Prabowo Subianto Djojohadikusumo adalah seorang politikus, pengusaha, dan pensiunan perwira militer Indonesia yang menjabat sebagai Presiden Indonesia kedelapan sejak 2024. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Menteri Pertahanan ke-26 di bawah Presiden Joko Widodo dari tahun 2019 hingga 2024. Prabowo adalah presiden ketiga Indonesia yang memiliki latar belakang militer setelah Soeharto dan Susilo Bambang Yudhoyono, dan merupakan presiden pertama tertua dalam sejarah Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

<a href=\"./Wikipedia:Kebijakan_pelindungan#semi\" title=\"Artikel ini dilindungi semi karena vandalisme\" id=\"mwBw\"><img alt=\"Halaman yang dilindungi semi\" resource=\"./Berkas:Semi-protection-shackle.svg\" src=\"//upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/1b/Semi-protection-shackle.svg/20px-Semi-protection-shackle.svg.png\" decoding=\"async\" data-file-width=\"512\" data-file-height=\"512\" data-file-type=\"drawing\" height=\"20\" width=\"20\" srcset=\"//upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/1b/Semi-protection-shackle.svg/40px-Semi-protection-shackle.svg.png 2x\" class=\"mw-file-element\" id=\"mwCA\"/></a></span>"}' id="mwCQ"/>
Prabowo Subianto | |||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Potret resmi, 2024 | |||||||||||||||||||
| Presiden Indonesia ke-8 | |||||||||||||||||||
| Mulai menjabat 20 Oktober 2024 (2024-10-20) | |||||||||||||||||||
| Wakil Presiden | Gibran Rakabuming Raka | ||||||||||||||||||
| Menteri Pertahanan Indonesia ke-26 | |||||||||||||||||||
| Masa jabatan 23 Oktober 2019 – 20 Oktober 2024 | |||||||||||||||||||
| Presiden | Joko Widodo | ||||||||||||||||||
| Wakil |
| ||||||||||||||||||
| Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya ke-2 | |||||||||||||||||||
| Mulai menjabat 20 September 2014 | |||||||||||||||||||
| Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya | |||||||||||||||||||
| Mulai menjabat 6 Februari 2008 | |||||||||||||||||||
| Ketua Umum | diri sendiri | ||||||||||||||||||
| Sekretaris Jenderal | Sugiono | ||||||||||||||||||
Pendahulu jabatan dibentuk Pengganti petahana | |||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||
| Informasi pribadi | |||||||||||||||||||
| Lahir | Prabowo Subianto Djojohadikusumo 17 Oktober 1951 Jakarta, Indonesia | ||||||||||||||||||
| Partai politik | Gerindra (sejak 2008) | ||||||||||||||||||
| Afiliasi politik lainnya | Golkar (sampai 2008) | ||||||||||||||||||
| Suami/istri | |||||||||||||||||||
| Anak | Ragowo Hediprasetyo Djojohadikoesoemo | ||||||||||||||||||
| Orang tua |
| ||||||||||||||||||
| Kerabat |
| ||||||||||||||||||
| Tempat tinggal | Istana Merdeka | ||||||||||||||||||
| Pendidikan | |||||||||||||||||||
| Almamater | AKABRI | ||||||||||||||||||
| Pekerjaan |
| ||||||||||||||||||
| Kabinet | Kabinet Merah Putih | ||||||||||||||||||
| Penghargaan sipil | |||||||||||||||||||
| Tanda tangan | |||||||||||||||||||
| Situs web | presidenri | ||||||||||||||||||
| Julukan | Pandu | ||||||||||||||||||
| Karier militer | |||||||||||||||||||
| Pihak | |||||||||||||||||||
| Dinas/cabang | |||||||||||||||||||
| Masa dinas | 1974—1998 | ||||||||||||||||||
| Pangkat | |||||||||||||||||||
| NRP | 27082 | ||||||||||||||||||
| Satuan | Infanteri (Kopassus) | ||||||||||||||||||
| Komando | |||||||||||||||||||
| Pertempuran/perang | |||||||||||||||||||
| Penghargaan
| |||||||||||||||||||
| ||
|---|---|---|
|
Presiden Indonesia ke-8 Pra-Kepresidenan Kerabat
Galeri: Gambar, Suara, Video |
||
Prabowo Subianto Djojohadikusumo (EYD V: Prabowo Subianto Joyohadikusumo; lahir 17 Oktober 1951) adalah seorang politikus, pengusaha, dan pensiunan perwira militer Indonesia yang menjabat sebagai Presiden Indonesia kedelapan sejak 2024. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Menteri Pertahanan ke-26 di bawah Presiden Joko Widodo dari tahun 2019 hingga 2024. Prabowo adalah presiden ketiga Indonesia yang memiliki latar belakang militer setelah Soeharto dan Susilo Bambang Yudhoyono, dan merupakan presiden pertama tertua dalam sejarah Indonesia.
Prabowo merupakan sosok yang memiliki latar belakang silsilah keluarga bangsawan atau ningrat.[1][2][3] Ia adalah putra dari Soemitro Djojohadikoesoemo, ekonom terkemuka Indonesia dan mantan menteri era Soekarno, serta cucu dari Margono Djojohadikoesoemo, pendiri Bank Negara Indonesia (BNI). Prabowo lulus dari AKABRI (kini Akademi Militer) pada tahun 1974 dan terutama bertugas di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) hingga ia ditunjuk untuk memimpin Komando Cadangan Strategis (Kostrad) pada tahun 1998. Belakangan pada tahun yang sama, ia diberhentikan dari militer dan kemudian dilarang memasuki Amerika Serikat karena diduga melakukan pelanggaran hak asasi manusia.[4][5][6][7][8]
Pada awal tahun 2008, lingkaran dalam Prabowo mendirikan Partai Gerindra. Dalam Pemilihan Presiden 2009, ia mencalonkan diri sebagai wakil presiden sebagai pasangan Megawati Soekarnoputri, tetapi gagal terpilih.[9] Ia ikut serta dalam Pemilihan Presiden 2014[10] dan dikalahkan oleh Gubernur Jakarta Joko Widodo. Kekalahan ini awalnya ia tolak.[11] Ia kembali mencalonkan diri sebagai presiden pada 2019 dengan Sandiaga Uno sebagai pasangannya dan dengan dukungan dari Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, dan Partai Berkarya, tetapi kembali gagal terpilih.[12][13] Penolakannya menerima hasil pemilu membuat para pengikutnya menggelar protes yang memicu kerusuhan di Jakarta.[14] Namun, setelah persaingan yang sengit, Prabowo bergabung dengan kabinet Joko Widodo sebagai menteri pertahanan untuk periode 2019 hingga 2024.[15]
Pada 10 Oktober 2021, Gerindra mengumumkan Prabowo sebagai calon mereka pada Pemilihan Presiden Indonesia 2024.[16] Pada 12 Agustus 2022, Prabowo Subianto mengumumkan menerima pencalonan Gerindra untuk mengikuti pemilu presiden 2024.[17] Prabowo menyatakan kemenangannya dalam pemilu pada tanggal 14 Februari, karena jajak pendapat tidak resmi awal menunjukkan bahwa ia unggul pada putaran pertama pemungutan suara.[18] Pada tanggal 20 Maret, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengesahkan hasilnya dan menyatakan dia sebagai presiden terpilih Indonesia.[19] Mahkamah Konstitusi (MK) mengukuhkan statusnya pada 22 April 2024.[20][21][22] Prabowo dilantik sebagai Presiden Indonesia ke-8 pada tanggal 20 Oktober 2024.
Ayah Prabowo, Soemitro Djojohadikusumo (1917–2001), berasal dari Gombong, Kebumen. Ia adalah seorang ekonom yang pernah menjabat sebagai Menteri Perekonomian di bawah Presiden Soekarno dan Menteri Riset dan Teknologi di bawah Presiden Soeharto.[23] Soemitro menamai Prabowo berdasarkan nama adik laki-lakinya sendiri yang terbunuh dalam sebuah insiden melawan pasukan Jepang di Lengkong, Tangerang selama Revolusi Nasional Indonesia.[24] Ibu Prabowo, Dora Marie Sigar (1919–2008), adalah seorang Kristen Protestan keturunan orang Minahasa dan Jerman yang berasal dari keluarga Sigar-Maengkom di Langowan, Sulawesi Utara.[25][26] Ayahnya adalah anggota Volksraad Hindia Belanda. Mereka menikah di Matraman, Jakarta Timur.[27]
Prabowo Subianto memiliki dua kakak perempuan, Bianti Djojohadikusumo yang lahir pada tahun 1946 dan Maryani Djojohadikusumo yang lahir pada tahun 1948.[27] Saudara laki-lakinya satu-satunya, Hashim Djojohadikusumo, lahir pada tahun 1953.[27] Kakak perempuan tertua Prabowo, Bianti, menikah dengan Sudrajad Djiwandono, Gubernur Bank Indonesia dari tahun 1993 hingga 1998, sementara saudara perempuannya, Maryani, menikah dengan seorang pengusaha ekspatriat Prancis, Didier Lemaistre yang meninggal pada tahun 2018.[27] Adik laki-laki Prabowo, Hashim, adalah salah satu pengusaha terkaya di Indonesia dengan aset di seluruh dunia dari Indonesia hingga Eropa dan Amerika Utara. Karena pengasingan politik ayahnya yang lahir dari perbedaan dengan Sukarno pada tahun 1960-an, mereka hidup dalam pengasingan, terutama di negara-negara seperti Swiss, Singapura, Thailand, Malaysia, dan Inggris. Sejak saat itu, Prabowo dan saudara-saudaranya memiliki latar belakang kosmopolitan.[28] Selama masa sekolah menengahnya, ia belajar di Victoria Institution di Kuala Lumpur, Malaysia.[29] Antara tahun 1966 dan 1968, keluarganya tinggal di London, tempat Prabowo bersekolah dan lulus dari The American School.[30][31] Soemitro kemudian mendorong putranya untuk masuk akademi militer. Menurut rekan-rekan dan pengamat, Prabowo berbakat, memiliki hasrat untuk bersiasat, dan memiliki hasrat untuk berkuasa secara politik.[24]
Soemitro sendiri berasal dari keluarga elit. Ayahnya, Margono Djojohadikusumo, adalah pendiri bank negara pertama di Indonesia Bank Negara Indonesia (BNI), pemimpin pertama Dewan Pertimbangan Agung (DPA) sementara Indonesia, dan anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) yang merancang langkah-langkah untuk kemerdekaan Indonesia.[32] Berdasarkan silsilah ayah dan kakeknya, Prabowo merupakan generasi ketiga dari keluarga yang menduduki jabatan tinggi di Indonesia sejak berdirinya pada tahun 1945.
Prabowo dan Titiek memiliki seorang putra, Didit Hediprasetyo, yang tinggal di Boston sebelum menetap di Paris untuk mengejar karier di bidang desain fesyen. Meskipun putranya kurang tertarik pada politik, Prabowo Subianto adalah paman dari politikus Gerindra Thomas Djiwandono, Budi Djiwandono, Aryo Djojohadikusumo, dan Rahayu Djojohadikusumo, yang bersama-sama akan meneruskan garis keturunan politik Djojohadikusumo.[33]

Prabowo mendaftar di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) di Kota Magelang pada tahun 1970.[34] Ia lulus pada tahun 1974 bersama orang lain yang kemudian menduduki posisi kepemimpinan senior, seperti Susilo Bambang Yudhoyono.[34]
Pada tahun 1976, Prabowo Subianto bertugas di Komando Pasukan Khusus Tentara Nasional Indonesia (Kopassus) dan ditugaskan sebagai Komandan Grup 1 Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopassandha), yang merupakan salah satu anggota TNI Angkatan Darat. Unit komando Nanggala di Timor Timur, bekas wilayah Portugis yang telah diinvasi pada tahun sebelumnya.[34] Prabowo, yang saat itu berusia 26 tahun, adalah Panglima Nanggala termuda.[34] Prabowo memimpin misi untuk menangkap wakil presiden Fretilin, yang merupakan Perdana Menteri pertama Timor Leste, Nicolau dos Reis Lobato.[34] Yang membimbing Prabowo Subianto adalah Antonio Lobato, adik Nicolau sendiri. Pada tanggal 31 Desember 1978, kompi Prabowo menemukan dan menembak mati Nicolau di perut ketika ia sedang dikawal di Maubisse, lima puluh kilometer selatan Dili.[34]
Pada tahun 1981, Kapten Inf. Prabowo Subianto bersama Mayor Inf. Luhut Binsar Panjaitan dikirim oleh TNI untuk mengikuti Pelatihan Antiteror di GSG-9 Jerman, dan setelah lulus dari pelatihan tersebut, TNI membentuk satuan antiteror pertama di Indonesia, yaitu Detasemen 81 Antiteror di bawah Kopassus. Dengan Luhut sebagai komandan detasemen dan Prabowo sebagai wakil komandan.
Diklaim, pada tahun 1983, Prabowo memimpin pasukan khusus yang bertanggung jawab atas Pembantaian Kraras di Timor Timur.[35] Orang-orang yang selamat dari pembantaian ini dikurung di kamp konsentrasi yang dijaga oleh pasukan Prabowo, di mana banyak di antara mereka yang meninggal karena kelaparan dan penganiayaan.[36] Prabowo mengklaim bahwa dia tidak berada di dekat distrik Viqueque ketika pembantaian itu terjadi, dan baik PBB maupun pemerintah Timor Leste tidak pernah mengajukan tuntutan pelanggaran hak asasi manusia terhadapnya.[37] Jose Manuel Tesoro, yang menulis untuk Asiaweek pada tahun 2000, menghubungi empat organisasi non-pemerintah yang berbeda, termasuk TAPOL di London; Solidamor di Jakarta; Yayasan HAK, yang berkantor pusat di Dili; dan East Timor Action Network (ETAN) di New York, dan mereka tidak dapat memberikan laporan saksi mata, transkrip komunikasi yang disadap, dokumen yang bocor, atau apa pun yang dapat membuktikan keterlibatan Prabowo.[35][38]

