Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Amran Sulaiman

Andi Amran Sulaiman adalah seorang bangsawan Bugis dan pengusaha berkebangsaan Indonesia yang menjabat Menteri Pertanian sejak 25 Oktober 2023 setelah sebelumnya memangku jabatan itu dari 27 Oktober 2014 hingga 20 Oktober 2019. Ia juga saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional sejak Oktober 2025. Sebelum menjadi menteri, ia adalah pemimpin Tiran Group, sebuah perusahaan konglomerat yang bermarkas di Makassar ini sebagian besar beroperasi di Indonesia Timur menjadikannya menteri terkaya yang diangkat ke kabinet baru.

ahli pertanian, pengusaha, dan politikus di Indonesia
Diperbarui 24 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Amran Sulaiman
Andi Amran Sulaiman
Potret saat menerima penghargaan bintang Mahaputra
Amran Pada 2025
Menteri Pertanian Indonesia ke-27
Petahana
Mulai menjabat
25 Oktober 2023
PresidenJoko Widodo
Prabowo Subianto
WakilHarvick Qolbi (2020–2024)
Sudaryono (2024–)
Sebelum
Pendahulu
Syahrul Yasin Limpo
Pengganti
Petahana
Sebelum
Masa jabatan
27 Oktober 2014 – 20 Oktober 2019
PresidenJoko Widodo
Sebelum
Pendahulu
Suswono
Pengganti
Syahrul Yasin Limpo
Sebelum
Kepala Badan Pangan Nasional ke-2
Petahana
Mulai menjabat
9 Oktober 2025
PresidenPrabowo Subianto
Sebelum
Pendahulu
Arief Prasetyo Adi
Pengganti
Petahana
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir27 April 1968 (umur 57)
Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia
Partai politik  Independen
Suami/istriMartati
Anak4, termasuk Andi Amar Ma'ruf Sulaiman
KerabatAndi Asman Sulaiman (adik)
Andi Sudirman Sulaiman (adik)
Andi Syamsuddin Arsyad (sepupu)
AlmamaterUniversitas Hasanuddin
PekerjaanPengusaha
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Andi Amran Sulaiman (lahir 27 April 1968)[1] adalah seorang bangsawan Bugis dan pengusaha berkebangsaan Indonesia yang menjabat Menteri Pertanian sejak 25 Oktober 2023 setelah sebelumnya memangku jabatan itu dari 27 Oktober 2014 hingga 20 Oktober 2019.[2] Ia juga saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional sejak Oktober 2025.[3] Sebelum menjadi menteri, ia adalah pemimpin Tiran Group, sebuah perusahaan konglomerat yang bermarkas di Makassar ini sebagian besar beroperasi di Indonesia Timur menjadikannya menteri terkaya yang diangkat ke kabinet baru.[butuh rujukan]

Di Kabinet Prabowo Subianto, ia kembali terpilih sebagai Menteri Pertanian Indonesia untuk ketiga kalinya pada Kabinet Merah Putih.[4]

Lahir di Bone, Sulawesi Selatan, pendidikan dan sebagian besar kariernya berkisar pada bidang pertanian, dan ia tercatat sebagai dosen ilmu pertanian di Universitas Hasanuddin.

Kehidupan pribadi

Kehidupan awal

Andi Amran Sulaiman merupakan anak ketiga dari dua belas bersaudara dari ayah Andi B. Sulaiman Dahlan Petta Linta, seorang veteran, dan Ibu Andi Nurhadi Petta Bau. Ketika ia lahir di Bone, ia menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di daerah tetangga, Barru, di mana ia tinggal selama 7 tahun dan pertama kali bersekolah di sekolah dasar. Kemudian, ia kembali ke Bone dan menyelesaikan pendidikan dasar 12 tahun pertamanya, lulus dari sekolah menengah atas negeri di Lappariaja pada tahun 1989.[5][6]

Pendidikan tinggi

Setelah menyelesaikan studi dasarnya, Amran belajar ilmu pertanian di Universitas Hasanuddin Makassar, dimulai pada tahun 1988 dan memperoleh gelar sarjana pada tahun 1993. Ia melanjutkan untuk memperoleh gelar master dan pascasarjana dari universitas yang sama masing-masing pada tahun 2003 dan 2012, semuanya pada subjek yang sama.[7] Ia lulus dengan IPK maksimal, dan mematenkan berbagai penemuan yang mencakup pengendalian hama.[8] Saat ini ia memegang 5 hak paten, selain tercatat sebagai dosen di Universitas Hasanuddin.[9]

