Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kereta api lokal di Jawa Timur

Kereta api lokal di Jawa Timur yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia dan KAI Commuter Wilayah VIII Surabaya di Jawa Timur melayani tujuan ke berbagai kota/kab/kec penting di provinsi tersebut, antara lain Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Jombang, Kertosono, Kota Kediri, Tulungagung, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Pasuruan.

layanan kereta api di Indonesia
Diperbarui 21 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kereta api lokal di Jawa Timur
Kereta api lokal di Jawa Timur
Commuter Line Dhoho berjalan langsung Stasiun Boharan
Informasi umum
Jenis layanan
  • Kereta Api Lokal
  • Kereta Api Komuter
StatusAktif (Sebagian tidak aktif)
Daerah operasiDaerah Operasi IX Jember
Operator saat ini
  • Kereta Api Indonesia
    • Daerah Operasi IX Jember (hanya Pandanwangi)
    • KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya[1]
Lintas pelayanan
Jenis relRel berat
Pelayanan penumpang
KelasEkonomi Lokal/Komuter
Pengaturan tempat duduk
  • Kereta api 106 tempat duduk disusun 3-2 (Ekonomi Lokal)
    kursi saling berhadapan dan tidak bisa direbahkan
  • Kursi saling berhadapan dan disusun melintang di setiap kereta (KRD)
  • Kursi disusun membujur dan sejajar dengan jendela (KRD Komuter Sulam)
Fasilitas restorasiTidak Ada
Fasilitas observasiAda
Fasilitas hiburanTidak Ada
Fasilitas bagasiAda
Fasilitas lainFasilitas Tirai Jendela, Stop Kontak di Setiap Bangku, Toilet di Setiap Ujung Kereta Api(Pintu Masuk/Keluar KA), dan Pendingin Udara (AC) Sentral/Split
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional70 - 90 kmh
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Peta rute

Kereta api lokal di Jawa Timur yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia dan KAI Commuter Wilayah VIII Surabaya di Jawa Timur melayani tujuan ke berbagai kota/kab/kec penting di provinsi tersebut, antara lain Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Jombang, Kertosono, Kota Kediri, Tulungagung, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Pasuruan.

Hampir semua kereta api lokal di Jawa Timur dioperasikan oleh KAI Commuter, anak perusahaan Kereta Api Indonesia. Namun, terdapat satu kereta lokal yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia Daerah Operasi IX Jember, yaitu kereta api Pandanwangi dengan rute Ketapang–Jember. Per 10 Februari 2021, jumlah kereta api lokal di Daerah Operasi VIII Surabaya terhitung sebanyak 54 perjalanan kereta api dan di Daerah Operasi IX Jember terhitung sebanyak 4 perjalanan.[2] Per 1 April 2022, seluruh kereta api lokal dan komuter dari dan menuju Daerah Operasi VIII Surabaya dialihkelola oleh KAI Commuter Wilayah VIII Surabaya.[1]

Kereta api ekonomi lokal

Dengan jumlah perjalanan kereta api lokal di Jawa Timur keseluruhan mencapai 58 perjalanan, 34 perjalanan di antaranya merupakan kereta api ekonomi lokal. Kereta api ekonomi lokal yang beroperasi di Jawa Timur adalah Commuter Line Dhoho (rute Surabaya Kota–Blitar via Kertosono) Commuter Line Penataran (rute Surabaya Kota–Blitar via Malang), Commuter Line Blorasura (rute Cepu–Surabaya Pasarturi), dan Pandanwangi (rute Ketapang–Jember).

Commuter Line Dhoho dan Penataran

Artikel utama: Commuter Line Dhoho dan Penataran
Commuter Line Dhoho berhenti di Stasiun Waru

Untuk kereta api:
  Dhoho
  Penataran
Legenda
Surabaya Kota SP Suroboyo Bus Wirawiri Suroboyo Kereta Api Indonesia
Ke Sidotopo
Ke
Surabaya
Pasarturi
Surabaya
Gubeng
J SP A Trans Semanggi Suroboyo Wirawiri Suroboyo Kereta Api Indonesia
Wonokromo J SP A Suroboyo Bus Wirawiri Suroboyo Kereta Api Indonesia Terminal Joyoboyo
J Sepanjang
Waru J SP A Trans Jatim Kereta Api Indonesia Terminal Purabaya
J Boharan
Gedangan J SP A Kereta Api Indonesia Trans Jatim
Terminal Krian Trans Jatim J Krian
Sidoarjo J SP A Kereta Api Indonesia
J Kedinding
Tanggulangin SP Trans Jatim
J Tarik
Porong SP Trans Jatim Terminal Porong
Kereta Api Indonesia J Mojokerto
Bangil SP Kereta Api Indonesia
Curahmalang
Ke Jember
Sumobito
Lawang Kereta Api Indonesia
Peterongan
Singosari
Kereta Api Indonesia Jombang
Blimbing
Sembung
Malang Kereta Api Indonesia
Ke
Solo
Balapan
/Kereta Api Indonesia Kertosono
Malang
Kotalama
Kereta Api Indonesia
Purwoasri
Pakisaji
Kereta Api Indonesia Papar
Kepanjen Kereta Api Indonesia
Kereta Api Indonesia Bus SATRIA Kota Kediri Kediri
Ngebruk
Ngadiluwih
Sumberpucung Kereta Api Indonesia
Kras
Pogajih
Kereta Api Indonesia Tulungagung
Kesamben Kereta Api Indonesia
Sumbergempol
Wlingi Kereta Api Indonesia
Kereta Api Indonesia Ngunut
Talun
Rejotangan
Garum
Blitar Kereta Api Indonesia
Keterangan:
  • CL Dhoho dapat memulai dan mengakhiri perjalanan di Stasiun Kertosono
  • CL Dhoho memutar di Stasiun Kertosono
  • Kereta jarak jauh juga berhenti di stasiun bertanda Kereta Api Indonesia

Commuter Line Dhoho dan Penataran merupakan dua layanan kereta api ekonomi lokal yang melayani jalur kantong Jawa Timur, yaitu memiliki rute yang memutar, mulai Surabaya, Malang, Blitar, Kediri, Kertosono, hingga kembali ke Surabaya, dan sebaliknya. Setiba di Stasiun Blitar, kereta api ini berganti nama menjadi Penataran untuk kembali ke Surabaya Kota melalui Malang, sedangkan kereta api yang melewati Kertosono berganti nama menjadi Dhoho. Dalam pengoperasiannya, kereta api ini berhenti lebih lama di Stasiun Kertosono untuk memutar arah lokomotif sebelum melanjutkan perjalanan menuju Blitar maupun Surabaya, serta nama kereta api mengalami perubahan setelah tiba di Stasiun Blitar. Sebagai kereta api lokal, kereta api ini berhenti melayani penumpang di semua stasiun di lintas Surabaya–Blitar, kecuali Boharan, Kedinding, Minggiran, Susuhan, Sengon, Sukorejo, dan Wonokerto.

Commuter Line Dhoho—sebelumnya Rapih Dhoho—diluncurkan pada tahun 1971, sedangkan kereta api Penataran pertama kali beroperasi pada tahun 1985 yang merupakan layanan penerus dari kereta api Tumapel Blitar.[3]

Tumapel pertama kali beroperasi pada 14 Januari 1971 untuk melayani lintas Surabaya–Malang. Pada awal peluncurannya, kereta api ini membawa tiga kereta kelas III (CW) [plus]. Walaupun hanya layanan kelas III, penumpang diberi fasilitas berupa kudapan dan air minum, serta dilengkapi dengan pramugari. Waktu perjalanan tercepat yang ditempuh saat itu selama 80 menit dengan tiga kali perjalanan pulang-pergi.[3]

Sejak 1 Juni 2014 hingga 31 Januari 2025, Kereta Api Indonesia kembali mengoperasikan kereta api Tumapel sebagai kereta api lokal. Sebelumnya, nama "Tumapel" sempat hilang dan hanya disebut sebagai Penataran. kereta api ini berhenti melayani penumpang di semua stasiun di lintas Malang–Surabaya, kecuali Sengon, Sukorejo, dan Wonokerto.