Pada tahun 1985 Prabowo Subianto mengikuti Kursus Perwira Infanteri Tingkat Lanjut di Fort Bragg, di Amerika Serikat untuk pelatihan komando.[39] Pada awal tahun 1990-an, sebagai Panglima Kopassus Grup 3, Mayor Jenderal Prabowo berusaha menumpas gerakan kemerdekaan Timor Timur dengan menggunakan pasukan tidak teratur yang disebut geng "ninja", berkerudung berpakaian hitam dan beroperasi pada malam hari. Sementara, di kota-kota besar dan desa-desa, milisi dilatih dan diarahkan oleh komandan Kopassus. Pelanggaran hak asasi manusia meningkat. Kampanye Angkatan Darat tahun 1997 disebut Operasi Pemberantasan.[40]

Pada tahun 1996, Prabowo Subianto memimpin Operasi Mapenduma di daerah pegunungan Papua. Tujuan dari operasi tersebut adalah pembebasan 11 peneliti ilmiah yang disandera oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM). Para peneliti tersebut adalah lima orang Indonesia, empat orang Inggris, satu orang Belanda dan istrinya yang sedang hamil asal Jerman. Dua sandera laki-laki asal Indonesia tewas sesaat sebelum operasi penyelamatan. Misi tersebut melibatkan dukungan rahasia dari Atase Militer Inggris dan veteran SAS Kolonel Ivor Helberg.[41] Setelah pemindahan sandera, Kopassus di bawah pimpinan Prabowo Subianto memulai kampanye pembalasan terhadap desa-desa yang dianggap mendukung OPM, dalam satu insiden di desa Geselema yang menyerang penduduk desa dengan helikopter militer yang menyamar sebagai helikopter Palang Merah.[42]
Pada tanggal 20 Maret 1998, Prabowo Subianto diangkat menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang beranggotakan 27.000 orang, yang juga pernah dipimpin oleh mertuanya, Soeharto pada tahun 1965[43] Selama karier militernya, ia mendapat julukan "08" dan "Pandu" masing-masing dari Kopassus dan Kostrad.[44]
Kurang dari tiga bulan setelah pengangkatannya sebagai Panglima Kostrad, pada hari pertama kerusuhan Mei 1998, Prabowo Subianto mendesak Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, Jenderal Wiranto, untuk mengizinkan dia membawa unit Cadangan Strategisnya dari luar Jakarta ke kota untuk membantu memulihkan ketertiban.[45] Ratusan orang yang dilatih oleh Kopassus (mantan komando Prabowo) diterbangkan dari Dili ke Yogyakarta dengan pesawat carteran, dan kemudian ke Jakarta dengan kereta api.[46] Prabowo Subianto secara terbuka mendesak masyarakat Indonesia untuk bergabung dengannya melawan “pengkhianat bangsa”.[47] Pada pagi hari tanggal 14 Mei, pasukan Kopassus mengawal preman muda dari Lampung di Sumatera bagian selatan menuju ibu kota.[48] Oleh karena itu, Prabowo Subianto dituduh menggunakan para kenalannya di komando sebelumnya untuk mengimpor dan menciptakan masalah, sementara Wiranto menolak memberikan izin kepada komando Prabowo saat ini, Kostrad, untuk memadamkan masalah yang ada, sejalan dengan taktik klasik Jawa untuk menimbulkan kekacauan guna menyaingi dan/atau merebut kekuasaan.[46]
Pasukan di bawah komando Prabowo menculik dan menyiksa setidaknya sembilan aktivis demokrasi pada bulan-bulan sebelum kerusuhan Mei 1998 di Indonesia.[49] Dalam salah satu kesaksian Andi Arief, seorang mantan tahanan, ia bercerita tentang penyiksaan selama berhari-hari di sebuah lokasi yang tidak diketahui letaknya, diduga sebuah kamp militer yang sebagian besar waktunya dihabiskan dengan mata tertutup, dan dipaksa untuk menjawab pertanyaan berulang-ulang, terutama mengenai aktivitas politik mereka. Penganiayaan tersebut termasuk dipukul, diteror secara fisik dan mental, serta disetrum.[50] Meskipun begitu, pada tahun 2009, dua dari sembilan orang tersebut menjadi kandidat Gerindra, partai politik yang mendukung Prabowo, dan seorang lagi menjabat sebagai penasihat medianya.[51] Pada tahun 2024, enam dari sembilan orang yang diculik (termasuk Arief) bekerja untuk Prabowo dan mendukungnya untuk menjadi presiden.[52] Prabowo Subianto juga dicurigai mengorganisasi penculikan 13 orang aktivis lainnya (semuanya masih "hilang") antara Februari 1997 dan Mei 1998.[53]
Investigasi yang dilakukan selanjutnya terhadap kerusuhan bulan Mei mengungkapkan bahwa kekerasan di Jakarta adalah hasil pergulatan internal elit militer untuk menjadi penerus Soeharto.[54] Banyak yang percaya bahwa Prabowo Subianto, sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), berusaha menjadi penerus mertuanya dan mendambakan posisi Panglima Angkatan Bersenjata yang dijabat oleh Jenderal Wiranto, yang diunggulkan untuk menggantikan Soeharto. Bersama Panglima Komando Operasi Jakarta Raya (Pangkoops Jaya) Mayjen Sjafrie Sjamsoeddin, Prabowo Subianto bertujuan untuk meneror penentang pemerintah dan menunjukkan bahwa Wiranto adalah "seorang komandan yang tidak kompeten dan tidak dapat mengendalikan kekacauan".[55][56] Selama bulan Agustus dan September, tim pencari fakta mewawancarai Prabowo Subianto, Sjafrie, dan komandan militer lainnya mengenai pergerakan mereka selama kerusuhan Jakarta. Prabowo Subianto menegaskan bahwa dia tidak yakin dengan persisnya pergerakan pasukan militer di ibu kota dan menyerahkan hal tersebut kepada Sjafrie.[57] Dalam laporan akhirnya, tim pencari fakta menduga bahwa pada malam tanggal 14 Mei, Prabowo bertemu dengan beberapa tokoh Angkatan Bersenjata dan tokoh sipil terkemuka di markas Kostrad untuk membahas pengorganisasian kekerasan tersebut.[58] Namun hal ini kemudian dibantah oleh beberapa orang yang hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk pengacara hak asasi manusia terkemuka Adnan Buyung Nasution dan anggota Tim Gabungan Pencari Fakta, Bambang Widjojanto.[59] Kesaksian selanjutnya dari Prabowo Subianto[60] pada tahun-tahun setelah penyelidikan bertentangan dengan laporan tim dan menimbulkan skeptisisme terhadap tuduhan tim.[61]
Pada 21 Mei 1998, Suharto mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan presiden dan Wakil Presiden B. J. Habibie mengambil alih jabatan presiden. Pada sore hari setelah pelantikan Habibie sebagai presiden, Prabowo menuntut agar Habibie diangkat sebagai komandan angkatan darat menggantikan Wiranto. Namun, Habibie dan Wiranto justru memecat Prabowo dari jabatannya sebagai komandan Kostrad, dan keesokan harinya, mengumumkan pengangkatan Wiranto sebagai menteri pertahanan dan keamanan serta komandan Tentara Nasional Indonesia, yang mengakibatkan pemecatan Prabowo. Ada dua versi tentang bagaimana hal ini terjadi: versi pertama menyatakan bahwa Prabowo yang marah pergi ke Istana Kepresidenan membawa senjata dan truk bersama pasukan Kostrad-nya. Karena dicegah memasuki kantor Habibie, ia pergi ke Soeharto, yang malah menegurnya.[62][63][64] Sementara itu, versi lain menyebutkan bahwa Prabowo diberhentikan dari jabatannya karena ia dicurigai akan melakukan kudeta terhadap Habibie.[65] Dikatakan bahwa setelah pelantikan Habibie, Wiranto melaporkan bahwa terdapat pergerakan dari pasukan Kostrad yang terkonsentrasi di sekitar kediaman Habibie. Habibie kemudian memerintahkan untuk memberhentikan Prabowo dari jabatannya tepat sebelum matahari terbenam pada hari itu juga.[66][67][68] Bagaimanapun, Prabowo kemudian dikunjungi oleh Wiranto di rumahnya pada akhir pekan tanggal 23 atau 24 Mei dan kemudian ditugaskan kembali ke peran non-tempur di Sekolah Staf Umum dan Komando Angkatan Bersenjata di Bandung.[69]
Setelah penyelidikan ABRI, pada bulan Agustus 1998, Dewan Kehormatan Perwira memutuskan bahwa Prabowo bersalah karena "salah menafsirkan perintah" dalam penculikan sembilan aktivis anti-Soeharto pada tahun 1998.[70] Prabowo Subianto mengaku bertanggung jawab atas penculikan sembilan aktivis tersebut,[71] dan diberhentikan dengan hormat dari dinas militer pada bulan November.[72] Dia dan Wiranto membantah pemecatan itu akibat tindakan disiplin.[73] Kemudian dia pergi ke pengasingan sukarela di Yordania[73] di mana dia mengenal Raja Abdullah II muda yang baru di negara itu sebagai sesama komandan pasukan khusus.[71] Dalam wawancara dengan majalah Asiaweek pada tahun 2000, Prabowo Subianto berkata, "Saya tidak pernah mengancam Habibie. Saya tidak berada di balik kerusuhan. Itu kebohongan besar. Saya tidak pernah mengkhianati Soeharto. Saya tidak pernah mengkhianati Habibie. Saya tidak pernah mengkhianati negara saya. Ada kelompok tertentu yang ingin menjadikan saya kambing hitam, mungkin untuk menyembunyikan keterlibatan mereka."[70] Kelompok hak asasi manusia telah lama mempertanyakan kelayakan Prabowo untuk mencalonkan diri sebagai presiden, dengan menyatakan bahwa ia diberhentikan dari Angkatan Darat pada bulan Agustus 1998[a] karena "salah menafsirkan perintah" dalam penculikan aktivis demokrasi. Meskipun pernyataan tersebut merupakan pernyataan resmi militer, para pengamat telah lama meyakini bahwa hal tersebut merupakan sebuah konspirasi kudeta yang membuat Prabowo, yang saat itu menjabat sebagai Pangkostrad, memberikan perintahnya.[74]
Sebagai Calon Presiden di tahun 2014, masa lalu Prabowo kembali menjadi sorotan, dengan banyak organisasi menyerukan agar ia mundur. Pada tanggal 19 April, ia dikritik oleh seorang penyair bernama Fahmi Habcyi yang mengaitkannya dengan hilangnya Widji Thukul dan mendesaknya untuk mengembalikan Thukul karena istrinya sangat terpukul dan berharap suaminya kembali.[75] Koalisi yang terdiri dari Imparsial, Kontras, Setara Institute, dan Kelompok Kerja Hak Asasi Manusia (HRWG), yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Lupa, mengunjungi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Jakarta pada 7 Mei 2014 untuk mendesak komisi tersebut menyelidiki kembali Prabowo Subianto.[76] Laporan tanggal 27 Juni 2014 mengindikasikan bahwa seorang jurnalis investigasi, Allan Nairn, telah diancam akan ditangkap "karena mengungkap peran mantan jenderal tersebut dalam pelanggaran hak asasi manusia."[77]
Saat debat capres 2024 tanggal 12 Desember 2023, secara tersirat Prabowo mengaku telah melakukan penculikan Budiman Sudjatmiko, yang merupakan pelanggaran HAM, kemudian Sudjatmiko menjadi salah satu juru bicaranya.[78] Sebelum debat, Prabowo juga mengaku kepada Sudjatmiko, bahwa dirinya telah membebaskan seluruh aktivis yang diculiknya tetapi tidak mengetahui nasib mereka setelah dibebaskan.[79] Menjelaskan keputusannya, Budiman mengklaim orang-orang berubah setelah 25 tahun, baik dia maupun Prabowo “bergerak ke tengah.”[52] Maria Catarina Sumarsih, yang putranya ditembak mati dalam penembakan Semanggi pada 13 November 1998, mengatakan bahwa Prabowo bertanggung jawab atas tragedi tersebut.[80]
Setelah keluar dari militer, Prabowo bergabung dengan bisnis saudaranya Hashim Djojohadikusumo. Ia membeli Kiani Kertas, sebuah perusahaan pulp kertas dan perkebunan yang berbasis di Mangkajang, Kalimantan Timur.[81] Sebelumnya, Kiani Kertas dimiliki oleh Bob Hasan, pengusaha yang dekat dengan Presiden Soeharto.[81] Saat ini, Grup Nusantara milik Prabowo menguasai 27 perusahaan di Indonesia dan luar negeri. Perusahaan-perusahaan yang diusung Prabowo antara lain adalah Nusantara Energy (minyak dan gas alam, batu bara), Tidar Kerinci Agung (perkebunan kelapa sawit), dan Jaladri Nusantara (industri perikanan).[82]
Prabowo Subianto mengganti nama Kiani Kertas menjadi Kertas Nusantara. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1990 dan merupakan bagian dari Nusantara Energy. Ia menguasai area seluas 3.400 hektar yang digunakan untuk pabrik kertas, perumahan karyawan, sekolah swasta, dan berbagai fasilitas perusahaan.[83] Kiani telah dianugerahi status ISO 900–2005 sebagai salah satu perusahaan manajemen kualitas tertinggi. Kiani Kertas dikabarkan mengalami kesulitan keuangan, dan pada awal tahun 2014, para pekerja turun ke jalan untuk menuntut upah mereka yang belum dibayarkan selama lima bulan.[84]
Prabowo Subianto adalah calon presiden terkaya pada pemilu 2009, dengan kekayaan Rp 1,5 triliun (sekitar US$150 juta) dan US$7,5 juta.[85]
Pada tahun 2007, PT Ridlatama, yang pemegang saham mayoritasnya adalah Churchill PLC yang berbasis di Inggris, melakukan survei geologi di Kalimantan Timur untuk batubara. Dua bulan setelah survei tersebut menghasilkan hasil positif, pejabat Kutai Timur memberikan izin pertambangan kepada Nusantara Energy (anak perusahaan Nusantara Group, sebuah konglomerat milik keluarga Prabowo) untuk beroperasi di area yang disurvei oleh Ridlatama. Pada tahun 2010, izin Ridlatama dicabut, yang secara efektif menyelesaikan pengambilalihan operasi Churchill oleh Nusantara. Churchill mengajukan banding ke Mahkamah Agung Indonesia tetapi kalah dalam kasus tersebut. Pada tahun 2012, Churchill mengajukan gugatan terhadap pemerintah Indonesia di Pusat Internasional untuk Penyelesaian Sengketa Investasi (ICSID), menuntut kompensasi sebesar US$2 miliar. Indonesia berpendapat bahwa ICSID tidak memiliki wewenang untuk melakukan arbitrase. Pada tahun 2014, ICSID memutuskan bahwa mereka memiliki wewenang dan kasus tersebut masih berlangsung.[86][87][88][89]
Pada tahun 2014, Bupati Kutai Timur, Isran Noor, secara terbuka mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden.[90] Dia juga mempertimbangkan untuk mengajukan tuntutan pidana terhadap Churchill, dengan tuduhan bahwa Churchill memalsukan izinnya.[91]
Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) didirikan pada tahun 1973 untuk mengadvokasi hak-hak petani. Prabowo Subianto terpilih sebagai Presiden HKTI pada 5 Desember 2004,[92][93] dan dia diangkat kembali pada tahun 2010 untuk masa jabatan kedua.[94]
Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional Indonesia (APPSI) adalah organisasi nirlaba yang memperjuangkan kesejahteraan para pedagang di pasar tradisional Indonesia. Prabowo terpilih sebagai presiden APPSI pada tahun 2008.[95] Sebagai ketua organisasi tersebut, Prabowo sering menyerukan pemerintah untuk membatasi hypermarket dengan mengatur jaraknya agar tidak merugikan pedagang kecil. "Selama ini, pedagang pasar tradisional selalu diabaikan, sehingga ketika pasar modern didirikan, pemilik modal pedagang pasar harus rela dibubarkan karena pembongkaran," kata Prabowo.[96]

