Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ismail Marzuki

Ismail Marzuki adalah salah seorang komponis besar Indonesia. Namanya sekarang diabadikan sebagai suatu pusat seni di Jakarta yaitu Taman Ismail Marzuki (TIM) di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

komponis dan penulis lagu Indonesia
Diperbarui 18 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ismail Marzuki
Ismail Marzuki
Ismail Marzuki, tahun tidak diketahui
Informasi latar belakang
Lahir(1914-05-11)11 Mei 1914
Batavia, Hindia Belanda
Meninggal25 Mei 1958(1958-05-25) (umur 44)
Jakarta, Indonesia
PekerjaanKomponis, penulis lagu
Tahun aktif1931–1958

Ismail Marzuki (11 Mei 1914 – 25 Mei 1958) adalah salah seorang komponis besar Indonesia. Namanya sekarang diabadikan sebagai suatu pusat seni di Jakarta yaitu Taman Ismail Marzuki (TIM) di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.[1]

Latar belakang

Ismail Marzuki lahir dan besar di Jakarta dari keluarga Betawi. Nama sebenarnya adalah Ismail, sedangkan ayahnya bernama Marzuki, sehingga nama lengkapnya menjadi Ismail bin Marzuki. Namun, kebanyakan orang memanggil nama lengkapnya Ismail Marzuki, bahkan di lingkungan teman-temannya kerap dipanggil Mail, Maing, atau Bang Maing.[2] Ia dilahirkan di Kampung Kwitang, tepatnya di kecamatan Senen, wilayah Jakarta Pusat, pada tanggal 11 Mei 1914. Tiga bulan setelah Ismail dilahirkan, ibunya meninggal dunia. Sebelumnya Ismail Marzuki juga telah kehilangan dua orang kakaknya bernama Yusuf dan Yakup yang telah mendahului saat dilahirkan. Kemudian ia tinggal bersama ayah dan seorang kakaknya yang masih hidup bernama Hamidah, yang umurnya lebih tua 12 tahun dari Ismail.[3][4]

Karier bermusik

Ismail Marzuki memulai debutnya di bidang musik pada usia 17 tahun, ketika untuk pertama kalinya ia berhasil mengarang lagu "O Sarinah” pada tahun 1931.[5] Ismail mempunyai ketertarikan yang mendalam pada bidang seni. Tahun 1936, Ismail memasuki perkumpulan orkes musik Lief Java sebagai pemain gitar, saxophone, dan harmonium pompa.

Pada tahun 1940, Ismail Marzuki menikah dengan Eulis Zuraidah, seorang primadona dari klub musik yang ada di Bandung di mana Ismail Marzuki juga tergabung di dalamnya. Pasangan ini kemudian mengadopsi seorang anak bernama Rachmi, yang sebenarnya masih keponakan Eulis.

Pada masa penjajahan Jepang, Ismail Marzuki turut aktif dalam orkestra radio pada Hozo Kanri Keyku Radio Militer Jepang. Ketika masa kependudukan Jepang berakhir, Ismail Marzuki tetap meneruskan siaran musiknya di RRI. Selanjutnya ketika RRI kembali dikuasai Belanda pada tahun 1947, Ismail Marzuki yang tidak mau bekerja sama dengan Belanda memutuskan untuk keluar dari RRI. Ismail Marzuki baru kembali bekerja di radio setelah RRI berhasil diambil alih. Ia kemudian mendapat kehormatan menjadi pemimpin Orkes Studio Jakarta. Pada saat itu ia menciptakan lagu Pemilihan Umum dan diperdengarkan pertama kali dalam Pemilu 1955.

Beberapa karya Ismail Marzuki yang cukup dikenal antara lain:

- Tahun 1931, untuk pertama kalinya Ismail menciptakan lagu yang berjudul “Oh Sarinah” yang syairnya dibuat dalam bahasa Belanda...

- Tahun 1935, sewaktu berusia 21 tahun muncul karyanya dalam bentuk keroncong yang berjudul Keroncong Serenata.

- Tahun 1936, mencipta Roselani, judul ini membawa kita ke suasana romantis alam Hawaii di Samudra Pasifik.

- Tahun 1937, muncul lagu-lagu yang mengambil latar belakang “Hikayat 1001 Malam” berjudul Kasim Baba saat Ismail berusia 23 tahun; dan mencipta gubahan keroncong yang berjudul keroncong sejati bermodus minor bernafaskan melodi yang melankolis.

