Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Djarot Saiful Hidayat

Djarot Saiful Hidayat, adalah politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI masa jabatan 2019–2024. Sebelumnya ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 15 Juni hingga 15 Oktober 2017. Ia sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta sejak 9 Mei 2017 menggantikan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang divonis 2 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara terkait kasus penodaan agama. Dengan masa jabatan hanya sekitar 4 bulan, Djarot menjadi Gubernur DKI Jakarta dengan masa jabatan terpendek sepanjang sejarah. Ia juga menjadi gubernur pertama di Indonesia yang menjabat tanpa melalui pemilihan baik oleh rakyat maupun anggota DPRD.

politisi Indonesia
Diperbarui 12 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Djarot Saiful Hidayat
Djarot Saiful Hidayat
Ketua Badan Pengkajian Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
25 November 2019[1] – 2 Desember 2024[2]
Wakil
  • Agun Gunandjar Sudarsa
  • Benny Kabur Harman
  • Tifatul Sembiring
  • Tamsil Linrung
Ketua MPRBambang Soesatyo
Ahmad Muzani
Sebelum
Pendahulu
Delis Julkarson Hehi[3]
Pengganti
Andreas Hugo Pareira
Sebelum
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
1 Oktober 2019 – 30 September 2024
Daerah pemilihanSumatera Utara III
Masa jabatan
1 Oktober 2014 – 17 Desember 2014
Pengganti
Arteria Dahlan
Sebelum
Daerah pemilihanJawa Timur VI
Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta ke-16
Masa jabatan
15 Juni 2017 – 15 Oktober 2017
(Pelaksana Tugas: 9 Mei 2017 – 15 Juni 2017)
Wakil GubernurLowong
Sebelum
Pendahulu
Basuki Tjahaja Purnama
Pengganti
Saefullah (Plh.)
Anies Baswedan
Wakil Gubernur DKI Jakarta ke-13
Masa jabatan
17 Desember 2014 – 9 Mei 2017
GubernurBasuki Tjahaja Purnama
Sebelum
Pendahulu
Basuki Tjahaja Purnama
Pengganti
Sandiaga Uno
Sebelum
Wali Kota Blitar ke-21
Masa jabatan
3 Mei 2000 – 3 Agustus 2010
Wakil
  • Zainuddin (2000–2005)
  • Endro Hermono (2005–2010)
Sebelum
Pendahulu
Istijono Soenarto
Pengganti
Samanhudi Anwar
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir6 Juli 1962 (umur 63)
Magelang, Jawa Tengah, Indonesia
Partai politik  PDI-P
Suami/istriHappy Djarot
Anak3
Almamater
  • Universitas Brawijaya
  • Universitas Gadjah Mada
Pekerjaan
  • Dosen
  • Politikus
  • Tatler 500 Indonesia Suntingan nilai di Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Djarot Saiful Hidayat (EYD: Jarot Saiful Hidayat), (lahir 6 Juli 1962[4][5]) adalah politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI masa jabatan 2019–2024. Sebelumnya ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 15 Juni hingga 15 Oktober 2017.[6] Ia sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta sejak 9 Mei 2017 menggantikan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang divonis 2 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara terkait kasus penodaan agama.[7] Dengan masa jabatan hanya sekitar 4 bulan, Djarot menjadi Gubernur DKI Jakarta dengan masa jabatan terpendek sepanjang sejarah.[8] Ia juga menjadi gubernur pertama di Indonesia (mengecualikan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yang dikhususkan) yang menjabat tanpa melalui pemilihan baik oleh rakyat maupun anggota DPRD.