Pencak silat adalah salah satu seni bela diri tradisional Indonesia. Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) mengawasi regulasi olahraga di Indonesia, membina atlet, dan menyelenggarakan turnamen. Prabowo terpilih sebagai presiden IPSI pada tahun 2004 dan terpilih kembali pada tahun 2012 untuk masa jabatan ketiga berturut-turut.[97]
Pada SEA Games 2011 di Jakarta, olahraga pencak silat berhasil menjadi juara umum dengan menjuarai 9 dari 18 nomor yang dipertandingkan.[98] Kepemimpinan Prabowo sangat mengesankan di Asian Games 2018, di mana pencak silat berhasil menyumbang 14 dari 31 medali emas yang diraih kontingen Indonesia. Prabowo Subianto juga merupakan Presiden Federasi Pencak Silat Internasional (IPSF).[99]
Layanan Advokasi Indonesia untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) wilayah Nusa Tenggara Timur menilai Prabowo berperan besar dalam bebasnya Wilfrida Soik dari hukuman mati di Pengadilan Kota Bahru, Kelantan, Malaysia.[100] Prabowo menunjuk pengacara Malaysia Tan Sri Mohammad Syafei untuk membela Wilfrida Soik. Wilfrida merupakan TKI asal Nusa Tenggara Timur yang dikirim secara ilegal. Wilfrida dijatuhi hukuman mati karena membunuh majikannya, Yeap Seok Pen, pada 7 Desember 2010.[101]
Menggunakan koneksinya dengan Presiden Soeharto, Prabowo Subianto dan saudaranya berupaya membungkam kritik jurnalistik dan politik pada tahun 1990an. Hashim tidak berhasil menekan Goenawan Mohamad untuk menjual majalah Tempo miliknya yang dikenal blak-blakan.[102] Prabowo pernah mengundang tokoh agama, Abdurrahman Wahid, ke markas batalionnya pada tahun 1992 dan memperingatkan dia untuk tetap berpegang pada agama dan menjauhi politik, atau Abdurrahman Wahid akan menghadapi tindakan yang tidak diinginkan jika dia terus menerus menentang presiden.[103] Ia kemudian memperingatkan intelektual Nurcholish Madjid (Cak Nur) untuk mengundurkan diri dari KIPP, unit pemantau pemilu yang dibentuk oleh Goenawan Mohamad. Tindakannya dikecam oleh Panglima ABRI, Feisal Tanjung sebagai tindakan yang "jelas inkonstitusional".[104]
Pada tahun 2004, Prabowo Subianto adalah salah satu dari lima pesaing dalam Konvensi Calon Presiden Partai Golongan Karya yang bersaing untuk menjadi calon presiden dari partai Golkar. Ia memperoleh jumlah suara terendah, hanya 39, dan tersingkir di putaran pertama.[105] Pemungutan suara putaran kedua dimenangkan oleh Wiranto. Setelah menempati posisi terakhir dalam konvensi partai, Prabowo menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Golkar hingga mengundurkan diri pada 12 Juli 2008.
Pada bulan Februari 2008, lingkaran dalam Prabowo, termasuk Fadli Zon, Muchdi Purwoprandjono, dan adik laki-laki Prabowo Hashim Djojohadikusumo, bersama beberapa orang lainnya mendirikan Partai Gerindra. Prabowo menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Ia kemudian diangkat menjadi ketua umum partai tersebut setelah kematian ketua partai sebelumnya, Suhardi, pada tahun 2014.[106]
Pada 9 Mei 2008, Partai Gerindra menyatakan keinginannya untuk mencalonkan Prabowo menjadi calon presiden pada Pemilu 2009 saat mereka menyerahkan berkas pendaftaran untuk ikut Pemilu 2009 pada KPU.[107] Namun, setelah memenangkan 26 dari 560 kursi di parlemen Indonesia, partai tersebut tidak memiliki jumlah kursi yang dibutuhkan, dan Prabowo mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri, putri presiden pertama Indonesia Soekarno. Prabowo dan Megawati menandatangani Perjanjian Batu Tulis yang menyatakan bahwa:[108]
Pasangan ini, yang dalam bahasa sehari-hari disebut oleh media Indonesia sebagai Mega–Pro, memperoleh 27% suara dan kalah dari Susilo Bambang Yudhoyono dan pasangannya, ekonom Boediono.[109] Hasil perhitungan manual KPU yang diumumkan pada 25 Juli 2009 tidak jauh berbeda dengan hasil quick count. Megawati dan Prabowo tak hadir saat pengumuman penghitungan resmi tersebut padahal Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden mengamanatkan setiap pasangan calon untuk hadir dalam menentukan hasil resmi pemilihan presiden.[110]
Pada bulan November 2011, Prabowo Subianto mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri dalam Pemilihan umum Presiden 2014.[10] Survei yang diterbitkan oleh Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis)[111] dan oleh Lembaga Survei Indonesia yang diterbitkan pada tanggal 23 Februari 2012[112] memberinya keunggulan, tetapi para pengamat dan aktivis meragukan hasil survey tersebut.[113]
Pada bulan Maret 2012, Gerindra menunjuk Prabowo Subianto sebagai calon presiden tahun 2014.[114] Slogan partai tersebut kemudian diubah menjadi "Gerindra Menang Prabowo Presiden".[115] Prabowo Subianto mengatakan dia akan menjalankan pemerintahan yang ramah investasi jika dia menang dan Indonesia membutuhkan lebih banyak eksplorasi energi. Lebih jauh lagi, ia mengatakan bahwa ia telah melakukan kontak erat dengan serikat pekerja dan yakin bahwa meningkatnya ketidakpuasan pekerja dapat diatasi dengan anggaran nasional yang bijaksana.[116] Ia berjanji akan menggunakan efisiensi gaya militer untuk mendorong proyek-proyek infrastruktur yang tertunda secara kronis, serta menciptakan lapangan kerja di wilayah terpencil di nusantara dengan meningkatkan produktivitas pertanian.[117] Pilar lain dari platform Prabowo adalah bahwa ia sangat sekuler, dan partainya berencana melindungi hak-hak kelompok agama minoritas di negara mayoritas Muslim tersebut.[117]
Berdasarkan berbagai hitung cepat setelah Pemilu legislatif 9 April, Gerindra berada di posisi ketiga, menempatkan Prabowo Subianto sebagai salah satu dari dua calon presiden terkemuka pada pemilu yang akan diadakan pada tanggal 9 Juli, selain Gubernur Jakarta, Joko Widodo.[118] Pada hari Selasa, 20 Mei 2014, Golkar, bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Bulan Bintang (PBB), secara resmi mendukung Prabowo untuk mencalonkan diri dalam pemilihan presiden tahun 2014; koalisi mengumpulkan 48,9% suara dan 52,1 kursi di parlemen.[119] Sehari sebelumnya, Prabowo telah memilih mantan Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa sebagai pasangan wakil presidennya.[120]

Pada tanggal 22 Juli 2014, hari ketika KPU mengumumkan penghitungan resminya, Prabowo Subianto mengundurkan diri dari pencalonan setelah bersikeras untuk menang sejak penghitungan cepat pertama dirilis, meskipun mayoritas menunjukkan bahwa Jokowi unggul. Ia mengaitkan penarikan diri ini dengan “kegagalan Indonesia dalam menjalankan tugasnya terhadap demokrasi” karena “kecurangan besar-besaran yang terstruktur dan sistematis”[121] dan menyatakan bahwa ia dan Hatta "menggunakan hak konstitusional kami untuk menolak pemilihan presiden dan menyatakannya inkonstitusional".[122] Pidatonya yang disiarkan secara langsung menyiratkan bahwa ia akan menggugat hasil tersebut ke Mahkamah Konstitusi.[121] Laporan selanjutnya menunjukkan adanya kebingungan mengenai apakah Prabowo Subianto mengundurkan diri dari pemilu atau sekadar menolak penghitungan suara.[123]
Menurut Douglas Ramage dari Bower's Asia Group yang berbasis di Jakarta, ini adalah pertama kalinya sejak Era Reformasi yang dimulai pada tahun 1998, legitimasi suatu pemilu dipertanyakan; dia menyatakan bahwa Indomesia telah memasuki "wilayah yang belum dipetakan".[122] Legalitas gugatan terhadap Prabowo Subianto patut dipertanyakan, karena jika ia mengundurkan diri, ia tidak lagi dianggap sebagai calon presiden.[122] Jika dia bisa membuat gugatan tersebut, menurut The Jakarta Post, jarak antara keduanya sudah cukup untuk membuat gugatan tersebut menjadi sulit diproses.[124] Berdasarkan undang-undang pemilihan presiden, Prabowo dapat menghadapi hukuman penjara hingga enam tahun dan denda 100 miliar rupiah (US$10 juta) karena mengundurkan diri.[121][122] Malamnya, Joko Widodo resmi diumumkan sebagai presiden dan mulai mendapat ucapan selamat dari para pemimpin dunia.[125]
Setelah pengumuman tersebut, nilai Rupiah Indonesia turun sebesar 0,3%, dan JSX Composite turun sebesar 0,9%.[123] Para pengamat membantah tuduhan kecurangan yang dilontarkan oleh Prabowo, dan berpendapat bahwa pemilu tersebut “secara umum adil dan bebas”; Maswadi Rauf dari Universitas Indonesia menyatakan bahwa "tidak ada tanda-tanda kecurangan yang signifikan", dan mundurnya Prabowo hanya mencerminkan "sikap nyata para elit, yang belum siap menerima kekalahan".[126] Pada tanggal 21 Agustus 2014, Mahkamah Konstitusi Indonesia menolak klaim kecurangan yang diajukam olehnya, dan membenarkan kekalahannya dalam pemilu.[127]
Pada 12 April 2018, Prabowo Subianto mengumumkan bahwa ia akan ikut serta dalam Pemilihan Presiden 2019 jika ia dapat memperoleh dukungan yang cukup dari partai politik lain.[128] Media di Indonesia sempat berspekulasi apakah Prabowo Subianto akan menjadi calon presiden atau "king-maker" yang memberikan dukungannya kepada calon lain.[129] Adik laki-laki Prabowo, Hashim, pada Maret 2018 mengatakan faktor kesehatan dan logistik harus dipertimbangkan sebelum partai mengumumkan calon presiden.[130]
Pada bulan April 2018, John McBeth melaporkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan telah mengadakan serangkaian pertemuan dengan Prabowo Subianto, yang puncaknya adalah usulan pasangan gabungan Jokowi-Prabowo untuk pemilu 2019. Luhut dilaporkan kehilangan semangatnya setelah Prabowo diduga menyatakan ingin memimpin militer dan mendapatkan tujuh kursi di kabinet baru.[131] Fadli Zon membantah Luhut dan menyatakan bahwa Prabowo hanya membahas politik, dan mengeklaim bahwa mereka hanya berbicara tentang langkah ekonomi Eropa dengan tujuan untuk membatasi impor minyak sawit Indonesia. Pejabat Gerindra Andre Rosiade pun menepis laporan tersebut dan menyebutnya sebagai hoaks.[132]

