Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Arief Yahya

Arief Yahya adalah Menteri Pariwisata Indonesia yang menjabat dari 27 Oktober 2014 pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Sebelumnya ia menjabat sebagai CEO PT Telekomunikasi Indonesia sejak 11 Mei 2012 menggantikan posisi Rinaldi Firmansyah.

Wikipedia article
Diperbarui 23 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Arief Yahya
Arief Yahya
Arief Yahya, Menteri Pariwisata (2016)
Menteri Pariwisata Indonesia ke-9
Masa jabatan
27 Oktober 2014 – 20 Oktober 2019
PresidenJoko Widodo
Wakil PresidenMuhammad Jusuf Kalla
Sebelum
Pendahulu
Mari Elka Pangestu
Pengganti
Wishnutama
Sebelum
Direktur Utama PT Telkom Indonesia
Masa jabatan
11 Mei 2012 – 27 Oktober 2014
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
Wakil PresidenBoediono
Muhammad Jusuf Kalla
Sebelum
Pendahulu
Rinaldi Firmansyah
Pengganti
Alex Janangkih Sinaga
Sebelum
Jabatan Pemerintahan lainnya
2014–2020Anggota Komite Nasional Persiapan Pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN
Informasi pribadi
Lahir2 April 1961 (umur 65)
Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Partai politikIndependen
Anak4
AlmamaterInstitut Teknologi Bandung
Surrey University
Universitas Padjadjaran
ProfesiDirektur Utama PT Intermedia Capital Tbk
KabinetKerja (2014-2019)
  • Tatler 500 Indonesia Suntingan nilai di Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Arief Yahya (lahir 2 April 1961) adalah Menteri Pariwisata Indonesia yang menjabat dari 27 Oktober 2014 pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo.[1] Sebelumnya ia menjabat sebagai CEO PT Telekomunikasi Indonesia sejak 11 Mei 2012 menggantikan posisi Rinaldi Firmansyah.[2]

Kehidupan awal

Ia lahir di Glagah, Banyuwangi pada tanggal 2 April 1961. Ia adalah putra dari Said Suhadi, seorang pedangang dan istrinya Siti Badriya yang aktif dalam organisasi keagamaan. Pada saat mudanya, usaha yang dijalani oleh ayahnya mengalami kemunduran sehingga keadaan ekonomi keluarga mulai mengalami gangguan. Sosok ibunya inilah yang menjadi panutan Arief untuk tetap tegar dalam kondisi tersebut.

Ia lalu melanjutkan studinya ke Institut Teknologi Bandung, mengambil jurusan Teknik Elektro. Pernah suatu ketika ia dan kawan-kawannya sesama mahasiswa ITB mengikuti kuis Pesona 13 sebuah tayangan di TVRI yang dipandu oeh Bob Tutupoly yang populer pada tahun 1994 hinga 1997, dalam kuis tersebut Arief dan kawan-kawannya berhasil menang.

Arief adalah seseorang yang dikenal sebagai seseorang yang beriorientasi pada sosok ibu. Ia sempat merasakan kehilangan yang mendalam saat ibunya meninggal dunia saat ia masih melanjutkan pendidikan di Universitas Surrey, Inggris. Ia melanjutkan studi ke Inggris dalam rangka pembinaan karyawan PT Telkom, perusahaan yang membesarkan namanya hingga sebelum menjadi menteri.[3]

Riwayat pendidikan

  • SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Banyuwangi (1972)
  • SMA / SMPP 1 Banyuwangi (saat ini dibagi menjadi 2 sekolah yaitu SMA Negeri 1 Glagah dan SMA Negeri 1 Giri), lulus tahun 1979.[4]
  • Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung.
  • Telematics (Software & Telecommunications) di Universitas Surrey, Inggris.
  • Program doktoral Universitas Padjadjaran.

Riwayat jabatan

  • Senior Manager Niaga Divisi Regional II (1999-2001)
  • General Manager Kandatel Jakarta Barat (2002-2003)
  • Kepala Divisi Regional VI Kalimantan (2003-2004)
  • Kepala Divisi Regional V Jawa Timur (2004-2005)
  • Direktur Enterprise dan Wholesale PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (2005)
  • Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (2012-2014)
  • Menteri Pariwisata Indonesia (2014-2019)
  • Direktur Utama PT Intermedia Capital Tbk (2020-2024)
  • Direktur PT Apple Indonesia (2020-sekarang)
  • Komisaris Utama PT Viva Media Baru (2021-2022)
  • Direktur PT Visi Media Asia Tbk (2021-sekarang)
  • Komisaris PT Intermedia Capital Tbk (2024-sekarang)

