Dalam Buddhisme, moha, juga dikenal sebagai delusi, kebodohan batin, kegelapan batin, dan kekeliruan, adalah suatu konsep yang mengacu pada kegagalan dalam memahami Empat Kebenaran Mulia dan kemelekatan terhadap dunia atau hal-hal duniawi. Delusi sinonim dengan ketidaktahuan (avijjā) dalam Abhidhamma Theravāda. Moha (delusi) merupakan suatu faktor mental berupa pengotor batin yang menjadi salah satu penyebab perbuatan buruk (akusalakamma) dari tiga akar kejahatan —lobha, dosa, dan moha.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Terjemahan dari moha | |
|---|---|
| Indonesia | delusi, kebodohan batin, kekeliruancode: id is deprecated |
| Inggris | illusion,[1] delusion |
| Pali | mohacode: pi is deprecated |
| Sanskerta | मोह mohacode: sa is deprecated |
| Tionghoa | 癡code: zh is deprecated |
| Tibet | གཏི་མུགcode: bo is deprecated (Wylie: gti mug; THL: timukcode: bo is deprecated ) |
| Myanmar | မောဟcode: my is deprecated |
| Thai | โมหะcode: th is deprecated |
| Vietnam | Si 癡 vô minh 無明code: vi is deprecated |
| Khmer | មោហៈ, មោហ៍code: km is deprecated (UNGEGN: Moŭhă, Moŭh) |
| Daftar Istilah Buddhis | |
| Bagian dari Abhidhamma Theravāda |
| 52 faktor mental (cetasika) |
|---|
| Buddhisme Theravāda |
| Bagian dari seri tentang |
| Buddhisme |
|---|
Dalam Buddhisme, moha (Pali: moha; Sanskerta: मोह, moha), juga dikenal sebagai delusi, kebodohan batin, kegelapan batin, dan kekeliruan, adalah suatu konsep yang mengacu pada kegagalan dalam memahami Empat Kebenaran Mulia (di dalamnya termasuk Jalan Mulia Berunsur Delapan dan trilaksana) dan kemelekatan terhadap dunia atau hal-hal duniawi.[2][3][4][5] Delusi sinonim dengan ketidaktahuan (avijjā) dalam Abhidhamma Theravāda.[3] Moha (delusi) merupakan suatu faktor mental berupa pengotor batin yang menjadi salah satu penyebab perbuatan buruk (akusalakamma) dari tiga akar kejahatan (ti akusalamūla)—lobha, dosa, dan moha.[6][7]
Delusi diidentifikasi dalam konteks berikut:[8]