Pada tanggal 10 Agustus 2018, Prabowo Subianto mendaftar di kantor KPU untuk pemilihan presiden tahun 2019 melawan Joko Widodo, dengan Sandiaga Uno sebagai pasangannya dan dengan dukungan dari Gerindra, PKS, PAN, Partai Demokrat dan Partai Berkarya.[12] Partai Demokrat pada awalnya menginginkan agar Prabowo Subianto memilih Agus Harimurti Yudhoyono sebagai pasangannya.[133] Setelah pemilu, 'penghitungan cepat' yang dilakukan di TPS oleh lembaga-lembaga independen yang diberi wewenang oleh pemerintah menunjukkan bahwa Jokowi menang dengan selisih sekitar 10%, tetapi Prabowo Subianto mengeklaim kemenangan, dan bersikeras bahwa penghitungan sebenarnya yang dilakukan pihaknya menunjukkan bahwa ia memperoleh 62% suara. pemungutan suara.[134] Klaimnya yang tidak berdasar mengenai kecurangan yang meluas mendorong para pendukungnya melakukan protes di Jakarta, yang mengakibatkan kerusuhan yang menyebabkan delapan orang tewas dan 737 orang luka-luka.[135][136] Mahkamah Konstitusi pada Juni 2019 dengan suara bulat menolak permohonan banding Prabowo terhadap hasil pemilu.[137]
Pada 14 Juli 2019, Prabowo akhirnya mengakui kekalahannya kepada Jokowi dalam perjalanan kereta di MRT Jakarta, mengucapkan selamat kepada Jokowi dan meminta maaf karena telah mengkritiknya selama masa kampanye, yang menuai kritik dari para pendukungnya yang kecewa dan menyatakan bahwa Prabowo seharusnya tetap menjadi bagian dari oposisi.[138][139] Partainya sendiri, Gerindra, akhirnya bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju milik Jokowi pada tanggal 21 Oktober 2019 dan Prabowo sendiri ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan pada tanggal 23 Oktober 2019, sehingga bergabung dengan kabinet Jokowi.[140][141]
Pada tanggal 7 Januari 2023, Prabowo Subianto kembali meluncurkan kampanye presiden ketiganya untuk Pemilihan Presiden 2024.[142] Ia mencalonkan diri sebagai presiden, bersama dengan Gibran Rakabuming Raka (putra tertua Joko Widodo, mantan Presiden Indonesia), sebagai calon wakil presidennya. Baik dia maupun Gibran mendaftar di kantor KPU pada 25 Oktober 2023 dengan dukungan Gerindra, Golkar, PAN, PBB, Partai Demokrat, Partai Gelora, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Garuda.[143] Baik dia maupun pencalonan Gibran digugat di Mahkamah Konstitusi karena persyaratan usia. Dalam kasus Prabowo, ia digugat karena usianya yang sudah lanjut (Prabowo berusia 71 tahun saat mengumumkan pencalonannya) dan telah mengumumkan pencalonannya untuk ketiga kalinya.[144] Mahkamah Agung memutuskan untuk menolak gugatan tersebut.[145]
Pada bulan November 2023, Prabowo Subianto menyerukan “penyeimbangan kembali” dalam beberapa dekade terakhir, Indonesia memandang ke arah Barat; sekarang mereka harus belajar dari Timur seperti Tiongkok, India, Jepang dan Korea Selatan.[146] Prabowo menyambut baik gagasan Indonesia bergabung dengan BRICS jika hal tersebut menguntungkan perekonomian Indonesia, dengan alasan sifat BRICS sebagai blok ekonomi, bukan blok geopolitik.[147]
Pada 14 Februari 2024, dalam laporan tidak resmi, Prabowo berhasil memimpin tiga jalur suara dengan memperoleh 58% suara.[148] Hal ini berujung pada pernyataan The New York Times yang menulis bahwa demokrasi di Indonesia terancam ditinggalkan.[148] Prabowo kemudian memenangkan penghitungan cepat yang dilakukan oleh semua survei dan menyerukan persatuan sambil berjanji menjadi presiden bagi seluruh rakyat Indonesia dan akan membentuk pemerintahan yang akan dipimpin oleh “putra dan putri terbaik Indonesia”.[149] Meski begitu, ia juga berpesan kepada para pendukungnya untuk tenang tetapi hati-hati menunggu hasil resmi dari KPU.[149]
Pada tanggal 20 Maret 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan kemenangan Prabowo, setelah memperoleh lebih dari 96 juta suara. Prabowo dan calon wakil presidennya, Gibran Rakabuming, dilantik pada 20 Oktober 2024.[150]
Pada 22 April 2024, Mahkamah Konstitusi menolak seluruh gugatan hukum terhadap hasil pemilu presiden, sehingga KPU dapat menyatakan pasangan Prabowo-Gibran sebagai pemenang.[151][152][153]


Pada 23 Oktober 2019, Prabowo dilantik sebagai Menteri Pertahanan Indonesia oleh Presiden Joko Widodo.[140] Ia dibantu oleh Sakti Wahyu Trenggono sebagai Wakil Menteri Pertahanan. Menurut Jokowi, Prabowo mendapatkan pekerjaan itu karena "Memang, ia memiliki banyak pengalaman di sana."[154] Jokowi mengklarifikasi keputusannya menunjuk Prabowo adalah untuk membangun “demokrasi yang berbasis gotong royong” dan mengatakan itu demi kebaikan negara.[155] sedangkan Prabowo menyatakan keinginannya untuk menjabat dan keputusannya menerima pengangkatan tersebut adalah demi menjaga persatuan bangsa.[156]
Tak lama setelah pelantikannya, Prabowo mulai mengadvokasi doktrin "perang total rakyat" untuk pertahanan nasional Indonesia.[157] Menyadari hal ini, ia membentuk Komponen Cadangan pada 7 Oktober 2021 dan menunjuk presenter TV Deddy Corbuzier sebagai duta komponen cadangan untuk meningkatkan perekrutan.[158]
Mengingat beberapa peralatan TNI sudah tua, Prabowo telah berupaya untuk terus memodernisasi kemampuan militer. Ia percaya bahwa perencanaan jangka panjang, berdasarkan asumsi anggaran pertahanan tetap sebesar 0,8% dari PDB Indonesia, akan memungkinkan Indonesia untuk membeli senjata paling canggih dan membangun industri pertahanan dalam negeri.[159] Rencana yang muncul ke publik tak lama setelah tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala, menjadi perdebatan hangat karena angka yang diajukan mencapai Rp 1.700 triliun (Rp 1,7 kuadriliun) atau Rp 68 triliun per tahun.[160]

Prabowo memanfaatkan kepastian anggaran pertahanan untuk memperoleh persenjataan canggih yang belum pernah dimiliki TNI sebelumnya. Ia berencana untuk secara signifikan memperluas kapasitas produksi amunisi domestik Indonesia, karena kemampuan produksi negara saat ini hanya 450 juta butir per tahun, padahal permintaan tahunan mencapai satu miliar butir.[161] Untuk Angkatan Udara Indonesia, Prabowo ingin memperkuat militer Indonesia dengan mengakuisisi pesawat tempur baru seperti General Dynamics F-16 Fighting Falcon dan Dassault Rafale dari AS dan Prancis[162] sekaligus membeli pesawat angkut baru seperti Airbus A400M Atlas dan yang lebih baru Lockheed Martin C-130J Super Hercules. Untuk Angkatan Laut Indonesia, Prabowo menandatangani kontrak untuk kombatan permukaan yang lebih baru seperti Arrowhead 140 dan FREMM[163][164] sambil menjajaki kemungkinan produksi lokal pada kapal selam kelas Scorpène di bawah PAL Indonesia.[165] Ia juga memesan 500 Pindad Maung kendaraan utilitas ringan pada tahun 2020.[166]
Ia juga memimpin upaya renegosiasi mengenai pembayaran program pesawat tempur KAI KF-21 Boramae setelah pendahulunya, Ryamizard Ryacudu menghentikan pembayaran saham Indonesia dalam program tersebut.[167] Ia kemudian menghadiri peluncuran prototipe pesawat tersebut bersama dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mewakili Indonesia.[168]
Pada tanggal 20 April 2022, bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Prabowo memperkuat industri pertahanan Indonesia dengan melakukan konsolidasi PT Len, Pindad, PAL Indonesia, Dirgantara Indonesia dan PT Dahana menjadi satu holding, Defend ID.[169]
Pada tahun 2020, Prabowo ditunjuk oleh Jokowi untuk memimpin program kawasan pangan nasional. Alasan Jokowi menunjuk Prabowo adalah karena sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo juga memainkan peran penting dalam melaksanakan proyek-proyek strategis seperti penyimpanan pangan. Pengembangan lumbung pangan di Kalimantan Tengah dimulai pada pertengahan tahun 2020, memanfaatkan sawah yang ada seluas sekitar 30.000 hektar, dengan 10.000 hektar berada di Kabupaten Pulang Pisau dan 20.000 hektar di Kabupaten Kapuas. Pada tahun 2021, proyek ini akan diperluas menjadi 44.135 hektar.[170] Meskipun Prabowo terpilih sebagai pemimpin proyek, ia menekankan bahwa Kementerian Pertahanan hanya akan berperan sebagai pendukung dalam pekerjaan kawasan pangan tersebut, sementara Kementerian Pertanian akan berperan sebagai pemimpin, yang menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci keberhasilan proyek ini. Hal ini mencerminkan sinergi antara sektor pertanian dan pertahanan dalam upaya mencapai keberlanjutan dan ketahanan pangan nasional.[170]

Dalam 100 hari pertamanya sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo mengunjungi 8 negara untuk bertemu dengan Menteri Pertahanan Malaysia, Thailand, Turki, Tiongkok, Jepang, Filipina, dan Prancis untuk memperkuat hubungan militer.[171][172]
Prabowo juga berupaya membantu perusahaan pertahanan milik negara untuk mengekspor produk mereka ke luar negeri. Ia berhasil membantu Indonesian Aerospace mengekspor pesawat CN-235 ke Senegal dan mengekspor pesawat NC-212i ke Thailand,[173] serta membantu PAL Indonesia mengekspor kapal perang jenis dok platform pendaratan ke Angkatan Laut Filipina.[174]
Pada Agustus 2024, Prabowo dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan perjanjian kerja sama pertahanan baru untuk memperkuat hubungan keamanan Australia–Indonesia.[175]

Menyusul insiden pada akhir tahun 2019 di mana kapal-kapal Tiongkok melanggar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di lepas pantai Kepulauan Natuna, Prabowo Subianto menyerukan tanggapan yang hati-hati, dengan menyebut Tiongkok sebagai "negara sahabat".[176] Dia juga memerintahkan pengerahan kapal angkatan laut tambahan di wilayah tersebut sebagai tanggapan atas insiden tersebut.[177] Meskipun kontroversi atas ketidakpeduliannya terhadap Pulau Natuna berbeda dengan pidatonya yang berapi-api tentang kekuatan asing selama pemilu 2019,[178] jajak pendapat oleh Indo Barometer pada awal Januari menunjukkan bahwa Prabowo adalah menteri paling populer di kabinet Jokowi.[179]
Saat ditanya mengenai situasi Laut Tiongkok Selatan dalam sesi Dialog IISS Shangri-La pada 14 Juni 2022, Prabowo menjawab Indonesia menghormati kepentingan semua negara yang terlibat di kawasan. Ia kemudian mengutip Nelson Mandela bahwa "musuhmu tidak boleh menjadi musuh kami juga".[180] Sebagai reaksi terhadap pembentukan AUKUS dan rencana Australia untuk memperoleh kapal selam nuklir, Prabowo berpendapat bahwa aliansi tersebut dibentuk atas dasar pertahanan dan berada di bawah hak kedaulatan Australia, Inggris, dan AS.[181]
Departemen Pertahanan AS mengatakan bahwa baik Menteri Lloyd Austin maupun Menteri Prabowo memandang agresi Tiongkok di Laut China Selatan tidak sesuai dengan hukum internasional. Pernyataan ini kemudian dibantah oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin sebagai kebohongan, dengan mengklaim Prabowo tidak pernah mengatakan hal itu ketika kedutaan besar Tiongkok menghubungi kantor pers Kementerian Pertahanan.[182] Prabowo sendiri kemudian membantah pernyataan AS tersebut, menyatakan bahwa tidak ada pernyataan bersama maupun konferensi pers terkait masalah ini dan menyatakan bahwa Indonesia memiliki hubungan baik dengan China, AS, dan Rusia serta menghormati kepentingan mereka, dan menegaskan pendirian Indonesia yang non-blok.[183]
Dalam debat capres ke-3 Pemilu 2024, Prabowo berargumentasi bahwa situasi di wilayah tersebut menggarisbawahi perlunya militer yang kuat. Dia menyatakan bahwa militer membutuhkan lebih banyak platform patroli dan satelit untuk mempertahankan negara dari ancaman luar.[184]


