PT Bank DKI, beroperasi dengan nama Bank Jakarta, merupakan Bank Umum KBMI II yang kepemilikan sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta (99,98%) dan Perumda Pasar Jaya (0,02%).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. (September 2023) |
Kantor Pusat Bank Jakarta | |
Nama sebelumnya | PD Bank Pembangunan Daerah Djakarta Raya (1961-1992); PD Bank Pembangunan Daerah Khusus Ibukota Jakarta (1992-1999); PT Bank Pembangunan Daerah Khusus Ibukota Jakarta (1999- 2008); PT Bank DKI "Bank DKI" (2008-2025); PT Bank DKI "Bank Jakarta" (sejak 2025) |
|---|---|
Jenis perusahaan | BUMD |
| Industri | Jasa keuangan |
| Didirikan | 11 April 1961 (1961-04-11) |
| Kantor pusat | Jakarta, Indonesia |
Wilayah operasi | Indonesia |
Tokoh kunci | Agus H. Widodo (Direktur Utama) Anang Basuki (Komisaris Utama) |
| Pendapatan | Rp1,02 T (Q4 2023) |
| Pemilik |
|
| Peringkat | AA (Double A; Stable Outlook) |
| Situs web | bankdki |
PT Bank DKI, beroperasi dengan nama Bank Jakarta (sebelumnya bernama Bank DKI), merupakan Bank Umum KBMI II yang kepemilikan sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta (99,98%) dan Perumda Pasar Jaya (0,02%).

Bank Jakarta (d/h Bank DKI) berdiri dan beroperasi sejak tanggal 11 April 1961 merupakan bank pembangunan daerah pertama yang lahir di Indonesia seiring dengan terbentuknya kota Jakarta sebagai ibukota Indonesia. Bank Jakarta telah melalui sejarah panjang seiring dengan berbagai dinamika pesatnya pertumbuhan kota Jakarta dan telah mengalami beberapa kali perubahan status dan nama perusahaan.
Dari awal didirikan dengan nama PT Bank Pembangunan Daerah Djakarta Raya menjadi Perusahaan Daerah (PD) Bank Pembangunan Daerah DKI Jakarta pada tahun 1978. Pada tahun 1999 kembali berubah status dan nama perusahaan menjadi PT Bank Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya hingga terakhir menjadi PT Bank DKI sejak tahun 2008.
Bank Jakarta memiliki visi “Menjadi Bank Pilihan untuk Jakarta yang Maju dan Sejahtera” sebagai upaya untuk lebih memenuhi harapan Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan. Visi ini telah ditetapkan sejak tahun 2020.
Sebagai upaya untuk terus meningkatkan kapabilitas dan daya saing serta adaptif dalam mengantisipasi dinamika perubahan yang terjadi, Bank DKI telah memulai sejumlah rangkaian program Transformasi 5.0 yang mencakup aspek bisnis dan support Pemprov DKI Jakarta, digital dan operations, sumber daya manusia, struktur organisasi dan budaya serta tata kelola, manajemen risiko dan kepatuhan.
Pada tanggal 22 Juni 2025, bertepatan hari jadi ke-498 Jakarta, Bank DKI secara resmi mengumumkan perubahan call name Bank DKI menjadi Bank Jakarta, pada acara peluncuran rebranding nama dan logo baru. Perubahan call name ini menandai dimulainya fase baru transformasi PT Bank DKI menuju arah yang lebih modern, profesional, dan siap bersaing di tingkat nasional dan regional. Rebranding ini juga menjadi bagian dari langkah strategis dalam menyiapkan implementasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta, serta roadmap jangka panjang menuju Initial Public Offering (IPO).
Sesuai amanat dalam Anggaran Dasar sebagaimana telah diperbaharui dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank DKI No 30 tanggal 15 April 2016 dibuat oleh dan di hadapan Ashoya Ratam, SH, MKn, Notaris di Jakarta, Bank DKI bergerak di bidang usaha perbankan sesuai dalam Peraturan dan Perundang-undangan.
Kegiatan Usaha
Untuk itu Bank DKI melakukan berbagai kegiatan usaha, diantaranya:

Bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta ke-498, Bank DKI resmi mengubah call name menjadi Bank Jakarta. Perubahan itu disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam acara peluncuran rebranding nama dan logo baru di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Jakarta Selatan. Perubahan Bank DKI menjadi Bank Jakarta tersebut merupakan hasil dari proses yang pajang dan mendalam sebagai bagian dari transformasi perseroan dan mendukung transformasi Kota Jakarta menjadi Kota Global.