Karier

Sebagai karyawan di PT Telkom, Arief pernah menduduki beberapa jabatan, yakni menjadi Kandatel di DKI Jakarta dan Kalimantan. Berbagai prestasi juga ia torehkan yakni, The Best Kandatel (Kantor Daerah Telekomunikasi), Pemasaran telepon terbaik Telkom Jakarta, Gema Telkom Award 2 kali, Telkom Jakarta Barat, 2002. Penghargaan keberhasilan kecepatan Recovery Fastel, akibat bencana banjir di Kawasan Segitiga Emas Jakarta untuk Telkom Jakarta Barat, 2002. Kandatel Terbaik Malcolm Baldrige National Quality Award, 614, Score terbaik Nasional, Telkom Jakarta Barat, 2002. Kepala Divisi Regional (Kadivre) Terbaik The Best Sponsor, Aktualisasi Budaya Korporasi The Telkom Way 135, Kadivre VI Kalimantan, 2003. The Best DIVRE in Corporate Culture Actualisation The Best Unit, Aktualisasi Budaya Korporasi The Telkom Way 135, DIVRE VI Kalimantan, 2003. Pencapaian target pemasaran tercepat dan terbesar di Kalimantan, 50 ribu SST dalam waktu 6 bulan, 100 ribu dalam 1 tahun, 2003. Operator VSAT terbaik. Operator VSAT Dial Away terbaik se Asia Tenggara, Penghargaan oleh Gilat Satellite Co, untuk Telkom Kalimantan, 2003. Penerapan aplikasi Geographical Information System (GIS) Telkom Kalimantan pada PT PLN Wilayah KaltimSel, 2003. Kerja Sama Penyelenggaraan Fastel (Sertio Plus) CDMA 2000 1X sebanyak 1000 sst dengan Pihak PEMDA Kutai Kertanegara, untuk pertama kali di Indonesia, 2003. Kerja Sama Penyelenggaraan Fastel (Sertio Plus) CDMA 2000 1X sebanyak 1000 sst dengan Pihak PEMDA Kutai Timur, 2003. Pencetusan Exclusive Service Area (ESA), berupa penyediaan dan penyelenggaraan Fastel di daerah terpencil oleh pihak ke III, di Tanjung Redeb, sebanyak 1000 SST, 2003. Zero Accident Award Penghargaan Kecelakaan Kerja Nihil 2003 dari Menakertrans, Telkom Kalimantan. Kadivre Terbaik, Penghargaan Management War Room terbaik 2003, The Best Jalur Komando Award, Panglima Daerah VI Kalimantan. Divre Terbaik, Rocky of The Year 2003, Untuk Management Flexi, DIVRE VI Kalimantan.

Menjadi Direktur Utama Telkom

Arief Yahya sebagai Direktur Utama PTTelkom Indonesia.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Telkom Indonesia, pada tanggal 11 Mei 2012, Arief ditetapkan sebagai Direktur Utama PT Telkom Indonesia untuk periode 2012 hingga 2017.

Belum satu tahun Arief Yahya menjadi Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Tepatnya sejak Mei 2012. Namun, bisnis Telkom dan anak perusahaannya terus bermekaran sampai ke luar negeri.

Telkom (PT Telekomunikasi Indonesia Tbk), dengan anak perusahaannya PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) mengembangkan sayapnya ke Timor Leste. Pekan lalu, Telin juga mengembangkan sayap ke Australia. Sejak Oktober 2012 lalu, Telin sudah melayani Hongkong, Malaysia, dan Singapura.

Arief Yahya saat menerima penghargaan The Best CEO BUMN, dari Menteri BUMN saat itu, Dahlan Iskan

Sebelum menjadi orang nomor satu di Telkom, Arief menjabat sebagai Direktur Enterprise dan Wholesale Telkom Indonesia semenjak tahun 2005. Ketika duduk di jabatan ini, Arief memperoleh beberapa penghargaan. Antara lain Satyalencana Pembangunan pada tahun 2006 atas keberhasilan dalam Peningkatan Pelayanan Prima di Kalimantan dan Jawa Timur dari Presiden RI.

Pada tahun yang sama, Arief juga masuk dalam daftar ”25 Business Future Leader” versi majalah Swa. Arief juga terpilih sebagai penerima Economic Challenge Award 2012 kategori Industri Telekomunikasi, penerima Anugerah Business Review 2012 dari majalah Business Review. Terakhir, Arief terpilih sebagai The CEO BUMN Inovatif Terbaik 2012.

