Kitab Aṅguttaranikāya, juga ditulis sebagai Aṅguttara Nikāya, adalah sebuah kitab suci Buddhisme sebagai bagian keempat dari lima nikāya ("kumpulan") dalam Suttapiṭaka, yang merupakan salah satu dari "tiga keranjang" yang menyusun Tripitaka Pali sebagaimana dilestarikan oleh aliran Theravāda. Aṅguttaranikāya berisi beberapa ribu khotbah, yang diatribusikan kepada Sang Buddha dan murid-murid utama-Nya, yang disusun dalam sebelas "kelompok angka" berdasarkan jumlah bahasan Dhamma yang dirujuk di dalamnya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Aṅguttaranikāya | |
|---|---|
| Jenis | Kitab kanonis |
| Induk | Suttapiṭaka |
| Atribusi | Anuruddha; Bhāṇaka |
| Komentar | Manorathapūraṇī (Aṅguttaranikāya-aṭṭhakathā) |
| Pengomentar | Buddhaghosa |
| Subkomentar | Sāratthamañjūsā (Ekakanipāta-ṭīkā, Dukanipāta-ṭīkā, Pañcakanipāta-ṭīkā, Aṭṭhakanipāta-ṭīkā) |
| Singkatan | AN; A |
| Bagian dari seri |
| Tipiṭaka |
|---|
| Buddhisme Theravāda |
| Bagian dari seri tentang |
| Buddhisme Theravāda |
|---|
| Buddhisme |
Kitab Aṅguttaranikāya (Pali untuk "Kumpulan Berangka"; disingkat AN), juga ditulis sebagai Aṅguttara Nikāya, adalah sebuah kitab suci Buddhisme sebagai bagian keempat dari lima nikāya ("kumpulan") dalam Suttapiṭaka, yang merupakan salah satu dari "tiga keranjang" yang menyusun Tripitaka Pali sebagaimana dilestarikan oleh aliran Theravāda. Aṅguttaranikāya berisi beberapa ribu khotbah, yang diatribusikan kepada Sang Buddha dan murid-murid utama-Nya, yang disusun dalam sebelas "kelompok angka" berdasarkan jumlah bahasan Dhamma yang dirujuk di dalamnya.
Kumpulan Aṅguttaranikāya disusun dalam kelompok ber-angka, dari satu sampai sebelas, dengan setiap angka melambangkan jumlah suatu hal yang dibahas sesuai topiknya. Misalnya, kelompok hal-hal yang terdapat satu jenis dimasukkan dalam AN 1, dua jenis dalam AN 2, dan seterusnya. Dibandingkan dengan nikāya lainnya, kumpulan teks ini lebih berorientasi pada umat awam. Bhikkhu Bodhi menulis: "Dalam Aṅguttaranikāya, manusia pada umumnya tidak direduksi menjadi sekadar kumpulan gugusan, unsur-unsur, dan landasan indra, tetapi diperlakukan sebagai pusat pengalaman hidup yang nyata yang terlibat dalam pencarian sepenuh hati untuk kebahagiaan dan kebebasan dari penderitaan."[note 1]
Meskipun terdapat beberapa perbedaan, teks-teks Aṅguttaranikāya paralel dengan Ekottarāgama yang dapat ditemukan dalam Sūtrapiṭaka berbahasa Sanskerta yang dilestarikan oleh aliran-aliran Buddhis awal lainnya (non-Theravāda), yang sebagian teksnya masih ada dalam bahasa Sanskerta dan dilestarikan oleh aliran Mahāyāna. Versi lengkapnya masih ada dalam terjemahan bahasa Tionghoa dengan nama Zēngyī Ahánjīng (增一阿含經); versi ini diperkirakan berasal dari resensi aliran Mahāsāṃghika atau Sarvāstivāda. Menurut Keown, "ada perbedaan yang cukup besar antara versi Pāli (Theravāda) dan Sarvāstivāda, dengan lebih dari dua pertiga sūtra ditemukan dalam satu kompilasi, tetapi tidak dalam kompilasi lainnya, yang menunjukkan bahwa sebagian besar bagian Sūtrapiṭaka (non-Theravāda) ini belum terbentuk hingga suatu masa yang agak belakangan."[1]
Kitab ini yang diklasifikasikan dalam kelompok-kelompok (nipāta) yang dibagi berdasarkan angka:
| Judul Nipāta | Judul Vagga |
|---|---|
| Ekakanipāta
(Kelompok Satu) |
|
| Dukanipāta
(Kelompok Dua) |
|
| Tikanipāta
(Kelompok Tiga) |
|
| Catukkanipāta
(Kelompok Empat) |
|
| Pañcakanipāta
(Kelompok Lima) |
|
| Chakkanipāta
(Kelompok Enam) |
|
| Sattakanipāta
(Kelompok Tujuh) |
|
| Aṭṭhakanipāta
(Kelompok Delapan) |
|
| Navakanipāta
(Kelompok Sembilan) |
|
| Dasakanipāta
(Kelompok Sepuluh) |
|
| Ekādasako nipāta
(Kelompok Sebelas) |
|