Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata atau TMP Nasional Utama Kalibata adalah sebuah pemakaman militer di Kalibata, Jakarta Selatan. Dibangun pada tahun 1953 dan dibuka pada tanggal 10 November 1954. B. J. Habibie adalah Presiden Indonesia pertama yang dimakamkan di TMP Kalibata setelah wafat pada 11 September 2019. Mantan Menteri Luar Negeri Indonesia Agus Salim, yang meninggal 6 hari sebelum pemakaman dibuka, adalah politikus senior pertama yang dimakamkan di TMP. Ada juga 121 jenazah yang dipindahkan dari Taman Makam Pahlawan di Ancol.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. |
| Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata | |
|---|---|
Gerbang depan Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata | |
![]() | |
| Rincian | |
| Didirikan | 10 November 1954 (1954-11-10) |
| Lokasi | |
| Negara | Indonesia |
| Koordinat | 6°15′26″S 106°50′46″E / 6.25722°S 106.84611°E / -6.25722; 106.84611[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Taman_Makam_Pahlawan_Nasional_Utama_Kalibata¶ms=6_15_26_S_106_50_46_E_type:landmark_region:ID <span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">6°15′26″S</span> <span class=\"longitude\">106°50′46″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\"> / </span><span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">6.25722°S 106.84611°E</span><span style=\"display:none\"> / <span class=\"geo\">-6.25722; 106.84611</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwCA\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt7\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwCQ\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwCg\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Taman_Makam_Pahlawan_Nasional_Utama_Kalibata&params=6_15_26_S_106_50_46_E_type:landmark_region:ID\" class=\"external text\" id=\"mwCw\"><span class=\"geo-default\" id=\"mwDA\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwDQ\"><span class=\"latitude\" id=\"mwDg\">6°15′26″S</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwDw\">106°50′46″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwEA\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEQ\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEg\"></span></span><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwEw\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwFA\">6.25722°S 106.84611°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwFQ\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwFg\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwFw\">-6.25722; 106.84611</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwGA\"/></span>"}' id="mwGQ"/> |
| Pemilik | Pemerintah Indonesia |
| Luas | 23 hektare (57 ekar)[1] |
| Jml. kuburan | 10.105 (Agustus 2020)[1] |
Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata atau TMP Nasional Utama Kalibata adalah sebuah pemakaman militer di Kalibata, Jakarta Selatan. Dibangun pada tahun 1953 dan dibuka pada tanggal 10 November 1954. B. J. Habibie adalah Presiden Indonesia pertama yang dimakamkan di TMP Kalibata setelah wafat pada 11 September 2019. Mantan Menteri Luar Negeri Indonesia Agus Salim, yang meninggal 6 hari sebelum pemakaman dibuka, adalah politikus senior pertama yang dimakamkan di TMP. Ada juga 121 jenazah yang dipindahkan dari Taman Makam Pahlawan di Ancol.
Lebih dari 7.000 orang korban militer dan veteran Revolusi Nasional Indonesia dimakamkan di sini. Veteran Tentara Kekaisaran Jepang yang tinggal di Indonesia setelah Perang Dunia II atas kemauan mereka sendiri dan berjuang untuk kemerdekaan Indonesia juga dimakamkan di sini.[2]
TMP Kalibata selain banyak diziarahi anggota keluarga para pahlawan dan masyarakat Indonesia, juga banyak diziarahi oleh masyarakat Jepang. Dalam Revolusi Nasional Indonesia, sukarelawan Jepang yang tinggal untuk berjuang melawan tentara Blok Sekutu dan Tentara Kerajaan Belanda berjumlah hingga 3.000 orang. 1.000 orang di antaranya meninggal, 1000 orang kembali ke Jepang setelah kemerdekaan, dan 1.000 orang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia.[3]
Perdana Menteri Jepang Junichirō Koizumi pernah berziarah di TMP Kalibata tanggal 13 Januari 2002 untuk memberikan penghormatan pada para Tentara Kekaisaran Jepang yang dikuburkan di TMP Kalibata.[4] Perdana Menteri Jepang Shinzō Abe berkunjung tanggal 21 Agustus 2007.[5] Fumihito, Pangeran Akishino dan Kiko, Putri Mahkota Jepang juga berkunjung tanggal 19 Januari 2008 untuk memberikan penghormatan pada veteran Tentara Kekaisaran Jepang yang dikuburkan di TMP Kalibata.[2]
Semenjak abad 20, terdapat tradisi bahwa setiap pemimpin Jepang yang berkunjung ke Jakarta, akan berziarah ke TMP Kalibata.[6][7][8][9] Pada tanggal 20 Juni 2023, Kaisar Jepang Naruhito dan Permaisuri Masako berkunjung untuk memberi penghormatan bagi veteran Tentara Jepang yang dimakamkan di TMP Kalibata.[10][11]
• Mayor Jenderal TNI Sutoyo Siswomiharjo (Pahlawan Revolusi)[12]