- Tahun 1938, mengisi ilustrasi musik film berjudul “Terang Bulan”. Di dalamnya ada 3 buah lagu, antara lain: Pulau Saweba, Di Tepi Laut, Duduk Termenung. Film ini dibintangi oleh Miss Roekiah, Kartolo, Raden Mochtar, dan lain-lain. Ismail turut berperan dalam film tersebut, yakni bermain musik dengan rekan-rekannya sebagai pelengkap skenario. Film ini diputar di Malaya. Ismail bernyanyi untuk adegan Raden Mochtar sewaktu menyanyi.

- Tahun 1939, keluar ciptaan sebanyak 8 buah lagu, di mana 2 lagu di antaranya berbahasa Belanda, yaitu: Als de Ovehedeen dan Als’t Meis is in de tropen. Sedang lagu-lagu Indonesianya adalah Bapak Kromo, Bandaneira, Olee lee di Kutaraja, Rindu Malam, Lenggang Bandung, Melancong ke Bali. Dalam periode ini Ismail belum menciptakan lagu-lagu perjuangan.

- Tahun 2021, atau tepat setelah 63 tahun Ismail Marzuki meninggal, lagu ini juga kerap dijadikan kolaborasi pencipta lagu instrumental terakhir ini kembali dirilis, yang diciptakannya bersama almarhum Glenn Fredly, tetapi dengan kampanye versi instrumental bagi yang dibawakan bersama perusahaan Wings Surya Group pencipta lagu Erwin Gutawa, Guruh Soekarnoputra, Yok Koeswoyo dan Candra Darusman. Ini berarti versi tersebut tidak menampilkan penyanyi, melainkan fokus pada instrumen musik yang dimainkan oleh Wings Surya Group, Erwin Gutawa, Guruh Soekarnoputra, Yok Koeswoyo dan Candra Darusman terinspirasi dengan iklan "Mie Sedaap (Ariel Noah dan Nidji)", "Zinc Shampoo (Rossa)", "Teh Javana (Zamrud Khatulistiwa)", "Emeron Shampoo (Ikke Nurjanah)", "Power F (Cita Citata)" dan "Cream Ekonomi (Vina Panduwinata)", pada tahun 2025 lagu instrumental Satu Indonesiaku untuk iklan kampanye tanpa jingle produk Wings Surya Group oleh Erwin Gutawa, Guruh Soekarnoputra, Yok Koeswoyo dan Candra Darusman dengan mengubah judulnya menjadi "Life Keeps Getting Better".[6][7][8][9][10]

Meninggal

Ismail Marzuki tutup usia pada umur 44 tahun 25 Mei 1958 di kediamannya, kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, karena penyakit paru-paru yang dideritanya.[11]

Karya lagu

Ismail Marzuki, dengan pianonya
Patung Ismail Marzuki di Taman Ismail Marzuki.
  • Gugur Bunga
  • Melati di Tapal Batas
  • Rayuan Pulau Kelapa
  • Sepasang Mata Bola
  • Hari Lebaran
  • Halo, Halo Bandung
  • Sabda Alam
  • Indonesia Pusaka
  • Payung Fantasi
  • Hanya Semalam (karya terakhir yang diciptakannya bersama Bing Slamet)
  • Satu Indonesiaku (yang merupakan kolaborasi lagu ciptaan terakhir dari almarhum Glenn Fredly, diciptakannya bersama Erwin Gutawa, Guruh Soekarnoputra, Yok Koeswoyo dan Candra Darusman instrumental milik perusahaan Wings Surya Group)

Prestasi dan pengakuan

  • Diabadikan oleh majalah Rolling Stone Indonesia sebagai salah satu dari The Immortals: 25 Artis Indonesia Terbesar Sepanjang Masa pada tahun 2008
  • Komponis musik klasik Indonesia Ananda Sukarlan telah menciptakan beberapa concerto (karya orkes dengan solois) berdasarkan lagu-lagu Ismail Marzuki berjudul "Concerto Marzukiana" untuk solois piano, biola dan harpa.

