Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKereta api Sancaka
Artikel Wikipedia

Kereta api Sancaka

Kereta api Sancaka merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi premium yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melayani relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng melalui lintas selatan Jawa. Nama Sancaka sendiri diambil dari sosok ratu ular sanca yang pengayom dan dapat bertahan di segala keadaan.

layanan kereta api di Indonesia
Diperbarui 24 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kereta api Sancaka
Artikel ini bukan mengenai kereta api Sancaka Utara.
Kereta api Sancaka
Kereta api Sancaka menikung dan melintas langsung Stasiun Palur

Kereta api Sancaka
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi VI Yogyakarta
Mulai beroperasi2 Mei 1997 (1997-05-02)
Operator saat iniKereta Api Indonesia
Lintas pelayanan
Stasiun awalYogyakarta
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirSurabaya Gubeng
Jarak tempuh309 km
Waktu tempuh rerata4 jam
Frekuensi perjalananEmpat kali keberangkatan tiap hari
Jenis relRel berat
Pelayanan penumpang
KelasEksekutif dan Ekonomi Premium
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 80 tempat duduk disusun 2-2. Sebanyak 40 kursi ke arah depan dan 40 ke arah belakang (kelas ekonomi premium)
    kursi dapat direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks dengan tirai dan lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas bagasiAda
Fasilitas lainLampu baca, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, dan peredam suara
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional90 - 120 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal
  • 81-86 (Reguler)[1]
  • 87F-88F (Fakultatif)[1]
Peta rute
Legenda
ke Bandung/Jakarta
Yogyakarta
Y P YA JS Trans Jogja
Klaten
Solo Balapan
Y AS BB JS Batik Solo Trans Trans Jateng Batik Solo Trans Terminal Tirtonadi
Ke Semarang
Jembatan Bengawan Solo
Jawa Tengah
Jawa Timur
Madiun
AS
Nganjuk
Ke Malang (via Blitar)
Jembatan Kali Brantas
Jombang
D P
Mojokerto
J
Jembatan Kali Porong
Ke Sidoarjo
Ke Malang/Banyuwangi
Surabaya Gubeng
J S A D P Trans Semanggi Suroboyo Wirawiri Suroboyo
ke Surabaya Kota/Sidotopo

Kereta api Sancaka merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi premium yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melayani relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng melalui lintas selatan Jawa. Nama Sancaka sendiri diambil dari sosok ratu ular sanca yang pengayom dan dapat bertahan di segala keadaan.

Per Juni 2023, kereta api ini berhenti untuk melayani penumpang di Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun, Solo Balapan, dan Klaten.

Pengoperasian kereta api

Kereta api Sancaka saat masih melayani kelas bisnis, meninggalkan Stasiun Surabaya Gubeng, 2015

Kereta api Sancaka pertama kali beroperasi pada 2 Mei 1997 yang memiliki waktu keberangkatan dari Surabaya pada pagi hari dan dari Yogyakarta pada sore hari.[2] PT Kereta Api kemudian meluncurkan kereta api Sancaka II pada 1 Desember 2002 untuk memberikan pilihan perjalanan dengan waktu keberangkatan berbeda dari sebelumnya.[butuh rujukan]

Pada awalnya, kereta api Sancaka beroperasi melayani kelas eksekutif dan bisnis—sebelum layanan kelas bisnis mengalami perubahan menjadi kelas ekonomi plus pada 16 Oktober 2016.[3][4]

Sekitar tahun 2012, KA Sancaka I pernah membawa 2 kereta kelas ekonomi dan kereta restorasi stiker Batik Madura, sedangkan KA Sancaka II pernah membawa 2 kereta kelas ekonomi plus.[butuh rujukan]

Per 8 April 2019, kereta api Sancaka beroperasi menggunakan rangkaian kereta baja nirkarat buatan Industri Kereta Api dengan layanan kelas eksekutif dan ekonomi premium.[5]

Per 10 Februari 2021, status perjalanan kereta api Sancaka YK dengan keberangkatan dari Yogyakarta pada pagi hari dan dari Surabaya pada sore hari diubah menjadi kereta api fakultatif yang dijalankan pada saat tertentu.[6] Dengan demikian, kereta api ini hanya beroperasi satu kali perjalanan pulang-pergi secara reguler.

Semenjak berlakunya Gapeka 2023 tanggal 1 Juni 2023, layanan kereta api Sancaka bertambah menjadi tiga kali perjalanan (pagi, siang, dan petang) secara reguler setiap harinya dan satu perjalanan malam perjalanan fakultatif yang dioperasikan pada akhir pekan, hari libur nasional dan cuti bersama. Jika dijumlahkan, Sancaka memiliki total empat kali perjalanan pulang-pergi dengan waktu tempuh rata-rata 4 jam.

