Letnan Jenderal TNI (Purn.) Hadi Waluyo adalah purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat dan merupakan Pangkostrad ke-29. Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI bernomor 409/X/2004, Hadi Waluyo justru terpilih sebagai Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Bibit Waluyo. Hadi Waluyo sendiri sebelumnya menjabat sebagai Komandan Kodiklat di Bandung. Dan pernah juga menjabat sebagai Pangdam Tanjungpura. Ia pensiun dini dari dinas Militer setelah ditunjuk menjadi Komisaris PT. Semen Indonesia pada tahun 2006—2011.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
|
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
Hadi Waluyo | |
|---|---|
| Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat ke-28 | |
| Masa jabatan 3 November 2004 – 2 Mei 2006 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1950-04-01)1 April 1950 Bojonegoro, Jawa Timur |
| Meninggal | 18 Oktober 2020(2020-10-18) (umur 70) Surabaya, Jawa Timur |
| Anak | 2 (Dua) |
| Almamater | Akademi Militer Nasional (1972) |
| Karier militer | |
| Pihak | |
| Dinas/cabang | |
| Masa dinas | 1972—2006 |
| Pangkat | |
| Satuan | Infanteri |
| Pertempuran/perang | |
Letnan Jenderal TNI (Purn.) Hadi Waluyo (1 April 1950 – 18 Oktober 2020) adalah purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat dan merupakan Pangkostrad ke-29. Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI bernomor 409/X/2004, Hadi Waluyo justru terpilih sebagai Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Bibit Waluyo. Hadi Waluyo sendiri sebelumnya menjabat sebagai Komandan Kodiklat di Bandung. Dan pernah juga menjabat sebagai Pangdam Tanjungpura. Ia pensiun dini dari dinas Militer setelah ditunjuk menjadi Komisaris PT. Semen Indonesia pada tahun 2006—2011.
Penugasan dalam maupun luar negeri, Operasi Seroja Timor-Timor tiga kali, Operasi PAM Papua. Penugasan luar negeri di Malaysia, rapat kunker Singapura, Thailand, Amerika, Australia, Brunei Darussalam dan Filipina.
Hadi Waluyo meninggal dunia pada 18 Oktober 2020 pukul 19.05 WIB di usia 70 tahun di Rumah Sakit Darmo Surabaya akibat penyakit yang diderita selama dua tahun Myelodysplastic Syndrome (MDS).[1] Jenazah Hadi Waluyo dimakamkan di TMP 10 November Mayjend Sungkono, Surabaya. Sebelum disemayamkan, prosesi penyerahan di kediaman dipimpin Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M.. Saat dimakamkan di TMP Mayjend Sungkono, Irup dipimpin Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Eko Margiyono, MA.[2]
| Baris ke-1 | Bintang Dharma | Bintang Yudha Dharma Pratama | Bintang Kartika Eka Paksi Pratama | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Baris ke-2 | Bintang Yudha Dharma Nararya | Bintang Kartika Eka Paksi Nararya | Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun | ||||||
| Baris ke-3 | Satyalancana Dwidya Sistha (Ulangan Pertama) | Satyalancana Raksaka Dharma | Satyalancana Seroja (Ulangan Kedua) | ||||||
| Jabatan militer | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Letjen TNI Bibit Waluyo |
Pangkostrad 2004—2006 |
Diteruskan oleh: Letjen TNI Erwin Sudjono |
| Didahului oleh: Letjen TNI Darsono |
Komandan Kodiklat TNI-AD 2003—2004 |
Diteruskan oleh: Letjen TNI Cornel Simbolon |
| Didahului oleh: Mayjen TNI Djoko Besariman |
Pangdam Tanjungpura 2001—2002 |
Diteruskan oleh: Mayjen TNI Radjagukguk |