Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kereta api Argo Lawu

Kereta api Argo Lawu adalah layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan luxury yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia dengan relasi Solo Balapan–Gambir melalui Cirebon–Purwokerto.

layanan kereta api di Indonesia
Diperbarui 5 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kereta api Argo Lawu
Kereta api Argo Lawu

Papan KA Argo Lawu

Livery KA Argo Lawu yang seharusnya terpasang namun dilepas untuk fleksibilitas operasional
Kereta api Argo Lawu arah Gambir melaju di Stasiun Bekasi.

Kereta api Argo Lawu
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi VI Yogyakarta
PendahuluSolo Jaya
Mulai beroperasi21 September 1996 (1996-09-21)
(29 tahun, 214 hari)
Operator saat iniKereta Api Indonesia
Lintas pelayanan
Stasiun awalSolo Balapan
Stasiun akhirGambir
Jarak tempuh571 km[1]
Waktu tempuh rerata6 jam 55 menit
Frekuensi perjalananSatu kali keberangkatan tiap hari
Jenis relRel berat
Pelayanan penumpang
KelasEksekutif dan Luxury
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 26 tempat duduk disusun 1-2 (luxury)
    kursi dapat diputar dan dapat direbahkan hingga 140°
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas hiburanAda (kelas luxury)
Fasilitas lainLampu baca, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, peredam suara, dan Wi-Fi
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional80 s.d. 120 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal13–14[1]
Peta rute
Legenda
ke Surabaya
ke Semarang
Solo Balapan
Y AS Batik Solo Trans Trans Jateng Terminal Tirtonadi
ke Wonogiri
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Yogyakarta
Y P YA Trans Jogja
ke YIA Bandara Internasional Yogyakarta
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Ke Purworejo
ke Cilacap dan Bandung
Purwokerto
Trans Jateng Trans Banyumas
ke Tegal
Jawa Tengah
Jawa Barat
ke Surabaya (via Semarang)
Cirebon
Ke Bandung
Jawa Barat
DKI Jakarta
ke Pasar Senen
Ke Bogor
Ke Tanah Abang
Gambir
Transjakarta
Ke Jakarta Kota

Kereta api Argo Lawu adalah layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan luxury yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia dengan relasi Solo Balapan–Gambir melalui Cirebon–Purwokerto.

Perjalanan kereta api ini menuju Jakarta (Gambir) dilakukan pada pagi hari, sedangkan perjalanan menuju Surakarta (Solo Balapan) dilakukan pada malam hari, berkebalikan dengan jadwal perjalanan yang ditawarkan oleh kereta api Argo Dwipangga. Sejak tahun 2010, kereta api ini menjadi kereta api eksekutif Argo tertua yang masih beroperasi usai peleburan kereta api Argo Gede dan kereta api Parahyangan pada 27 April 2010.

Kereta api ini menempuh perjalanan dari Solo Balapan menuju Gambir sejauh 571 km dalam waktu sekitar 6 jam 55 menit[2] serta hanya berhenti di Klaten, Yogyakarta, Purwokerto, dan Cirebon. Rangkaian kereta api ini terdiri dari delapan kereta kelas eksekutif, dua kereta kelas luxury, satu kereta makan, dan satu kereta pembangkit.

Asal-usul penamaan

Nama Lawu sendiri berasal dari gunung berapi aktif bernama Gunung Lawu yang terletak di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah; sebelah timur dari stasiun ujung kereta api tersebut di Kota Solo, yaitu Stasiun Solo Balapan.