Waktu tempuh

Per Agustus 2020 hingga penerapan Grafik Perjalanan Kereta Api per 10 Februari 2021, kereta api Sancaka mengalami pengurangan stasiun pemberhentian sehingga dapat mempercepat waktu tempuh.[7] Adapun stasiun yang terkena dampak pengurangan stasiun pemberhentian kereta api ini, antara lain Stasiun Kertosono dan Stasiun Ngawi.[7] Stasiun Nganjuk dan Stasiun Klaten sempat tidak melayani pemberhentian kereta api Sancaka, tetapi kedua stasiun tersebut kini kembali melayani per April 2021.[7] Kereta api ini menempuh perjalanan dari Surabaya Gubeng menuju Yogyakarta selama 4 jam berdasarkan jadwal perjalanan per 10 Februari 2021, satu jam lebih cepat bila dibandingkan dengan perjalanan per 1 Desember 2019 yang ditempuh selama 5 jam.[6]

Sejak 1 Februari 2022, Kereta Api Sancaka pemberangkatan pagi dari Yogyakarta dan sore hari dari Surabaya berubah status dari fakultatif menjadi reguler. Untuk Keberangkatan malam harinya, masih menggunakan status "Sancaka Tambahan" yang hanya dijalankan Sewaktu-waktu saja.

Mulai 1 Juni 2023, Sancaka memiliki total empat kali perjalanan pulang-pergi dengan waktu tempuh rata-rata 4 jam, dengan rincian tiga kali perjalanan reguler (pagi, siang, dan sore) dan satu perjalanan malam yang beroperasi pada akhir pekan, hari libur nasional dan cuti bersama.

Insiden

Kecelakaan 2018

Lihat pula: Kecelakaan kereta api Sancaka 2018

Pada 6 April 2018 sekitar pukul 18.25, terjadi kecelakaan antara kereta api Sancaka tujuan Surabaya (KA 86) dengan sebuah truk pengangkut bantalan rel beserta mobil pada km 215+8 di Sambirejo, Mantingan, Ngawi. Kecelakaan ini disebabkan karena truk mogok di atas rel saat hendak melewati perlintasan liar tak berpalang dan mengakibatkan seorang masinis dan seorang pekerja pembangunan jalur ganda tewas, asisten masinis mengalami patah tulang, dan sekitar 500 penumpang telantar. Kecelakaan ini mengakibatkan perjalanan kereta api lintas Madiun–Solo mengalami keterlambatan parah.[8]

Pelemparan Batu 2025

Pada 6 Juli 2025, Kereta Api Sancaka (KA 88F) rute Yogyakarta–Surabaya Gubeng kembali mengalami insiden. Kereta tersebut menjadi target pelemparan batu oleh orang tak dikenal saat melintas di wilayah antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sekitar pukul 22.45 WIB.[9][10]

Insiden ini mengakibatkan kaca jendela kereta pecah dan serpihannya melukai dua orang penumpang. Salah satu korban yang duduk di kereta 2, mengalami luka gores di bagian wajah, leher, dan kornea matanya.[11] Kedua korban langsung mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis KAI di Stasiun Solo Balapan dan kemudian dirujuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta menyatakan sangat menyesalkan aksi vandalisme tersebut dan menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk perusakan yang membahayakan keselamatan operasional dan kenyamanan penumpang.[12] Sebagai langkah pencegahan, KAI berkomitmen untuk memperkuat sistem pengamanan dengan meningkatkan patroli di jalur rawan, memasang kamera pengawas, serta menjalin koordinasi yang lebih intensif dengan aparat kepolisian dan masyarakat setempat.

Pelaku yang berhasil diidentifikasi akan diproses sesuai hukum yang berlaku, yakni KUHP Pasal 194 dan UU Perkeretaapian No. 23 Tahun 2007 Pasal 180, yang ancaman hukumannya dapat mencapai penjara 15 tahun atau seumur hidup jika mengakibatkan kematian.[13]

