Idah Syahidah Rusli Habibie adalah seorang birokrat dan politikus Indonesia. Ia merupakan Wakil Gubernur Gorontalo periode 2025–2030.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Idah Syahidah Rusli Habibie | |
|---|---|
| Wakil Gubernur Gorontalo ke-4 | |
| Mulai menjabat 20 Februari 2025 | |
| Gubernur | Gusnar Ismail |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | |
| Masa jabatan 1 Oktober 2019 – 24 September 2024 | |
| Grup parlemen | Fraksi Partai Golongan Karya |
| Daerah pemilihan | Gorontalo |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | Idah Syahidah 11 Maret 1964 Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia |
| Partai politik | Golkar |
| Suami/istri | Rusli Habibie |
| Anak | 4 |
| Almamater |
|
| Pekerjaan | |
|
| |
Idah Syahidah Rusli Habibie (lahir 11 Maret 1964) adalah seorang birokrat dan politikus Indonesia. Ia merupakan Wakil Gubernur Gorontalo periode 2025–2030.[1]
Idah pernah menjabat sebagai Anggota DPR-RI periode 2019–2024.[2][3] Ia juga menjabat sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo.
Idah Syahidah menyelesaikan pendidikan sekolah dasar (SD) di SD Negeri Harjodipuran pada tahun 1977. Ia lalu menyelesaikan pendidikan sekolah menengah pertama (SMP) di SMP Negeri 6 Surakarta pada 1979 dan sekolah menengah di Sekolah Menengah Pekerja Sosial pada tahun 1982. Setelah itu, ia meraih gelar Doktoranda dari Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung pada tahun 1990 dan gelar Magister Hukum dari Universitas Sebelas Maret pada tahun 2006.
Idah Syahidah aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi perempuan di Gorontalo. Ia menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo selama dua periode, yakni pada 2012–2022, serta memimpin Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Gorontalo sejak 2013 hingga 2023. Selain itu, ia juga dipercaya menjadi Ketua IWAPI Provinsi Gorontalo (2015–2022), Ketua Tim Asistensi Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Gorontalo (2016–2026), dan Ketua Dekranasda Provinsi Gorontalo (2016–2021). Idah turut berperan sebagai Penasehat BKOW dan Dharma Wanita Persatuan Provinsi Gorontalo (2017–2022), serta memimpin Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Gorontalo pada periode yang sama. Di tingkat nasional, ia pernah menjadi Pembina DPP Kesatuan Perempuan Partai Golkar (2017–2019).[4]
Idah memulai karier profesionalnya sebagai staf di Klinik Ginjal R.A. Habibie pada 1990–1992. Ia kemudian menjadi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah Sosial Jawa Barat (1992–2000), sebelum berpindah tugas ke PRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta (2000–2002). Sejak 2002, Idah bertugas di Dinas Sosial Kota Gorontalo dan sempat menjabat sebagai Sekretaris Dinas Sosial pada tahun 2008. Ia kemudian melanjutkan kariernya di Dinas Sosial Provinsi Gorontalo (2008–2017) dan sempat menjadi Staf Khusus Pemerintah Provinsi Gorontalo pada 2017. Pada Pemilihan Umum 2019, Idah terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) untuk masa jabatan 2019–2024. Setelah menyelesaikan masa tugasnya di parlemen, Idah kembali ke Gorontalo dan pada 2025 dilantik sebagai Wakil Gubernur Gorontalo bersama Gubernur Gusnar Ismail.[5]
| Pemilu | Lembaga legislatif | Dapil | Partai | Perolehan suara | Hasil | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 2019 | Dewan Perwakilan Rakyat | Gorontalo | Golkar | 98.795[6] | ||