Sejarah

Awal pengoperasian kereta api (1996–2002)

Kereta api Argo Lawu diluncurkan pada 21 September 1996 dengan jenama tambahan "JSO-751" yang berarti "Jakarta–Solo ditempuh selama 7 jam pada peringatan 51 tahun kemerdekaan RI". Pada awal peluncurannya, kereta api ini beroperasi menggunakan rangkaian kereta buatan PT INKA keluaran 1996 yang memiliki ciri khas, yaitu menggunakan pendingin udara dengan unit luar berbentuk trapesium, letak kaca yang lebih rendah, serta ukuran kereta yang lebih tinggi. Sekaligus, KA ini juga ditarik lokomotif CC203, sama dengan KA Argo lainnya. Rangkaian kereta tersebut merupakan hasil penyehatan secara intensif—antara lain penggantian bogie menjadi bogie K8 (NT-60)—dari kereta kelas ekonomi tahun 1950-an.[3] Kereta api Argo Lawu adalah kereta api kelas Argo ketiga yang diluncurkan, setelah kereta api Argo Bromo JS950 dan Argo Gede JB250.

Menggunakan rangkaian kereta berbogie K9 (2002–2007)

Kereta api Argo Lawu sempat beroperasi menggunakan rangkaian kereta berbogie K9 sehingga rangkaian kereta sebelumnya (keluaran 1996) digunakan untuk pengoperasian kereta api Taksaka dan Argo Dwipangga. Rangkaian kereta tersebut memiliki corak yang berbeda dengan rangkaian kereta pada kereta api Argo Bromo Anggrek dan Argo Muria, yakni berwarna ungu. Kondisi geografi di jalur lintas tengah Jawa yang tidak sesuai kemampuan bogie K9 menyebabkan kereta api Argo Lawu sering anjlok. Contoh anjlokan yang melibatkan rangkaian K9 saat masih digunakan oleh KA Argo Lawu adalah anjlokan pada tanggal 17 April 2005 di petak jalan antara Cirebon dan Cangkring,[4] serta tanggal 21 April 2007 di Candinegara, Pekuncen, Banyumas.[5]

Pengoperasian kereta api mulai 2008–sekarang

Kereta eksekutif keluaran tahun 2016 yang pernah digunakan pada kereta api ini sebelum digantikan dengan rangkaian kereta berbahan baja nirkarat.

Mulai Oktober 2008, kereta api Argo Lawu beroperasi menggunakan rangkaian kereta keluaran 2008 buatan PT INKA.

Sejak 21 Juli 2016, kereta api ini untuk perjalanan reguler bersama Argo Dwipangga dan Bima pernah beroperasi menggunakan rangkaian kereta eksekutif keluaran tahun 2016 dari PT INKA—sebelum dilakukan penggantian rangkaian kereta pada 16 Agustus 2019 setelah rangkaian aslinya dimutasi ke Depo Kereta Cirebon (CN) untuk pengoperasian KA Argo Cheribon.

Kereta api Argo Lawu melayani kelas luxury generasi ke-2 sejak 26 Mei 2019 yang memiliki 26 tempat duduk.[6] Menyusul kereta api unggulan Daerah Operasi VI Yogyakarta, Argo Dwipangga, yang mulai beroperasi pada tanggal 13 Desember 2023, kereta api Argo Lawu sudah mulai menggunakan rangkaian baja nirkarat generasi kedua pada tanggal 18 Desember 2023.[7][8]

Insiden

Pada 21 April 2007 pukul 12.30 WIB, kereta api Argo Lawu anjlok setelah berangkat dari Stasiun Purwokerto. Tidak ada korban dalam kecelakaan ini.[9]

Pada 5 Mei 2016, Kereta api Argo Lawu tertemper mobil di perlintasan sebidang tanpa palang pintu, cirebon, Jawa Barat. Akibat dari peristiwa ini 1 orang mengalami luka berat. [10]