Tarif kereta api ini ditetapkan sebesar Rp10.000,00–Rp30.000,00 untuk sekali perjalanan, tergantung jarak yang ditempuh penumpang.

Kereta api Tumapel meninggalkan Stasiun Wonokromo, 2020

Pandanwangi

Kereta api Pandanwangi menunggu keberangkatan di Stasiun Jember
Peta rute kereta api Pandanwangi
Legenda
Ketapang
Kereta Api Indonesia Pelabuhan Ketapang
Argopuro
Banyuwangi Kota
Kereta Api Indonesia
Rogojampi
Kereta Api Indonesia
Temuguruh
Kereta Api Indonesia
Kalisetail
Kereta Api Indonesia
Sumberwadung
Glenmore
Kalibaru
Kereta Api Indonesia
Tw. Mrawan
Tw. Garahan
Garahan
Nasional 3 Jalan Raya Jember-Banyuwangi
Sempolan
Ledokombo
ke Bondowoso/Situbondo
Kalisat
Kereta Api Indonesia
Jalan Raya Jember-Bondowoso
Jember
Kereta Api Indonesia
Ke Surabaya/Malang

Kereta api Pandanwangi adalah layanan kereta api ekonomi lokal yang menghubungkan Stasiun Ketapang yang terletak di Banyuwangi dengan Stasiun Jember dan dioperasikan oleh Daerah Operasi IX Jember. Kereta api yang sering membawa enam kereta penumpang kelas ekonomi ini menempuh jarak sejauh 112 km dalam waktu sekitar 2,5 jam. Mulai 1 Juni 2014, jumlah perjalanan kereta api ini ditambah menjadi dua kali perjalanan pulang-pergi dalam sehari.[4]

Tarif kereta api ini ditetapkan sebesar Rp8.000,00 untuk sekali perjalanan.

Commuter Line Blorasura

Commuter Line Blorasura melintas JPL 408A

Commuter Line Blorasura — sebelumnya bernama kereta api Ekonomi Lokal Cepu—merupakan kereta api lokal yang menghubungkan Stasiun Cepu di Kabupaten Blora dengan Stasiun Surabaya Pasarturi diambil dari gabungan 2 nama daerah yaitu Kabupaten Blora (Kecamatan Cepu) dan Kota Surabaya sehingga menjadi Blorasura. Kereta api ini mulai dioperasikan sejak berlakunya Gapeka tahun 2021 per 10 Februari 2021 dengan susunan rangkaian kereta yang terdiri dari 7 kereta kelas ekonomi dan 1 kereta makan-pembangkit, dan memiliki jumlah perjalanan sebanyak dua kali perjalanan pulang-pergi. Perjalanan dari Surabaya menuju Cepu dan sebaliknya dengan jarak tempuh sepanjang 141 kilometer ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam 45 menit hingga 3,5 jam. Kereta api ini melayani pemberhentian penumpang di semua stasiun di lintas Surabaya–Cepu, kecuali Tobo, Kalitidu, Gembong, dan Surabayan.

Tarif kereta api ini ditetapkan sebesar Rp13.000,00 untuk sekali perjalanan.

Mulai 1 Juni 2023, diikuti dengan pemberlakuan grafik perjalanan kereta api (Gapeka) tahun 2023 dan upaya restrukturisasi penamaan kereta api di bawah KAI Commuter, kereta api Ekonomi Lokal Cepu yang masih beroperasi dengan Gapeka 2021 diubah namanya menjadi Commuter Line Blorasura.[5]

Commuter Line Supas

Commuter Line Supas—sebelumnya bernama kereta api Lokal Pasuruan—dioperasikan dengan susunan rangkaian kereta yang terdiri dari 4 kereta kelas ekonomi dan 1 kereta makan-pembangkit. Kereta api ini melayani pemberhentian penumpang di semua stasiun di lintas Surabaya Kota–Pasuruan. Pada awalnya, kereta api ini diluncurkan pada 10 Februari 2021 sebagai kereta api komuter dan beroperasi menggunakan armada KRD. Pada 11 Mei 2022, kereta api ini mengalami perubahan jenis armada sehingga beroperasi menggunakan rangkaian kereta ekonomi yang ditarik lokomotif dari yang semula beroperasi menggunakan KRD. Tarif kereta api ini ditetapkan sebesar Rp6.000,00 untuk sekali perjalanan.

Mulai 1 Juni 2023, diikuti dengan pemberlakuan grafik perjalanan kereta api (Gapeka) tahun 2023 dan upaya restrukturisasi penamaan kereta api di bawah KAI Commuter, layanan kereta api Lokal Pasuruan, Komuter Subang, dan Komuter Susi yang masih beroperasi pada Gapeka 2021 dilebur menjadi satu layanan tunggal bernama kereta api Commuter Line Supas. Jumlah perjalanan yang sebelumnya sebanyak tiga kali perjalanan pulang-pergi kini bertambah menjadi empat kali perjalanan pulang-pergi. Saat Gapeka 2023 berlaku, formasi rangkaian kereta api Commuter Line Supas menjadi 5 kereta ekonomi + 1 kereta makan-pembangkit. Kemudian, saat Gapeka 2025 berlaku, formasi rangkaian kereta api ini menjadi 6 kereta ekonomi + 1 kereta makan-pembangkit.

Mulai 1 Maret 2026, sebagian jadwal perjalanan kereta api ini resmi diperpanjang rutenya sampai Stasiun Probolinggo dengan tarif Rp8.000,00.

Kereta api KRD

Kereta api KRD—kependekan dari Kereta Rel Diesel—pada umumnya melayani berbagai tujuan di kawasan metropolitan Gerbangkertosusila, seperti Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan, dan Stasiun Indro yang terletak di perkotaan Gresik. Selain itu, ia juga melayani dengan tujuan Bangil. Kereta api KRD berdasarkan Gapeka tahun 2021 terbagi menjadi dua, yaitu kereta api Komuter dengan berbagai rute dan kereta api Jenggala yang memiliki rute Surabaya–Mojokerto–Sidoarjo. Semua kereta api KRD beroperasi menggunakan Kereta Rel Diesel Indonesia (KRDI) yang dibuat oleh INKA tanpa ditarik oleh lokomotif.

Beberapa rute baru pada layanan kereta api Komuter yang mulai dioperasikan pada 10 Februari 2021, yaitu Sidoarjo–Indro, Surabaya Kota–Sidoarjo, dan Surabaya–Pasuruan, serta Surabaya Kota–Mojokerto pada kereta api Jenggala. Namun, dalam penyederhanaan perjalanan, semua halte (shelter) yang terletak di jalur Surabaya–Sidoarjo dinonaktifkan sehingga tidak lagi melayani penumpang.[2]

Tarif kereta api KRD berkisar antara Rp4.000,00–Rp5.000,00.

Commuter Line Arjonegoro

Kereta api lokal rute Surabaya–Bojonegoro berhenti di Stasiun Babat, sekitar tahun 2010

Commuter Line Arjonegoro rute Sidoarjo–Bojonegoro memiliki jarak tempuh sepanjang 133 kilometer yang ditempuh dalam waktu sekitar 3 jam 45 menit Kereta api ini melayani pemberhentian penumpang di semua stasiun di lintas Sidoarjo–Bojonegoro, kecuali Stasiun Surabayan dan Gembong. Kereta api lokal ini dioperasikan supaya penumpang yang berada di sekitar stasiun-stasiun kecil di lintas Sidoarjo–Bojonegoro dapat dijangkau dengan kereta api ini menuju stasiun-stasiun besar dengan tarif yang murah. Rute pada awal peluncurannya adalah Surabaya Pasarturi–Bojonegoro yang kemudian diperpanjang hingga Stasiun Sidoarjo mulai tanggal 1 April 2015.[6]

Tarif kereta api ini ditetapkan sebesar Rp6.000,00–Rp12.000,00 untuk sekali perjalanan, tergantung jarak yang ditempuh penumpang.

