Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kereta rel listrik INKA-Hitachi

Kereta rel listrik INKA-Hitachi seri EA102 adalah kereta rel listrik non-AC yang pernah dioperasikan di lintas KRL Jabodetabek. KRL ini diproduksi pada tahun 1997 oleh PT INKA Madiun dan bekerja sama dengan Hitachi, Ltd. KRL ini merupakan KRL non-AC dengan tingkat keandalan dan kenyamanan paling baik sepanjang lintas Jabodetabek selain KRL Rheostatik. KRL ini termasuk jarang mengalami gangguan dan masalah. Selama 1997–2013, hanya ada satu set KRL ini yang bermasalah dan tidak bisa dioperasikan sehingga tersisa 5 set yang beroperasi.

Wikipedia article
Diperbarui 10 Mei 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kereta rel listrik INKA-Hitachi
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Kereta rel listrik INKA-Hitachi" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
KRL INKA-Hitachi
KRL INKA-Hitachi di Stasiun Bekasi
BeroperasiTidak beroperasi
ProdusenPT INKA
Hitachi, Ltd.
Konstruksi1997
Mulai beroperasi1997–2013
Jml. sudah diproduksi24 unit (6 set)
Formasi8 kereta per set
OperatorPT KAI Commuter Jabodetabek
Jalur dilayaniKA Commuter Jabodetabek
Data teknis
Konstruksi bodiStainless Steel
Panjang kereta20.000 mm
Lebar2.990 mm
Tinggi3.830 mm
Kelajuan maksimum120 km/jam
Sistem traksiHitachi, Ltd. VVVF-GTO
Motor Traksi: Motor induksi 3 fasa asinkron tipe HS32533-14RB
Elektrifikasi1.500 V DC
Penangkap arusPantograf
BogieKH-186(Tc1, Tc2)
KH-185(M1, M2)
Alat perangkaiAutomatic coupler, Bar coupler AAR No. 10A Contour
Lebar sepur1,067 mm (3 ft 6 in)

Kereta rel listrik INKA-Hitachi seri EA102 adalah kereta rel listrik non-AC yang pernah dioperasikan di lintas KRL Jabodetabek. KRL ini diproduksi pada tahun 1997 oleh PT INKA Madiun dan bekerja sama dengan Hitachi, Ltd. KRL ini merupakan KRL non-AC dengan tingkat keandalan dan kenyamanan paling baik sepanjang lintas Jabodetabek selain KRL Rheostatik.[1] KRL ini termasuk jarang mengalami gangguan dan masalah. Selama 1997–2013, hanya ada satu set KRL ini yang bermasalah dan tidak bisa dioperasikan sehingga tersisa 5 set yang beroperasi.

Pengenalan Awal

KRL ini diproduksi oleh PT INKA di Madiun, bekerjasama dengan Hitachi dari Jepang. Ini bisa dilihat dari berbagai komponen salah satunya pada bagian kelistrikan KRL ini seperti sistem propulsi VVVF yang dibuat oleh Hitachi. KRL ini juga memiliki bogie yang sangat nyaman untuk sebuah KRL non-AC karena menggunakan bogie yang setara bogie K-8 pada kereta jarak jauh. Seringnya KRL ini beroperasi di lintas timur (Jakarta Kota–Bekasi PP) membuat KRL ini disebut sebagai "keretanya orang Bekasi", padahal KRL ini sudah berpengalaman untuk beroperasi di seluruh lintas Jabodetabek, meskipun akhirnya KRL ini tidak lagi berdinas di lintas Serpong dan Tangerang karena kondisi listrik aliran atas (LAA) yang tidak cocok dengan KRL Hitachi ini.

Sejarah

Karier Kedinasan (1997–2013)

Pada awal operasinya pada tahun 1997, KRL ini digunakan untuk layanan kereta kelas bisnis (KL2), ini dapat dilihat dari livery pertama KRL ini yang berwarna biru. KRL Hitachi ini pada awalnya menggunakan livery biru muda - biru tua, yang menandakan bahwa ini adalah KRL kelas bisnis (KL2) dan untuk layanan Express non-AC sejak tahun 1997 sampai dengan tahun 2000-an awal.

Sejak dihapuskannya KRL Ekspres non-AC seiring dengan datangnya KRL Toei seri 6000, KRL ini berubah menjadi KRL ekonomi (KL3) sampai dengan tahun 2013. Pintu otomatisnya pun tidak difungsikan lagi. Sejak KRL ini menjadi KRL kelas ekonomi (KL3), maka liverynya pun diubah menjadi orange-kuning sehingga semakin menandakan bahwa ini adalah KRL kelas ekonomi. Lalu, livery pun kembali berubah menjadi livery merah-kuning sampai akhir masa dinas KRL ini, dan sebagian rangkaian sempat menggunakan logo PT KAI 2011.