Pada 19 Juni 2022, seorang penumpang kereta api Argo Lawu melaporkan kasus pelecehan seksual yang dialaminya ketika melakukan perjalanan dari Solo Balapan ke Gambir. Kasus tersebut dilakukan oleh seorang pria yang duduk bersebelahan dengan korban. Setelah melaporkannya ke kondektur, korban diizinkan untuk berpindah tempat duduk.[11] KAI meminta pelaku pelecehan untuk meminta maaf dan melakukan blacklist nomor induk kependudukan pelaku sehingga tidak lagi dapat menaiki kereta api.[12] Selain itu, KAI dan beberapa pihak lainnya menggencarkan kampanye antipelecehan seksual berupa gelar wicara,[13] penyebaran brosur di stasiun,[14][15] pengumuman oleh kondektur yang bertugas di kereta api, dan pembekalan kepada polisi khusus kereta api.[16]

Stasiun pemberhentian

Peta rute geografis kereta api Argo Lawu berdasarkan Gapeka 2025

Menurut Gapeka 2025 yang dirilis 1 Februari 2025, berikut ini adalah stasiun kereta api dilayani oleh kereta api Argo Lawu.[17]

Provinsi Kota/Kabupaten Stasiun Keterangan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta Gambir Stasiun ujung, terintegrasi dengan:

Layanan BRT Transjakarta ()

Jawa Barat Kota Cirebon Cirebon Terletak di Jalur Lintas Utara Jawa
Daerah Istimewa Yogyakarta Kota Yogyakarta Yogyakarta Terintegrasi dengan:
  • Y Commuter Line Yogyakarta
  • P Commuter Line Prambanan Ekspres
  • YA Kereta api Bandara Internasional Yogyakarta
  • Layanan bus Trans Jogja Istimewa
Jawa Tengah Banyumas Purwokerto Terintegrasi dengan:

Layanan bus Trans Jateng dan Teman Bus (Trans Banyumas)

Klaten Klaten Terintegrasi dengan:
  • Y Commuter Line Yogyakarta
  • AS Kereta api Bandara Internasional Adi Soemarmo
Kota Surakarta Solo Balapan Stasiun ujung, terintegrasi dengan:
  • Y Commuter Line Yogyakarta
  • AS Kereta api Bandara Internasional Adi Soemarmo
  • Layanan bus Batik Solo Trans ( )
  • Bus interchange Bus Trans Jateng dan layanan bus antarkota di Terminal Tirtonadi

Pada budaya populer

Kereta api Argo Lawu bersama kereta api lainnya diangkat menjadi lagu campur sari karya Cak Diqin, "Sepur Argo Lawu", yang menyebutkan nama-nama kereta api seperti Argo Lawu, Argo Dwipangga, Argo Wilis, Argo Muria, Argo Bromo Anggrek, dan Sri Tanjung.

Kereta api Argo Lawu juga diangkat dalam lagu dolanan anak berbahasa Jawa, yakni lagu "Sinten Numpak Sepur". Nama Argo Lawu disebut dalam salah satu penggalan liriknya.

Galeri

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kereta api Argo Lawu.
  • Kereta api Argo Lawu Fakultatif saat menyusul Lokal Purwakarta (sekarang "Commuter Line Walahar") di Stasiun Tambun.
    Kereta api Argo Lawu Fakultatif saat menyusul Lokal Purwakarta (sekarang "Commuter Line Walahar") di Stasiun Tambun.
  • Kereta api Argo Lawu saat berjalan langsung Stasiun Purwosari.
    Kereta api Argo Lawu saat berjalan langsung Stasiun Purwosari.
  • Kereta api Argo Lawu saat ditarik menggunakan lokomotif CC 206 13 23 yang pernah mengalami kerusakan parah akibat menyeruduk gerbong pengangkut pipa besar di Waruduwur.
    Kereta api Argo Lawu saat ditarik menggunakan lokomotif CC 206 13 23 yang pernah mengalami kerusakan parah akibat menyeruduk gerbong pengangkut pipa besar di Waruduwur.
  • Kereta api Argo Lawu ditarik lokomotif CC 206 15 02 CPN bertemakan Hari Natal, setelah diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto.
    Kereta api Argo Lawu ditarik lokomotif CC 206 15 02 CPN bertemakan Hari Natal, setelah diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto.
  • Perjalanan perdana Kereta api Argo Lawu dengan rangkaian generasi terbaru trainset 2 tahun 2023.
    Perjalanan perdana Kereta api Argo Lawu dengan rangkaian generasi terbaru trainset 2 tahun 2023.