Mulai tanggal 1 Juni 2023, diikuti dengan pemberlakuan grafik perjalanan kereta api 2023, Lin Lamongan (Komuter Surabaya–Lamongan) dan Bojonegoro (Ekonomi Lokal Bojonegoro) dilebur menjadi satu lin yang sama yaitu Commuter Line Arjonegoro.[5]

Legenda
A Commuter Line Arjonegoro
B Commuter Line Blorasura
J Commuter Line Jenggala
SP Commuter Line Supas



ke Semarang Tawang
Cepu B BL Kereta Api Indonesia
Jembatan Padangan
Jawa Tengah
Jawa Timur
Bojonegoro A Kereta Api Indonesia
ke Rembang
Kapas
Sumberrejo
Bowerno
ke Jombang Kota
ke Merakurak
Babat J Kereta Api Indonesia
Pucuk
Lamongan Kereta Api Indonesia
Duduk
Cerme
Benowo
Indro J
Kandangan
Tandes
Jalan Tol Surabaya–Gempol
Kereta Api Indonesia B
Surabaya
Pasarturi
ke Kalimas
Kali Mas
Kereta Api Indonesia SP P D
Surabaya
Kota
ke Sidotopo
Surabaya
Gubeng
Kereta Api Indonesia
Ngagel
Kali Jagir
Wonokromo Kereta Api Indonesia Terminal Joyoboyo
Jalan Tol Surabaya–Gempol
Margorejo
Jemursari
Jalan Tol Surabaya–Mojokerto
Kertomenanggal
Sepanjang
Jalan Tol Waru–Juanda
Kumendung
Waru Kereta Api Indonesia terminal Purabaya
Boharan
Sawotratap
terminal Krian Krian
Gedangan
jalur ke Ploso
Banjarkemantren
Kedinding
Buduran
Pagerwojo
Sidoarjo J A Kereta Api Indonesia
Tulangan
Jalan Tol Surabaya–Gempol
Tarik
Tanggulangin
Kali Porong
Porong Terminal Porong
Kereta Api Indonesia J P D Mojokerto
Kali Porong
ke Yogyakarta
Jalan Tol Surabaya–Gempol
Jalan Tol Gempol–Pandaan
Bangil P D Kereta Api Indonesia
ke Malang
Pasuruan SP Kereta Api Indonesia
Probolinggo SP Kereta Api Indonesia
ke Ketapang

Commuter Line Jenggala

Kereta api Jenggala berada di Stasiun Mojokerto

Commuter Line Jenggala adalah layanan kereta api KRD yang dioperasikan untuk melayani rute Babat-Mojokerto via Sepanjang, Indro-Mojokerto via Sepanjang, dan Indro-Mojokerto via Sidoarjo. Kereta api ini merupakan kereta api pertama yang beroperasi melalui jalur kereta api Tarik–Sidoarjo setelah jalur tersebut diaktifkan kembali.[7] Nama Jenggala berasal dari nama kerajaan Siwa buddha di Jawa Timur bernama Kerajaan Janggala yang didirkan oleh Airlangga dari Wangsa Isyana pada tahun 1042.

Per 10 Februari 2021, kereta api Jenggala mengalami perubahan pola rute menjadi Surabaya–Mojokerto–Sidoarjo–Mojokerto–Surabaya, berbeda dengan rute per 1 Desember 2019 yang hanya memiliki rute Mojokerto–Sidoarjo. Dengan demikian, kereta api Jenggala hanya beroperasi sebanyak satu kali perjalanan pulang-pergi di lintas Sidoarjo–Tulangan–Mojokerto.[2] Kemudian per 1 Juni 2023, frekuensi kereta api ini di lintas Sidoarjo–Tulangan–Mojokerto bertambah menjadi tiga kali perjalanan pulang-pergi. Per 1 Februari 2025, perjalanan kereta api Jenggala diperpanjang sampai Stasiun Indro untuk menggantikan Commuter Line Sindro.[8]

Pada Selasa Malam, 19 Agustus 2025 KA Commuter Line Jenggala relasi Surabaya Pasarturi-Sidoarjo (KA 471A) mengalami gangguan teknis diduga rem blong pada Selasa malam, 19 Agustus 2025, sekitar pukul 19.14 WIB[9]

Stasiun pemberhentian:

  • Jalur utama
    • Mojokerto – Sepanjang – Wonokromo – Surabaya Gubeng – Surabaya Pasarturi – Indro (– Lamongan – Babat)
  • Jalur percabangan Tarik–Sidoarjo
    • Mojokerto – Tulangan – Sidoarjo – Surabaya Gubeng – Surabaya Pasarturi – Indro

Bakal pelanting

Bagian Dalam KA Ekonomi Lokal
Interior KA Ekonomi Lokal
Interior KA Ekonomi Lokal yang sudah dilengkapi oleh AC
"},"align":{"wt":"right"},"direction":{"wt":"vertical"},"total_width":{"wt":"250\n<!-- Header -->"},"header":{"wt":"Bagian dalam KRD\n<!--image 1-->"},"image1":{"wt":"InteriorKRDSusi.jpg"},"alt1":{"wt":"Tampak dalam KA Komuter relasi Surabaya-Sidoarjo"},"caption1":{"wt":"KRD Komuter relasi Surabaya Kota-Sidoarjo dan Sidoarjo-Indro merupakan KRDI generasi keempat.\n<!--image 2-->"},"image2":{"wt":"InteriorSulam1.jpg"},"alt2":{"wt":"Tampak dalam KA Komuter relasi Sidoarjo-Surabaya Pasarturi-Indro"},"caption2":{"wt":"KRD Komuter relasi Surabaya Pasarturi–Lamongan. Kursi disusun membujur serta tidak dilengkapi penyejuk udara.\n <!--image 3-->"},"image3":{"wt":"InteriorSulam2.jpg"},"alt3":{"wt":"Tampak dalam KA Komuter relasi Sidoarjo-Indro armada KRDI cadangan"},"caption3":{"wt":"KRDI generasi ketiga yang memiliki kursi yang disusun melintang dan saling berhadapan serta dilengkapi penyejuk udara. Hanya digunakan apabila armada reguler KRD Komuter relasi Sidoarjo–Indro dan Surabaya Pasarturi–Lamongan mengalami gangguan.\n<!-- and so on, to a maximum of 10 images (image10) -->"},"footer":{"wt":""},"header_background":{"wt":"#8EC6FF"}},"i":0}}]}' id="mwATQ"/>
Bagian dalam KRD
Tampak dalam KA Komuter relasi Surabaya-Sidoarjo
KRD Komuter relasi Surabaya Kota-Sidoarjo dan Sidoarjo-Indro merupakan KRDI generasi keempat.
Tampak dalam KA Komuter relasi Sidoarjo-Surabaya Pasarturi-Indro
KRD Komuter relasi Surabaya Pasarturi–Lamongan. Kursi disusun membujur serta tidak dilengkapi penyejuk udara.
Tampak dalam KA Komuter relasi Sidoarjo-Indro armada KRDI cadangan
KRDI generasi ketiga yang memiliki kursi yang disusun melintang dan saling berhadapan serta dilengkapi penyejuk udara. Hanya digunakan apabila armada reguler KRD Komuter relasi Sidoarjo–Indro dan Surabaya Pasarturi–Lamongan mengalami gangguan.