Stasiun pemberhentian

Provinsi Kota/Kabupaten Stasiun Keterangan Status
Daerah Istimewa Yogyakarta Kota Yogyakarta Yogyakarta Y P YA
Stasiun ujung, terintegrasi dengan Commuter Line Yogyakarta, Prambanan Ekspres, Lin Yogyakarta International Airport, dan layanan bus Trans Jogja Istimewa
★
Jawa Tengah Klaten Klaten Y
Terintegrasi dengan Commuter Line Yogyakarta
■
Kota Surakarta Solo Balapan Y AS
Terintegrasi dengan Commuter Line Yogyakarta, kereta api Bandara Adi Soemarmo, layanan bus Batik Solo Trans dan Trans Jateng di Terminal Tirtonadi
■
Jawa Timur Kota Madiun Madiun AS
Terintegrasi dengan kereta api Bandara Adi Soemarmo
■
Nganjuk Nganjuk – ■
JombangJombang D
Terintegrasi dengan Commuter Line Dhoho
■
Kota Mojokerto Mojokerto D J
Terintegrasi dengan Commuter Line Dhoho dan Jenggala
■
Kota SurabayaSurabaya Gubeng A D P J S
Stasiun ujung, terintegrasi dengan Commuter Line Arjonegoro, Dhoho, Penataran, Jenggala, Sindro, Supas, Tumapel, dan angkutan pengumpan Wirawiri Suroboyo
★

Legenda

★ Stasiun ujung (terminus)
■ Berhenti untuk semua arah

Galeri

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kereta api Sancaka.
  • Kereta makan milik Sancaka dengan corak batik madura, 2013
    Kereta makan milik Sancaka dengan corak batik madura, 2013
  • Kereta api Sancaka akan memasuki Stasiun Surabaya Gubeng, 2013
    Kereta api Sancaka akan memasuki Stasiun Surabaya Gubeng, 2013
  • Kereta api Sancaka Tambahan memasuki Stasiun Lempuyangan, 2016
    Kereta api Sancaka Tambahan memasuki Stasiun Lempuyangan, 2016
  • Tampak dalam kereta api Sancaka kelas ekonomi plus buatan INKA tahun 2016 sebelum digantikan dengan kelas ekonomi premium, 2017.
    Tampak dalam kereta api Sancaka kelas ekonomi plus buatan INKA tahun 2016 sebelum digantikan dengan kelas ekonomi premium, 2017.
  • Kereta api Sancaka meninggalkan Stasiun Madiun, 2019
    Kereta api Sancaka meninggalkan Stasiun Madiun, 2019
  • Kereta api Sancaka melintasi Stasiun Ngawi
    Kereta api Sancaka melintasi Stasiun Ngawi
  • Kereta api Sancaka berjalan perlahan di Stasiun Wonokromo, 2024
    Kereta api Sancaka berjalan perlahan di Stasiun Wonokromo, 2024
  • Kereta api Sancaka melintas langsung Stasiun Palur
    Kereta api Sancaka melintas langsung Stasiun Palur
  • Kereta api Sancaka persiapan berhenti di Stasiun Jombang, 2025
    Kereta api Sancaka persiapan berhenti di Stasiun Jombang, 2025

Lihat pula

  • Kereta api Sri Tanjung – layanan kereta api kelas ekonomi jurusan Banyuwangi menuju Yogyakarta.

Referensi

  1. 1 2 "Grafik Perjalanan Kereta Api Pada Jalur Jaringan Nasional Di Jawa Tahun 2023" (PDF) (Document). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Diakses tanggal 12 Mei 2023. ;
  2. ↑ "KA Sancaka Surabaya-Yogyakarta Mulai Dioperasikan 2 Mei". Berita Yudha. 30 April 1997.
  3. ↑ "Mulai Hari Ini, Cireks dan Tegal Bahari Ganti Gerbong Baru". Radar Cirebon. 2016-10-18. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-28.
  4. ↑ "Perubahan Kelas Kereta Api Mulai 15 Oktober 2016". BanyumasNews.com. 2016-10-17.[pranala nonaktif permanen]
  5. ↑ "Berhenti di Bojonegoro, KA Sancaka Utara Punya Relasi Baru dari Surabaya Pasar Turi ke Yogyakarta". Kabar Penumpang.
  6. 1 2 "Expose Gapeka 2021 Daop 8 Surabaya" (2021) PT Kereta Api Indonesia (Persero)
  7. 1 2 3 "Akhir Pekan Ini, Surabaya-Yogyakarta Hanya 4 Jam dengan KA Sancaka". Kompas. 2020-08-26. Diakses tanggal 20 Mei 2021
  8. ↑ "Kronologi Kereta Sancaka Tabrak Truk Trailer di Ngawi". Kompas. Diakses tanggal 2018-04-29.
  9. ↑ "KA Sancaka Dilempar Batu di Klaten, 2 Penumpang Terluka". Harian Jogja. Yogyakarta: Bisnis Indonesia. Diakses tanggal 2025-07-07.
  10. ↑ "Cerita Korban Saat Dilempar Batu Ketika Naik Kereta Sancaka Yogyakarta-Surabaya". Kompas.com. Surabaya: KG Media. Diakses tanggal 2025-07-08.
  11. ↑ "Dilempar Batu, Kornea Mata Penumpang KA Sancaka Tergores". Metro TV. Yogyakarta: Media Group. Diakses tanggal 2025-07-08.
  12. ↑ "KAI Tidak Akan Toleransi Vandalisme". Harian Jogja. Yogyakarta: Bisnis Indonesia.
  13. ↑ "Ancaman Hukum bagi Pelaku Pelemparan Batu". Harian Jogja. Yogyakarta: Bisnis Indonesia.