Lihat pula

  • Kereta api Argo Dwipangga
  • Gunung Lawu

Referensi

  1. 1 2 Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2023 (PDF). Bandung: PT Kereta Api Indonesia (Persero). 14 April 2023. hlm. 56. Diakses tanggal 12 Mei 2023 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27. Diakses tanggal 2025-02-01 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  3. ↑ "KA Argo Lawu: Jakarta-Solo Tujuh Jam Saja". Kompas. 23 September 1996. Diakses tanggal 2024-12-08.
  4. ↑ Liputan6.com (2005-04-18). "KA Argo Lawu Anjlok di Cirebon". liputan6.com. Diakses tanggal 2024-12-07. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  5. ↑ "GERBONG KA ARGO LAWU ANJLOK | ANTARA Foto". antarafoto.com. Diakses tanggal 2024-12-07.
  6. ↑ Arnani, Mela. Galih, Bayu (ed.). "Mengenal Kemewahan KA Luxury 2, Ini Fasilitas dan Jadwal Keberangkatan". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-02-24.
  7. ↑ "Mulai 18 Desember 2023, KA Argo Lawu Gunakan Kereta Eksekutif dan Luxury New Generation" (Press release). PT Kereta Api Indonesia (Persero). 2023-12-17.
  8. ↑ Sutarmi (18 Desember 2023). "Rangkaian Argo Lawu Generasi Terbaru Mulai Dioperasikan". Yogyakarta. LKBN Antara. Diakses tanggal 18 Desember 2023.
  9. ↑ "KA Argo Lawu Anjlok di Purwokerto, Tidak Ada Korban". detikcom. Diakses tanggal 2022-07-08.
  10. ↑ antaranews.com (2016-05-05). "KA Argo Lawu tabrak mobil, satu orang luka berat". Antara News. Diakses tanggal 2026-02-05.
  11. ↑ Rahayu, Isna Rifka Sri (2022-06-21). Pratama, Akhdi Martin (ed.). "Duduk Perkara Pelecehan di KA Argo Lawu yang Berujung Sanksi Blacklist Pelakunya". Kompas.com. Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 2022-07-08.
  12. ↑ Ibrahim, Adi. "KAI Kaji Hukuman Blacklist Bagi Pelaku Pelecehan Seksual di KRL". CNN Indonesia. Jakarta: Trans Media. Diakses tanggal 2022-07-08.
  13. ↑ Ridlo, Muhamad, ed. (2022-06-30). "Kronologi Pelecehan Seksual di KA Argo Lawu versi Kondektur". Liputan 6. Purwokerto: Surya Citra Media. Diakses tanggal 2022-07-08.
  14. ↑ Kurniawan, Kukuh (8 Juli 2022). "Gandeng Komunitas Railfans Malang, KAI Daop 8 Sosialisasi Cegah Pelecehan Seksual". Harian Surya. Malang: KG Media. Diakses tanggal 8 Juli 2022.
  15. ↑ Rahayu, Isna Rifka Sri (2022-06-29). Djumena, Erlangga (ed.). "KAI Gelar Kampanye Cegah Pelecehan Seksual di 14 Stasiun". Kompas.com. Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 2022-07-08.
  16. ↑ Noviyanti, Siti Nieke. "Buntut dari Kasus Pelecehan Seksual di Kereta Api Argo Lawu, Erick Thohir Tindak Tegas Pelaku Melalui Polsuska". Pikiran Rakyat. Bandung. Diakses tanggal 2022-07-08.
  17. ↑ "Grafik Perjalanan Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025" (PDF) (Document). Bandung: PT Kereta Api Indonesia. 30 Desember 2024. hlm. 99. Diakses tanggal 1 Februari 2025 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian. ; ;

