Sāriputta Thera adalah seorang biksu cendekiawan Sri Lanka yang menganut Buddhisme Theravāda pada abad ke-12. Ia adalah pemimpin pertama (Mahasvami) Sangha Sri Lanka setelah reformasi Parakramabahu I dan salah satu penafsir Theravāda yang teragung. Ia adalah murid Mahākassapa Thera, yang memimpin Sidang Buddhis yang diselenggarakan oleh Parakramabahu I dan kemungkinan besar hadir sendiri di sidang tersebut. Ia kemudian menjadi kepala wihara Jetavana di Polonnaruwa. Ia menulis setidaknya lima kitab subkomentar (ṭīkā) untuk kitab-kitab komentar Buddhaghosa atas Tripitaka Pali serta berbagai kitab ringkasan dan panduan terkait Vinaya dan praktik meditasi Buddhis. Kitab Sāratthadīpanī, kitab subkomentar karyanya untuk kitab komentar Vinaya oleh Buddhaghosa, menjelaskan isu-isu dalam teks Buddhaghosa dan membahas lebih jauh poin-poin dari Tripitaka Pali. Kitab tersebut juga membahas teks-teks Vinaya lainnya yang sudah tidak ada lagi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Bagian dari seri tentang |
| Buddhisme Theravāda |
|---|
| Buddhisme |
Sāriputta Thera adalah seorang biksu cendekiawan Sri Lanka yang menganut Buddhisme Theravāda pada abad ke-12. Ia adalah pemimpin pertama (Mahasvami) Sangha Sri Lanka setelah reformasi Parakramabahu I dan salah satu penafsir Theravāda yang teragung.[1] Ia adalah murid Mahākassapa Thera, yang memimpin Sidang Buddhis yang diselenggarakan oleh Parakramabahu I dan kemungkinan besar hadir sendiri di sidang tersebut.[2] Ia kemudian menjadi kepala wihara Jetavana di Polonnaruwa. Ia menulis setidaknya lima kitab subkomentar (ṭīkā) untuk kitab-kitab komentar Buddhaghosa atas Tripitaka Pali serta berbagai kitab ringkasan dan panduan terkait Vinaya (disiplin monastik) dan praktik meditasi Buddhis.[2] Kitab Sāratthadīpanī ("Ilustrator Esensi-Makna"), kitab subkomentar karyanya untuk kitab komentar Vinaya oleh Buddhaghosa, menjelaskan isu-isu dalam teks Buddhaghosa dan membahas lebih jauh poin-poin dari Tripitaka Pali. Kitab tersebut juga membahas teks-teks Vinaya lainnya yang sudah tidak ada lagi.[1]