Trans Kutaraja atau Trans Koetaradja adalah sistem bus raya terpadu yang mulai beroperasi pada tanggal 04 Mei 2016 di Kota Banda Aceh, Aceh. Layanan Bus Rapid Transit ini diciptakan agar memudahkan mobilitas warga Banda Aceh. Berbeda dengan BRT Transjakarta yang kerap membiarkan perempuan dengan seenaknya duduk di area laki-laki, bus ini memiliki tempat duduk terpisah antara laki-laki dan perempuan, yang berarti tempat duduk di belakang pintu masuk bus hanya 100% diperbolehkan untuk penumpang laki-laki saja, sedangkan perempuan dilarang keras berada di area laki-laki.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Trans Kutaraja atau Trans Koetaradja adalah sistem bus raya terpadu yang mulai beroperasi pada tanggal 04 Mei 2016 di Kota Banda Aceh, Aceh. Layanan Bus Rapid Transit ini diciptakan agar memudahkan mobilitas warga Banda Aceh. Berbeda dengan BRT Transjakarta yang kerap membiarkan perempuan dengan seenaknya duduk di area laki-laki, bus ini memiliki tempat duduk terpisah antara laki-laki dan perempuan, yang berarti tempat duduk di belakang pintu masuk bus hanya 100% diperbolehkan untuk penumpang laki-laki saja, sedangkan perempuan dilarang keras berada di area laki-laki.[1][2]
Armada dari Trans Kutaraja | |
| Didirikan | 04 April 2016 |
|---|---|
| Wilayah layanan | |
| Jenis layanan | bus raya terpadu |
| Trayek | 6 koridor dan 9 Rute Feeder |
| Perhentian | 131 pemberhentian |
| Direktur Utama | |
Seluruh Rute dan Feeder Trans Kutaraja dapat dinikmati dengan gratis oleh masyarakat. Per tanggal 1 Oktober 2023, khusus Koridor 1 (Pusat Kota - Darussalam) wajib melakukan TOB (Tap On Bus) menggunakan kartu uang elektronik bagi seluruh penumpang.[3][4]
Rute Utama
Rute Feeder
Rute Tidak Beroperasi Sementara