Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Glagah, Banyuwangi

Glagah adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Banyuwangi. Glagah merupakan salah satu satelit dari ibu kota Banyuwangi dan berlokasi di barat kota tersebut. Kecamatan ini memiliki infrastruktur penting yaitu Stasiun Banyuwangi Kota serta terminal angkot kecil bernama Terminal Sasak Perot. Glagah terletak di jalur penghubung Banyuwangi Kota menuju kawasan wisata pegunungan di Licin dan Ijen. Glagah juga memiliki ikon wisatanya sendiri seperti Air terjun Jagir, Perkebunan Kalibendo, Wisata Jopuro, dan Pemandian Tamansuruh. Pada tahun 2004, Kecamatan Glagah bagian barat dimekarkan menjadi kecamatan baru bernama Kecamatan Licin.

kecamatan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur
Diperbarui 15 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Glagah, Banyuwangi
Kecamatan in Jawa TimurTemplat:SHORTDESC:Kecamatan in Jawa Timur
Glagah
Kecamatan
Dari atas ke bawah: Gapura Desa Adat Kemiren;
Barong Ider Bumi
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenBanyuwangi
Pemerintahan
 • CamatHartono, S.Sos., M.Si.
Populasi
 (2024)
 • Total38.571 jiwa
Kode pos
68454
Kode Kemendagri35.10.15 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3510170 Suntingan nilai di Wikidata
Luas76,75 km²
Desa/kelurahan2 kelurahan
8 desa
Peta
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 8°12′57.68237″S 114°19′1.59013″E / 8.2160228806°S 114.3171083694°E / -8.2160228806; 114.3171083694

Glagah adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Banyuwangi. Glagah merupakan salah satu satelit dari ibu kota Banyuwangi dan berlokasi di barat kota tersebut. Kecamatan ini memiliki infrastruktur penting yaitu Stasiun Banyuwangi Kota (sebelumnya disebut Stasiun Karangasem) serta terminal angkot kecil bernama Terminal Sasak Perot. Glagah terletak di jalur penghubung Banyuwangi Kota menuju kawasan wisata pegunungan di Licin dan Ijen.[1] Glagah juga memiliki ikon wisatanya sendiri seperti Air terjun Jagir, Perkebunan Kalibendo, Wisata Jopuro, dan Pemandian Tamansuruh. Pada tahun 2004, Kecamatan Glagah bagian barat dimekarkan menjadi kecamatan baru bernama Kecamatan Licin.[2]

Glagah dikenal sebagai pusat pelestarian budaya Suku Osing yang merupakan suku asli Banyuwangi. Salah satu tempat yang terkenal adalah Desa Adat Kemiren yang dikembangkan menjadi salah satu ikon wisata Banyuwangi. Selain memamerkan berbagai tradisi masyarakat Osing, desa ini juga memiliki fasilitas lain seperti pusat kuliner tradisional, kolam renang, penginapan, dan lainnya. Beberapa acara rutin yang diadakan di Kemiren diantaranya Ider Bumi yang menampilkan tarian Barong Kemiren dan Pitik-pitikan, Tumpeng Sewu, hingga Festival Ngopi Sepuluh Ewu.[3][4] Selain Kemiren, desa lainnya yang mempertahankan kearifan lokal Osing diantaranya Olehsari dan Bakungan yang memiliki tradisi Seblang.[5]

Geografi

Peta lokasi Kecamatan Glagah

Glagah adalah kecamatan yang terletak di barat pusat kota Banyuwangi. Glagah terletak di dataran rendah dan kawasan perbukitan di lereng Pegunungan Ijen. Bagian timur Glagah seperti Kelurahan Bakungan dan Banjarsari mengalami urbanisasi yang pesat, sedangkan bagian baratnya masih banyak ditemukan areal persawahan dan kebun kelapa. Bagian Glagah paling ujung barat adalah kawasan perkebunan bernama Kalibendo. Komoditas utama di perkebunan ini diantaranya kopi, karet, dan cengkeh.