Referensi

  1. ↑ Jakarta, Dewan Kesenian (2024-04-05). "Sisi Lain Ismail Marzuki dalam "Hari Lebaran" | Dewan Kesenian Jakarta". Diakses tanggal 2026-01-19.
  2. ↑ Wibawa, Indra. Ambang Senja - Kisah Berlatar Belakang Sejarah Kemerdekaan RI, Kesultanan Melayu Deli dan Langkat. penakopihitam. hlm. 242. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Karno, Perpustakaan Proklamator Bung. Buletin Perpus Bung Karno - 2024 / Vol. 2. Perpustakaan Proklamator Bung Karno. hlm. 28–30. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Sejarah pemikiran Indonesia. Direktorat Nilai Sejarah, Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. 2006. hlm. 185. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Anshoriy,Ch, HM Nasruddin (2008-01-01). Rekam Jejak ; Dokter Pejuang & Pelopor Kebangkitan Nasional. Lkis Pelangi Aksara. hlm. 171. ISBN 978-979-1283-61-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ "You searched for Lagu Instrumental Satu Indonesiaku". Wingscorp. Diakses tanggal 2025-07-08.
  7. ↑ KAK ZEDIA (2021-08-13), SATU INDONESIAKU - Indonesian artist | karaoke version, diakses tanggal 2025-07-08
  8. ↑ TEDDY MSCid (2019-07-07), SATU INDONESIAKU MIDI MINUSONE KARAOKE, diakses tanggal 2025-07-08
  9. ↑ KARAOKEAN (2021-02-14), Satu Indonesiaku - Indonesian Artist - Karaoke, diakses tanggal 2025-07-08
  10. ↑ Lagu Karaoke hits Terbaru (2017-10-11), SATU INDONESIAKU - ALL STAR Karaoke, diakses tanggal 2025-07-08
  11. ↑ Hari Ini 60 Tahun Lalu, Komposer Ismail Marzuki Wafat. dari situs kompas

