirkan kebudayaan baru yang khas.
Sebelum adanya kereta api Pandalungan, dahulu kereta api Sembrani pernah diperpanjang rutenya sampai Jember selama lima hari menjelang lebaran 2015 dan merupakan langkah PT KAI saat itu untuk mengantisipasi dampak erupsi Gunung Raung.
Per 1 Juni 2023, KAI meresmikan kereta api baru dengan layanan kelas eksekutif, yaitu kereta api Pandalungan dengan melayani rute Gambir-Jember pp via jalur utara Pulau Jawa. Rangkaian yang digunakan adalah bekas dari rangkaian kereta api Sembrani Tambahan. Kereta api Pandalungan merupakan salah satu layanan kereta api yang menghubungkan dari Daop 1 Jakarta sampai ke Daop 9 Jember tanpa transit di Surabaya terlebih dahulu untuk yang berpergian dari Jakarta ke Jember maupun sebaliknya.
Lokomotif CC206 sering digunakan sebagai lokomotif penarik kereta api ini, meskipun terkadang juga menggunakan lokomotif CC201, CC203, atau CC204.
Per 20 Desember 2023, kereta api ini yang semula menggunakan rangkaian baja ringan produksi dekade 1990-an dan 2000-an, diganti dengan rangkaian baja ringan produksi tahun 2016 dan 2017 (dikenal sebagai new image) yang merupakan lungsuran dari kereta api Gajayana relasi Gambir–Malang melalui lintas selatan Jawa (via Purwokerto–Yogyakarta). Kemudian, seiring dengan perubahan rangkaian Kereta api Bima dan Kereta api Argo Semeru menjadi rangkaian baja nirkarat generasi baru (stainless steel new generation) mulai 5 Desember 2024, kereta api Pandalungan menggunakan rangkaian baja nirkarat produksi tahun 2018 dan 2019 yang merupakan lungsuran dari kedua kereta api tersebut.
Per 1 Maret 2025, kereta api ini ditambahkan satu unit kereta wisata Priority.
Rangkaian kereta api ini terdiri dari delapan kereta penumpang kelas eksekutif, satu kereta wisata Priority, satu kereta makan kelas eksekutif, satu kereta pembangkit, dan satu kereta bagasi.
Setiba di Jakarta, rangkaian kereta api Pandalungan ini digunakan untuk layanan kereta api Parahyangan dengan relasi Gambir–Bandung dan sebaliknya.
Berdasarkan grafik perjalanan kereta api 2025 per 1 Februari 2025, kereta api Pandalungan melayani pemberhentian penumpang di stasiun-stasiun berikut.[1]
| Provinsi | Kota/Kabupaten | Stasiun[2] | Keterangan | Status |
|---|---|---|---|---|
| Daerah Khusus Ibukota Jakarta | Gambir | Stasiun ujung, terintegrasi dengan layanan BRT Transjakarta |
★ | |
| Jatinegara | Terintegrasi dengan Commuter Line Cikarang dan layanan BRT Transjakarta |
▲ | ||
| Jawa Barat | Kota Bekasi | Bekasi | Terintegrasi dengan Commuter Line Cikarang |
▼ |
| Bekasi | Cikarang | Terintegrasi dengan Commuter Line Cikarang, Jatiluhur, dan Walahar |
■ | |
| Karawang | Karawang | LW Terintegrasi dengan Commuter Line Jatiluhur dan Walahar |
▲ | |
| Kota Cirebon | Cirebon | Terletak di Jalan Lintas Utara Jawa. | ■ | |
| Jawa Tengah | Kota Tegal | Tegal | JS KD KG
Terintegrasi dengan KA Joglosemarkerto, Kamandaka, dan Kaligung |
■ |
| Kota Pekalongan | Pekalongan | ■ | ||
| Kota Semarang | Semarang Tawang | JS KD BB BL KS 2 3A 3B 4 7 Terintegrasi dengan KA Joglosemarkerto, Kamandaka, Banyubiru, Blora Jaya, Kedung Sepur, serta bus Trans Semarang dan Trans Jateng |
■ | |