Semua kereta api ekonomi lokal beroperasi membawa kereta penumpang kelas ekonomi dengan jumlah tempat duduk sebanyak 106 kursi sebanyak 6–7 kereta dalam satu rangkaian serta kereta makan-pembangkit (KMP3) atau kereta pembangkit (KP3). Seperti pada kereta kelas ekonomi lainnya, kursi pada kereta ekonomi lokal dipasang saling berhadapan dan disusun melintang, serta dilengkapi dua toilet di tiap ujung kereta. Pada umumnya, sebagian besar rangkaian tersebut dimiliki oleh Depo Kereta Sidotopo (SDT). Walaupun demikian, terdapat rangkaian kereta api yang dimiliki oleh depo kereta lain, seperti kereta api ekonomi lokal rute Cepu–Surabaya Pasarturi yang menggunakan kereta milik Depo Kereta Surabaya Pasarturi dan kereta api Pandanwangi yang menggunakan kereta milik Depo Kereta Ketapang (KTG). Selain itu, terdapat pula lima perjalanan kereta api ekonomi lokal (Commuter Line Dhoho dan Penataran) yang menggunakan kereta milik Depo Kereta Malang (ML). Lokomotif utama yang digunakan untuk pengoperasian kereta api ekonomi lokal adalah CC201 dan CC203, tetapi lokomotif lainnya dapat digunakan pula.[2]

Sementara itu, sebagian besar kereta api KRD beroperasi menggunakan KRDI buatan INKA yang juga dilengkapi kursi yang disusun melintang dan dilengkapi penyejuk udara. KRDI yang beroperasi di Jawa Timur sebagian besar dimiliki oleh Depo Lokomotif Sidotopo (SDT). Dalam satu armada KRDI terdiri dari empat kereta. Namun, terdapat kereta api KRD dengan kursi yang disusun membujur dan tidak dilengkapi penyejuk udara, seperti kereta api Komuter rute Surabaya Pasarturi–Lamongan dan Surabaya Pasarturi–Sidoarjo–Indro dengan kepemilikan Depo Lokomotif Surabaya Pasarturi (SBI). Hal ini terjadi karena armada yang ia gunakan adalah KRDI generasi pertama yang dibuat oleh INKA keluaran 2008 dan merupakan bekas armada Kereta api Banyubiru yang pernah beroperasi di lintas Semarang–Yogyakarta.[10] Walaupun demikian, armada yang digunakan pada suatu perjalanan dapat diganti apabila diperlukan.[11] Sebagai contoh, suatu armada menjalani perawatan rutin maupun perbaikan, maka dapat diganti dengan KRD jenis lainnya ataupun dengan rangkaian berlokomotif.

KRD yang saat ini Beroperasi
Armada KRD yang digunakan pada Commuter Line Jenggala
Armada KRD yang digunakan pada Kereta api Bandara Adi Soemarmo
KRD yang saat ini tidak beroperasi
KRD MCW 301 yang digunakan sebagai penarik Kereta Lokal sebelumnya. Saat ini sudah tidak beroperasi.
KRD Komuter Susi yang saat ini tidak beroperasi.
Armada KRD yang digunakan pada KA Sulam (Surabaya - Lamongan), saat ini sudah tidak beroperasi.

Kereta api yang berhenti beroperasi

Ekonomi Lokal Kertosono

Kereta api ekonomi lokal Kertosono persiapan berhenti di Stasiun Jombang

Kereta api ekonomi lokal ini pernah dioperasikan dengan rute Kertosono–Surabaya Kota menempuh jarak sepanjang 96 kilometer dalam waktu sekitar 2,5 jam hingga 2 jam 45 menit. Kereta api ini merupakan salah satu pilihan untuk penumpang kereta api dari dan ke Surabaya sehingga ia membantu pengoperasian Commuter Line Dhoho. Dengan berlakunya Grafik Perjalanan Kereta Api tahun 2021 per 10 Februari 2021, pola pengoperasian kereta api ini mengalami perubahan karena rangkaiannya juga digunakan untuk pengoperasian kereta api ekonomi lokal rute Surabaya Kota–Sidoarjo dan Sidoarjo–Bojonegoro. Oleh karena itu, perjalanan kereta api ini hanya dilakukan sebanyak satu kali pulang-pergi.[2] Mulai 1 Juni 2023 diikuti dengan pemberlakuan grafik perjalanan kereta api tahun 2023, Ekonomi Lokal Kertosono dileburkan ke layanan Commuter Line Dhoho sebagai bagian dari restrukturisasi layanan KAI Commuter di Wilayah VIII Surabaya.[5]

Tarif kereta api ini pada akhir masa operasinya ditetapkan sebesar Rp10.000,00 untuk sekali perjalanan.

Komuter Lamongan

Pada awalnya, kereta api komuter dengan rute Surabaya Pasarturi–Lamongan ini—juga dikenal dengan nama Komuter Sulam pertama kali beroperasi pada tahun 2004 menggunakan KRD MCW 302 sebagai bakal pelanting.[12] Pada tahun 2016, KRD MCW 302 sempat digantikan dengan KRDI berpenyejuk udara yang pernah digunakan untuk pengoperasian kereta api Madiun Jaya Ekspres karena KRD tersebut telah dianggap uzur sehingga tidak layak pakai hingga kembali digantikan dengan KRDI yang pernah digunakan untuk pengoperasian kereta api Banyubiru per tahun 2018.[13][14] Armada tersebut juga digunakan untuk pengoperasian kereta api komuter rute Sidoarjo–Indro. Pada 1 Juni 2023, diikuti dengan pemberlakuan grafik perjalanan kereta api tahun 2023, kereta komuter Sulam dileburkan ke Commuter Line Blorasura dan Arjonegoro yang melayani relasi sama.[5]

Stasiun Surabaya Pasarturi–Stasiun Tandes–Stasiun Kandangan–Stasiun Benowo–Stasiun Cerme–Stasiun Duduk–Stasiun Lamongan

Surabaya Kota–Bangil

Kereta api Delta Ekspres saat beroperasi menggunakan KRD MCW 302–tiba di Stasiun Surabaya Gubeng dari Sidoarjo/Porong, 2011

Kereta api komuter ini pertama kali diluncurkan pada 9 Februari 2004 dengan nama Delta Ekspres rute Surabaya–Sidoarjo yang diresmikan oleh Presiden RI, Megawati Soekarnoputri.[15] Pada awalnya, ia beroperasi menggunakan KRD MCW 302.[16] Untuk mendukung pengoperasian kereta api ini, maka PT KA membangun halte-halte di sepanjang jalan raya Surabaya–Sidoarjo pada letak yang strategis, yaitu berdekatan dengan kawasan industri, penghubung antarmoda, dan lain-lain.

Dengan berlakunya Gapeka tahun 2017, kereta api ini berganti nama menjadi Komuter Supor.[17] Selanjutnya, rute kereta api ini kembali diperpanjang hingga Stasiun Bangil dan berganti nama menjadi Komuter Subang per 1 Desember 2019.

Pada tanggal 1 Juni 2023, diikuti dengan pemberlakuan grafik perjalanan kereta api tahun 2023, kereta api Komuter Subang dilebur ke Commuter Line Supas.[5]

Stasiun Surabaya Kota–Stasiun Surabaya Gubeng–Stasiun Wonokromo–Stasiun Waru–Stasiun Gedangan–Stasiun Sidoarjo–Stasiun Tanggulangin–Stasiun Porong–Stasiun Bangil

Surabaya Kota–Sidoarjo

Kereta api Komuter Susi ini dioperasikan untuk menyambungkan Stasiun Surabaya Kota dengan Stasiun Sidoarjo yang diluncurkan pada 10 Februari 2021, bersamaan dengan berlakunya Gapeka tahun 2021.[2] Berbeda dengan kereta api komuter rute Surabaya Pasarturi–Sidoarjo, kereta api komuter ini dilengkapi dengan penyejuk udara. Dengan jarak tempuh sekitar 29 km, ia menempuh waktu sekitar 1 jam.

Mulai 1 Juni 2023, Komuter SuSi juga dilebur ke Commuter Line Supas sebagai bagian dari penyesuaian jadwal dan penggantian nama layanan KAI Commuter di wilayah VIII Surabaya.[5]

Stasiun Surabaya Kota–Stasiun Surabaya Gubeng–Stasiun Wonokromo–Stasiun Waru–Stasiun Gedangan–Stasiun Sidoarjo

Gerbang Kertasusila

Kereta api Gerbang Kertasusila merupakan layanan kereta api komuter yang pernah dioperasikan pada tahun 1970-an. Kereta api ini memiliki rute Surabaya–Blitar melalui Kertosono, tetapi pola rute yang ditetapkan cukup berbeda, yaitu dari Surabaya menuju Blitar, kemudian dilanjutkan denga rute pulang-pergi Blitar–Kertosono, hingga dilanjutkan kembali ke Surabaya. Pada saat masih beroperasi, bekal pelanting yang digunakan berupa KRD MCW-301 yang hanya terdiri dari dua kereta per satu rangkaian.