Djarot adalah politikus PDI Perjuangan yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Blitar antara tahun 2000 dan 2010 serta anggota DPRD Jawa Timur antara 1999 dan 2000.[9]

Kehidupan awal

Djarot Saiful Hidayat pernah menjadi salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia. Selain itu, ia pernah menjabat sebagai Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur dari tahun 1999 sampai 2000. Sebelum berkecimpung sebagai aktivis politik, Djarot Saiful Hidayat memiliki mata pencaharian utama sebagai dosen di Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya. Tidak hanya sebagai dosen, ia juga merangkap tugas sebagai Pembantu Rektor I di universitas tersebut pada tahun 1997 hingga 1999.[10]

Dalam pengembaraan ilmunya, Djarot Saiful Hidayat, atau akrab disapa dengan nama Djarot, menimba ilmu di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (UB) Malang. Setelah menamatkan pendidikannya di UB pada tahun 1986, ia mendapat gelar Sarjana (S1). Kemudian, ia melanjutkan pendidikannya dengan terdaftar sebagai mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta hingga memperoleh gelar Magister (S2) pada tahun 1991.

Politik

Wali Kota Blitar

Djarot pernah menjabat sebagai Wali Kota Blitar selama 2 periode, yaitu tahun 2000–2005 dan 2005–2010. Sebagai seorang pimpinan di kota Blitar, Djarot sangat membatasi adanya kehidupan metropolitan yang serba mewah di kotanya, seperti berdirinya pusat perbelanjaan / mall modern dan gedung-gedung pencakar langit. Ia lebih suka menata pedagang kaki lima yang mendominasi roda perekonomian di kotanya.

Dengan konsep matang yang telah ia rencanakan, Djarot berhasil menata ribuan pedagang kaki lima yang dulunya kumuh di kompleks alun-alun kota menjadi tertata rapi. Rencana yang ia terapkan ternyata berhasil mendongkrak perekonomian di Blitar, tanpa adanya mall dan supermarket layaknya di kota-kota besar. Djarot dikenal warganya sebagai wali kota yang merakyat, sederhana, dan gemar blusukan untuk melihat kondisi langsung di lapangan. Bahkan di saat pejabat daerah lain menggunakan mobil terbaru, ia lebih memilih menggunakan sepeda untuk melihat kondisi langsung rakyatnya. Kota Blitar di bawah kepemimpinannya mendapat gelar adipura 3 kali berturut-turut yakni pada tahun 2006, 2007, dan 2008.

Atas kontribusi positif yang telah ia buat sebagai seorang wali kota, ia mendapat penghargaan Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah pada tahun 2008. Djarot juga mendapatkan Penghargaan Terbaik Citizen's Charter Bidang Kesehatan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta

Djarot Saiful Hidayat dipilih oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai wakil gubernur yang mendampinginya hingga 2017.[11] Djarot menyingkirkan nama-nama lain yang sempat beredar luas yaitu Ketua Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan DKI Jakarta (TGUPP) Sarwo Handayani, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta 2009–2014 Boy Sadikin, serta Wali Kota Surabaya 2002–2010 Bambang Dwi Hartono. Djarot dilantik sebagai wakil gubernur pada 17 Desember 2014 di Gedung Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta secara langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.[12]

Gubernur DKI Jakarta

Presiden dan mantan Gubernur Jakarta Joko Widodo bersama Djarot saat pengambilan sumpah jabatan setelah Basuki dicopot dari jabatannya.

Djarot Saiful Hidayat diangkat oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sebagai Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta pada 9 Mei 2017 setelah Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada Basuki Tjahaja Purnama terkait kasus penodaan agama.[13]

Pada 31 Mei 2017, DPRD DKI Jakarta mengumumkan Djarot sebagai Gubernur DKI Jakarta menggantikan Basuki Tjahaja Purnama yang mengajukan pengunduran diri sebagai Gubernur setelah menjalani proses penahanan dan menyatakan mencabut gugatan banding terkait kasus penodaan agama yang dialaminya.[14] Djarot Saiful Hidayat akhirnya resmi dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta oleh Presiden Jokowi pada 15 Juni 2017 di Istana Negara.[15]

Calon Gubernur Sumatera Utara

Djarot Saiful Hidayat mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara periode 2018–2023 pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018 berpasangan dengan Sihar P. H. Sitorus.[16] Dengan jargon "DJOSS", baik Djarot maupun Sihar bertekad untuk menghapus stigma negatif di Sumatera Utara yakni, "Semua Urusan Mesti Uang Tunai" menjadi "Semua Urusan Mudah dan Transparan." Dalam kontestasi ini DJOSS memperoleh sebanyak 42,42% yakni sekitar 2,4 juta suara masyarakat Sumatera Utara.