Pranala luar

  • Portal Perkeretaapian Indonesia
  • (Indonesia) Situs web resmi PT Kereta Api Indonesia
  • (Indonesia) Akun Resmi Layanan Pelanggan PT Kereta Api Indonesia (Persero) — Kereta Api Sancaka di Facebook
  • l
  • b
  • s
Kereta Api Indonesia Layanan kereta api penumpang yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia
  • Daftar
  • Hanya berisi layanan kereta api yang dioperasikan oleh induk perusahaan. Untuk layanan yang dioperasikan oleh anak perusahaan, lihat Templat:KAI Commuter untuk layanan KAI Commuter, Templat:KAI Bandara untuk layanan KAI Bandara dan Templat:KCIC untuk layanan KCIC/Whoosh
Kereta api antarkota
Eksekutif
  • Argo
    • Anjasmoro
    • Bromo Anggrek
    • Dwipangga
    • Lawu
    • Merbabu
    • Muria
    • Semeru
    • Sindoro
    • Wilis
  • Arjuno Ekspres
  • Bima
  • Brawijaya
  • Gajayana
  • Manahan
  • Mutiara Timur
  • Pandalungan
  • Purwojaya
  • Sembrani
  • Taksaka
  • Turangga
Campuran
Eksekutif dan Bisnis
  • Sindang Marga
  • Sribilah
Eksekutif dan Premium
  • Baturraden Ekspres
  • Fajar dan Senja Utama Yogyakarta
  • Gajahwong
  • Harina
  • Kutojaya Utara
  • Logawa
  • Madiun Jaya
  • Malabar
  • Mutiara Selatan
  • Pangandaran
  • Papandayan
  • Parahyangan
  • Sancaka
  • Sawunggalih
  • Wijayakusuma
Eksekutif dan Ekonomi
  • Bangunkarta
  • Banyubiru Ekspres
  • Blambangan Ekspres
  • Bogowonto
  • Brantas
  • Batavia
  • Cakrabuana
  • Ciremai
  • Cirebon Fakultatif
  • Dharmawangsa Ekspres
  • Fajar dan Senja Utama Solo
  • Gayabaru Malam Selatan
  • Gumarang
  • Gunungjati
  • Ijen Ekspres
  • Jayabaya
  • Joglosemarkerto
  • Kamandaka
  • Kaligung
  • Kertanegara
  • Lodaya
  • Malioboro Ekspres
  • Mataram
  • Mutiara Timur
  • Menoreh
  • Pangrango
  • Ranggajati
  • Sancaka Utara
  • Singasari
  • Tawang Jaya Premium
  • Tegal Bahari
Premium
  • Ambarawa Ekspres
  • Cikuray
  • Jayakarta
  • Kertajaya
  • Kuala Stabas
Ekonomi
Susunan kursi 2–2
  • Banyubiru
  • Blora Jaya
  • Jaka Tingkir
  • Majapahit
  • Matarmaja
  • Pasundan
  • Progo
  • Tawang Jaya
Susunan kursi 3–2
  • Airlangga
  • Bengawan
  • Kahuripan
  • Kutojaya Selatan
  • Probowangi
  • Putri Deli
  • Rajabasa
  • Serayu
  • Serelo
  • Sribilah Fakultatif
  • Sri Tanjung
  • Tawang Alun
Kereta api lokal
Ekonomi lokal
  • DB Datuk Belambangan
  • KS Kedung Sepur
  • PW Pandanwangi
  • P Pariaman Ekspres
  • SE Siantar Ekspres
  • SW Siliwangi
KA perintis dan
bus rel
  • Andalan Celebes
  • BK Batara Kresna
  • CM Cut Meutia
  • K Kertalaya
  • L Lembah Anai
  • Lontara
LRT
  • P Palembang
  • Jabodebek
KA bandara dan
pengumpan KAI
  • AS Adi Soemarmo
  • M Minangkabau Ekspres
  • KC Feeder Whoosh
Layanan lain dan topik terkait
Kereta wisata
  • Ambarawa
  • Bon Bon
  • Jaladara
  • Mak Itam
  • Kawis
Rencana beroperasi
  • Amir Hamzah
  • Nurmala
  • Jakalalana
  • Sangkuriang
Pengganti KA
  • Purwokerto–Purbalingga–Wonosobo pp (angkutan terusan)
  • Semarang–Demak–Kudus-Pati pp (angkutan terusan)