Keluarga

Ia menikah dengan Martati dan pasangan ini memiliki empat anak – semuanya dengan nama depan Andi. Menurut catatan silsilah, Amran merupakan keturunan jauh raja Bone ke-23.[10]

Adiknya, Andi Sudirman Sulaiman menjadi Wakil Gubernur Sulawesi Selatan di bawah Gubernur Nurdin Abdullah.[11] Ia kemudian naik menjadi Gubernur setelah Nurdin ditangkap dan dibui karena kasus korupsi.[12]

Karier

Setelah lulus, Sulaiman bekerja di PT Perkebunan Nusantara XIV. Ia memulai kariernya sebagai kepala operasi lapangan di sebuah pabrik gula pada tahun 1994, dan dipromosikan sebanyak 4 kali selama enam tahun pertamanya di perusahaan tersebut, dengan puncaknya sebagai kepala logistik. Dia mengundurkan diri setelah 15 tahun. Kemudian, ia mendirikan bisnisnya sendiri, dimulai dengan patennya atas racun tikus (bernama "Tiran" sebagai akronim dari Tikus diracun Amran) dan berkembang pesat, mencakup 10 perusahaan dengan pendapatan tahunan gabungan mendekati US$1 miliar pada tahun 2014, ia menerima penghargaan sipil Satyalancana Pembangunan dari Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2007.[13]

Joko Widodo mengumumkan pengangkatannya sebagai Menteri Pertanian pada 26 Oktober 2014 (dilantik kembali pada 25 Oktober 2023), dan ia dilantik keesokan harinya.[14] Ia kemudian menjadi menteri dengan kekayaan bersih tertinggi yang dilaporkan, senilai Rp330,8 miliar pada November 2014.[15] Target kementeriannya adalah swasembada 4 komoditas pangan utama yaitu beras, jagung, kedelai, dan gula dalam waktu 3 tahun serta perbaikan sistem irigasi di 11 provinsi di Indonesia.[16][17] Ia berhasil selamat dari dua perombakan kabinet yang dilakukan oleh Widodo, yang dilakukan masing-masing pada tahun 2015 dan 2016 meskipun ada rumor awal tentang penggantinya.[18]

Penghargaan

  • Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan di Bidang Wirausaha Pertanian dari Presiden RI, 2007
  • Penghargaan FKPTPI Award tahun 2011 di Bali.
  • Bintang Mahaputera Adipradana (11 November 2020)[19]
  • Bintang Mahaputera Adipurna (25 Agustus 2025)[20][21]
  • Bintang Jasa Utama (7 Januari 2026)[22]

