Kuntara adalah purnawirawan Perwira Tinggi TNI Angkatan Darat dan merupakan Pangkostrad ke-18. Sebelumnya ia menjabat Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Wismoyo Arismunandar. Kuntara sendiri sebelumnya menjabat sebagai Danjen Kopassus.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

H. Kuntara | |
|---|---|
| Panglima Kostrad ke-18 | |
| Masa jabatan 1992–1994 | |
| Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus ke-11 | |
| Masa jabatan 1988–1992 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1939-09-01)1 September 1939 Cirebon, Jawa Barat |
| Meninggal | 21 Agustus 2021(2021-08-21) (umur 81) Jakarta |
| Almamater | Akademi Militer Nasional (1963) |
| Karier militer | |
| Pihak | Indonesia |
| Dinas/cabang | |
| Masa dinas | 1963—1995 |
| Pangkat | |
| Satuan | Infanteri (Kopassus) |
Kuntara (1 September 1939 – 21 Agustus 2021) adalah purnawirawan Perwira Tinggi TNI Angkatan Darat dan merupakan Pangkostrad ke-18. Sebelumnya ia menjabat Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Wismoyo Arismunandar. Kuntara sendiri sebelumnya menjabat sebagai Danjen Kopassus.
Ia terlahir dari orang tua keturunan Tionghoa[1][2] Ia merupakan Alumnus Akademi Militer Nasional tahun 1963 ini seangkatan dengan mantan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Wismoyo Arismunandar, mantan Gubernur Jawa Timur Mayor Jenderal TNI Basofi Sudirman, dan mantan Pangdam IX Udayana Letnan Jenderal TNI Sintong Panjaitan. Kuntara turut dalam Operasi Woyla untuk membebaskan para sandera dalam pesawat Garuda Indonesia yang dibajak di Bangkok, Thailand, tahun 1981.[3]
Setelah pensiun dari militer, dia dipercaya menjadi Duta Besar RI untuk China pada 1997 sampai dengan 2001, dia sangat fasih berbahasa Mandarin atau bahasa Tiongkok
Letjen TNI (Purn) Kuntara, meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Jakarta. pada Sabtu, 21 Agustus 2021, pukul 06.10 WIB. Karena sakit dan almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata.[4][5]
| Jabatan militer | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Letjen TNI Wismoyo Arismunandar |
Pangkostrad 1992—1994 |
Diteruskan oleh: Letjen TNI Tarub |
| Didahului oleh: Brigjen TNI Sintong Panjaitan |
Danjen Kopassus 1988—1992 |
Diteruskan oleh: Brigjen TNI Tarub |