Pranala luar

  • Portal Perkeretaapian Indonesia
  • (Indonesia) Situs web resmi PT Kereta Api Indonesia
  • Media terkait kereta api Argo Lawu di Wikimedia Commons
  • l
  • b
  • s
Kereta Api Indonesia Layanan kereta api penumpang yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia
  • Daftar
  • Hanya berisi layanan kereta api yang dioperasikan oleh induk perusahaan. Untuk layanan yang dioperasikan oleh anak perusahaan, lihat Templat:KAI Commuter untuk layanan KAI Commuter, Templat:KAI Bandara untuk layanan KAI Bandara dan Templat:KCIC untuk layanan KCIC/Whoosh
Kereta api antarkota
Eksekutif
  • Argo
    • Anjasmoro
    • Bromo Anggrek
    • Dwipangga
    • Lawu
    • Merbabu
    • Muria
    • Semeru
    • Sindoro
    • Wilis
  • Arjuno Ekspres
  • Bima
  • Brawijaya
  • Gajayana
  • Manahan
  • Mutiara Timur
  • Pandalungan
  • Purwojaya
  • Sembrani
  • Taksaka
  • Turangga
Campuran
Eksekutif dan Bisnis
  • Sindang Marga
  • Sribilah
Eksekutif dan Premium
  • Baturraden Ekspres
  • Fajar dan Senja Utama Yogyakarta
  • Gajahwong
  • Harina
  • Kutojaya Utara
  • Logawa
  • Madiun Jaya
  • Malabar
  • Mutiara Selatan
  • Pangandaran
  • Papandayan
  • Parahyangan
  • Sancaka
  • Sawunggalih
  • Wijayakusuma
Eksekutif dan Ekonomi
  • Bangunkarta
  • Banyubiru Ekspres
  • Blambangan Ekspres
  • Bogowonto
  • Brantas
  • Batavia
  • Cakrabuana
  • Ciremai
  • Cirebon Fakultatif
  • Dharmawangsa Ekspres
  • Fajar dan Senja Utama Solo
  • Gayabaru Malam Selatan
  • Gumarang
  • Gunungjati
  • Ijen Ekspres
  • Jayabaya
  • Joglosemarkerto
  • Kamandaka
  • Kaligung
  • Kertanegara
  • Lodaya
  • Malioboro Ekspres
  • Mataram
  • Mutiara Timur
  • Menoreh
  • Pangrango
  • Ranggajati
  • Sancaka Utara
  • Singasari
  • Tawang Jaya Premium
  • Tegal Bahari
Premium
  • Ambarawa Ekspres
  • Cikuray
  • Jayakarta
  • Kertajaya
  • Kuala Stabas
Ekonomi
Susunan kursi 2–2
  • Banyubiru
  • Blora Jaya
  • Jaka Tingkir
  • Majapahit
  • Matarmaja
  • Pasundan
  • Progo
  • Tawang Jaya
Susunan kursi 3–2
  • Airlangga
  • Bengawan
  • Kahuripan
  • Kutojaya Selatan
  • Probowangi
  • Putri Deli
  • Rajabasa
  • Serayu
  • Serelo
  • Sribilah Fakultatif
  • Sri Tanjung
  • Tawang Alun
Kereta api lokal
Ekonomi lokal
  • DB Datuk Belambangan
  • KS Kedung Sepur
  • PW Pandanwangi
  • P Pariaman Ekspres
  • SE Siantar Ekspres
  • SW Siliwangi
KA perintis dan
bus rel
  • Andalan Celebes
  • BK Batara Kresna
  • CM Cut Meutia
  • K Kertalaya
  • L Lembah Anai
  • Lontara
LRT
  • P Palembang
  • Jabodebek
KA bandara dan
pengumpan KAI
  • AS Adi Soemarmo
  • M Minangkabau Ekspres
  • KC Feeder Whoosh
Layanan lain dan topik terkait