Pada Oktober 2020, Prabowo mengunjungi Amerika Serikat meskipun sebelumnya dilarang memasuki negara tersebut, dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pertahanan setelah diundang oleh Menteri Pertahanan AS, Mark Esper, dan visa dikeluarkan untuknya. Beberapa organisasi hak asasi manusia, termasuk Amnesty International, sebelumnya telah menyerukan agar pemerintahan Trump membatalkan kunjungan tersebut.[185] Dari tawaran kunjungan luar negerinya yang sering dilakukan seperti ke Amerika Serikat, Prabowo berhasil meyakinkan Kongres Amerika Serikat untuk menyetujui penjualan pesawat canggih pesawat tempur supersonik F-15EX Eagle II ke Indonesia.[186]
Pada tanggal 3 Juni 2023, Prabowo Subianto mengusulkan rencana perdamaian multi-poin untuk mengakhiri invasi Rusia ke Ukraina yang sedang berlangsung di IISS Dialog Shangri-La di Singapura.[187][188] Usulannya antara lain sebagai berikut.[187]
Usulan Prabowo langsung ditolak mentah-mentah oleh Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov, yang menyatakan bahwa usulan tersebut adalah "rencana Rusia, bukan rencana Indonesia".[189] Usulan ini juga dikritik oleh kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell, yang mengatakan bahwa harus ada "perdamaian yang adil" bukan "perdamaian penyerahan diri".[189] Hal itu juga dikritik oleh PDI-P karena Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto mengatakan Indonesia tidak membutuhkan pemimpin yang memberikan nasihat yang menyimpang dari prinsip diplomasi "bebas dan aktif".[190] Namun, rencana Prabowo diterima dengan baik oleh China, dengan mantan duta besar China untuk Amerika Serikat, Cui Tiankai, menyatakan apresiasi atas upaya Prabowo sambil mengkritik dunia Barat karena salah mengelola situasi keamanan mereka sendiri.[191] Prabowo kemudian dipanggil oleh Jokowi untuk mengklarifikasi rencana perdamaian tersebut karena Indonesia secara resmi mengutuk Rusia atas invasi tersebut.[191][192] Jokowi kemudian mengklarifikasi bahwa rencana perdamaian yang diusung Prabowo “baik-baik saja” karena hanya sekadar usulan dalam dialog terbuka dan tidak secara resmi mencerminkan sikap Indonesia.[193]
Pada tanggal 2 Juni 2024, Volodymyr Zelenskyy bertemu dengan Prabowo di sela-sela Dialog IISS Shangri-La di Singapura dan mengundangnya untuk menghadiri KTT perdamaian Ukraina Juni 2024 di Jenewa, dengan harapan kehadirannya.[194] Menanggapi undangan tersebut, Prabowo mengaku belum bisa memastikan kehadirannya pada KTT bulan Juni tersebut dan ia harus berdiskusi dengan Presiden Jokowi, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menko Polhukam Hadi Tjahjanto tentang sikap pemerintah Indonesia dalam menghadiri KTT tersebut.[195] Prabowo mengatakan kepada Zelenskyy bahwa "Banyak negara merasa bahwa dalam pertemuan puncak perdamaian semua elemen harus hadir, terutama Rusia".[196] Prabowo menawarkan solusi Indonesia kepada Zelenskyy yang sepertinya tidak menerima usulan gencatan senjata Indonesia dan Prabowo ingin terus mencari solusinya. Prabowo juga menawarkan jasa baik Indonesia kepada Presiden Zelenskyy dalam segala cara untuk mencari solusi perdamaian antara Rusia dan Ukraina.[197]
Pada Juli 2024, Prabowo mengadakan pembicaraan di Moskow dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Pertahanan Andrey Belousov.[198] Belousov menyebut Indonesia sebagai salah satu mitra utama Rusia di kawasan Asia-Pasifik.[199]
Selama konflik Israel-Gaza tahun 2023, Prabowo menyuarakan kekecewaannya terhadap negara-negara Barat yang tampak diam saja ketika melihat warga sipil dan anak-anak menjadi korban perang dan mengecam Barat karena dianggap memiliki standar ganda terhadap hak asasi manusia. Ia telah menyumbangkan Rp. 5 miliar kekayaan pribadinya untuk rakyat Palestina[200] dan bergabung dengan Presiden Jokowi, Menteri Luar Negeri Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar untuk Indonesia dari Palestina Zuhair Al-Shun untuk mengirimkan 51,5 ton bantuan yang disalurkan oleh TNI AU.[201] Dia juga telah berkomunikasi dengan Menteri Pertahanan Mesir Mohamed Ahmad Zaki untuk mengizinkan kapal rumah sakit Angkatan Laut Indonesia KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (992) untuk berlabuh di dekat El Arish, Sinai guna mengirimkan bantuan lebih lanjut untuk Palestina.[202]
Dalam artikel yang ditulisnya untuk The Economist yang diterbitkan pada tanggal 26 April 2024, Prabowo mengecam Barat karena bersikap berstandar ganda dalam hal konflik tersebut.[203][204] Dalam opini tersebut, Prabowo menyatakan pandangannya bahwa "sebagai manusia, Anda tidak harus menjadi seorang Muslim untuk merasakan penderitaan di Gaza dan Anda tidak harus menjadi seorang Muslim untuk marah terhadap apa yang telah terjadi".[205] Prabowo menyesalkan kecaman Barat atas invasi Rusia ke Ukraina dan meluncurkan kampanye global yang mengecam Rusia, tetapi tetap bungkam terhadap invasi Israel ke Jalur Gaza, dengan menulis pertanyaan kritis seperti "Bagaimana pembunuhan warga sipil Palestina kurang pantas dikecam dibandingkan pembunuhan warga sipil Ukraina?" sambil menyebut sikap Barat sebagai "krisis moral".[204] Ia menyatakan simpatinya kepada korban Israel dalam serangan 7 Oktober tetapi mengecam tindakan pembalasan yang dilakukan oleh Israel.[203]
Dalam Dialog IISS Shangri-La di Singapura pada tanggal 2 Juni 2024, Prabowo menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengirimkan pasukan ke Gaza di bawah misi penjaga perdamaian PBB jika diperlukan dan ia juga menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengevakuasi dan merawat hingga 1000 orang. melukai warga Palestina di rumah sakit Indonesia sesegera mungkin jika situasi di lapangan memungkinkan.[206] Pernyataannya juga didukung oleh Panglima TNI Agus Subiyanto, yang menyatakan TNI dapat mengerahkan 1.394 personel untuk misi penjaga perdamaian di Gaza dan telah melakukan pendekatan Singapura dan Australia yang menyatakan minatnya untuk bergabung dengan Indonesia untuk operasi bersama.[207] Presiden Jokowi menyatakan dukungannya terhadap rencana Prabowo untuk memberikan bantuan medis dan memerintahkannya untuk mencari kerja sama dengan Uni Emirat Arab dalam pengoperasian rumah sakit di Gaza[208] dan terbang ke Yordania untuk menghadiri pertemuan puncak mengenai Gaza atas nama Jokowi.[209] Ide Prabowo juga mendapat dukungan dari Perdana Menteri Anwar Ibrahim, yang mengusulkan misi bersama antara Indonesia dan Malaysia.[210][211]
Salah satu tindakan pertama Prabowo sebagai Menteri Pertahanan adalah memperluas bidang studi di Universitas Pertahanan Indonesia. Atas arahan Prabowo, kampus tersebut membuka program studi Sarjana Kedokteran Militer dan Sarjana Sains dan Matematika serta Ilmu Militer.[212] Ia juga membebaskan biaya kuliah bagi taruna berprestasi dan menjamin kesejahteraan mahasiswa dengan menyediakan komputer laptop dari kampus.[213] Pada tanggal 25 Maret 2022, Jokowi dan Prabowo melakukan perluasan kampus dengan membuka cabang di luar Sentul City, Jawa Barat, yaitu Ben Mboi Politeknik, di Belu, Nusa Tenggara Timur.
Prabowo juga secara pribadi menerima 22 mahasiswa Palestina untuk mendaftar di kampus pada 8 November 2023 dengan masa studi 5 tahun di bidang kedokteran, farmasi, dan teknik. Ia memberi mereka beasiswa penuh dan berjanji untuk mendaftarkan lebih banyak mahasiswa Palestina ke universitas tersebut. Menurut Prabowo, pendaftaran mereka merupakan bagian dari komitmen Indonesia sendiri untuk membantu Palestina dalam upaya mereka menjadi negara berdaulat yang diakui.[214] Dia memberi mereka beasiswa penuh dan berjanji untuk mendaftarkan lebih banyak mahasiswa Palestina ke universitas tersebut.[214] Menurut Prabowo, pendaftaran mereka merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk membantu Palestina dalam upayanya menjadi negara berdaulat yang diakui.[214]

Prabowo Subianto memenangkan Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 dengan 58,59% suara melawan dua lawannya, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Pada 20 Oktober 2024, Prabowo Subianto dilantikan sebagai presiden Indonesia. Pada usia 73 tahun, tiga hari pada hari pelantikan, Prabowo menjadi orang tertua yang menjadi presiden Indonesia, sedangkan pasangannya, Gibran, menjadi orang termuda yang menjabat wakil presiden Indonesia pada usia 37 tahun, 19 hari. Dalam pidato pengukuhannya, Prabowo berjanji untuk mengatasi tantangan internal seperti korupsi yang meluas, yang terus menghambat pembangunan negara. Selain itu, ia menyatakan berminat untuk meningkatkan swasembada Indonesia, dengan fokus pada reformasi ekonomi dan penguatan industri nasional.[215]
Pada tanggal 21 Oktober, Prabowo mengumumkan kabinet menteri terbesar di Indonesia sejak Kabinet Dwikora II yang dipimpin oleh Presiden Soekarno pada tahun 1966, yang terdiri dari 103 anggota termasuk 48 menteri dan 55 wakil menteri.[216][217] Beberapa menteri dari Kabinet Indonesia Maju sebelumnya seperti Airlangga Hartarto, Sri Mulyani dan Bahlil Lahadalia tetap dipertahankan sebagai menteri di kabinet ini.
Pada tanggal 25 Oktober, ia mengadakan retret gaya militer untuk kabinetnya di Akademi Militer di Magelang.[218]
Menyusul unjuk rasa Indonesia Agustus 2025, Prabowo melaksanakan perombakan kabinet pada 8 September yang mengakibatkan penggantian lima menteri, termasuk menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati dan menteri keamanan Budi Gunawan.[219]

Klaim kebijakan ekonomi Prabowo adalah meniru ayahnya, Soemitro Djojohadikusumo, yang berpandangan ekonomi sosialis. Hal ini semakin diperkuat oleh adik laki-lakinya, Hashim Djojohadikusumo, bahwa masa jabatan Prabowo sebagai presiden akan menjadi "momentum yang tepat" untuk menerapkan teori-teori ayahnya ke dalam praktik dan kebijakan-kebijakan yang diusulkan Prabowo merupakan impian yang diharapkan oleh ayah mereka yang akan segera terwujud.[220][221] Di antara kebijakan ekonomi ayahnya, Prabowo pernah terlihat menghidupkan kembali kebijakan Program Benteng ayahnya, yang diberlakukan pada masa pemerintahan Mohammad Natsir yang memberdayakan pemilik usaha pribumi.[222] Kebijakan ekonominya juga terinspirasi dari ayah mertuanya, Soeharto, dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa kebijakan ekonomi Suharto mengenai investasi, belanja dan ekspor mungkin akan kembali diberlakukan tetapi tidak seperti Soeharto, Prabowo akan lebih memperhatikan ekonomi digital, hilirisasi dan semikonduktor.[223]
Prabowo secara resmi meluncurkan layanan bank emas batangan pertama di Indonesia pada hari Rabu, 26 Februari 2025. Selama bertahun-tahun, emas yang ditambang di Indonesia seringkali mengalir ke luar negeri tanpa penyimpanan domestik yang memadai. Dengan peluncuran bank emas batangan ini, Prabowo berharap dapat menyediakan sistem yang lebih terstruktur untuk penyimpanan, pengelolaan, dan perdagangan emas di dalam negeri.[224]

Pada bulan September 2025, Subianto dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney menandatangani di Ottawa perjanjian perdagangan bebas bilateral pertama antara Kanada dan negara anggota ASEAN.[225]

