K.H. Masjkur adalah politikus Indonesia. Ia merupakan salah satu pendiri Partai Persatuan Pembangunan. Ia juga pernah menjadi Menteri Agama Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Soekarno dan anggota Dewan Pertimbangan Agung pada tahun 1968.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Masjkur | |
|---|---|
![]() Masjkur | |
| Menteri Agama Indonesia ke-6 | |
| Masa jabatan 11 November 1947 – 21 Januari 1950 | |
| Presiden | Soekarno |
| Perdana Menteri | Amir Syarifuddin Mohammad Hatta Soesanto Tirtoprodjo |
| Masa jabatan 30 Juli 1953 – 12 Agustus 1955 | |
| Presiden | Soekarno |
| Perdana Menteri | Ali Sastroamidjojo |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1904-12-30)30 Desember 1904 Pagentan, Singosari, Malang, Keresidenan Pasuruan, Hindia Belanda |
| Meninggal | 19 Desember 1994(1994-12-19) (umur 89) Jakarta, Indonesia |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Partai politik | PPP |
K.H. Masjkur (EYD: Masykur, 30 Desember 1904 – 19 Desember 1994) adalah politikus Indonesia. Ia merupakan salah satu pendiri Partai Persatuan Pembangunan. Ia juga pernah menjadi Menteri Agama Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Soekarno dan anggota Dewan Pertimbangan Agung pada tahun 1968.
Keterlibatannya dalam perjuangan kemerdekaan menonjol pada zaman pendudukan Jepang, sebagai anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Masjkur juga tercatat selaku pendiri Pembela Tanah Air (Peta)—yang kemudian menjadi unsur laskar rakyat dan TNI—di seluruh Jawa. Ketika pertempuran 10 November 1945, namanya muncul sebagai pemimpin Barisan Sabilillah.[1]
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Anwaruddin |
Menteri Agama Indonesia 1947—1949 |
Diteruskan oleh: Teuku Mohammad Hasan |
| Didahului oleh: Teuku Mohammad Hasan |
Menteri Agama Indonesia 1949 |
Diteruskan oleh: Wahid Hasyim |
| Didahului oleh: Fakih Usman |
Menteri Agama Indonesia 1953—1955 |
Diteruskan oleh: Muhammad Ilyas |