Kereta wisata
  • Ambarawa
  • Bon Bon
  • Jaladara
  • Mak Itam
  • Kawis
Rencana beroperasi
  • Amir Hamzah
  • Nurmala
  • Jakalalana
  • Sangkuriang
Pengganti KA
  • Purwokerto–Purbalingga–Wonosobo pp (angkutan terusan)
  • Semarang–Demak–Kudus-Pati pp (angkutan terusan)
Topik terkait
  • Access by KAI
  • Daftar
    • KA barang
    • Daftar KRD
    • Daftar KRL (KAI Commuter)
    • Daftar lokomotif
    • Peralatan khusus
    • Stasiun
  • Direktorat Jenderal Perkeretaapian
Tidak beroperasi
  • Aji Saka
  • Arek Surokerto
  • JS950 Argobromo
  • JB250 Argogede
  • Argo Jati
  • Argopuro
  • Badrasurya
  • Baraya Geulis
  • Belawan Indah
  • Bintang
    • Fadjar
    • Sendja
  • Bukit Sulap
  • Bumi Geulis
  • Cantik Ekspres
  • Cepat Sidareja
  • Cepu Ekspres
  • Cipuja
  • Cirebon Ekspres
  • Ciroyom-Cianjur-Lampegan
  • Cisadane
  • Citrajaya
  • Dang Tuanku
  • Djaja
  • Dolok Martimbang
  • Ekspres Gaja Baru
  • Empu Jaya/Senja Ekonomi Yogya
  • Fajar Utama Semarang
  • Fajar/Senja Utama Cirebon
  • Feeder Kedungbanteng
  • Feeder Purworejo
  • Feeder Tawang Jaya
  • Feeder Wonogiri
  • Galuh
  • Galunggung
  • Gaya Baru Malam Utara
  • Guwawijaya
  • Jatayu
  • Jayabaya Selatan
  • Joglokerto
  • Kalijaga
  • Kalimaya
  • Kamandanu
  • Kelud Ekspres
  • Kinantan
  • Krakatau
  • KRD Nambo
  • Kuda Putih
  • Lancang Kuning
  • Langsam
  • Lokal Banjar–Kroya
  • Madiun Ekspres
  • Madiun Jaya (versi KRD)
  • Maharani
  • Mahesa
  • Madjapahit (era Gapeka 1961)
  • Malang Ekspres
  • Mantjanegara (era Gapeka 1961)
  • Merak Jaya
  • Mutiara Utara
  • Pajajaran
  • Pandanaran
  • Pandanwangi (Semarang–Solo)
  • Papandayan Ekspres
  • Parahijangan (era Gapeka 1961)
  • Pasopati
  • Patas Bandung Raya
  • Pekalongan Ekspres
  • Penataran Ekspres
  • Penataran Utama
  • Prabu Jaya
  • Priangan Ekspres
  • Purbaya
  • Putri Bungsu
  • Putri Hijau
  • Putri Ungu
  • Rajawali
  • Rama
  • Rangkas Jaya
  • Rencang Geulis
  • Rengganis
  • Ruwa Jurai
  • Sarangan Ekspres
  • Senja Kediri
  • Senja Malang
  • Senja Singosari
  • Senja Utama Semarang
  • Seminung
  • Singhasari (era Gapeka 1961)
  • Singosari
  • Solo Jaya
  • Solo Ekspres
  • Songgoriti
  • Sriwedari
  • Sriwijaya
  • Sunda Kelapa (era Gapeka 1961)
  • Surabaya-Babat
  • Suryajaya
  • Suryakencana
  • Tambora
  • Tanjungbalai Ekspres
  • Tarumanegara (era Gapeka 1961)
  • Taruna Ekspres
  • Tebuireng
  • Tegal Arum
  • Tegal Ekspres
  • Tirtonadi
  • Trem Surabaya
  • Tumapel Utama
  • Wisata Danau Singkarak
  • Way Umpu
  • Tebal pada kelas ekonomi: tidak disubsidi.
  • Miring: KA tambahan/fakultatif.
  • Garis bawah: KA aglomerasi.
  • Update terakhir di atas per 6 Maret 2026.