Sejak KRL Ekonomi berhenti berdinas mulai pertengahan tahun 2013, KRL ini dipensiunkan dan ada 2 unit kereta berkabin (TC) tanpa bogie di emplasemen Pengawas Urusan Kereta (PUK) di Stasiun Manggarai, yang kini dijadikan ruang serbaguna, meskipun akhirnya dua unit kereta berkabin ini akhirnya ditumpuk di Stasiun Cikaum sejak Stasiun Manggarai disiapkan untuk direnovasi.

Perucatan

Sejak KRL Ekonomi dipensiunkan pada pertengahan tahun 2013, sebagian KRL Hitachi ada yang dikirim ke Purwakarta untuk ditumpuk bersama KRL Ekonomi lainnya, tetapi masih ada yang disimpan di Balai Yasa Manggarai. Namun, akhirnya pada akhir tahun 2016, sisa KRL ini bersama beberapa sisa KRL Ekonomi seri lainnya, dan KRL AC yang sudah pensiun pun sudah dibawa ke Stasiun Cikaum untuk ditumpuk, sebelum akhirnya dirucat. Saat ini, KRL Hitachi yang sudah dirucat adalah yang ada di Stasiun Purwakarta.

Referensi

  1. ↑ Majalah KA Edisi Juni 2014

Pranala luar

  • (Indonesia) Situs web resmi KRL Diarsipkan 2021-04-13 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
KAI Commuter
Armada
KRL non-AC,
tak beroperasi
  • ABB-Hyundai *)
  • BN-Holec *)
  • INKA-Hitachi *)
  • Rheostatik *)
KRL AC impor dari
Jepang dan buatan PT INKA, tak beroperasi
Tokyo Metropolitan Government (Toei)
  • 6000
JR East
  • 103
  • 203
Toyo Rapid Railway
  • 1000
Tokyo Metro
  • 5000
  • 7000
PT INKA
  • KRL-I
  • Repowering (Holec AC)
Tokyu Corporation
  • 8000
  • 8500
KRL AC impor
dari Jepang, Tiongkok dan buatan PT INKA
Tokyo Metro
  • 05
  • 6000
JR East
  • 205
PT INKA
  • KfW i9000
  • EA203
  • iE305 (CLI-225)
CRRC
  • SFC120-V (CLI-125)
Non-KRL
  • MCW 302 *)
  • KRDI
  • KRDE
    • C-KRDE
    • ME204
  • Kereta penumpang ekonomi
Layanan yang beroperasi (Commuter Line ...)
Kereta api bandara****
  • Basoetta
Kereta api komuter*
  • Bogor
  • Cikarang
  • Rangkasbitung
  • Tangerang
  • Tanjung Priuk
  • Y Yogyakarta
  • J Jenggala
  • P Prameks
Kereta api lokal***
  • A Arjonegoro
  • B Bandung Raya
  • B Blorasura
  • D Dhoho
  • C Garut
  • LJ Jatiluhur
  • LM Merak
  • P Penataran
  • SP Supas
  • LW Walahar
Layanan yang tidak beroperasi**
  • Bekasi Ekspres
  • Bojonggede Ekspres
  • Ciujung
  • Depok Ekspres
  • Lingkar Jakarta
  • Pakuan Ekspres
  • Prajayana (KRL AC Ciliwung Blue Line)
  • Serpong Ekspres
  • Tangerang Ekspres
  • Lingkar Jatinegara–Bogor*
  • Sindro
  • Tumapel
Topik terkait
  • C-Access
  • Stasiun
*)Tidak pernah dioperasikan KAI Commuter secara langsung, namun pernah beroperasi di layanan-layanan yang kemudian diambil alih KAI Commuter di Jabodetabek, Bandung, Yogya-Solo, dan Surabaya

*dioperasikan oleh PT KAI Commuter Jabodetabek (hingga 20 September 2017) dan PT Kereta Commuter Indonesia (hingga saat ini)
**dioperasikan oleh PT Kereta Api Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek (hingga 15 September 2008) & PT KA Commuter Jabodetabek (hingga 2 Juli 2011)
***operasional dialihkan dari swakelola perusahaan induk karena berfokus pada layanan antarkota dan aglomerasi.
****operasional dialihkan dari KAI Bandara


  • Project page Proyek
  • Portal Portal
  • Category Kategori
  • Commons page Commons
Ikon rintisan

Artikel bertopik perkeretaapian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pengenalan Awal
  2. Sejarah
  3. Karier Kedinasan (1997–2013)
  4. Perucatan
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Kereta rel listrik Rheostatik

tipe kereta api di Indonesia

Kereta Rel Listrik Indonesia

tipe kereta api di Indonesia

Kereta rel listrik seri EA203

tipe kereta api di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026