Referensi

  1. ↑ Tri Wahono (26 Oktober 2014). "Ini Sosok Amran Sulaiman, Menteri Pertanian". Kompas.com. Diakses tanggal 25 Oktober 2023.
  2. ↑ "Jokowi Resmi Lantik Amran Sulaiman Jadi Menteri Pertanian". CNN Indonesia. 25 Oktober 2023. Diakses tanggal 25 Oktober 2023.
  3. ↑ "Mengejutkan! Mentan Amran Sulaiman Resmi Ditunjuk Jadi Kepala Bapanas Gantikan Arief Prasetyo Adi". Merdeka.com. 10 Oktober 2025. Diakses tanggal 10 Oktober 2025.
  4. ↑ https://www.kompas.com/tren/read/2024/10/20/214434365/profil-amran-sulaiman-menteri-pertanian-kabinet-prabowo-gibran
  5. ↑ Tambak, Ruslan (20 March 2017). "Nostalgia Ke Kampung, Menteri Amran Bercerita Kisah Kecil dan Genjot Semangat Petani". rmol. Diakses tanggal 8 November 2017.
  6. ↑ Arsyan, Ilham (26 Oktober 2014). "Ayah Amran Sulaiman Ternyata Seorang Tentara". Tribun Makassar. Diakses tanggal 8 November 2017.
  7. ↑ "Andi Amran Sulaiman". Merdeka.com. Diakses tanggal 10 November 2017.
  8. ↑ "Amran Sulaiman: dari Racun Tikus ke Menteri". CNN Indonesia. 26 Oktober 2014. Diakses tanggal 10 November 2017.
  9. ↑ "KABINET JOKOWI-JK: Amran Sulaiman, CEO & Anak Kolong Kini Jadi Mentan". Bisnis Indonesia. 26 Oktober 2014. Diakses tanggal 10 November 2017.
  10. ↑ "Andi Amran Sulaiman". Tirto.id.
  11. ↑ Muhammad Nur Abdurrahman (7 Oktober 2017). "Nurdin Abdullah Pilih Adik Mentan Jadi Wakilnya di Pilgub Sulsel". Detik.com. Diakses tanggal 4 Agustus 2018.
  12. ↑ "Jokowi Lantik Gubernur Termuda Andi Sudirman Sulaiman Hari Ini". CNN Indonesia. 10 Maret 2022.
  13. ↑ Panga, Nurhaya J. (28 Oktober 2014). "Mengenal lebih jauh Amran, wirausahawan yang kini menjabat Mentan". Lembaga Kantor Berita Nasional Antara. Diakses tanggal 10 November 2017.
  14. ↑ Subagyo (26 Oktober 2014). "Menteri Pertanian dijabat Amran Sulaiman". Lembaga Kantor Berita Nasional Antara. Diakses tanggal 10 November 2017.
  15. ↑ Bata, Anselmus (14 March 2016). "Menteri Pertanian Andi Amran Terkaya di Kabinet Kerja". beritasatu.com. Diakses tanggal 10 November 2017.
  16. ↑ Yulisman, Linda (29 October 2014). "New minister promises self-sufficiency in food". The Jakarta Post. Diakses tanggal 10 November 2017.
  17. ↑ "3 Tahun Tak Capai Swasembada Pangan, Jokowi: Saya Ganti Menterinya". DetikCom. 9 December 2014. Diakses tanggal 10 November 2017.
  18. ↑ "Menteri Amran, Aman dari Reshuffle Setelah Dipuji Jokowi". DetikCom. 27 July 2016. Diakses tanggal 10 November 2017.
  19. ↑ https://setkab.go.id/inilah-71-nama-penerima-bintang-mahaputera-dan-bintang-jasa/
  20. ↑ "Daftar 141 Tokoh Terima Anugerah Tanda Kehormatan dari Prabowo, Ada Puan, Wiranto Hingga Bahlil". Tribunnews.com. 2025-08-25. Diakses tanggal 2025-08-25.
  21. ↑ LIVE: Pengucapan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pejabat Negara, serta Upacara Penganugerahan TKRI, diakses tanggal 2025-08-25
  22. ↑ Author (2026-01-07). "Mentan Amran Terima Bintang Jasa Utama dari Prabowo". CNN Indonesia. Diakses tanggal 2026-01-08.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Suswono
Menteri Pertanian Indonesia
2014–2019
Diteruskan oleh:
Syahrul Yasin Limpo
Didahului oleh:
Syahrul Yasin Limpo
Menteri Pertanian Indonesia
2023–sekarang
Petahana
Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Arief Prasetyo Adi
Kepala Badan Pangan Nasional
2025–sekarang
Petahana