Pengoperasian kereta api ini dihentikan pada akhir 1970-an atau awal 1980-an, kemungkinan karena sering terjadi kendala teknis.[3]

KRD Blitar

Sama seperti kereta api Gerbang Kertasusila, kereta api KRD Blitar pernah dioperasikan di lintas Surabaya–Blitar melalui Kertosono. Kereta yang diluncurkan pada tahun 1982 ini beroperasi menggunakan KRD MCW-302 keluaran terbaru sebanyak tiga rangkaian. Tingkat kererisian kereta api ini terbilang cukup tinggi, yang dibuktikan dengan banyaknya penumpang yang berdiri. KRD ini pada kemudian hari disebut KRD Rapih Dhoho. Pada tahun 1986, dari enam perjalanan kereta api, hanya dua di antaranya yang masih menggunakan KRD. sedangkan sisanya beroperasi menggunakan kereta yang ditarik oleh lokomotif.

Pengoperasian kereta api ini dihentikan pada sekitar tahun 1992.[3]

Arek Surokerto

Kereta api Arek Surokerto atau "Angkutan Rakyat Ekonomi Kecil Surabaya–Mojokerto" adalah layanan kereta api komuter yang pernah dioperasikan untuk menghubungkan Stasiun Surabaya Gubeng dengan Stasiun Mojokerto dengan menggunakan Kereta Rel Diesel Elektrik hasil modifikasi oleh Industri Kereta Api. Kereta api ini diresmikan oleh Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal pada 29 Agustus 2009.[18] Kereta api ini tidak beroperasi karena terdapat kerusakan mesin pada armada yang digunakan.[19]

Kereta api lokal Surabaya–Babat

Kereta api KRD Babat berhenti di Stasiun Benowo pada sore hari, 2011

Kereta api lokal Surabaya–Babat, lebih dikenal dengan nama KRD Babat, adalah layanan kereta api lokal kelas ekonomi yang pernah dioperasikan untuk melayani rute Surabaya Pasarturi–Babat dan sebaliknya. Kereta api ini pernah beroperasi secara bersamaan dengan kereta api KRD Bojonegoro (Ekonomi Lokal Bojonegoro) pada rute yang sama dan menggunakan rangkaian kereta yang sama. Kereta api yang menempuh jarak sekitar 70 km ini berhenti di setiap stasiun yang dilaluinya. Namun, pengoperasiannya dihentikan mulai tahun 2013 untuk menyederhanakan perjalanan kereta api.

Per tahun 2012–2013, tarif kereta api ini pernah ditetapkan sebesar Rp2.000,00.[20]

Arjuna Ekspres

Untuk kegunaan lain, lihat kereta api Arjuno Ekspres.

Kereta api Arjuna Ekspres adalah layanan kereta api penumpang yang memiliki relasi Madiun–Surabaya Kota. Kereta api ini beroperasi menggunakan armada KRDI buatan INKA, tetapi tidak dilengkapi penyejuk udara. Karena memiliki tingkat keterisian penumpang yang rendah serta sering mengalami gangguan teknis, kereta api Arjuna Ekspres pada akhirnya berhenti beroperasi sekitar tahun 2016.[21]

Commuter Line Sindro

Papan nama Commuter Line Sindro pada saat masih beroperasi
Kereta api Komuter berada di Stasiun Indro. Stasiun tersebut sebelumnya hanya melayani kereta api barang.

Commuter Line Sidoarjo–Indro atau Sindro ini menghubungkan Sidoarjo dan Stasiun Indro yang terletak di kawasan perkotaan Gresik. Kereta api ini diluncurkan pada 10 Februari 2021, bersamaan dengan berlakunya Gapeka tahun 2021.[22] Ia memiliki jumlah perjalanan sebanyak tiga kali perjalanan pulang-pergi. Dengan jarak tempuh dari Sidoarjo menuju Indro sekitar 45 km, ia menempuh waktu sekitar 2 jam. Kereta api ini beroperasi melalui jalur Kandangan–Indro yang sebelumnya hanya digunakan untuk layanan kereta angkutan barang. Pengoperasian kereta api tersebut dihentikan pada tahun 2016–2017.[23][24] Per 24 Februari 2021, kereta api komuter ini memiliki tingkat keterisian penumpang sebesar 50–90 persen sejak awal peluncurannya.[25][26]

Pemerintah Kabupaten Gresik sempat memberi usulan kepada Kereta Api Indonesia supaya jadwal keberangkatan dari Stasiun Indro dapat ditambahkan pada pagi dan sore hari supaya dapat menyesuaikan jam kerja.[26] Pada 22 April 2022, jumlah perjalanan kereta api komuter ini ditambahkan sebanyak dua perjalanan pada pagi dan sore hari.[27] Per 1 Februari 2025, perjalanan Commuter Line Sindro dihapus dan dilebur dengan perjalanan Commuter Line Jenggala dengan relasi Indro-Krian-Mojokerto dan Indro-Sidoarjo-Mojokerto.[28]

Galeri

  • Kereta api Rapih Dhoho berhenti di Stasiun Jombang, 2010
    Kereta api Rapih Dhoho berhenti di Stasiun Jombang, 2010
  • Kereta api Rapih Dhoho akan berhenti di Stasiun Sumbergempol
    Kereta api Rapih Dhoho akan berhenti di Stasiun Sumbergempol
  • Kereta api Penataran tujuan Blitar memasuki Stasiun Gedangan
    Kereta api Penataran tujuan Blitar memasuki Stasiun Gedangan
  • Kereta api ekonomi lokal meninggalkan Stasiun Kertosono menuju Surabaya, 2015
    Kereta api ekonomi lokal meninggalkan Stasiun Kertosono menuju Surabaya, 2015
  • Kereta api Pandanwangi semasa ditarik oleh lokomotif BB305
    Kereta api Pandanwangi semasa ditarik oleh lokomotif BB305
  • Kereta api Pandanwangi akan tiba di Stasiun Ketapang
    Kereta api Pandanwangi akan tiba di Stasiun Ketapang
  • Kereta api Pandanwangi yang ditarik oleh lokomotif CC201 meninggalkan Stasiun Ketapang
    Kereta api Pandanwangi yang ditarik oleh lokomotif CC201 meninggalkan Stasiun Ketapang
  • Kereta api ekonomi lokal meninggalkan Stasiun Surabaya Gubeng menuju Sidoarjo
    Kereta api ekonomi lokal meninggalkan Stasiun Surabaya Gubeng menuju Sidoarjo
  • Kereta api Lokal Pasuruan standby di jalur 1 Stasiun Pasuruan
    Kereta api Lokal Pasuruan standby di jalur 1 Stasiun Pasuruan
  • Kereta api Pandanwangi meninggalkan Stasiun Banyuwangi Kota menuju tujuan akhir Stasiun Ketapang.
    Kereta api Pandanwangi meninggalkan Stasiun Banyuwangi Kota menuju tujuan akhir Stasiun Ketapang.
  • Kereta api Pandanwangi tujuan Jember melintas di Desa Labanasem, Kabat, Banyuwangi.
    Kereta api Pandanwangi tujuan Jember melintas di Desa Labanasem, Kabat, Banyuwangi.
  • Kereta Commuter Line Dhoho Penataran memasuki Jalur 2 Stasiun Sidoarjo, 2025
    Kereta Commuter Line Dhoho Penataran memasuki Jalur 2 Stasiun Sidoarjo, 2025
  • Kereta Commuter Line Supas tujuan Pasuruan meninggalkan Stasiun Sidoarjo, 2025
    Kereta Commuter Line Supas tujuan Pasuruan meninggalkan Stasiun Sidoarjo, 2025
  • Kereta api Jenggala berada di Stasiun Mojokerto
    Kereta api Jenggala berada di Stasiun Mojokerto
  • Kereta api Komuter Sulam pernah beroperasi menggunakan rangkaian KRD bekas KA Madiun Jaya sebelum dilakukan penggantian bakal pelanting
    Kereta api Komuter Sulam pernah beroperasi menggunakan rangkaian KRD bekas KA Madiun Jaya sebelum dilakukan penggantian bakal pelanting
  • Commuter Line Jenggala akan memasuki stasiun Waru
    Commuter Line Jenggala akan memasuki stasiun Waru
  • Delta Ekspres berangkat dari Stasiun Surabaya Kota pada saat senja
    Delta Ekspres berangkat dari Stasiun Surabaya Kota pada saat senja
  • Pemandangan lain Delta Ekspres di Stasiun Surabaya Kota
    Pemandangan lain Delta Ekspres di Stasiun Surabaya Kota
  • Kereta api Delta Ekspres berhenti di salah satu halte.
    Kereta api Delta Ekspres berhenti di salah satu halte.
  • Arjuna Ekspres melewati sinyal muka
    Arjuna Ekspres melewati sinyal muka
  • Kereta Api Komuter Sindro yang menggunakan rangkaian darurat berada di Stasiun Indro.
    Kereta Api Komuter Sindro yang menggunakan rangkaian darurat berada di Stasiun Indro.

