Angga Raka Prabowo adalah seorang politikus Indonesia dari Partai Gerindra yang menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia sejak 19 Agustus 2024, merangkap Kepala Badan Komunikasi Pemerintah sejak 17 September 2025 dan Komisaris Utama Telkom Indonesia sejak 1 Juni 2025.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
|
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
Angga Raka Prabowo | |
|---|---|
| Kepala Badan Komunikasi Pemerintah | |
| Mulai menjabat 17 September 2025 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Wakil Menteri Komunikasi dan Digital | |
| Mulai menjabat 19 Agustus 2024 Menjabat bersama Nezar Patria | |
| Presiden | Joko Widodo Prabowo Subianto |
| Menteri | Budi Arie Setiadi Meutya Hafid |
| Komisaris Utama Telkom Indonesia | |
| Mulai menjabat 1 Juni 2025 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 8 September 1989 Jakarta, Indonesia |
| Partai politik | Gerindra (2008–sekarang) |
| Suami/istri | Indri Septi Wulandari |
| Anak | 2 |
| Almamater | Universitas Jayabaya |
| Pekerjaan | Politisi |
Angga Raka Prabowo (lahir 8 September 1989)[1] adalah seorang politikus Indonesia dari Partai Gerindra yang menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia sejak 19 Agustus 2024, merangkap Kepala Badan Komunikasi Pemerintah sejak 17 September 2025 dan Komisaris Utama Telkom Indonesia sejak 1 Juni 2025.[1][2][3][4]
Pembentukan Bakom menandai restrukturisasi sistem komunikasi negara pada masa pemerintahan Prabowo Subianto. Bakom menggantikan Kantor Komunikasi Kepresidenan yang dibentuk pada era Joko Widodo.[5]
Angga Raka Prabowo ditunjuk sebagai Kepala Bakom sekaligus menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Digikom). Dalam kapasitas tersebut, ia juga berperan sebagai juru bicara presiden, sementara kementerian tempatnya menjabat memiliki kewenangan regulasi terhadap media dan penyiaran. Perangkapan fungsi komunikasi politik dan otoritas regulasi ini memunculkan perbandingan dengan peran menteri penerangan pada era Soeharto, yang mengendalikan penyampaian pesan pemerintah sekaligus mengawasi pemberitaan.[6]
Ia meraih gelar S1 Hubungan Internasional dari Universitas Jayabaya pada 2011.[7][8]
Ia menjabat sebagai Ketua Bidang Komunikasi atau Direktur Media Kampanye Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024. Dalam struktur Partai Gerindra yang dipimpin Prabowo, Angga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal sekaligus Ketua Badan Komunikasi.[9]
Pada 2019, ia juga pernah menjadi Kepala Departemen Sosial Media partai tersebut.[9] Pada tahun 2018, ia menjadi Chief Executive Officer Tabloid Independent Observer.[9] Pada 2021 ia diangkat menjadi Komisaris PT Teknologi Militer Indonesia[10], yang kemudian melanggar ketentuan larangan rangkap jabatan bagi wakil menteri sebagaimana ditegaskan Mahkamah Konstitusi terkait Pasal 23 UU Kementerian Negara.[11]
Pada 2025, ia mendapatkan Penghargaan Fortune Indonesia 40 Under 40. Penghargaan ini diberikan pada acara Fortune Indonesia Summit 2025, 6 Februari 2025 di The Westin Jakarta. Daftar yang dikeluarkan oleh Fortune Indonesia ini berisi 40 orang muda Indonesia paling berpengaruh pada berbagai sektor yang belum berusia 40 tahun per 31 Desember 2024.[12]