Pada tanggal 5 November 2024, Prabowo menandatangani undang-undang yang menghapuskan utang macet bagi usaha kecil dan menengah dalam rangka meningkatkan ketahanan ekonomi nasional melalui penghapusan utang dan penghapusan bersyarat di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kelautan.[226] Penghapusan/Penagihan Kredit Macet UMKM dilaksanakan sebagai bagian dari program kerja 130 hari Kabinet Merah Putih. Pemerintah menyatakan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional, dengan total 66 juta unit usaha dan menyerap hingga 97% dari total tenaga kerja di Indonesia. Namun, berbagai tantangan seperti dampak pandemi COVID-19, bencana alam, dan kondisi ekonomi yang sulit telah menyebabkan banyak pelaku UMKM mengalami kesulitan kredit.
Kebijakan pajak pertambahan nilai (PPN) yang diusulkannya menuai kontroversi karena pemerintah berencana menaikkan PPN dari 11% menjadi 12%. Rencana kenaikan tersebut memicu kemarahan dan kekhawatiran dari serikat pekerja hingga pemilik usaha.[227][228] Pengguna media sosial, terutama di X, mulai aktif berkampanye untuk menghentikan pembayaran pajak sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah sementara serikat buruh mengancam akan melakukan mogok besar-besaran jika kenaikan tersebut diberlakukan.[227][229] Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan juga ikut memprotes usulan kenaikan gaji tersebut tetapi mendapat kritik dari legislator pro-pemerintah karena bersikap munafik karena PDI-P pernah mendukung gagasan tersebut pada masa kepresidenan Jokowi dengan mengesahkan undang-undang yang secara bertahap akan menaikkan gaji. menjadi 12% pada tahun 2021.[230][231] Pada tanggal 31 Desember 2024, Prabowo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan bahwa kenaikan menjadi 12% hanya akan diterapkan pada barang dan jasa mewah seperti kapal pesiar, jet pribadi, dan perumahan mewah dan tidak ada kenaikan pajak untuk barang dan jasa lain yang tidak dianggap mewah.[232]
Dalam rapat kabinet tanggal 22 Januari 2025, Prabowo menyatakan bahwa ia adalah presiden pertama yang mengawasi anggaran yang "hingga unit kesembilan" dan mengumumkan bahwa ia akan memotong belanja yang tidak penting di pemerintahannya, mulai dari pemotongan anggaran untuk perjalanan dinas. oleh kementerian hingga pelarangan acara seremonial yang dianggap membuang-buang anggaran.[233] Dengan demikian, Prabowo berhasil memangkas anggaran hingga Rp. 306,6 triliun melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, dan dana yang dipangkas tersebut akan dialihkan kepada kebijakan yang memberikan manfaat bagi rakyat, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG).[234]
Pada bulan September 2025, pemerintah pusat mengumumkan bahwa transfer fiskal ke pemerintah daerah akan dikurangi dari Rp 920 triliun (USD 55,4 miliar) menjadi Rp 650 triliun (USD 39,1 miliar) untuk tahun anggaran 2026.[235]
Pada hari Senin, 24 Februari 2025, Prabowo secara resmi meluncurkan Dana Investasi Negara (Danantara). Dalam pidato peluncuran yang sama, ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabinet Merah Putih telah membuktikan komitmennya dengan tata kelola keuangan yang disiplin dan akuntabel.[236] Danantara bekerja dengan mengumpulkan aset-aset perusahaan milik negara untuk mencari pendanaan. Aset-aset ini kemudian akan digunakan sebagai agunan utang atau bahkan dijual, yang diperkirakan mengelola hingga US$900 miliar aset yang dikelola. Pendanaan awal ditargetkan sebesar US$20 miliar.[237]
Kebijakan ekonomi Prabowo mendeklarasikan kembalinya model kapitalis-nasional yang didasarkan pada keyakinan bahwa era pasar bebas liberal telah gagal menghasilkan pembangunan yang merata. Pada Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg 2025, ia menegaskan bahwa "selama 30 tahun terakhir, kita telah menyaksikan dominasi pemikiran neoliberal dan pasar bebas ... namun banyak rakyat Indonesia belum menikmati kesempatan yang setara."[238] Oleh karena itu, pemerintahannya menjalankan empat prioritas strategis seperti kemandirian pangan, kemandirian energi, peningkatan kualitas pendidikan, dan percepatan industrialisasi, serta mengamanatkan bahwa kekayaan sumber daya alam harus terlebih dahulu memberikan manfaat bagi rakyat.[239] Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, pemerintahnya telah meluncurkan program-program pengeluaran populis berskala besar (seperti skema makanan bergizi gratis dan kebijakan bantuan beras serta diskon listrik) sementara pada saat yang sama memerintahkan pembersihan anggaran: instruksi presiden pada Januari 2025 memotong pengeluaran sebesar Rp 306,6 triliun untuk mengalihkan dana ke program-program sosial.[240] Untuk melengkapi ini, pemerintahannya telah mengubah paradigma mobilisasi pendapatan: rancangan anggaran tahun 2026 menetapkan target pertumbuhan sebesar 5,4% (dengan aspirasi jangka panjang sebesar 8%) dan memproyeksikan batas defisit sebesar ~2,5% dari PDB, dengan menekankan rasio pajak terhadap PDB yang lebih baik daripada ekspansi utang mentah.[241]
Keputusan Prabowo Subianto untuk menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025 menandai perubahan dalam pembuatan kebijakan ekonomi, sebuah penyimpangan dari ortodoksi fiskal pendahulunya Sri Mulyani Indrawati.[242] Padahal di bawah kepemimpinan Sri Mulyani, paradigma dominan menekankan pengendalian defisit yang ketat, reformasi pajak yang luas, dan disiplin yang pro-pasar, Purbaya secara terbuka menganjurkan sikap “mengutamakan likuiditas” dan dorongan pro-pertumbuhan yang kuat.[243] Pada minggu pertamanya, Purbaya mengalihkan sekitar Rp 200 triliun dari dana pemerintah yang menganggur di bank sentral ke bank-bank komersial sebagai langkah untuk menggairahkan pinjaman dan konsumsi.[243] Ia juga menekankan penekanan yang lebih besar pada investasi domestik, produktivitas sektor riil, dan peningkatan daya beli rumah tangga, dalam visi politik yang lebih luas dari doktrin ekonomi “kapitalis-nasional” Prabowo.[244] Ia juga menyatakan secara terbuka bahwa “tidak akan ada kenaikan tarif pajak yang besar” sampai ekonomi Indonesia tumbuh setidaknya 6%.[245]
Pada Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024, Prabowo mengusulkan beberapa kebijakan terkait anggaran pertahanan, industri pertahanan, penguatan Komponen Cadangan, peningkatan kehadiran TNI di perbatasan, sinergi antarlembaga pertahanan dalam melawan separatisme, serta peningkatan kompetensi dalam teknologi pertahanan dan profesionalisme.[246] Kebijakan yang diberlakukannya sebagai Menteri Pertahanan kemudian dilanjutkan oleh Menteri Sjafrie Sjamsoeddin.[247] Program modernisasi angkatan bersenjata yang dilakukan Prabowo sejak menjabat sebagai Menteri Pertahanan sebagian besar berlanjut di bawah kepresidenannya.
Prabowo telah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan proyek TAI TF Kaan dalam pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan selama kunjungan kenegaraannya di Turki.[248] Dari kunjungan bilateral tersebut, kedua negara sepakat untuk membentuk usaha patungan antara perusahaan pertahanan strategis dari kedua negara, dengan tujuan untuk berkontribusi pada pengembangan pesawat tempur generasi kelima dan kapal selam di Indonesia.[249]
Selama pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Prabowo dan Macron menyaksikan menteri pertahanan mereka masing-masing, Sjafrie Sjamsoeddin dan Sébastien Lecornu, menandatangani surat pernyataan niat untuk beberapa peralatan militer, yang meliputi tambahan howitzer swa-gerak CAESAR self-propelled howitzer, kapal selam kelas Scorpène, fregat ringan dan akhirnya pesanan tambahan 12 pesawat Dassault Rafale sebagai tindak lanjut dari 42 pesawat Rafale yang dipesan ketika Prabowo menjabat sebagai menteri pertahanan.[250] Pembelian Rafale tambahan menjadi hal yang patut diperhatikan mengingat rumor yang beredar bahwa Indonesia mungkin akan membatalkan seluruh pesanan dan menggantinya dengan Chengdu J-10 dengan jumlah yang sama setelah Angkatan Udara Pakistan menembak jatuh salah satu Rafale Angkatan Udara India selama Operasi Sindhoor.[251][252] Menteri Lecornu di Twitter memuji kesepakatan tersebut sebagai tanda kepercayaan Indonesia terhadap industri pertahanan Prancis.[253]
Di bawah pemerintahan Prabowo, pemerintah secara kontroversial berupaya merevisi Undang-Undang No. 34 Tahun 2004, yang dikenal sebagai Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia. Revisi ini menjadi kontroversial karena beberapa klausul dalam Undang-Undang tersebut berpotensi menghidupkan kembali dwifungsi dan memungkinkan anggota aktif TNI untuk mengambil peran sipil dalam pemerintahan. Kurangnya transparansi, akuntabilitas, partisipasi publik, dan anggapan bahwa semangat Reformasi telah menyebabkan unjuk rasa besar-besaran.[254] Keputusan untuk membahas revisi tersebut di Fairmont Jakarta, sebuah hotel bintang 5 yang berdekatan dengan Gedung MPR/DPR/DPD dan bukannya di gedung parlemen itu sendiri telah memicu kritik dari organisasi hak asasi manusia.[255]
Prabowo melanjutkan kebijakan luar negeri “seribu teman dan nol musuh” yang diterapkan oleh pendahulunya Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo dengan peran yang sedikit lebih aktif.[256] Pada awal tahun 2025, Indonesia secara resmi menjadi anggota BRICS. Keanggotaan Indonesia di BRICS akan memperkuat posisi Indonesia di arena politik global. Dalam sebuah pernyataan pers, Kementerian Luar Negeri Indonesia memandang keanggotaan BRICS sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kolaborasi dan kerja sama dengan negara-negara berkembang lainnya, berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan pembangunan berkelanjutan.[257]
Di bawah pemerintahannya, ia mencoba memperluas definisi kebijakan luar negeri Indonesia yang “bebas dan aktif” melalui pragmatisme politik dan ekonomi serta stabilitas regional. Ia mencontohkan kebijakan luar negerinya dari perkataan Mohammad Hatta sebagai "berlayar di antara dua karang".[258] Dibandingkan dengan Jokowi, Prabowo dipandang sebagai diplomat yang jauh lebih agresif, aspiratif, dan tegas.[259] Mantan Presiden Yudhoyono mengatakan bahwa Prabowo akan menjadi "presiden kebijakan luar negeri."[260] Ia merupakan presiden terpilih pertama yang melakukan kunjungan ke luar negeri sebelum pelantikannya, mengunjungi 20 negara[260] dengan Tiongkok menjadi yang pertama setelah pemilu.[261] Sebagai presiden, Prabowo kembali melakukan kunjungan luar negeri pertamanya ke Tiongkok pada 9 November 2024.[262]

Pada Februari 2026, Presiden Prabowo melakukan kunjungan luar negeri ke Amerika Serikat. Selama kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memiliki beberapa agenda penting, termasuk menghadiri pertemuan konsultasi Dewan Perdamaian dan negosiasi perdagangan dengan AS. Presiden Prabowo berupaya menyoroti kerja sama multilateral dan bilateral Indonesia selama kunjungan tersebut. Beliau juga bertemu dengan semua mantan menteri luar negeri Indonesia untuk membahas rencana strategis negosiasi dengan AS. Beliau telah mempersiapkan negosiasi ini dengan baik jauh-jauh hari.[263] Selama negosiasi, kedua negara sepakat untuk memperbarui kerja sama perdagangan antara Indonesia dan AS. Meskipun beberapa poin cenderung menguntungkan AS, Indonesia berupaya menghindari pemberian cek kosong dengan meminta penyesuaian tarif untuk beberapa produk unggulan Indonesia di pasar AS.[264] Dalam negosiasi multilateral, ia juga berhasil membangun konsensus tentang peran dan kewajiban Indonesia di Dewan Perdamaian, dengan menunjuk Indonesia sebagai Wakil Komandan, meskipun beberapa analis memperkirakan bahwa Dewan Perdamaian hanya akan berfungsi untuk melegitimasi kepentingan AS dan Israel di Gaza, karena Dewan Perdamaian bukanlah pasukan penjaga perdamaian resmi PBB.[265]

Selama kunjungan presiden Prabowo ke Tiongkok pada bulan November 2024, Indonesia dan Tiongkok menandatangani nota kesepahaman untuk "pembangunan maritim bersama" di wilayah "klaim yang tumpang tindih" kedua negara di dekat Kepulauan Natuna.[266] Kementerian Luar Negeri Indonesia kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa memorandum tersebut tidak berdampak pada kedaulatan atau hak Indonesia di wilayah tersebut dan menyatakan bahwa dalam pandangan Indonesia klaim Tiongkok tidak memiliki dasar hukum.[266] Kritik terhadap memorandum tersebut yang dikutip oleh South China Morning Post berpendapat bahwa kata-kata tersebut dapat mendukung posisi Tiongkok mengenai klaim Laut Cina Selatan.[266]
Prabowo terus vokal menyuarakan kemerdekaan Palestina. Dalam kunjungan diplomatiknya ke Amerika Serikat, ia mengusulkan solusi dua negara kepada Presiden AS Joe Biden untuk mengakhiri Konflik Gaza–Israel.[267] Ia juga sekali lagi menyuarakan dukungannya pada KTT D-8 yang diadakan di Kairo sembari mengungkapkan kekecewaannya di hadapan para pemimpin Muslim lainnya atas kurangnya persatuan, mengutip Libya, Yaman, dan Sudan.[268][269][270] Kekecewaannya mendapat dukungan dari Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, menyebut kekecewaannya sebagai "kebenaran yang pahit".[271]