| Grobogan | Ngrombo | BL KS
Terintegrasi dengan KA Blora Jaya dan Kedung Sepur. |
■ | |
| Blora | Cepu | B BL Terintegrasi dengan Commuter Line Blorasura dan KA Blora Jaya. |
■ | |
| Jawa Timur | Bojonegoro | Bojonegoro | A B Terintegrasi dengan Commuter Line Arjonegoro dan Blorasura. |
■ |
| Lamongan | Lamongan | A B J Terintegrasi dengan Commuter Line Arjonegoro, Blorasura, Jenggala, dan Trans Jatim Koridor 7. |
■ | |
| Kota Surabaya | Surabaya Pasarturi | A B J Terintegrasi dengan Commuter Line Arjonegoro, Blorasura, Jenggala, dan angkutan pengumpan Wirawiri Suroboyo. |
■ | |
| Surabaya Gubeng | A D J P SP Terintegrasi dengan Commuter Line Arjonegoro, Dhoho, Jenggala, Penataran, Supas, Rute 2 Suroboyo Bus, dan angkutan pengumpan Wirawiri Suroboyo. |
■ | ||
| Sidoarjo | Sidoarjo | A D J P SP Terintegrasi dengan Commuter Line Arjonegoro, Dhoho, Jenggala, Penataran, Supas, dan Trans Jatim Koridor 1. |
■ | |
| Pasuruan | Bangil | D P SP Terintegrasi dengan Commuter Line Dhoho, Penataran, dan Supas. |
■ | |
| Kota Pasuruan | Pasuruan | SP Terintegrasi dengan Commuter Line Supas. |
■ | |
| Kota Probolinggo | Probolinggo | ■ | ||
| Lumajang | Klakah | – | ■ | |
| Jember | Tanggul | ■ | ||
| Rambipuji | ■ | |||
| Jember | PW Stasiun ujung, terintegrasi dengan KA Pandanwangi. |
★ | ||
Legenda
| ★ | Stasiun ujung (terminus) |
| ■ | Berhenti untuk semua arah |
| ▲ | Berhenti hanya mengarah ke Gambir (satu arah) |
| ▼ | Berhenti hanya mengarah ke Jember (satu arah) |

Pada 14 Januari 2024, pukul 07:57 WIB, kereta api Pandalungan anjlok tepat di wesel sisi utara Stasiun Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur. Insiden ini menyebabkan kemacetan di Jalan Raya Kludan dan Jalan Raya Perumtas, karena bagian belakang kereta menutup jalur. PT KAI Daerah Operasi 8 segera melakukan evakuasi terhadap lokomotif dan kereta depan yang anjlok untuk mengurai kembali lalu lintas kereta api di jalur kereta api Wonokromo–Bangil yang sempat terganggu.[3] Investigasi KNKT menyebut insiden ini diakibatkan oleh lidah kanan wesel tidak dapat terkunci, sehingga wesel tidak memiliki kedudukan saat dilewati KA tersebut.[4]
Pada 7 Mei 2024 kereta api Pandalungan relasi Gambir - Jember tertemper sebuah mobil di Desa Pateguran, Kecamatan Rejoso, Pasuruan, Jawa Timur. Akibat dari peristiwa ini 4 orang meninggal dunia dan mobil terseret kurang lebih 200 meter dari lokasi kejadian.[5]
Pada 1 Oktober 2024, pukul 08.50 WIB, kereta api Pandalungan relasi Gambir–Jember menabrak sebuah truk bermuatan pakan ternak di antara petak Stasiun Grati dan Stasiun Bayeman, tepatnya di sebelah barat Stasiun Bayeman, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Insiden ini menyebabkan kerusakan pada bagian depan lokomotif CC203 95 08. Tidak ada korban jiwa atas insiden tersebut, tetapi masinis, asisten masinis, dan satu petugas yang turut jalan di lokomotif kereta api Pandalungan mengalami luka-luka.[6][7]
Pada 23 Desember 2024, pukul 10.00 WIB, kereta api Pandalungan tertemper mobil Honda Mobilio di perlintasan sebidan tak terjaga di desa Rabigundam, Kecamatan Rambipuji, Jember, Jawa Timur. Akibat dari peristiwa kejadian ini 3 orang mengalami luka - luka.[8]