Referensi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Regional trains in East Java.
  1. 1 2 "KAI Commuter Atur Flow Loket Pembelian KA Lokal dan KA Komuter di Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Malang" (Press release). Jakarta: PT Kereta Commuter Indonesia. 2 Juni 2022. Diakses tanggal 3 Juni 2022.[pranala nonaktif permanen]
  2. 1 2 3 4 5 6 "Expose Gapeka 2021 Daop 8 Surabaya" (2021) PT Kereta Api Indonesia (Persero)
  3. 1 2 3 4 "Sejarah KA Lokal Jalur Kantong". Roda Sayap. Diakses tanggal 2020-02-10.[pranala nonaktif permanen]
  4. ↑ Iskandar, Yoni (2014-06-02). Iskandar, Yoni (ed.). "PT KAI Tambah Jadwal Perjalanan KA Pandanwangi". Tribunnews.com.
  5. 1 2 3 4 5 6 Ammar Imaduddin, Naufal (14 Mei 2023). "Manajemen KAI Commuter lakukan persiapan jelang pelaksanaan Gapeka 2023". Surabaya. LKBN Antara. Diakses tanggal 20 Mei 2023.
  6. ↑ "Jalur Kereta Bojonegoro-Sidoardjo Dibuka Hari Ini". INKA. Diakses tanggal 8 Februari 2021
  7. ↑ "PT KAI Operasikan KA Jenggala Mojokerto-Sidoarjo | Investor Daily". id.beritasatu.com. Diakses tanggal 2018-03-26.
  8. ↑ Admin @1 (2015-01-15). "Jadwal dan Harga Tiket KA Commuter Line Jenggala". Kereta Api Kita (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-01-30. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  9. ↑ TV, Metro. "Diduga Rem Blong, KA Commuter Line Jenggala Gagal Berhenti di Stasiun Tanggulangin". https://www.metrotvnews.com. Diakses tanggal 2026-01-25.
  10. ↑ "PT KA Luncurkan KA Banyubiru Semarang-Solo". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-01-04.
  11. ↑ "Rangkaian KA Komuter Supor dan Susi Ganti Armada". Informasi Aktual. 2018-08-21. Diakses tanggal 2019-12-04.
  12. ↑ Sugeng Dwi Hartantyo, Hammam Rofiqi Agustapraja (2018). Analisis Kinerja KA Komuter Surabaya–Lamongan. Universitas Islam Lamongan. hlm. 35. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-12. Diakses tanggal 2021-02-10.
  13. ↑ Ignatius Rahardhi (4 Juli 2017). "Opini: Nasib Mengenaskan Kereta Api Komuter Daop 8". KAORI Nusantara.
  14. ↑ Wiratama Adi Nugraha (2017). Arahan Peningkatan Pelayanan Kereta Komuter Surabaya–Lamongan Berdasarkan Preferensi Masyarakat (PDF). Institut Teknologi Sepuluh Nopember. hlm. 89. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  15. ↑ "Mega Resmikan KA Komuter". Merdeka.com. Semarang. 2004-02-10. Diarsipkan dari asli tanggal 2005-05-06. Diakses tanggal 2019-12-04.
  16. ↑ Rahardhi, Ignatius (2017-07-04). "Opini: Nasib Mengenaskan Kereta Api Komuter Daop 8". KAORI Nusantara. Diakses tanggal 2019-12-04.
  17. ↑ Bintang, Amri (2017-01-05). "Banyak Perubahan Jadwal KA, Inilah Bocoran Gapeka 2017". KAORI Nusantara. Diakses tanggal 2019-12-04.
  18. ↑ "Tarif Rp 3 Ribu, Arek Surokerto Mampu Angkut 1.000 Penumpang". detikcom. Diakses tanggal 9 Februari 2021.
  19. ↑ "Baru Satu Bulan Diresmikan Kereta Arek Surokerto Tak Beroperasi". Tempo.co. Diakses tanggal 9 Februari 2021.
  20. ↑ Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor: PM. 59 TAHUN 2013 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perubahan Nomor PM. 43 Tahun 2012 Tentang Tarif Angkutan Orang Dengan Keretaapi Kelas Ekonomi
  21. ↑ "Kereta Api Madiun: Setelah Madiun Jaya, KA Arjuna Ekspres Juga Diusulkan Berhenti Beroperasi". Solopos. 17 Maret 2016
  22. ↑ Kurniawan, Dian. Fahmi, Yusron (ed.). "Kabar Gembira, Kereta Komuter Sidoarjo-Gresik Bakal Beroperasi Lagi". Liputan 6. Surabaya: Surya Citra Media. Diakses tanggal 9 Februari 2021.
  23. ↑ Widayati, Rully (2016-09-09). Widayati, Rully (ed.). "KAI Daop 8 Surabaya Hidupkan Lagi Stasiun Indro Gresik". Tempo.co. Diakses tanggal 2019-09-07.
  24. ↑ "Banyak Tunggakan, Stasiun Stop Operasi". Jawa Pos. 2017-08-02.
  25. ↑ Sumarno, Totok. "Komuter Sidoarjo-Gresik, Tiap Hari Lebih 50 Persen Tempat Duduk Terisi". Suara Surabaya. Diakses tanggal 24 Februari 2021.
  26. 1 2 Akasah, Hany (15 Februari 2021). "Pemkab Gresik Minta Jam Operasional Kereta Api Ditambah". Radar Gresik. Gresik: Jawa Pos. Diakses tanggal 24 Februari 2021.
  27. ↑ Sholahuddin, Muhammad (28 April 2022). "Jadwal Baru KA Komuter Surabaya Raya Akomodasi Mahasiswa dan Pekerja". Jawa Pos. Surabaya. Diakses tanggal 29 April 2022.
  28. ↑ ihc. "Apa Itu Gapeka? Ini Perubahan Rute Kereta Api di Jawa Timur". detikjatim. Diakses tanggal 2025-01-09.
  • l
  • b
  • s
Kereta Api Indonesia Layanan kereta api penumpang yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia
  • Daftar
  • Hanya berisi layanan kereta api yang dioperasikan oleh induk perusahaan. Untuk layanan yang dioperasikan oleh anak perusahaan, lihat Templat:KAI Commuter untuk layanan KAI Commuter, Templat:KAI Bandara untuk layanan KAI Bandara dan Templat:KCIC untuk layanan KCIC/Whoosh
Kereta api antarkota
Eksekutif
  • Argo
    • Anjasmoro
    • Bromo Anggrek
    • Dwipangga
    • Lawu
    • Merbabu
    • Muria
    • Semeru
    • Sindoro
    • Wilis
  • Arjuno Ekspres
  • Bima
  • Brawijaya
  • Gajayana
  • Manahan
  • Mutiara Timur
  • Pandalungan
  • Purwojaya
  • Sembrani
  • Taksaka
  • Turangga
Campuran
Eksekutif dan Bisnis
  • Sindang Marga
  • Sribilah
Eksekutif dan Premium
  • Baturraden Ekspres
  • Fajar dan Senja Utama Yogyakarta
  • Gajahwong
  • Harina
  • Kutojaya Utara
  • Logawa
  • Madiun Jaya
  • Malabar
  • Mutiara Selatan
  • Pangandaran
  • Papandayan
  • Parahyangan
  • Sancaka
  • Sawunggalih
  • Wijayakusuma
Eksekutif dan Ekonomi
  • Bangunkarta
  • Banyubiru Ekspres
  • Blambangan Ekspres
  • Bogowonto
  • Brantas
  • Batavia
  • Cakrabuana
  • Ciremai
  • Cirebon Fakultatif
  • Dharmawangsa Ekspres