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Amran Sulaiman.
  • l
  • b
  • s
Menteri Pertanian Indonesia
Kementerian Pertanian
Menteri Kemakmuran
(1945–1946)
  • Panji Surachman Cokroadisuryo
  • Darmawan Mangunkusumo
Menteri Pertanian dan Persediaan
(1946)
  • Zainuddin Rasad
  • Darmawan Mangunkusumo
Menteri Kemakmuran
(1946–1949)
  • Adenan Kapau Gani
  • Sjafruddin Prawiranegara
  • Indratjahja
Menteri Persediaan Makanan Rakyat
(1949–1950)
  • Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono
Menteri Kemakmuran
(1949–1950)
  • Djoeanda Kartawidjaja (RIS)
  • Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono
Menteri Pertanian
(1950–1962)
  • Sadjarwo Djarwonagoro
  • Tandiono Manu
  • Suwarto
  • Mohammad Sardjan
  • Sadjarwo Djarwonagoro
  • Mohammad Sardjan
  • Eny Karim
  • Sadjarwo Djarwonagoro
  • Abdul Azis Saleh
Menteri Pertanian dan Agraria
(1962–1964)
  • Sadjarwo Djarwonagoro
Menteri Pertanian
(1964–2000)
  • Sadjarwo Djarwonagoro
  • T. Sukarno
  • Frans Seda
  • Sutjipto
  • Thoyib Hadiwidjaja
  • Soedarsono Hadisapoetro
  • Achmad Affandi
  • Wardojo
  • Sjarifuddin Baharsjah
  • Justika Baharsjah
  • Soleh Solahudin
  • Mohamad Prakosa
Menteri Pertanian dan Kehutanan
(2000–2001)
  • Bungaran Saragih
Menteri Pertanian
(2001–sekarang)
  • Bungaran Saragih
  • Anton Apriyantono
  • Suswono
  • Amran Sulaiman
  • Syahrul Yasin Limpo
  • Arief Prasetyo Adi
  • Amran Sulaiman
Miring: Pelaksana tugas
Kategori
  • l
  • b
  • s
Kabinet Kerja (2014–2019)
Presiden: Joko Widodo | Wakil Presiden: Jusuf Kalla
  • Kementerian di bawah Menko Polhukam: Tedjo Edhy Purdijatno, Luhut Binsar Panjaitan, Wiranto
  • Mendagri: Tjahjo Kumolo
  • Menlu: Retno Marsudi
  • Menhan: Ryamizard Ryacudu
  • Menkumham: Yasonna Laoly
  • Menkominfo: Rudiantara
  • Menteri PAN-RB: Yuddy Chrisnandi, Asman Abnur, Syafruddin
  • Kementerian di bawah Menko Perekonomian: Sofyan Djalil, Darmin Nasution
  • Menkeu: Bambang Brodjonegoro, Sri Mulyani Indrawati
  • Menperin: Saleh Husin, Airlangga Hartarto
  • Mendag: Rachmad Gobel, Thomas Trikasih Lembong, Enggartiasto Lukita
  • Menaker: Hanif Dhakiri
  • Menkop UKM: Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
  • Menteri BUMN: Rini Soemarno
  • Menteri ATR/Kepala BPN: Ferry Mursyidan Baldan, Sofyan Djalil
  • Menteri LHK: Siti Nurbaya Bakar
  • Mentan: Amran Sulaiman
  • Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono
  • Kementerian di bawah Menko Kemaritiman: Indroyono Soesilo, Rizal Ramli, Luhut Binsar Panjaitan
  • Menhub: Ignasius Jonan, Budi Karya Sumadi
  • Menlutkan: Susi Pudjiastuti
  • Menpar: Arief Yahya
  • Menteri ESDM: Sudirman Said, Arcandra Tahar, Ignasius Jonan
  • Kementerian di bawah Menko PMK: Puan Maharani
  • Menkes: Nila Moeloek
  • Mensos: Khofifah Indar Parawansa, Idrus Marham, Agus Gumiwang Kartasasmita
  • Menag: Lukman Hakim Saifuddin
  • Menteri PPPA: Yohana Yembise
  • Mendes PDTT: Marwan Ja'far, Eko Putro Sandjojo
  • Menpora: Imam Nahrawi
  • Mendikbud: Anies Baswedan, Muhadjir Effendy
  • Menristekdikti: Mohamad Nasir
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang dibawahi langsung oleh Presiden:
  • Mensesneg: Pratikno