Ketika tiba giliran Prabowo untuk berbicara dalam KTT D-8, beberapa pejabat, termasuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, “keluar” dari KTT tersebut, menyenggol kursi Prabowo yang akan keluar.[272] Banyak orang di dalam negeri menganggap kesalahan diplomatik ini sebagai "terlalu berkhotbah" dan secara tidak langsung menyinggung perasaan Erdogan, yang negaranya mendapat dukungan NATO dan memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, sehingga sempat membuat hubungan kedua negara menjadi tegang.[273] Namun, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengklarifikasi bahwa Erdogan telah meminta maaf sebelum sesi konferensi dimulai dan telah meminta Prabowo untuk bertukar giliran dengannya agar ia dapat pergi lebih awal untuk menghadiri pertemuan bilateral dengan pemimpin lain.[274] Kedutaan Besar Turki di Indonesia menyatakan bahwa hubungan antara Indonesia dan Turki akan tetap harmonis meskipun Erdogan meninggalkan jabatannya.[275]
Prabowo kembali menyuarakan solusi dua negara untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di Gaza di hadapan Presiden Prancis Emmanuel Macron,[276] yang beberapa waktu sebelum bertemu Prabowo telah mengumumkan rencana pengakuan Prancis terhadap Palestina.[277] Dia juga mengatakan bahwa dia terbuka untuk menormalisasi hubungan Indonesia-Israel setelah kemerdekaan Palestina diakui.[278] Dalam pernyataannya, kemerdekaan Palestina adalah satu-satunya solusi untuk perdamaian abadi di Timur Tengah, sementara ia juga menyatakan bahwa Israel memiliki hak yang tak dapat dicabut untuk eksis sebagai negara berdaulat dan Indonesia hanya akan mengakui Israel setelah Palestina sepenuhnya merdeka.[279] Meskipun gagasan mengakui Israel setelah Palestina merdeka menjadi kontroversial, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung gagasan tersebut, dan mengingatkan publik bahwa pernyataannya bukanlah pernyataan pro-Israel.[280] Namun, MUI mengatakan bahwa Prabowo harus meminta pertanggungjawaban Israel atas kejahatan perang di Gaza, meskipun ia ingin menormalisasi hubungan dengan Israel.[280] Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Persatuan Pembangunan juga memberikan dukungan mereka terhadap pernyataan Prabowo tetapi meminta Prabowo untuk lebih fokus pada kemerdekaan Palestina terlebih dahulu,[281] sementara politikus PDI-P Djarot Saiful Hidayat menyatakan bahwa Prabowo seharusnya tidak terburu-buru mengakui Israel sebagai sebuah negara, karena hal itu dianggap melanggar Konstitusi Indonesia.[282]

Dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80, Prabowo menegaskan kembali pendiriannya untuk mengakui Israel dengan syarat Israel harus mengakui Palestina sebagai negara merdeka.[283] Sembari memuji Prancis, Inggris, Portugal, dan negara-negara lain atas pengakuan mereka terhadap Palestina, Prabowo juga menekan negara-negara yang belum mengakui Palestina untuk segera melakukannya guna menghentikan krisis kemanusiaan di sana.[284] Sekali lagi, hal itu memicu perdebatan di media sosial dengan argumen pendukung solusi dua negara yang mengatakan pidato Prabowo telah membawa kita selangkah lebih dekat menuju perdamaian, sementara argumen penentangnya mengatakan bahwa kekejaman Israel telah membuat solusi dua negara tidak lagi layak dan Prabowo telah melanggar Konstitusi Indonesia karena mengatakan mendukung pengakuan Israel.[285][286] Pidatonya semakin menuai kontroversi di media sosial setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji pidato Prabowo.[287] Namun, ia tetap mendapat pujian di dalam negeri ketika Ketua DPR Puan Maharani menyatakan rasa bangganya karena menganggap pidato Prabowo mencerminkan komitmen Indonesia untuk mengakhiri krisis kemanusiaan di Palestina,[288] sementara mantan presiden Joko Widodo menyatakan bahwa pidato Prabowo adalah pesan yang tegas dan berani untuk perdamaian.[289] Di tingkat internasional, Presiden AS Donald Trump terkesan terutama ketika Prabowo menggedor podium saat berpidato, sementara Presiden Prancis Emmanuel Macron berterima kasih kepada Prabowo atas pernyataan "keras"-nya dan mengatakan bahwa negara-negara lain memperhatikan komitmennya.[290] Prabowo kemudian menyampaikan kepada media bahwa pidatonya mendapat sambutan positif dan mendapat apresiasi dari sejumlah pemimpin negara karena "sungguh-sungguh ingin mencari jalan tengah", yang mana ia berharap dapat menemukan jalan keluar yang substansial dan adil untuk mengakhiri konflik.[291] Ia kemudian menghadiri KTT Perdamaian Gaza di Sharm El Sheikh sebagai satu-satunya perwakilan dari Asia Tenggara, menyaksikan penandatanganan perjanjian dan menawarkan dukungan Indonesia untuk rekonstruksi Gaza sambil mengadvokasi solusi dua negara.[292] Dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa 2025, Prabowo menyatakan bahwa Indonesia bersedia menyediakan hingga "20.000 atau bahkan lebih" personel penjaga perdamaian jika misi PBB ke Gaza diizinkan.[293]

Prabowo diundang oleh pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi sebagai tamu utama perayaan Hari Republik pada tahun 2025. Kunjungan tersebut untuk semakin memperkuat kemitraan strategis kedua negara. Presiden Indonesia disambut oleh Menteri Luar Negeri Pabitra Margherita. Perdagangan kedua negara pada tahun 2023 mencapai USD 29,40 miliar.[294] Prabowo ditemui Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar.[295] Kementerian Luar Negeri India menggambarkan hubungan tersebut sebagai "hangat dan bersahabat… yang telah terjalin selama ribuan tahun." Presiden Prabowo Subianto disambut secara seremonial oleh Presiden India Droupadi Murmu dan Perdana Menteri Narendra Modi.[296] Prabowo mengatakan india menganggap India sebagai sahabat baik dan negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia.[297] Kontingen militer Indonesia yang beranggotakan 352 orang berpartisipasi dalam parade Hari Republik di New Delhi. Selama kunjungan tersebut, kedua pihak akan membahas dan menyelesaikan kesepakatan dalam bidang perdagangan, perawatan kesehatan, teknologi digital, energi, dan pariwisata, serta pembelian rudal jelajah supersonik BrahMos.[298]

Pada 19 Juni 2025, Prabowo menghadiri Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg sebagai tamu kehormatan. Ia bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan kedua kepala negara menandatangani perjanjian kemitraan strategis. Selain itu, dana investasi pemerintah Indonesia dan Rusia Danantara dan Dana Investasi Langsung Rusia menandatangani perjanjian untuk membentuk dana investasi senilai 2 miliar Euro (US$2,9 miliar).[299][300] Kunjungannya ke Rusia bertepatan dengan KTT G7 ke-51 di Kananaskis, di mana Prabowo juga diundang untuk hadir tetapi tidak hadir.[300] Meskipun penolakan yang jelas dikutip oleh media yang berpihak pada Barat,[301][300] Prabowo menjelaskan alasannya tidak hadir di KTT G7 karena sikap nonblok dan komitmen Indonesia yang sudah dibuat sebelum diundangnya G7.[302][303]
Selama Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024, salah satu janji utama yang ingin ditepati Prabowo setelah terpilih adalah penerapan program makan siang gratis. Kebijakan ini diperkenalkan selama kampanye pemilu, dan tim kampanyenya menunjukkannya dengan membagikan susu dan makan siang gratis.[304] Setelah Prabowo dinyatakan sebagai presiden terpilih, program percontohan kebijakan tersebut diberlakukan. Prabowo mengatakan bahwa ia ingin memberlakukan kebijakan ini karena ia melihat hampir 25% anak-anak Indonesia melewatkan sarapan dan ia ingin tahu apakah program tersebut dapat berhasil dengan melakukan program percontohan.[305] Pada 24 Mei 2024, beliau mengubah program tersebut menjadi program makanan bergizi gratis. Secara keseluruhan, program ini dirancang dengan tujuan membangun sumber daya unggul, mengurangi angka stunting dan kemiskinan, sekaligus mendorong perekonomian.[306] Program ini juga merupakan salah satu kebijakan utama Prabowo dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas dengan memanfaatkan dividen demografis yang dapat membawa Indonesia menjadi negara maju.[307] Program ini resmi diluncurkan sejak 6 Januari 2025 di 26 provinsi di Indonesia, dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional, dan menyasar anak usia prasekolah hingga jenjang sekolah menengah, serta ibu hamil dan menyusui dengan tujuan mampu memberikan manfaat kepada sedikitnya 82,9 juta penerima manfaat.[308] Namun, efektivitas kebijakan ini berulang kali dipertanyakan. Dengan anggaran besar yang dibutuhkan untuk menjalankan program ini, program tersebut berisiko memangkas anggaran program sosial lainnya dan menyebabkan ketidakstabilan ekonomi.[309] Selain itu, program ini ditandai dengan kasus keracunan makanan yang berulang; hingga 15 Agustus 2025, lebih dari 1.000 orang jatuh sakit.[310]
Pada 10 Februari 2025, pemerintahan Prabowo memberlakukan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penggunaan aplikasi SatuSehat yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan.[311] Pemerintah bertujuan untuk menurunkan angka kematian yang disebabkan oleh penyakit yang dapat dihindari melalui pelayanan kesehatan preventif seperti penyakit kardiovaskular, stroke, diabetes dan tuberkulosis.[312][313]
Pembangunan Nusantara di bawah kepemimpinan Prabowo terus berlanjut meski tidak lagi dianggap sebagai prioritas karena realokasi kebijakan lain seperti program makan gratis.[314]
Pada tanggal 21 September 2025, Prabowo menandatangani dekrit presiden yang secara resmi menjadikan Nusantara sebagai ibu kota politik Indonesia dan menargetkan realisasinya akan dilaksanakan pada tahun 2028.[315] Namun, keputusan ini menuai kecurigaan karena keputusan tersebut hanya mengamanatkan Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah untuk pindah ke Nusantara,[316] sementara para analis mengkritik kurangnya keseriusan untuk pindah dari Jakarta.[317]
Prabowo Subianto mengatakan dalam pidatonya di organisasi INDEF bahwa Indonesia membutuhkan jalan tengah antara kapitalisme dan sosialisme, yang akan menjadi ekonomi Pancasila seperti yang diinginkan presiden ketiga Indonesia B.J. Habibie.[318][319] Selain varian Jalan Ketiga miliknya, ia juga menganjurkan anti-neoliberalisme.[320] Dalam kebijakan luar negeri, Prabowo telah menyatakan keinginannya untuk hubungan diplomatik yang lebih erat dengan China dan India, sambil menyerukan jarak dari Barat.[321] Ia telah mengusulkan rencana perdamaian untuk mengakhiri Perang Rusia-Ukraina, yang melibatkan penyelenggaraan referendum di wilayah sengketa antara kedua negara, yang kemudian dikutuk oleh Ukraina.[322] Pada Januari 2022, Prabowo menyatakan keterbukaan terhadap normalisasi hubungan Indonesia–Israel.[323]
Prabowo telah menjadi salah satu sosok yang kontroversial dalam sejarah Indonesia sejak era Orde Baru yang dipimpin oleh Presiden Indonesia kedua, Soeharto. Kontroversi mengenai dirinya tetap berlanjut sepanjang karier politiknya, terutama selama pencalonannya dalam pilpres 2014, pilpres 2019, kariernya sebagai Menteri Pertahanan, pilpres 2024, dan kepresidenannya.[324][325][326]
Sekitar tahun 1980-an, Prabowo dikabarkan berusaha menculik L.B. Moerdani, yang dianggap berusaha melakukan kudeta terhadap Soeharto, tetapi usaha ini berhasil digagalkan oleh Luhut Pandjaitan. Cerita ini ditolak oleh Prabowo sendiri, yang menyebut bahwa cerita ini tidak masuk akal.[327][328] Pada tahun 1990-an, ia bersama saudaranya berusaha membungkam kritik yang menghujani pemerintah pada saat itu.[102] Ia juga memperingati sejumlah tokoh oposisi seperti Abdurrahman Wahid dan Nurcholish Madjid agar berhati-hati dalam mengkritik pemerintah.[102] Selain itu, selama rentang tahun 1995, Prabowo dituduh telah menggerakkan pasukan ilegal ke Timor Timur yang kemudian meneror para penduduk.[329][330] Sebelumnya, ia juga dituduh berperan dalam Pembantaian Kraras pada 1983.[35]
Menyusul tahun 1998, di mana konflik antara pemerintah Orde Baru dan gerakan oposisi semakin memanas, Prabowo memerintahkan agar Tim Mawar menjalankan operasi penculikan para aktivis pro-Reformasi.[331] Tercatat bahwa ada 14 orang aktivis yang menghilang selama periode ini,[332] beberapa di antaranya termasuk Widji Thukul, Herman Hendrawan, dan Petrus Bima yang diduga telah dibunuh.[333] Namun, Prabowo sendiri membantah hal ini, mengatakan bahwa ia hanya menculik 9 orang aktivis, dan telah mengembalikan para aktivis itu dalam keadaan hidup.[334] Selain sebagai dalang penculikan para aktivis, Prabowo juga diduga kuat telah mendalangi kerusuhan Mei 1998.[335][336] Namun, ia membantah hal ini, mengatakan bahwa ia hanya mengikuti perintah dan memastikan bahwa ia tidak pernah mendapat perintah untuk menyiksa orang.[337]
Pasca Kejatuhan Soeharto, BJ Habibie dilantik sebagai Presiden Indonesia ke-3. Namun, hanya sehari setelahnya, Wiranto yang merupakan Panglima ABRI melaporkan kepada Habibie bahwa terdapat konsentrasi militer yang cukup besar di kediaman presiden serta pergerakan pasukan Kostrad di Jakarta. Presiden Habibie lantas memberhentikan Prabowo sebagai Pangkostrad dan Prabowo kemudian terbang ke Yordania.[66][338]
Pada Pemilihan umum Gubernur Jawa Tengah 2024, Prabowo yang telah dilantik sebagai presiden memberikan dukungan publiknya kepada Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen melalui video yang diunggah di akun Instagram Taj Yasin. Dukungan tersebut dikecam oleh PDI-P, dan Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto menyebut dukungan tersebut sebagai hal yang "mengkhawatirkan" dan mengingatkan Prabowo bahwa ia adalah presiden, bukan sekadar pemimpin partai. Banyak pihak yang juga turut mempertanyakan etika di balik dukungan tersebut.[339][340]
Meskipun begitu, Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi mengatakan bahwa Prabowo berbicara sebagai ketua partai dan tidak ada batasan bagi presiden untuk menjadi ketua partainya sendiri, dan Menkopolkam Budi Gunawan menyatakan bahwa itu adalah yang lumrah di negara demokrasi.[341][342] Bawaslu menemukan bahwa meskipun video yang menampilkan dirinya memang menunjukkan pesan kampanye politik, hasil investigasi mereka menunjukkan bahwa ia tidak melakukan pelanggaran apa pun karena video tersebut diunggah dalam periode kampanye media sosial antara 25 September hingga 23 November, dan Prabowo diperbolehkan berkampanye untuk kandidat yang didukungnya selama ia mengambil cuti dari kantor atau melakukannya pada hari libur, yang dalam klarifikasi Taj Yasin kepada Bawaslu menyatakan bahwa video tersebut dibuat pada hari Minggu, 3 November 2024.[343]
Prabowo, sebagai presiden terpilih 2024 dan mantan menantu Soeharto, juga dikritik karena dinilai membawa kembali gaya kepemimpinan otoriter dan Dwifungsi. Ia memiliki latar belakang militer dan berkarier pada masa dominasi Dwifungsi ABRI. Reformasi yang bertujuan membatasi peran politik militer kini dianggap terancam oleh langkah-langkah legislatif seperti revisi UU TNI ini.[344]
Sejak menjabat sebagai Menteri Pertahanan di bawah pemerintahan Joko Widodo, Prabowo Subianto dianggap telah mengembalikan peran militer dalam banyak aspek kehidupan sipil. Ia dikenal melibatkan TNI dalam program seperti makan bergizi gratis, food estate, dan sektor-sektor lain yang sebelumnya menjadi domain sipil. Beberapa menteri di kabinet juga berasal dari latar belakang militer, yang semakin memperkuat persepsi bahwa arah pemerintahan cenderung menghidupkan kembali praktik-praktik ala Orde Baru.[344]
Pada Oktober 2024, Prabowo Subianto mendapatkan kritik dari akademisi dan pakar hukum tata negara karena mengangkat Teddy Indra Wijaya sebagai sekretaris kabinet. Ini tidak sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan yang berlaku. Jika perwira TNI menjabat dalam jabatan sipil maka berdasarkan Undang-Undang No. 34 Tahun 2004 pasal 47 tentang Tentara Nasional Indonesia, perwira TNI aktif harus mengundurkan diri atau pensiun dari dinas aktif keprajuritan. Peraturan ini berlaku sebelum dilakukan perubahan undang-undang TNI.[345][346][347]

