Kitab Majjhimanikāya, juga ditulis sebagai Majjhima Nikāya, adalah sebuah kitab suci Buddhisme sebagai bagian kedua dari lima nikāya ("kumpulan") dalam Suttapiṭaka, yang merupakan salah satu dari "tiga keranjang" yang menyusun Tripitaka Pali sebagaimana dilestarikan oleh aliran Theravāda. Kitab ini disusun antara abad ke-3 SM dan abad ke-2 M. Kitab ini terdiri dari 152 diskursus (sutta) yang diatribusikan kepada Sang Buddha dan murid-murid utama-Nya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Majjhimanikāya | |
|---|---|
| Jenis | Kitab kanonis |
| Induk | Suttapiṭaka |
| Atribusi | Sāriputta; Bhāṇaka |
| Komentar | Papañcasūdanī (Majjhimanikāya-aṭṭhakathā) |
| Pengomentar | Buddhaghosa |
| Subkomentar | Līnatthappakāsana (Mūlapaṇṇāsa-ṭīkā, Majjhimapaṇṇāsaṭīkā, Uparipaṇṇāsa-ṭīkā) |
| Singkatan | MN; M |
| Bagian dari seri |
| Tipiṭaka |
|---|
| Buddhisme Theravāda |
| Bagian dari seri tentang |
| Buddhisme Theravāda |
|---|
| Buddhisme |
Kitab Majjhimanikāya (Pali untuk "Kumpulan Sedang"; disingkat MN), juga ditulis sebagai Majjhima Nikāya, adalah sebuah kitab suci Buddhisme sebagai bagian kedua dari lima nikāya ("kumpulan") dalam Suttapiṭaka, yang merupakan salah satu dari "tiga keranjang" yang menyusun Tripitaka Pali sebagaimana dilestarikan oleh aliran Theravāda. Kitab ini disusun antara abad ke-3 SM dan abad ke-2 M.[1] Kitab ini terdiri dari 152 diskursus (sutta) yang diatribusikan kepada Sang Buddha dan murid-murid utama-Nya.[2]
Bhikkhu Bodhi dalam pengantar terjemahannya menggambarkan kitab ini sebagai berikut:
Jika Majjhimanikāya harus dicirikan dengan satu frasa untuk membedakannya dari kitab-kitab lain dalam Tripitaka Pali, hal ini dapat dilakukan dengan menggambarkannya sebagai koleksi yang menggabungkan keragaman kontekstual terkaya dengan kumpulan ajaran terdalam dan terlengkap.[3]
Sejumlah 152 diskursus (sutta) terbagi dalam tiga bagian, masing-masing dengan lima divisi. Semua divisi kecuali dua divisi terakhir berisi 10 diskursus.
Meskipun terdapat beberapa perbedaan, kitab Majjhimanikāya paralel dengan kitab Madhyamāgama yang ditemukan dalam Sūtrapiṭaka dari berbagai aliran Buddhis awal berbahasa Sanskerta (non-Theravāda), yang fragmennya masih ada dalam terjemahan bahasa Sanskerta dan Tibet. Terjemahan bahasa Tionghoa lengkap dari revisi kitab yang dilestarikan aliran Sarvāstivāda juga dapat ditemukan dalam Tripitaka Tionghoa, yang dikenal sebagai Zhōng Ahánjīng (中阿含經). Madhyamāgama dari aliran Sarvāstivāda berisi 222 sūtra, berbeda dengan 152 sutta dalam Majjhimanikāya Pāli (Theravāda).[4]