  • Project page Proyek
  • Portal Portal
  • Category Kategori
  • Commons page Commons
  • l
  • b
  • s
Topik mengenai Jakarta
Kota
  • Jakarta Utara
  • Jakarta Selatan
  • Jakarta Barat
  • Jakarta Timur
  • Jakarta Pusat
  • Kepulauan Seribu
Jakarta
Sejarah
  • Sunda Kelapa
  • Jayakarta
  • Batavia
  • Djakarta
  • Kerajaan Sunda
Demografi
  • Bahasa
  • Agama
  • Etnik
Geografi
  • Iklim
  • Banjir di Jakarta
  • Kanal Banjir Jakarta
Ekonomi
  • Bursa Efek Indonesia (BEI)
  • Bank Indonesia
  • Ekonomi Jakarta
Politik
  • Gubernur
  • Istana Negara
  • Istana Merdeka
  • Balai Kota DKI Jakarta
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Program transmigrasi
  • Markas besar ASEAN
Pendidikan
  • UI (Salemba)
  • Universitas Negeri Jakarta
  • Universitas Terbuka
  • UIN Syarif Hidayatullah
  • Politeknik Negeri Jakarta
  • Universitas Trisakti
  • Universitas Atma Jaya
  • Universitas Bina Nusantara
  • Universitas Tarumanagara
  • Universitas Kristen Indonesia
  • Universitas Mercu Buana
  • Universitas YARSI
  • Universitas Jayabaya
Objek wisata dan
Markah tanah
  • Monas
  • Museum Nasional Indonesia
  • Museum Sejarah Jakarta
  • Stadion Bung Karno
  • Hotel Indonesia
  • Taman Mini Indonesia Indah
  • Taman Impian Jaya Ancol
Transportasi publik
Angkutan umum
  • Transjakarta
  • MRT Jakarta
  • KRL Commuter Line
  • Transjabodetabek
  • LRT Jabodebek
  • LRT Jakarta
Bandar udara
Halim Perdanakusuma
Stasiun kereta api
  • Gambir
  • Halim
  • Jatinegara
  • Pasar Senen
  • KRL Commuter Line:
    • daftar
Layanan kereta api
  • Argo Semeru
  • Argo Anjasmoro
  • Batavia
  • Bima
  • Cikuray
  • Dharmawangsa
  • Jayabaya
  • Jayakarta
  • Madiun Jaya
  • Pandalungan
  • Pangandaran
  • Papandayan
  • Parahyangan
  • Tegal Bahari
Transportasi air
Angkutan Sungai Jakarta
Agama
Kuil Sri Sanatana Dharma • Kuil Shiva Mandir, Pluit  • Masjid Istiqlal • Gereja Katedral Jakarta • Gereja Immanuel Jakarta • Katedral Mesias • Kelenteng Jin De Yuan

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Asal-usul penamaan
  2. Sejarah
  3. Awal pengoperasian kereta api (1996–2002)
  4. Menggunakan rangkaian kereta berbogie K9 (2002–2007)
  5. Pengoperasian kereta api mulai 2008–sekarang
  6. Insiden
  7. Stasiun pemberhentian
  8. Pada budaya populer
  9. Galeri
  10. Lihat pula
  11. Referensi
  12. Pranala luar

Artikel Terkait

Kereta Api Indonesia

perusahaan operator kereta asal Indonesia

Daftar kereta api di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Persinyalan dan semboyan kereta api di Indonesia

Daftar-daftar semboyan kereta api Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026