Taj Yasin Maimoen, dikenal dengan sapaan Gus Yasin, adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah pada periode kedua. Ia pertama kali mendampingi Ganjar Pranowo pada periode 2018–2023. Kemudian, ia terpilih lagi untuk masa jabatan 2025–2030 berpasangan dengan Ahmad Luthfi, setelah dilantik pada 20 Februari 2025. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2025–2030.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Taj Yasin Maimoen | |
|---|---|
Potret resmi, 2025 | |
| Wakil Gubernur Jawa Tengah ke-14 | |
| Mulai menjabat 20 Februari 2025 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Gubernur | Ahmad Luthfi |
| Masa jabatan 5 September 2018 – 5 September 2023 | |
| Presiden | Joko Widodo |
| Gubernur | Ganjar Pranowo |
| Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan | |
| Mulai menjabat 6 Oktober 2025 | |
| Ketua Umum | Muhamad Mardiono |
| Wakil Ketua Umum | Agus Suparmanto |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 2 Juli 1983 Rembang, Jawa Tengah, Indonesia |
| Partai politik | PPP |
| Hubungan | Najih Maimun (kakak) Rojih Ubab Maimoen (keponakan) |
| Anak | 3 |
| Orang tua | Maimun Zubair (ayah) |
| Almamater | Universitas Bilad Al Sham cabang Mujamma' Syekh Ahmad Kaftaro |
| Pekerjaan | Politikus |
Taj Yasin Maimoen (lahir 2 Juli 1983), dikenal dengan sapaan Gus Yasin, adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah pada periode kedua. Ia pertama kali mendampingi Ganjar Pranowo pada periode 2018–2023. Kemudian, ia terpilih lagi untuk masa jabatan 2025–2030 berpasangan dengan Ahmad Luthfi, setelah dilantik pada 20 Februari 2025. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2025–2030.
Sebelum menjadi wakil gubernur, Taj Yasin merupakan Anggota DPRD Jawa Tengah dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berasal dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah II. Ia dikenal sebagai anak dari ulama terkenal dari Rembang, Jawa Tengah, Maimun Zubair (1928–2019).[1] Ia dianggap sebagai representasi kalangan religius terutama Nahdlatul Ulama.[2][3][4] Selain itu, ia merupakan salah satu ketua GP Ansor Jawa Tengah.[5]
Yasin mengenyam pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Ghozaliyah Sarang, Kabupaten Rembang (1995), Madrasah Tsanawiyah Ghozaliyah Sarang, Rembang (1998), dan Madrasah Aliyah Al Anwar Sarang, Rembang (2001).[6] Ia lulus dari Universitas Bilad Al Sham, Damaskus, Suriah.[7]
Sebelum menjadi Wakil Gubernur Jawa Tengah, ia merupakan Anggota DPRD Jawa Tengah periode 2014–2018 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia duduk di Komisi E yang membidangi pengawasan dalam bidang Kesra meliputi sosial, pendidikan, kesehatan, olahraga dan pemuda, pemberdayaan masyarakat dan perempuan, perlindungan anak, keluarga berencana, perpustakaan dan arsip daerah, RSUD dan RSKD, mental dan spiritual.

Ia maju pada Pemilihan umum Gubernur Jawa Tengah 2018 sebagai calon wakil gubernur mendampingi petahana Ganjar Pranowo dan diusung oleh PDI Perjuangan, PPP, Demokrat, dan NasDem, serta didukung oleh Golkar, Hanura, Perindo dan PSI. Jauh sebelum menjadi pasangan Ganjar, ia sebenarnya pernah diajukan sebagai calon wakil gubernur oleh pesaing Ganjar, Sudirman Said.[8] Pasangan Ganjar dan Gus Yasin berhasil menjadi pemenang dengan perolehan suara sebanyak 10.362.694 suara atau 58,78%, mengalahkan pasangan Sudirman Said dan Ida Fauziyah yang hanya memperoleh suara sebanyak 7.267.993 suara atau 41,22%. Ganjar dan Gus Yasin resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2018–2023 di Istana Negara pada 5 September 2018 oleh Presiden RI, Joko Widodo, bersamaan dengan 8 pasangan gubernur dan wakil gubenur yang juga terpilih pada Pilkada Serentak 2018.[9]
Pada Pemilihan umum Gubernur Jawa Tengah 2024, Gus Yasin kembali mencalonkan diri sebagai calon wakil gubernur mendampingi mantan Kapolda Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Pasangan Luthfi dan Gus Yasin diusung oleh beberapa partai yang tergabung dalam KIM Plus, di antaranya PKB, Gerindra, Golkar, PKS, Demokrat, PPP, PAN, NasDem, dan PSI.[10] Pasangan ini berhasil menjadi pemenang dengan perolehan suara sebanyak 11.390.191 suara atau 59,14%, mengalahkan pasangan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi yang diusung oleh PDI Perjuangan yang hanya memperoleh suara sebanyak 7.870.084 suara atau 40,86%. Luthfi dan Gus Yasin resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2025–2030 di Istana Negara pada 20 Februari 2025 oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, bersamaan dengan 480 pasangan kepala daerah lainnya termasuk 35 kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah.[11]
Seperti seorang santri pada umumnya, Ia sering dipanggil dengan nama panggilan Gus Yasin. Ia tinggal di Desa Karangmangu RT 04 RW 01, Sarang, Kabupaten Rembang. Gus Yasin menikah dengan Nawal Nur Arafah dan dikaruniai 3 orang anak. Selain menempuh pendidikan di Rembang, Taj Yasin juga pernah berkecimpung di Pelajar Islam Indonesia di Damaskus, Suriah.[1]
| Pemilu | Lembaga legislatif | Daerah pemilihan | Perolehan suara | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| 2024 | Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia | Jawa Tengah | 3.821.699 |
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Heru Sudjatmoko |
Wakil Gubernur Jawa Tengah 2025–sekarang 2018–2023 |
Petahana |
| Jabatan partai politik | ||
| Didahului oleh: Masruhan Samsurie |
Ketua DPW PPP Provinsi Jawa Tengah 2021—sekarang |
Petahana |