Topik terkait
  • Access by KAI
  • Daftar
    • KA barang
    • Daftar KRD
    • Daftar KRL (KAI Commuter)
    • Daftar lokomotif
    • Peralatan khusus
    • Stasiun
  • Direktorat Jenderal Perkeretaapian
Tidak beroperasi
  • Aji Saka
  • Arek Surokerto
  • JS950 Argobromo
  • JB250 Argogede
  • Argo Jati
  • Argopuro
  • Badrasurya
  • Baraya Geulis
  • Belawan Indah
  • Bintang
    • Fadjar
    • Sendja
  • Bukit Sulap
  • Bumi Geulis
  • Cantik Ekspres
  • Cepat Sidareja
  • Cepu Ekspres
  • Cipuja
  • Cirebon Ekspres
  • Ciroyom-Cianjur-Lampegan
  • Cisadane
  • Citrajaya
  • Dang Tuanku
  • Djaja
  • Dolok Martimbang
  • Ekspres Gaja Baru
  • Empu Jaya/Senja Ekonomi Yogya
  • Fajar Utama Semarang
  • Fajar/Senja Utama Cirebon
  • Feeder Kedungbanteng
  • Feeder Purworejo
  • Feeder Tawang Jaya
  • Feeder Wonogiri
  • Galuh
  • Galunggung
  • Gaya Baru Malam Utara
  • Guwawijaya
  • Jatayu
  • Jayabaya Selatan
  • Joglokerto
  • Kalijaga
  • Kalimaya
  • Kamandanu
  • Kelud Ekspres
  • Kinantan
  • Krakatau
  • KRD Nambo
  • Kuda Putih
  • Lancang Kuning
  • Langsam
  • Lokal Banjar–Kroya
  • Madiun Ekspres
  • Madiun Jaya (versi KRD)
  • Maharani
  • Mahesa
  • Madjapahit (era Gapeka 1961)
  • Malang Ekspres
  • Mantjanegara (era Gapeka 1961)
  • Merak Jaya
  • Mutiara Utara
  • Pajajaran
  • Pandanaran
  • Pandanwangi (Semarang–Solo)
  • Papandayan Ekspres
  • Parahijangan (era Gapeka 1961)
  • Pasopati
  • Patas Bandung Raya
  • Pekalongan Ekspres
  • Penataran Ekspres
  • Penataran Utama
  • Prabu Jaya
  • Priangan Ekspres
  • Purbaya
  • Putri Bungsu
  • Putri Hijau
  • Putri Ungu
  • Rajawali
  • Rama
  • Rangkas Jaya
  • Rencang Geulis
  • Rengganis
  • Ruwa Jurai
  • Sarangan Ekspres
  • Senja Kediri
  • Senja Malang
  • Senja Singosari
  • Senja Utama Semarang
  • Seminung
  • Singhasari (era Gapeka 1961)
  • Singosari
  • Solo Jaya
  • Solo Ekspres
  • Songgoriti
  • Sriwedari
  • Sriwijaya
  • Sunda Kelapa (era Gapeka 1961)
  • Surabaya-Babat
  • Suryajaya
  • Suryakencana
  • Tambora
  • Tanjungbalai Ekspres
  • Tarumanegara (era Gapeka 1961)
  • Taruna Ekspres
  • Tebuireng
  • Tegal Arum
  • Tegal Ekspres
  • Tirtonadi
  • Trem Surabaya
  • Tumapel Utama
  • Wisata Danau Singkarak
  • Way Umpu
  • Tebal pada kelas ekonomi: tidak disubsidi.
  • Miring: KA tambahan/fakultatif.
  • Garis bawah: KA aglomerasi.
  • Update terakhir di atas per 6 Maret 2026.
  • Project page Proyek
  • Portal Portal
  • Category Kategori
  • Commons page Commons

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pengoperasian kereta api
  2. Waktu tempuh
  3. Insiden
  4. Kecelakaan 2018
  5. Pelemparan Batu 2025
  6. Stasiun pemberhentian
  7. Galeri
  8. Lihat pula
  9. Referensi
  10. Pranala luar

Artikel Terkait

Kereta Api Indonesia

perusahaan operator kereta asal Indonesia

Daftar kereta api di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Daftar kecelakaan kereta api di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026