Prestasi yang diraih Arief ini juga berbanding dengan prestasi yang diraih Telkom. Pendapatan Telkom sampai dengan September 2012 tercatat sebesar Rp 56,864 triliun. Sedangkan labanya sebesar Rp 14,11 triliun.

Research Analyst PT Deutsche Bank Verdhana Indonesia, Raymond Kosasih, memprediksi harga saham Telkom berpotensi tembus Rp 12.000 per lembar. Pendapatan BUMN telekomunikasi itu hingga akhir tahun 2012 berpotensi mencapai Rp 73,045 triliun, naik 2,51 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp 71,253 triliun. Sedangkan laba bersihnya diproyeksikan meningkat 19,65 persen menjadi Rp 13,12 triliun dibandingkan Rp 10,96 triliun pada tahun 2011.[5]

Menjadi menteri

Ia ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pariwisata pada perkenalan kabinet di halaman Istana Merdeka pada tanggal 26 Oktober 2014 dan dilantik keesokan harinya. Ia salah satu dari dua nama kandidat menteri dari Banyuwangi. Sebelumnya Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas juga diprediksikan mengisi pos jabatan menteri dalam kabinet Presiden Joko Widodo.

Kini di bawah kendali Arief, Kementerian Pariwisata mendapatkan tugas berat. Apalagi, Pemerintahan Jokowi-JK menargetkan meraih 20 juta wistawan mancanegara (wisman) sampai 2019. Untuk mencapai target tersebut jelas diperlukan kerja keras.

Dalam dua tahun terakhir pariwisata Indonesia tumbuh di atas angka 8 persen hingga jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai kisaran 8-9 jutaan. Tahun 2014 Kemenparekraf hanya mematok target kunjungan wisman 9,5 juta orang sampai tutup tahun. Sedangkan tahun lalu tercatat sebanyak 8,7 juta wisman mengunjungi Indonesia sampai tutup tahun.[6]

Galeri

  • Arief Yahya saat Gerakan Direksi Mengajar di SMA Negeri 1 Glagah, Banyuwangi (Mei 2013)
    Arief Yahya saat Gerakan Direksi Mengajar di SMA Negeri 1 Glagah, Banyuwangi (Mei 2013)