Anggota DPR RI periode 2019-2024

Djarot Saiful Hidayat berhasil lolos ke Senayan menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia periode 2019–2024, fraksi PDI Perjuangan, dari daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Utara III.

Pernyataan

Foto keluarga Djarot

Pada 24 Juli 2017, Djarot sebagai Gubernur DKI Jakarta mengusulkan agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki keterkaitan dengan organisasi anti-Pancasila seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dicabut kewarganegarannya.[17] Pernyataan ini menyusul himbauan pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo agar PNS yang kader HTI untuk mengundurkan diri atau dipecat jika tetap memilih HTI.[18]

Referensi

  1. ↑ "Badan Pengkajian MPR Tak Akan Bahas Wacana Perubahan Masa Jabatan Presiden". Kompas.com.
  2. ↑ "Ibas Beberkan Isu yang Penting Dikaji Saksama Oleh Badan Pengkajian MPR". Republika.co.id.
  3. ↑ Prawitaningrum, Raras. "Perubahan UUD NRI 1945 Harus Tunggu Momen yang Tepat". detikcom.
  4. ↑ "Djarot Saiful Hidayat - Profil". Merdeka.com. Merdeka.com. Diakses tanggal 27 Februari 2016.
  5. ↑ Yusuf, Mohamad (2016-09-25). "Hah, Ternyata Dokumen Tanggal Lahir Djarot Salah". Wartakota. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-07-23. Diakses tanggal 2018-07-23. ;
  6. ↑ Sah Djarot Gantikan Ahok Sebagai Gubernur DKI Jakarta
  7. ↑ Rahadian, Lalu (9 Mei 2017). "Djarot Saiful Hidayat Pimpin Jakarta Mulai Sore Ini". CNN Indonesia. Diakses tanggal 9 Mei 2017.
  8. ↑ Hanya 4 Bulan, Djarot Tercatat Sebagai Gubernur DKI Dengan Masa Jabatan Terpendek
  9. ↑ Artikel:"Profil Djarot Saiful Hidayat" di Merdeka.com[pranala nonaktif permanen]
  10. ↑ Artikel:"Resmi Jadi Wakil Gubernur Jakarta, Ini Profil Djarot Saiful Hidayat" di Rumahku.com
  11. ↑ Artikel:"Dipilih Ahok Jadi Wagub Djarot Akan Ke Jakarta" di Bisnis.com[pranala nonaktif permanen]
  12. ↑ Artikel:"Djarot Resmi Dilantik Ahok Jadi Wakil Gubernur DKI" di Kabarone.com[pranala nonaktif permanen]
  13. ↑ Djarot Diangkat Jadi Plt Gubernur DKI Jakarta
  14. ↑ Setelah Cabut Banding, Ahok Mundur Dari Gubernur DKI[pranala nonaktif permanen]
  15. ↑ Presiden Jokowi Lantik Djarot Jadi Gubernur DKI Jakarta
  16. ↑ "Profil – Sihar Sitorus" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2018-12-11.
  17. ↑ Tempo.co. "Djarot Usul PNS yang Terkait HTI Dicabut Kewarganegaraannya". 24 Juli 2017.
  18. ↑ "Mendagri Minta PNS yang Kader HTI Mundur dari Jabatannya - Kompas.com". KOMPAS.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-07-25.