Batas wilayah Kecamatan Glagah adalah sebagai berikut:[1]

UtaraKecamatan Licin
TimurKecamatan Giri dan Kecamatan Kalipuro
SelatanKecamatan Banyuwangi dan Kecamatan Kabat
BaratKecamatan Licin

Daftar desa dan dusun

Kecamatan Glagah terdiri dari 2 kelurahan dan 8 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:

Daftar kelurahan

No. Nama Kelurahan Nama Lingkungan dan Kampung Ref
1 Bakungan Krajan, Gaplek, Karangasem, Watu Ulo [1]
2 Banjarsari Krajan, Entongan, Gunungsari, Melaten, Pancoran, Sukorojo, Tembakon [1]

Daftar desa

No. Nama Desa Nama Dusun atau Dukuh Ref
1 Glagah Krajan, Jambean, Kampungbaru [1]
2 Kampung Anyar Krajan, Kalibendo, Kopencungking, Panggang, Rejopuro [1]
3 Kemiren Krajan, Kedaleman [1]
4 Kenjo Krajan, Salakan [1]
5 Olehsari Krajan, Joyosari [1]
6 Paspan Krajan, Kebonan, Pereng, Sukosari [1]
7 Rejosari Krajan, Lalangan, Watu Ulo [1]
8 Tamansuruh Krajan, Andong, Gadog, Mondoluko, Wonosari [1][6]

Transportasi

Stasiun Banyuwangi Kota

Kecamatan Glagah memiliki salah satu infrastruktur transportasi terpenting di Kabupaten Banyuwangi yaitu Stasiun Banyuwangi Kota. Letaknya cukup strategis yaitu hanya sekitar 5 km dari pusat kota. Stasiun tersebut merupakan perubahan nama dari Stasiun Karangasem pada tahun 2019. Perubahan ini juga terjadi pada Stasiun Banyuwangi Baru di Kalipuro yang berubah nama menjadi Stasiun Ketapang (Banyuwangi). Kedua stasiun tersebut diganti namanya agar mempermudah wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi, karena Stasiun Karangasem lebih dekat dengan pusat kota dibandingkan Stasiun Banyuwangi Baru yang lokasinya di sekitar Pelabuhan Ketapang.[7] Stasiun Banyuwangi Kota melayani berbagai rute kereta api antar kota seperti Wijayakusuma, Mutiara Timur, dan Blambangan Ekspres.[8]

Kecamatan Glagah berada di jalur penghubung pusat kota Banyuwangi dengan kawasan wisata di Licin dan Ijen. Akses utama ke Glagah dari pusat kota adalah melalui Simpang Lima ke arah barat masuk Jl. Jaksa Agung Suprapto, berlanjut ke Jl. HOS Cokroaminoto, dan kemudian masuk Kecamatan Glagah. Di jalan tersebut terdapat ikon terkenal yaitu jembatan kecil bernama Sasak Perot yang disekitarnya banyak penjual makanan.[9] Di dekat jembatan tersebut terdapat terminal kecil bernama Terminal Sasak Perot yang melayani berbagai trayek angkutan umum. Terminal Sasak Perot dan Stasiun Banyuwangi Baru dilintasi oleh trayek Angkutan KSPN DAMRI menuju Kawah Ijen.

Tempat terkenal

Air terjun Jagir
  • Stasiun Banyuwangi Kota
  • Jembatan dan Terminal Sasak Perot
  • Desa Adat Kemiren
  • Perkebunan Kalibendo - perkebunan kopi dan karet yang juga terdapat air terjun
  • Air terjun Jagir
  • Air terjun Ketegan
  • Pemandian Tamansuruh
  • Pemandian Sumber Waras
  • Wisata Jopuro
  • Akbar Zoo
  • Capas Adventure Land
  • Puskesmas Paspan

Kebudayaan

Barong Kemiren
Penari Seblang Bakungan
Pitik-pitikan

Kecamatan Glagah adalah salah satu kecamatan yang kebudayaan Suku Osing-nya masih sangat kental dan terus dilestarikan hingga sekarang. Beberapa budaya Osing di Glagah diantaranya Barong Ider Bumi dan Tumpeng Sewu di Desa Kemiren, Seblang di Desa Olehsari dan Bakungan, serta Gelar Songo di Desa Glagah. Beberapa desa tersebut berstatus desa adat, yang paling terkenal adalah Desa Adat Kemiren. Pada tahun 2025, Desa Kemiren resmi menjadi bagian dari Upgrade Programme of Best Tourism Villages 2025 oleh Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO / UN Tourism).[10][3]

Seblang

Penari Seblang Olehsari

Seblang adalah tarian tradisional yang dapat ditemukan di Desa Olehsari dan Bakungan di Kecamatan Glagah. Tarian ini dilakukan tiap tahunnya pada awal bulan Syawal sebagai bagian dari ritual bersih desa. Penari Seblang menari selama tujuh hari berturut-turut dalam keadaan trance (kesurupan) dan diiringi gending seblang. Penari Seblang di Olehsari adalah perempuan muda, sedangkan Seblang Bakungan diperankan oleh wanita sepuh, keduanya konon dipilih oleh roh leluhur. Penari mengenakan mahkota atau omprog yang terbuat dari pelepah pisang dan dihiasi oleh bunga-bunga.[5]

