Amir Sjarifoeddin Harahap adalah seorang politikus dan wartawan Indonesia yang menjabat sebagai Perdana Menteri kedua Indonesia dari tahun 1947 hingga 1948. Sebagai salah satu pemimpin utama sayap kiri selama Revolusi Nasional Indonesia, ia sebelumnya menjabat sebagai Menteri Penerangan dari tahun 1945 hingga 1946 dan Menteri Pertahanan dari tahun 1945 hingga 1948. Amir lahir dalam keluarga bangsawan Sumatra dan menempuh pendidikan di Universitas Leiden. Di Leiden, ia menjadi anggota dewan asosiasi mahasiswa Gimnasium di Haarlem dan terlibat dalam organisasi mahasiswa Batak Jong Batak. Ia kembali ke Indonesia karena masalah keluarga tetapi melanjutkan pendidikannya di Rechts Hogeschool di Batavia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Amir Sjarifoeddin Harahap adalah seorang politikus dan wartawan Indonesia yang menjabat sebagai Perdana Menteri kedua Indonesia dari tahun 1947 hingga 1948. Sebagai salah satu pemimpin utama sayap kiri selama Revolusi Nasional Indonesia, ia sebelumnya menjabat sebagai Menteri Penerangan dari tahun 1945 hingga 1946 dan Menteri Pertahanan dari tahun 1945 hingga 1948. Amir lahir dalam keluarga bangsawan Sumatra dan menempuh pendidikan di Universitas Leiden. Di Leiden, ia menjadi anggota dewan asosiasi mahasiswa Gimnasium di Haarlem dan terlibat dalam organisasi mahasiswa Batak Jong Batak. Ia kembali ke Indonesia karena masalah keluarga tetapi melanjutkan pendidikannya di Rechts Hogeschool di Batavia.