Pranala luar

  • Ulasan dari news.okezone.com
Jabatan politik
Didahului oleh:
Basuki Tjahaja Purnama
Gubernur DKI Jakarta
2017
Diteruskan oleh:
Anies Baswedan
Wakil Gubernur DKI Jakarta
2014–2017
Jabatan lowong
Selanjutnya dijabat oleh
Sandiaga Uno
Didahului oleh:
Istijono Soenarto
Wali Kota Blitar
2000–2010
Diteruskan oleh:
Samanhudi Anwar
  • l
  • b
  • s
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Sumatera Utara, 2019–2024
Sumatera Utara I
  • Hendrik Halomoan Sitompul (Demokrat, menggantikan Abdul Wahab Dalimunthe)
  • Hidayatullah (PKS)
  • Meutya Hafid (Golkar)
  • Muhammad Syafii (Gerindra)
  • Muhammad Husni (Gerindra)
  • Mulfachri Harahap (PAN)
  • Prananda Surya Paloh (NasDem)
  • Sofyan Tan (PDI-P)
  • Tifatul Sembiring (PKS)
  • Irmadi Lubis (PDI-P, menggantikan Yasonna Laoly)
Lambang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Sumatera Utara II
  • Delmeria Sikumbang (NasDem)
  • Gus Irawan Pasaribu (Gerindra)
  • Iskan Qolba Lubis (PKS)
  • Ongku P. Hasibuan (Demokrat, menggantikan Jhoni Allen Marbun)
  • Lamhot Sinaga (Golkar)
  • Martin Manurung (NasDem)
  • Marwan Dasopang (PKB)
  • Saleh Partaonan Daulay (PAN)
  • Sihar Sitorus (PDI-P)
  • Trimedya Panjaitan (PDI-P)
Sumatera Utara III
  • Ahmad Doli Kurnia (Golkar)
  • Ansory Siregar (PKS)
  • Bob Andika Mamana Sitepu (PDI-P)
  • Delia Pratiwi Sitepu (Golkar)
  • Djohar Arifin Husin (Gerindra)
  • Djarot Saiful Hidayat (PDI-P)
  • Hinca Panjaitan (Demokrat)
  • Junimart Girsang (PDI-P)
  • Nasril Bahar (PAN)
  • Rudi Hartono Bangun (NasDem)
Lihat pula: Daftar anggota DPR RI 2019–2024
  • l
  • b
  • s
Gubernur DKI Jakarta
  1. Suwiryo
  2. Daan Jahja
  3. Sjamsuridjal
  4. Sudiro
  5. Soemarno Sosroatmodjo
  6. Henk Ngantung
  7. Ali Sadikin
  8. Tjokropranolo
  9. Soeprapto
  10. Wiyogo Atmodarminto
  11. Soerjadi Soedirdja
  12. Sutiyoso
  13. Fauzi Bowo
  14. Joko Widodo
  15. Basuki Tjahaja Purnama
  16. Djarot Saiful Hidayat
  17. Anies Baswedan
  18. Pramono Anung

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan awal
  2. Politik
  3. Wali Kota Blitar
  4. Wakil Gubernur DKI Jakarta
  5. Gubernur DKI Jakarta
  6. Calon Gubernur Sumatera Utara
  7. Anggota DPR RI periode 2019-2024
  8. Pernyataan
  9. Referensi
  10. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar-daftar politikus Indonesia

politik Indonesia Daftar Presiden Indonesia Daftar Wakil Presiden Indonesia Daftar Perdana Menteri Indonesia Daftar Wakil Perdana Menteri Indonesia Daftar

Daftar politikus terkaya di Indonesia

makna dan implikasi penting, baik dari sudut pandang masyarakat, pengamat politik, maupun tata kelola pemerintahan

Bukhori Yusuf

A. (lahir 05 Maret 1965) adalah seorang akademisi sekaligus politikus Indonesia. Saat ini, ia menjabat sebagai Anggota DPR RI di Komisi VIII sekaligus

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026