Barong Ider Bumi

Barong Ider Bumi adalah tradisi tahunan yang dilaksanakan di Desa Adat Kemiren setiap tanggal 2 Syawal atau hari kedua Idul Fitri. Tradisi ini merupakan ritual bersih desa sekaligus tolak bala berupa arak-arakan menggunakan pakaian khas Osing, kemudian dilanjutkan dengan selamatan berupa doa sambil makan bersama. Arak-arakan ini cukup ramai, ada yang memamerkan tarian khas Osing berupa Barong Kemiren dan Pitik-pitikan, ada kelompok yang membawakan musik, ada kelompok yang membawakan tumpeng dan sesaji, dan lain sebagainya.[4]

Kuliner

Pecel Pitik khas Osing

Salah satu kuliner khas Suku Osing adalah Pecel pitik. Masakan ini umumnya disajikan dalam upacara adat Osing seperti Ider Bumi dan Tumpeng Sewu di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Berbeda dari pecel biasanya yang memakai sambal dari kacang, pecel ini berbahan utama ayam kampung muda. Ayam kampung itu kemudian dipanggang secara utuh di perapian. Jika telah matang, ayam disuwir-suwir dan dibumbui dengan rempah-rempah seperti kemiri, cabai rawit, terasi, daun jeruk, dan gula. Selanjutnya diberi parutan kelapa muda yang juga telah dibumbui.[11]

Galeri

  • Kantor Camat Glagah
    Kantor Camat Glagah

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Jember. 2025-02-28.
  2. ↑ "Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 31 tahun 2004 tentang Pembentukan Kecamatan Licin di Kabupaten Banyuwangi" (PDF).
  3. 1 2 Sumarsono (2025-10-18). "Desa Kemiren Raih Penghargaan Dunia dari UN Tourism". RRI.
  4. 1 2 "Tradisi Ider Bumi, Lebaran Khas Masyarakat Osing". KEMENKO PMK. 2019-11-15.
  5. 1 2 "Menariknya Tarian Adat Seblang Olehsari di Banyuwangi". Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. 2019-06-09.
  6. ↑ Mohammad Hilfi (2021-07-27). "Mahasiswa KKN Pulkam UM 2021 Perkenalkan Desa Tamansuruh Melalui Pembuatan Video Profil". KOMPASIANA.
  7. ↑ Lugas Rumpakaadi (2025-01-03). "Sempat Berganti Nama, Ternyata Ini Nama Asli Stasiun Banyuwangi Kota, Begini Alasan Penggantian Namanya". RADAR BANYUWANGI.
  8. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  9. ↑ Nurhadi Joyo (2025-01-03). "Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Banyuwangi Soroti Fasilitas Jalan Menuju Stasiun Banyuwangi Kota". MALANG TIMES.
  10. ↑ "UN Tourism Announces Best Tourism Villages 2025: 52 Communities Leading Tourism for Rural Development". UN TOURISM. 2025-10-17.
  11. ↑ Ardian Fanani. "Pecel Pitik, Sajian yang Selalu Ada di Upacara Suku Using Banyuwangi". DETIK.
  • l
  • b
  • s
Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur
  • Bupati: Ipuk Fiestiandani
  • Wakil Bupati: Mujiono
  • Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kecamatan
  • Bangorejo
  • Banyuwangi
  • Blimbingsari
  • Cluring
  • Gambiran
  • Genteng
  • Giri
  • Glagah
  • Glenmore
  • Kabat
  • Kalibaru
  • Kalipuro
  • Licin
  • Muncar
  • Pesanggaran
  • Purwoharjo
  • Rogojampi
  • Sempu
  • Siliragung
  • Singojuruh
  • Songgon
  • Srono
  • Tegaldlimo
  • Tegalsari
  • Wongsorejo
Lambang Kabupaten Banyuwangi
Lihat juga: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Banyuwangi
  • l
  • b
  • s
Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur
Kelurahan
  • Bakungan
  • Banjarsari
Desa
  • Glagah
  • Kampung Anyar
  • Kemiren
  • Kenjo
  • Olehsari
  • Paspan
  • Rejosari
  • Tamansuruh

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Geografi
  2. Daftar desa dan dusun
  3. Daftar kelurahan
  4. Daftar desa
  5. Transportasi
  6. Tempat terkenal
  7. Kebudayaan
  8. Seblang
  9. Barong Ider Bumi
  10. Kuliner
  11. Galeri
  12. Referensi

Artikel Terkait

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Banyuwangi

artikel daftar Wikimedia

Banyuwangi, Banyuwangi

kecamatan di Kabupaten Banyuwangi

Daftar kabupaten dan kota di Jawa Timur

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026