  • Fajar dan Senja Utama Solo
  • Gayabaru Malam Selatan
  • Gumarang
  • Gunungjati
  • Ijen Ekspres
  • Jayabaya
  • Joglosemarkerto
  • Kamandaka
  • Kaligung
  • Kertanegara
  • Lodaya
  • Malioboro Ekspres
  • Mataram
  • Mutiara Timur
  • Menoreh
  • Pangrango
  • Ranggajati
  • Sancaka Utara
  • Singasari
  • Tawang Jaya Premium
  • Tegal Bahari
Premium
  • Ambarawa Ekspres
  • Cikuray
  • Jayakarta
  • Kertajaya
  • Kuala Stabas
Ekonomi
Susunan kursi 2–2
  • Banyubiru
  • Blora Jaya
  • Jaka Tingkir
  • Majapahit
  • Matarmaja
  • Pasundan
  • Progo
  • Tawang Jaya
Susunan kursi 3–2
  • Airlangga
  • Bengawan
  • Kahuripan
  • Kutojaya Selatan
  • Probowangi
  • Putri Deli
  • Rajabasa
  • Serayu
  • Serelo
  • Sribilah Fakultatif
  • Sri Tanjung
  • Tawang Alun
Kereta api lokal
Ekonomi lokal
  • DB Datuk Belambangan
  • KS Kedung Sepur
  • PW Pandanwangi
  • P Pariaman Ekspres
  • SE Siantar Ekspres
  • SW Siliwangi
KA perintis dan
bus rel
  • Andalan Celebes
  • BK Batara Kresna
  • CM Cut Meutia
  • K Kertalaya
  • L Lembah Anai
  • Lontara
LRT
  • P Palembang
  • Jabodebek
KA bandara dan
pengumpan KAI
  • AS Adi Soemarmo
  • M Minangkabau Ekspres
  • KC Feeder Whoosh
Layanan lain dan topik terkait
Kereta wisata
  • Ambarawa
  • Bon Bon
  • Jaladara
  • Mak Itam
  • Kawis
Rencana beroperasi
  • Amir Hamzah
  • Nurmala
  • Jakalalana
  • Sangkuriang
Pengganti KA
  • Purwokerto–Purbalingga–Wonosobo pp (angkutan terusan)
  • Semarang–Demak–Kudus-Pati pp (angkutan terusan)
Topik terkait
  • Access by KAI
  • Daftar
    • KA barang
    • Daftar KRD
    • Daftar KRL (KAI Commuter)
    • Daftar lokomotif
    • Peralatan khusus
    • Stasiun
  • Direktorat Jenderal Perkeretaapian
Tidak beroperasi
  • Aji Saka
  • Arek Surokerto
  • JS950 Argobromo
  • JB250 Argogede
  • Argo Jati
  • Argopuro
  • Badrasurya
  • Baraya Geulis
  • Belawan Indah
  • Bintang
    • Fadjar
    • Sendja
  • Bukit Sulap
  • Bumi Geulis
  • Cantik Ekspres
  • Cepat Sidareja
  • Cepu Ekspres
  • Cipuja
  • Cirebon Ekspres
  • Ciroyom-Cianjur-Lampegan
  • Cisadane
  • Citrajaya
  • Dang Tuanku
  • Djaja
  • Dolok Martimbang
  • Ekspres Gaja Baru
  • Empu Jaya/Senja Ekonomi Yogya
  • Fajar Utama Semarang
  • Fajar/Senja Utama Cirebon
  • Feeder Kedungbanteng
  • Feeder Purworejo
  • Feeder Tawang Jaya
  • Feeder Wonogiri
  • Galuh
  • Galunggung
  • Gaya Baru Malam Utara
  • Guwawijaya
  • Jatayu
  • Jayabaya Selatan
  • Joglokerto
  • Kalijaga
  • Kalimaya
  • Kamandanu
  • Kelud Ekspres
  • Kinantan
  • Krakatau
  • KRD Nambo
  • Kuda Putih
  • Lancang Kuning
  • Langsam
  • Lokal Banjar–Kroya
  • Madiun Ekspres
  • Madiun Jaya (versi KRD)
  • Maharani
  • Mahesa
  • Madjapahit (era Gapeka 1961)
  • Malang Ekspres
  • Mantjanegara (era Gapeka 1961)
  • Merak Jaya
  • Mutiara Utara
  • Pajajaran
  • Pandanaran
  • Pandanwangi (Semarang–Solo)
  • Papandayan Ekspres
  • Parahijangan (era Gapeka 1961)
  • Pasopati
  • Patas Bandung Raya
  • Pekalongan Ekspres
  • Penataran Ekspres
  • Penataran Utama
  • Prabu Jaya
  • Priangan Ekspres
  • Purbaya
  • Putri Bungsu
  • Putri Hijau
  • Putri Ungu
  • Rajawali
  • Rama
  • Rangkas Jaya
  • Rencang Geulis
  • Rengganis
  • Ruwa Jurai
  • Sarangan Ekspres
  • Senja Kediri
  • Senja Malang
  • Senja Singosari
  • Senja Utama Semarang
  • Seminung
  • Singhasari (era Gapeka 1961)
  • Singosari
  • Solo Jaya
  • Solo Ekspres
  • Songgoriti
  • Sriwedari
  • Sriwijaya
  • Sunda Kelapa (era Gapeka 1961)
  • Surabaya-Babat
  • Suryajaya
  • Suryakencana
  • Tambora
  • Tanjungbalai Ekspres
  • Tarumanegara (era Gapeka 1961)
  • Taruna Ekspres
  • Tebuireng
  • Tegal Arum
  • Tegal Ekspres
  • Tirtonadi
  • Trem Surabaya
  • Tumapel Utama
  • Wisata Danau Singkarak
  • Way Umpu
  • Tebal pada kelas ekonomi: tidak disubsidi.
  • Miring: KA tambahan/fakultatif.
  • Garis bawah: KA aglomerasi.
  • Update terakhir di atas per 6 Maret 2026.
  • Project page Proyek
  • Portal Portal
  • Category Kategori
  • Commons page Commons
  • l
  • b
  • s
KAI Commuter
Armada
KRL non-AC,
tak beroperasi
  • ABB-Hyundai *)
  • BN-Holec *)
  • INKA-Hitachi *)
  • Rheostatik *)
KRL AC impor dari
Jepang dan buatan PT INKA, tak beroperasi
Tokyo Metropolitan Government (Toei)
  • 6000
JR East
  • 103
  • 203
Toyo Rapid Railway
  • 1000
Tokyo Metro
  • 5000
  • 7000
PT INKA
  • KRL-I
  • Repowering (Holec AC)
Tokyu Corporation
  • 8000
  • 8500
KRL AC impor
dari Jepang, Tiongkok dan buatan PT INKA
Tokyo Metro
  • 05
  • 6000
JR East
  • 205
PT INKA
  • KfW i9000
  • EA203
  • iE305 (CLI-225)
CRRC
  • SFC120-V (CLI-125)
Non-KRL
  • MCW 302 *)
  • KRDI
  • KRDE
    • C-KRDE
    • ME204
  • Kereta penumpang ekonomi
Layanan yang beroperasi (Commuter Line ...)
Kereta api bandara****
  • Basoetta
Kereta api komuter*
  • Bogor
  • Cikarang
  • Rangkasbitung
  • Tangerang
  • Tanjung Priuk
  • Y Yogyakarta
  • J Jenggala
  • P Prameks
Kereta api lokal***
  • A Arjonegoro
  • B Bandung Raya
  • B Blorasura
  • D Dhoho
  • C Garut
  • LJ Jatiluhur
  • LM Merak
  • P Penataran
  • SP Supas
  • LW Walahar
Layanan yang tidak beroperasi**
  • Bekasi Ekspres
  • Bojonggede Ekspres
  • Ciujung
  • Depok Ekspres
  • Lingkar Jakarta
  • Pakuan Ekspres
  • Prajayana (KRL AC Ciliwung Blue Line)
  • Serpong Ekspres
  • Tangerang Ekspres
  • Lingkar Jatinegara–Bogor*
  • Sindro
  • Tumapel
Topik terkait
  • C-Access
  • Stasiun
*)Tidak pernah dioperasikan KAI Commuter secara langsung, namun pernah beroperasi di layanan-layanan yang kemudian diambil alih KAI Commuter di Jabodetabek, Bandung, Yogya-Solo, dan Surabaya