Prabowo menikah dengan Titiek Soeharto pada tanggal 8 Mei 1983. Titiek adalah putri Presiden Indonesia Soeharto, tetapi pasangan itu berpisah tak lama setelah masa jabatan kepresidenan Suharto berakhir pada tahun 1998.[348] Prabowo melihat dirinya sebagai calon penerus Suharto dan tetap menjadi pendukung kuat rezim tersebut.[7] Prabowo dan Titiek memiliki seorang putra, perancang busana Ragowo Hediprasetyo (Didit), yang lahir pada bulan Maret 1984.[349]
Prabowo adalah seorang penggemar kucing dan memiliki seekor kucing bernama Bobby Kertanegara. Bobby diadopsi oleh Prabowo dari jalanan setelah pertemuan yang tak sengaja, dan ia sering muncul dalam pertemuan yang dihadiri Prabowo di kediamannya di Kertanegara.[350] Bobby diadopsi oleh Prabowo dari jalanan setelah bertemu secara tidak sengaja, dan ia sering muncul dalam pertemuan-pertemuan yang dihadiri Prabowo di kediamannya di Kertanegara.[350] Selain seekor kucing, ia juga memiliki 18 ekor kuda di perbukitan miliknya di Pegunungan Jonggol, Bojong Koneng, Kabupaten Bogor (tenggara Sentul City), dan sering mengajak tamu untuk menunggangi salah satu kudanya, termasuk saat Jokowi dan Gibran berkunjung.[351] Ia pernah membawa kudanya untuk kampanye khususnya di Stadion Gelora Bung Karno.[352] Karena hobinya memelihara kuda, Prabowo dikenal mendukung olahraga berkuda karena Asosiasi Berkuda Indonesia pernah menerima 28 ekor kuda dari kekayaan pribadi Prabowo untuk mendukung tim nasional dalam persiapan SEA Games 2025 sekaligus mendapatkan target medali untuk polo langsung dari presiden.[353] Dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Mark Carney, Prabowo mengungkapkan bahwa di masa mudanya, ia bercita-cita menjadi seorang Polisi Berkuda.[354]
Biasanya Prabowo mengenakan baju berwarna khaki dengan banyak saku. Ia sendiri menyatakan menyukai setelan ini karena alasan praktis. Prabowo mulai sering memakainya saat berpasangan dengan Megawati pada Pilpres 2009.[355]
Selain bahasa Indonesia, Prabowo berbicara dialek Banyumasan dari bahasa Jawa, bahasa ibu ayahnya,[356] dan fasih berbahasa Inggris, Belanda, Prancis, dan Jerman. Dia juga memiliki kemahiran terbatas dalam Bahasa Arab, yang dia pelajari selama berada di Yordania.[357]
Dalam sebuah wawancara pada tahun 2018, Prabowo menyatakan bahwa dirinya adalah seorang Muslim yang menganut pandangan nasionalis.[358] Dia menambahkan bahwa dia memiliki pengetahuan yang kurang tentang Islam.[358] Prabowo pernah menyatakan bahwa dia tidak bisa membaca Quran dengan lancar.[359]
Prabowo mengatakan bahwa ia tidak lahir dalam keluarga yang kental dengan ajaran Islam, tetapi dibesarkan bersama rekan-rekannya yang merupakan anggota berbagai organisasi komunitas Islam.[360]
Pada 13 Mei 2023, Prabowo menyatakan bangga menganut agama Islam yang dianggapnya sebagai pelopor banyak terobosan ilmu pengetahuan dan teknologi di seluruh dunia.[361] Pada tanggal 19 November, ia menyatakan bahwa ia merasa nyaman untuk menganut keyakinan Islam dari ajaran Nahdlatul Ulama (NU) karena ia yakin bahwa ajaran tersebut menganjurkan bentuk Islam yang toleran, protektif terhadap masyarakat, dan moderat.[362]
Pada 30 Juni 2024, Prabowo mengumumkan dirinya menjalani operasi pada kaki kirinya melalui akun Instagram miliknya.[363] Dalam postingannya, ia menjelaskan bahwa ia mengalami cedera kaki kiri sebanyak dua kali.[363] Dia pertama kali mengalami cedera saat berpartisipasi dalam latihan pasukan terjun payung di Jerman Barat saat dia sedang berlatih dengan GSG-9. Selain itu, ia kembali mengalami cedera kaki saat terjatuh dari tebing di zona pertempuran pada tahun 1980-an.[364] Prabowo, yang saat kecelakaan itu berusia 30 tahun, tidak mengalami masalah lebih lanjut hingga kampanyenya pada tahun 2024, ketika ia terlihat berjalan pincang dengan kaki kirinya. Hal ini mendorong pendukung saingannya untuk mengejek fisiknya.[365] Prabowo menjalani operasi yang sukses pada kaki kirinya seminggu kemudian di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Nasional.[366][367]

Prabowo secara otomatis dianugerahi Bintang Dekorasi kelas tertinggi di kalangan sipil dan militer setelah menjabat sebagai presiden, tetapi ia telah menerima beberapa penghargaan ini saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
| Brevet Lain & Kehormatan | |
|---|---|
| Airborne Tab (US Army) | |
| Special Forces Tab (US Army) | |
| Brevet Hidro-Oseanografi/Surveyor "A" (2021)[389] | |
| Pin Korps Brimob (2021)[390][391] | |
| Special Forces Command Distinctive Unit Insignia - Royal Cambodian Army (2022)[392] | |
| Brevet Trimedia Intai Amfibi Korps Marinir (2023)[393] | |
| Brevet Anti-Teror Aspek Laut (2023)[393] | |
| Wing Penerbang TNI AU Kelas I (2023)[394] | |
| Brevet Komando Kopasgat (2023)[395] | |
| Brevet Pengendali Tempur (Dalpur) Kopasgat (2023)[395] | |
| Brevet Anti-Teror Aspek Udara (2023)[395] | |
| Brevet Hiu Kencana (2024) | |

Pada tanggal 17 Juni 2009, Prabowo dinyatakan sebagai anggota Batak Toba marga Lumban Tobing. Pemberian marga ini difasilitasi oleh Persatuan Punguan Siraja Lumban Tobing (PPSLB) dan bertempat di Balai Sidang Danau Toba, Medan.[396]
Pada tanggal 28 Desember 2011, Prabowo menerima gelar kebangsawanan adat Toraja dengan diberi gelar Taruk Langi (terj. har. 'Tunas Emas Manusia dari Langit')[397] dari keluarga besar Tongkonan Siguntu, Rantepao, Toraja Utara. Kompleks Tongkonan Siguntu kemudian dinamai "Kampung Prabowo".[398] Penyerahan gelar adat yang diiringi upacara duka Rambu Solo disaksikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu'mang, Panglima Kodam VII/Wirabuana, Mayjen Muhamad Nizam, Bupati Tanah Toraja, Theofilus Allorerung, Bupati Toraja Utara Frederik Batti' Sorring, serta ribuan warga setempat.[399] Gelar 'Sahabat Santri Indonesia' juga diterimanya dari Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo, pada 2 Januari 2024.[400]
Pada 28 Februari 2024, Prabowo dianugerahi pangkat jenderal kehormatan bintang empat oleh Presiden Joko Widodo.[401] Pada November 2024, Ukrposhta, layanan pos nasional Ukraina, menerbitkan prangko edisi terbatas untuk menghormati Prabowo. Inisiatif ini dipelopori oleh Ukrainian Initiative, sebuah LSM yang dipimpin oleh ahli Indonesia Yurii Kosenko, yang menggambarkan prangko tersebut sebagai penghormatan kepada Prabowo dan simbol persahabatan Indonesia-Ukraina.[402]

Kegemaran Prabowo menulis sudah terlihat sejak SMA, saat ia menjadi editor majalah SMA The American School in London. Berikut ini adalah sejumlah buku yang ditulis oleh Prabowo:
Menteri Pertahanan Prabowo menyerukan 'rebalancing' di mana Indonesia harus belajar dari negara-negara seperti Tiongkok dan India daripada terus melihat ke Barat
Prabowo, 46, who attended the advanced officers training course at Ft. Bragg, N.C., in 1980 and wanted Wiranto's job as defense chief, was widely believed to be behind some of Indonesia's most flagrant human rights abuses. Among them are the disappearances of 14 student activists--five remain unaccounted for--and the supplying of provocateurs to encourage riots against ethnic Chinese merchants
A joint fact-finding team set up by the government alleged that the riots were part of a scenario engineered by former president Soeharto's son-in-law Prabowo Subianto, then the Army's Strategic Reserve Command (Kostrad) chief and most recently a Golkar Party presidential candidate before he lost the nomination, in his attempt to have martial law declared, which would allow him to take power amidst the national leadership crisis that ended with Soeharto's resignation on May 21.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Joko Widodo |
Presiden Indonesia 2024–sekarang |
Petahana |
| Didahului oleh: Ryamizard Ryacudu |
Menteri Pertahanan Indonesia 2019–2024 |
Diteruskan oleh: Sjafrie Sjamsoeddin |
| Jabatan lain | ||
| Didahului oleh: Aries Muftie |
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia 2008–2015 |
Diteruskan oleh: Sandiaga Uno |
| Didahului oleh: Eddie Marzuki Nalapraya |
Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia 2007–sekarang |
Petahana |
| Didahului oleh: Siswono Yudohusodo |
Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia 2004–2009 |
Diteruskan oleh: Oesman Sapta Odang |
| Jabatan partai politik | ||
| Didahului oleh: Suhardi |
Ketua Umum Partai Gerindra 2014–sekarang |
Petahana |
| Jabatan militer | ||
| Didahului oleh: Sugiono |
Pangkostrad 1997–1998 |
Diteruskan oleh: Johny Lumintang (pejabat) Djamari Chaniago |
| Didahului oleh: Subagyo Hadi Siswoyo |
Danjen Kopassus 1995–1998 |
Diteruskan oleh: Muchdi Purwoprandjono |
| Didahului oleh: Sang Nyoman Suwisma |
Wadanjen Kopassus 1994–1995 |
Diteruskan oleh: M. Idris Gassing |