Metro Hyderabad adalah angkutan cepat yang melayani kota Hyderabad, Telangana, India. Metro ini adalah metro dengan jaringan terpanjang kedua di India setelah Metro Delhi dengan 57 stasiun dan jalurnya diatur dalam model secan. Metro ini didanai oleh kerjasama publik-swasta (PPP), dengan pemerintah negara bagian memegang saham minoritas. Hyderabad Metro adalah sistem Rel Metro layang terbesar di dunia berdasarkan basis DBFOT.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Hyderabad Metro | |
|---|---|
| Info | |
| Pemilik | Larsen & Toubro (90%) Pemerintah Telangana (10%) |
| Wilayah | Hyderabad, Telangana, India |
| Jenis | Angkutan cepat |
| Jumlah jalur | 3 (beroperasi full) 1 (disetujui) |
| Jumlah stasiun | 57[1] |
| Pimpinan utama | N.V.S Reddy (Direktur utama)[2] |
| Kantor pusat | Metro Bhawan, Begumpet, Hyderabad |
| Situs web | L&T Metro HMRL |
| Operasi | |
| Dimulai | November 29, 2017 (2017-11-29)[3] |
| Operator | Hyderabad Metro Rail Ltd. (HMRL) |
| Waktu antara | 3.5 - 7 menit |
| Teknis | |
| Panjang sistem | 67,21 km (41,76 mi) (Operational) 5,5 km (3,4 mi) (Under Survey)[4] 63 km (39 mi) (Phase 2 DPR submitted)[5] |
| Lebar sepur | 1.435 mm (4 ft 8+1⁄2 in) sepur standar |
| Listrik | Templat:25 kV 50 Hz overhead catenary |
| Kecepatan rata-rata | 70 hingga 80 km/h (43 hingga 50 mph) |
| Kecepatan tertinggi | 80 km/h (50 mph) |
Metro Hyderabad adalah angkutan cepat yang melayani kota Hyderabad, Telangana, India.[6][7] Metro ini adalah metro dengan jaringan terpanjang kedua di India setelah Metro Delhi (285 stasiun) dengan 57 stasiun[8][9] dan jalurnya diatur dalam model secan (miring, tidak timur-barat atau utara-selatan). Metro ini didanai oleh kerjasama publik-swasta (PPP),[10][11] dengan pemerintah negara bagian memegang saham minoritas.[12] Hyderabad Metro adalah sistem Rel Metro layang terbesar di dunia berdasarkan basis DBFOT (Design, Built, Finance, Operate and Transfer).[13]
Tahap awal pembangunan sepanjang 30 km (19 mi) dari Miyapur ke Nagole, dengan 24 stasiun, diresmikan pada 28 November 2017 oleh Perdana Menteri Narendra Modi.[14][15] Pemabnangunan metro ini diperkirakan menelan biaya ₹18.800 crore (US$2,4 miliar). Per Februari 2020, sekitar 490.000 orang menggunakan Metro per hari.[16]

Saat ini, Metro Hyderabad memiliki 56 stasiun. Fase I metro Hyderabad memiliki 64 stasiun. Stasiun juga memiliki jalan pemhubung dengan transportasi lainnya.[17]
| Lin | Pertama beroperasi | Perpanjangan terakhir | Stasiun | Panjang | Terminal | Waktu tunggu (Menit) | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 29 November 2017 | 24 September 2018 | 27 | 29,21 km (18,15 mi) | Miyapur | LB Nagar | 4.5 minutes (jam sibuk)
7 minutes (jam sepi) | |
| 29 November 2019 | 23 | 27 km (17 mi) | Raidurg | Nagole | |||
| 7 Februari 2020 | Yet to start construction | 9 | 11 km (6,8 mi) | JBS PG | MGBS | ||
| 59 | 67,21 km (41,76 mi) | ||||||