*dioperasikan oleh PT KAI Commuter Jabodetabek (hingga 20 September 2017) dan PT Kereta Commuter Indonesia (hingga saat ini)
**dioperasikan oleh PT Kereta Api Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek (hingga 15 September 2008) & PT KA Commuter Jabodetabek (hingga 2 Juli 2011)
***operasional dialihkan dari swakelola perusahaan induk karena berfokus pada layanan antarkota dan aglomerasi.
****operasional dialihkan dari KAI Bandara


  • Project page Proyek
  • Portal Portal
  • Category Kategori
  • Commons page Commons
  • l
  • b
  • s
Transportasi umum di Surabaya
Sarana transportasi
Bus
  • Suroboyo Bus
  • Trans Semanggi Suroboyo
  • Trans Jatim
Angkutan pengumpan bus
  • Wirawiri Suroboyo
Kereta api
  • Kereta api komuter
    • J
  • Kereta api lokal
    • SP
    • A
    • B
    • P
    • D
Infrastruktur
Bandara
Juanda
Pelabuhan
Tanjung Perak  • Ujung  • Teluk Lamong  • Kalimas
Terminal
Tipe A
Purabaya  • Tambak Osowilangon
Tipe B
Bratang  • Joyoboyo  • Kedung Cowek
Tipe C
Balongsari  • Benowo  • Dukuh Kupang  • Kalimas Barat  • Kasuari  • Keputih  • Lidah Kulon  • Manukan  • Menanggal
Pangkalan
Bulak  • DTC Wonokromo  • Jembatan Merah (JMP)  • Kenjeran  • Ujung Baru
Stasiun
Kelas A
Lintas selatan Jawa: Surabaya Gubeng  • Lintas utara Jawa: Kalimas (hanya kereta api barang) dan Surabaya Pasarturi
Kelas B
Lintas selatan Jawa: Surabaya Kota
Kelas C
Lintas selatan Jawa: Sidotopo  • Wonokromo
Lain-lain
Benowo  • Benteng  • Kandangan  • Tandes
Moda transportasi umum
Angguna  • Angkutan kota (bemo)  • Angkutan pedesaan (perbatasan)  • Taksi  • MPU Antarkota  • Bus kota  • Kereta api komuter  • Kereta api lokal • Suroboyo Bus  • Trans Semanggi Suroboyo  • Wirawiri Suroboyo  • Trans Jatim  • Bus antarkota  • Kapal feri  • Pesawat terbang
  • l
  • b
  • s
Indonesia Transportasi perkotaan di Indonesia
National
Perum DAMRI
Teman Bus
Sumatra
Aceh
  • Trans Koetaradja (BRT)
  • Kereta Cut Meutia
Sumatera Utara
  •  A  KB Kualanamu
  • Greater Medan Commuter
  • LRT Medan
  • Trans Mebidang (BRT)
  • Trans Metro Deli (BRT)
Sumatera Selatan
  • Palembang LRT
  • Trans Musi [] (BRT)
Sumatera Barat
  • KA Minangkabau Express
  • Trans Padang (BRT)
Lainnya
  • Trans Metro Pekanbaru (BRT)
  • Trans Bandar Lampung (BRT)
  • Trans Metro Batam (BRT)
Jawa
Jabodetabek
Rail
  • Greater Jakarta Commuter
  • Jakarta MRT
    • Jakarta LRT
    • Jabodebek LRT
    • KC Whoosh
    • SHIA Skytrain
    • KB SHIA
    Bus
    • Transjakarta (BRT)
    • Metrotrans
    • Minitrans
    • Mayasari Bakti
    • JR Connexion
    • JA Connexion
    • TransJabodetabek
    • Trans Pakuan [] (BRT)
    • Trans Patriot [] (BRT)
    • Depok Go Lancar [] (BRT)
    • Trans Kota Tangerang [] (BRT)
    • BSD Link bus
    • Trans Anggrek (BRT)
    Banten
    • Greater Jakarta Commuter
    • Commuter Merak
    Jawa Barat
    • Metro Jabar Trans (BRT)
    • Trans Metro Bandung (BRT)
    • Trans Cirebon (BRT)
    • B Commuter Bandung Raya
    • C Commuter Garut
    • KC Whoosh
    Jawa Tengah
    • Commuter Line Yogyakarta
    • Adisumarmo BIAS
    • Bus rel Batara Kresna
    • Commuter Semarang Raya
    • Trans Jateng (BRT)
    • Trans Semarang (BRT)
    • Batik Solo Trans (BRT)
    • Trans Banyumas (BRT)
    Yogyakarta
    • Yogyakarta-Solo Commuter
    • KB YIA
    • Trans Jogja (BRT)
    Jawa Timur
    • Suroboyo Bus (BRT)
    • Trans Jatim (BRT)
    • Trans Semanggi Suroboyo (BRT)
    • Commuter Surabaya Raya
    Bali
    • LRT Bali
    • Trans Sarbagita (BRT)
    • Trans Metro Dewata (BRT)
    Kalimantan
    Nusantara
    • Trem otonom IKN (ART)
    Kalimantan Timur
    • Balikpapan City Trans (BRT)
    Kalimantan Barat
    • Trans Pontianak Khatulistiwa (BRT)
    Kalimantan Tengah
    • Trans Palangka Raya (BRT)
    Kalimantan Selatan
    • BRT Banjarbakula
    Sulawesi
    • Trans Mamminasata (BRT)
    • KA Makassar–Parepare
    • KA Trans-Sulawesi
    Papua
    • Trans Metro Jayapura (BRT)
    Lainnya
    • Share taxi (angkot, bemo, mikrolet)
    • Car jockey
    • Auto rickshaw
    Note
    Kecuali Transjakarta, BRT di Indonesia umumnya hanya berupa bus dengan halte dan tidak terisolasi dari lalu lintas.
    Ikon rintisan

    Artikel bertopik perkeretaapian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

    • l
    • b
    • s

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Kereta api ekonomi lokal
    2. Commuter Line Dhoho dan Penataran
    3. Pandanwangi
    4. Commuter Line Blorasura
    5. Commuter Line Supas
    6. Kereta api KRD
    7. Commuter Line Arjonegoro
    8. Commuter Line Jenggala
    9. Bakal pelanting
    10. Kereta api yang berhenti beroperasi
    11. Ekonomi Lokal Kertosono
    12. Komuter Lamongan
    13. Surabaya Kota–Bangil
    14. Surabaya Kota–Sidoarjo
    15. Gerbang Kertasusila
    16. KRD Blitar

    Artikel Terkait

    Kereta Api Indonesia

    perusahaan operator kereta asal Indonesia

    Daftar kereta api di Indonesia

    artikel daftar Wikimedia

    Persinyalan dan semboyan kereta api di Indonesia

    Daftar-daftar semboyan kereta api Indonesia

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026