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ismail Marzuki.
  • (Indonesia) "Komponis" Bio Ismail Marzuki di Ensiklopedi Tokoh Indonesia Diarsipkan 2012-03-07 di Wayback Machine.
  • (Indonesia) Ismail Marzuki
  • (Indonesia) Ismail Marzuki (1914-1958): Komponis Pejuang Legendaris Diarsipkan 2011-05-10 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
Indonesia Pahlawan Nasional Indonesia
Politik
Abdul Halim Majalengka · Abdul Kahar Mudzakkir · Abdurrahman Wahid  · Achmad Soebardjo · Adam Malik · Adnan Kapau Gani · Alexander Andries Maramis · Alimin · Andi Sultan Daeng Radja · Arie Frederik Lasut · Arnold Mononutu · Djoeanda Kartawidjaja · Ernest Douwes Dekker · Fatmawati · Ferdinand Lumban Tobing · Frans Kaisiepo · Gatot Mangkoepradja · Hamengkubuwana IX · Herman Johannes · Idham Chalid · Ida Anak Agung Gde Agung · Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono · I Gusti Ketut Pudja · Iwa Koesoemasoemantri · Izaak Huru Doko · Johannes Leimena · Johannes Abraham Dimara · Kasman Singodimedjo · Kusumah Atmaja · Lambertus Nicodemus Palar · Mahmud Syah III dari Johor · Mangkunegara I · Maskoen Soemadiredja · Mochtar Kusumaatmadja · Mohammad Hatta · Mohammad Husni Thamrin · Moewardi · Teuku Nyak Arif · Nani Wartabone · Oto Iskandar di Nata · Radjiman Wedyodiningrat · Rasuna Said · Saharjo · Samanhudi · Soeharto  · Soekarni · Soekarno · Sukarjo Wiryopranoto · Soepomo · Soeroso · Soerjopranoto · Sutan Mohammad Amin Nasution · Sutan Syahrir · Syafruddin Prawiranegara · Tan Malaka · Tjipto Mangoenkoesoemo · Oemar Said Tjokroaminoto · Zainal Abidin Syah · Zainul Arifin
Militer
Abdul Haris Nasution · Andi Abdullah Bau Massepe · Basuki Rahmat · Tjilik Riwut · Jamin Ginting  · Gatot Soebroto · Harun Thohir · Hasan Basry · John Lie · R.E. Martadinata · Marthen Indey · Mas Isman · Muhammad Yasin · Sarwo Edhie Wibowo · Syam'un · Soedirman · Soekanto Tjokrodiatmodjo · Soeprijadi · Oerip Soemohardjo · Usman Janatin  · Yos Sudarso · Djatikoesoemo · Moestopo
Kemerdekaan
Agustinus Adisoetjipto · Abdulrachman Saleh · Adisumarmo Wiryokusumo · Andi Djemma · Ario Soerjo · Bagindo Azizchan · Bernhard Wilhelm Lapian · Halim Perdanakusuma · Ignatius Slamet Rijadi · Iswahyudi · I Gusti Ngurah Rai · Muhammad Mangundiprojo · Robert Wolter Mongisidi · Sam Ratulangi · Soepeno · Sutomo (Bung Tomo) · Tahi Bonar Simatupang
Revolusi
Ahmad Yani · Karel Satsuit Tubun · Mas Tirtodarmo Harjono · Katamso Darmokusumo · Donald Izaac Panjaitan · Pierre Tendean · Siswondo Parman · Sugiyono Mangunwiyoto · R. Suprapto · Sutoyo Siswomiharjo
Pergerakan
Abdurrahman Baswedan · Maria Walanda Maramis · dr. Soetomo · Wage Rudolf Soepratman · Wahidin Soedirohoesodo
Sastra
Abdoel Moeis · Agus Salim · Amir Hamzah · Mohammad Yamin · Ali Haji bin Raja Haji Ahmad
Seni
Ismail Marzuki · Usmar Ismail
Pendidikan
Dewi Sartika · Kartini · Ki Hadjar Dewantara · Ki Sarmidi Mangunsarkoro · Muhammad Salahuddin · Rahmah El Yunusiyyah  · Rubini Natawisastra · Sardjito · Soeharto Sastrosoeyoso · Syaikhona Muhammad Kholil
Integrasi
Pajonga Daeng Ngalie Karaeng Polongbangkeng · Silas Papare · Syarif Kasim II dari Siak
Pers
M. Tabrani · Roehana Koeddoes · Tirto Adhi Soerjo
Pembangunan
Moestopo · Pangeran Mohammad Noor · Suharso · Siti Hartinah · Teuku Mohammad Hasan · Wilhelmus Zakaria Johannes
Agama
As'ad Samsul Arifin · Abdul Chalim · Abdul Wahab Hasbullah  · Ahmad Dahlan · Ahmad Hanafiah · Ahmad Sanusi · Albertus Soegijapranata · Bagoes Hadikoesoemo · Fakhruddin · Haji Abdul Malik Karim Amrullah · Hasyim Asy'ari · Hazairin · Ilyas Yakoub · Lafran Pane · Mas Mansoer · Masjkur · Mohammad Natsir · Muhammad Zainuddin Abdul Madjid  · Noer Alie · Nyai Ahmad Dahlan · Syech Yusuf Tajul Khalwati · Wahid Hasjim
Perjuangan
Abdul Kadir · Achmad Rifa'i · Andi Depu · Andi Mappanyukki · Aji Muhammad Idris · Aria Wangsakara · Baabullah · Bataha Santiago · Cut Nyak Dhien · Cut Nyak Meutia · Depati Amir · Hamengkubuwana I · I Gusti Ketut Jelantik · I Gusti Ngurah Made Agung · Ida Dewa Agung Jambe · Himayatuddin Muhammad Saidi · Iskandar Muda dari Aceh · Kiras Bangun · La Madukelleng · Machmud Singgirei Rumagesan · Mahmud Badaruddin II dari Palembang · Malahayati · Marsinah · Martha Christina Tiahahu · Nuku Muhammad Amiruddin · Nyai Ageng Serang · Opu Daeng Risadju · Paku Alam VIII · Pakubuwana VI · Pakubuwana X · Pangeran Antasari · Pangeran Diponegoro · Pattimura · Pong Tiku · Raden Mattaher · Radin Inten II · Ranggong Daeng Romo · Raja Haji Fisabilillah · Ratu Kalinyamat · Salahuddin bin Talabuddin · Sisingamangaraja XII · Sultan Agung dari Mataram · Sultan Hasanuddin · Teungku Chik di Tiro · Tuanku Imam Bonjol · Tuanku Tambusai · Teuku Umar · Tirtayasa dari Banten · Thaha Saifuddin dari Jambi · Tombolotutu · Tuan Rondahaim Saragih  · Untung Suropati · Zainal Mustafa
Diusulkan · Portal Portal Indonesia
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Belanda
Seniman
  • MusicBrainz
Orang
  • Trove
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar belakang
  2. Karier bermusik
  3. Meninggal
  4. Karya lagu
  5. Prestasi dan pengakuan
  6. Referensi
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Indonesia Raya

lagu kebangsaan Indonesia

Pencipta lagu

orang yang menulis lirik dan melodi untuk sebuah karya seni musik

Chossy Pratama

Januari 1947) adalah seorang penulis lagu Indonesia. Ia dikenal berkat menulis lagu dan penata musik untuk berbagai judul film dan sinetron sejak dekade 1990-an

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026