  • Menteri PPN/Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago, Sofyan Djalil, Bambang Brodjonegoro
  • Jakgung: Andhi Nirwanto (plt.), Muhammad Prasetyo
  • Kepala BIN: Marciano Norman, Sutiyoso, Budi Gunawan
  • Panglima TNI: Moeldoko, Gatot Nurmantyo, Hadi Tjahjanto
  • Kapolri: Sutarman, Badrodin Haiti, Tito Karnavian
  • Kepala Staf Kepresidenan: Luhut Binsar Panjaitan, Teten Masduki, Moeldoko
Sekretaris Kabinet: Andi Widjajanto, Pramono Anung
  • l
  • b
  • s
Kabinet Indonesia Maju (2019–2024)
Presiden: Joko Widodo | Wakil Presiden: Ma'ruf Amin
  • Kementerian di bawah Menko Polhukam: Mahfud MD, Tito Karnavian (plt.), Hadi Tjahjanto
  • Mendagri: Tito Karnavian
  • Menlu: Retno Marsudi
  • Menhan: Prabowo Subianto
  • Menkumham: Yasonna Laoly, Supratman Andi Agtas
  • Menkominfo: Johnny Gerard Plate, Mahfud MD (a.i.), Budi Arie Setiadi
  • Menteri PAN-RB: Tjahjo Kumolo, Mahfud MD (a.i.), Tito Karnavian (a.i.), Mahfud MD (plt.), Abdullah Azwar Anas
  • Kementerian di bawah Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto
  • Menkeu: Sri Mulyani
  • Menperin: Agus Gumiwang Kartasasmita
  • Mendag: Agus Suparmanto, Muhammad Lutfi, Zulkifli Hasan
  • Menaker: Ida Fauziyah, Airlangga Hartarto (a.i.)
  • Menkop UKM: Teten Masduki
  • Menteri BUMN: Erick Thohir
  • Menteri ATR/Kepala BPN: Sofyan Djalil, Hadi Tjahjanto, Agus Harimurti Yudhoyono
  • Mentan: Syahrul Yasin Limpo, Arief Prasetyo Adi (plt.), Amran Sulaiman
  • Kementerian di bawah Menko Keminves: Luhut Binsar Panjaitan
  • Menlutkan: Edhy Prabowo, Luhut Binsar Panjaitan (a.i.), Syahrul Yasin Limpo (a.i.), Sakti Wahyu Trenggono
  • Menparekraf/Kepala Baparekraf: Wishnutama, Sandiaga Uno
  • Menhub: Budi Karya Sumadi
  • Menteri ESDM: Arifin Tasrif, Bahlil Lahadalia
  • Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono
  • Menteri LHK: Siti Nurbaya Bakar
  • Meninves/Kepala BKPM (kementerian dibentuk pada April 2021): Bahlil Lahadalia, Rosan Roeslani
  • Kementerian di bawah Menko PMK: Muhadjir Effendy
  • Menkes: Terawan Agus Putranto, Budi Gunadi Sadikin
  • Mensos: Juliari Batubara, Muhadjir Effendy (a.i.), Tri Rismaharini, Muhadjir Effendy (a.i.), Saifullah Yusuf
  • Menag: Fachrul Razi, Yaqut Cholil Qoumas
  • Menteri PPPA: I Gusti Ayu Bintang Darmawati
  • Mendes PDTT: Abdul Halim Iskandar, Muhadjir Effendy (a.i.)
  • Menpora: Zainudin Amali, Muhadjir Effendy (a.i.), Dito Ariotedjo
  • Mendikbudristek: Nadiem Makarim
  • Menristek/Kepala BRIN (kementerian dibubarkan pada April 2021): Bambang Brodjonegoro
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden:
  • Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa
  • Mensetneg: Pratikno
  • Kepala OIKN: Bambang Susantono, Basuki Hadimuljono (plt.)
  • Jakgung: Arminsyah (plt.), ST Burhanuddin
  • Kepala BIN: Budi Gunawan
  • Panglima TNI: Hadi Tjahjanto, Andika Perkasa, Yudo Margono, Agus Subiyanto
  • Kapolri: Ari Dono Sukmanto (plt.), Idham Azis, Listyo Sigit Prabowo
  • Kepala KSP: Moeldoko
  • Kepala PCO: Hasan Nasbi
Sekretaris Kabinet: Pramono Anung, Pratikno (plt.)
  • l
  • b
  • s
Kabinet Merah Putih (2024–2029)
Presiden: Prabowo Subianto | Wakil Presiden: Gibran Rakabuming Raka