Referensi

  1. ↑ Presiden Joko Widodo umumkan kabinet
  2. ↑ "Telkom - Arief Yahya ditunjuk sebagai Direktur Utama". Diakses tanggal 23 Mei 2013.
  3. ↑ ARIEF YAHYA,DIRUT TELKOM,PUTRA BANYUWANGI.CEO BUMN terbaik tahun 2012
  4. ↑ "CEO Back to School". Diakses tanggal 23 Mei 2013.[pranala nonaktif permanen]
  5. ↑ PROFIL CEO PT TELKOM ARIEF YAHYA: Bisnis Mengalir sampai Jauh
  6. ↑ Arief Yahya, dari Telkom Menjadi Menteri Pariwisata
  • (Indonesia) http://news.okezone.com/read/2014/12/08/17/1076362/arief-yahya
Jabatan politik
Didahului oleh:
Mari Elka Pangestu
Menteri Pariwisata Indonesia
2014–2019
Diteruskan oleh:
Wishnutama
Jabatan bisnis
Didahului oleh:
Rinaldi Firmansyah
Direktur Utama Telkom Indonesia
2012–2014
Diteruskan oleh:
Alex Sinaga
  • l
  • b
  • s
Menteri Pariwisata Indonesia
Kementerian Pariwisata
Menteri Pariwisata
(1966)
  • Hamengkubuwono IX
Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi
(1983–1998)
  • Achmad Tahir
  • Soesilo Soedarman
  • Joop Ave
Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya
(1998)
  • Abdul Latief
Menteri Negara Pariwisata, Seni, dan Budaya
(1998–1999)
  • Marzuki Usman
  • Giri Suseno Hadihardjono
Menteri Negara Pariwisata dan Kesenian
(1999–2001)
  • Hidayat Jaelani
  • I Gede Ardhika
Menteri Negara Kebudayaan dan Pariwisata
(2001–2004)
  • I Gede Ardhika
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata
(2004–2011)
  • Jero Wacik
  • Mohammad Nuh
  • Jero Wacik
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
(2011–2014)
  • Mari Elka Pangestu
Menteri Pariwisata
(2014–2019)
  • Arief Yahya
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
(2019–2024)
  • Wishnutama
  • Sandiaga Uno
Menteri Pariwisata
(2024–sekarang)
  • Widiyanti Putri
Miring: Ad interim
Kategori
  • l
  • b
  • s
Kabinet Kerja (2014–2019)
Presiden: Joko Widodo | Wakil Presiden: Jusuf Kalla
  • Kementerian di bawah Menko Polhukam: Tedjo Edhy Purdijatno, Luhut Binsar Panjaitan, Wiranto
  • Mendagri: Tjahjo Kumolo
  • Menlu: Retno Marsudi
  • Menhan: Ryamizard Ryacudu
  • Menkumham: Yasonna Laoly
  • Menkominfo: Rudiantara
  • Menteri PAN-RB: Yuddy Chrisnandi, Asman Abnur, Syafruddin
  • Kementerian di bawah Menko Perekonomian: Sofyan Djalil, Darmin Nasution
  • Menkeu: Bambang Brodjonegoro, Sri Mulyani Indrawati
  • Menperin: Saleh Husin, Airlangga Hartarto
  • Mendag: Rachmad Gobel, Thomas Trikasih Lembong, Enggartiasto Lukita
  • Menaker: Hanif Dhakiri
  • Menkop UKM: Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
  • Menteri BUMN: Rini Soemarno
  • Menteri ATR/Kepala BPN: Ferry Mursyidan Baldan, Sofyan Djalil
  • Menteri LHK: Siti Nurbaya Bakar
  • Mentan: Amran Sulaiman
  • Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono
  • Kementerian di bawah Menko Kemaritiman: Indroyono Soesilo, Rizal Ramli, Luhut Binsar Panjaitan
  • Menhub: Ignasius Jonan, Budi Karya Sumadi
  • Menlutkan: Susi Pudjiastuti
  • Menpar: Arief Yahya
  • Menteri ESDM: Sudirman Said, Arcandra Tahar, Ignasius Jonan
  • Kementerian di bawah Menko PMK: Puan Maharani
  • Menkes: Nila Moeloek
  • Mensos: Khofifah Indar Parawansa, Idrus Marham, Agus Gumiwang Kartasasmita
  • Menag: Lukman Hakim Saifuddin
  • Menteri PPPA: Yohana Yembise
  • Mendes PDTT: Marwan Ja'far, Eko Putro Sandjojo
  • Menpora: Imam Nahrawi
  • Mendikbud: Anies Baswedan, Muhadjir Effendy
  • Menristekdikti: Mohamad Nasir
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang dibawahi langsung oleh Presiden:
  • Mensesneg: Pratikno
  • Menteri PPN/Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago, Sofyan Djalil, Bambang Brodjonegoro
  • Jakgung: Andhi Nirwanto (plt.), Muhammad Prasetyo
  • Kepala BIN: Marciano Norman, Sutiyoso, Budi Gunawan
  • Panglima TNI: Moeldoko, Gatot Nurmantyo, Hadi Tjahjanto
  • Kapolri: Sutarman, Badrodin Haiti, Tito Karnavian
  • Kepala Staf Kepresidenan: Luhut Binsar Panjaitan, Teten Masduki, Moeldoko
Sekretaris Kabinet: Andi Widjajanto, Pramono Anung
  • l
  • b
  • s
Direktur Utama Telkom Indonesia
  • Cacuk Sudarijanto (1988-1992)
  • Setyanto Santosa (1992-1996)
  • Asman Akhir Nasution (1996-2000)
  • Muhammad Nazif (2000-2002)
  • Kristiono (2002-2005)
  • Arwin Rasyid (2005-2007)
  • Rinaldi Firmansyah (2007-2012)
  • Arief Yahya (2012-2014)
  • Alex Janangkih Sinaga (2014-2019)
  • Ririek Adriansyah (2019-)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan awal
  2. Riwayat pendidikan
  3. Riwayat jabatan
  4. Karier
  5. Menjadi Direktur Utama Telkom
  6. Menjadi menteri
  7. Galeri
  8. Referensi

Artikel Terkait

Daftar Menteri Pariwisata Indonesia

Wacik (2004–2011) (umur 76) Mari Elka Pangestu (2011–2014) (umur 69) Arief Yahya (2014–2019) (umur 65) Wishnutama (2019–2020) (umur 55) Sandiaga Uno (2020–2024)

Menteri Pariwisata Indonesia

Kepala Kementerian Pariwisata Republik Indonesia

Saloka Park

pusat perbelanjaan di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026