  • Menteri dan pejabat setingkat menteri di bawah Menko Polkam: Budi Gunawan, Sjafrie Sjamsoeddin (a.i.), Djamari Chaniago
  • Mendagri: Tito Karnavian
  • Menlu: Sugiono
  • Menhan: Sjafrie Sjamsoeddin
  • Menkomdigi: Meutya Hafid
  • Menteri di bawah Menko Kumham Imipas: Yusril Ihza Mahendra
  • Menkum: Supratman Andi Agtas
  • Menham: Natalius Pigai
  • Menimipas: Agus Andrianto
  • Menteri di bawah Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto
  • Menaker: Yassierli
  • Menperin: Agus Gumiwang Kartasasmita
  • Mendag: Budi Santoso
  • Menteri ESDM: Bahlil Lahadalia
  • Menteri BUMN: Erick Thohir, Dony Oskaria (a.i.)
  • Meninhil/Kepala BKPM: Rosan Roeslani
  • Menpar: Widiyanti Putri Wardhana
  • Menteri di bawah Menko PMK: Pratikno
  • Menag: Nasaruddin Umar
  • Mendikdasmen: Abdul Mu’ti
  • Mendiktisaintek: Satryo Brodjonegoro, Brian Yuliarto
  • Menbud: Fadli Zon
  • Menkes: Budi Gunadi Sadikin
  • Menteri PPPA: Arifah Fauzi
  • Mendukbangga/Kepala BKKBN: Wihaji
  • Menpora: Dito Ariotedjo, Erick Thohir
  • Menteri Haji: Mochamad Irfan Yusuf
  • Menteri di bawah Menko Infrabangwil: Agus Harimurti Yudhoyono
  • Menteri ATR/Kepala BPN: Nusron Wahid
  • Menteri PU: Dody Hanggodo
  • Menteri PKP: Maruarar Sirait
  • Mentrans: Iftitah Sulaiman Suryanagara
  • Menhub: Dudy Purwagandhi
  • Menteri di bawah Menko Dayamas: Muhaimin Iskandar
  • Mensos: Saifullah Yusuf
  • Menteri P2MI/Kepala BP2MI: Abdul Kadir Karding, Mukhtarudin
  • Mendes PDT: Yandri Susanto
  • Menkop: Budi Arie Setiadi, Ferry Juliantono
  • Menteri UMKM: Maman Abdurrahman
  • Menekraf/Kepala Bekraf: Teuku Riefky Harsya
  • Menteri dan pejabat setingkat menteri di bawah Menko Pangan: Zulkifli Hasan
  • Mentan: Amran Sulaiman
  • Menhut: Raja Juli Antoni
  • Menlutkan: Sakti Wahyu Trenggono
  • Menteri LH/Kepala BPLH: Hanif Faisol Nurofiq
  • Kepala Bapanas: Arief Prasetyo Adi
  • Kepala BGN: Dadan Hindayana
Menteri bertanggung jawab langsung kepada Presiden:
  • Mensetneg: Prasetyo Hadi
  • Menteri PAN-RB: Rini Widyantini
  • Menteri PPN/Kepala Bappenas: Rachmat Pambudy
  • Menkeu: Sri Mulyani, Purbaya Yudhi Sadewa
Pejabat setingkat menteri:
  • Kepala BIN: Muhammad Herindra
  • Kepala KSP: Anto Mukti Putranto, Muhammad Qodari
  • Kepala PCO / BKP: Hasan Nasbi, Angga Raka Prabowo
  • Kepala OIKN: Basuki Hadimuljono
  • Jakgung: ST Burhanuddin
  • Panglima TNI: Agus Subiyanto
  • Kapolri: Listyo Sigit Prabowo
  • Ketua DEN: Luhut Binsar Pandjaitan
Sekretaris Kabinet: Teddy Indra Wijaya
Sumber: Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 139 Tahun 2024
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan pribadi
  2. Kehidupan awal
  3. Pendidikan tinggi
  4. Keluarga
  5. Karier
  6. Penghargaan
  7. Referensi
  8. Pranala luar

Artikel Terkait

Rachmat Pambudy

akademisi Indonesia

Sukanda Kartasasmita

peningkatan kualitas panca usaha tani dan kesiapan petani yang dapat menghindari serangan hama. Peningkatan produksi komoditas pertanian lainnya juga terjadi

Era Demokrasi Liberal (1950–1959)

Era di mana Presiden Soekarno memerintah menggunakan konstitusi UUDS Republik Indonesia 1950.

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026