Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiUsman Janatin
Artikel Wikipedia

Usman Janatin

Sersan Dua (Anumerta) Usman bin Haji Muhammad Ali, juga dieja Osman bin Haji Mohamed Ali, adalah seorang marinir Indonesia dan pembunuh yang dihukum. Ia menggunakan nama samaran Janatin atau Usman Janatin selama aksinya meledakkan MacDonald House, yang menewaskan tiga orang dan melukai 33 orang lainnya. Usman dieksekusi bersama rekan seperjuangannya Harun Thohir atas pembunuhan ketiga korban tewas dalam ledakan MacDonald House.

pahlawan Indonesia
Diperbarui 23 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sersan Dua (Anumerta)
Usman Janatin
Nama lahirUsman bin Haji Muhammad Ali
Nama lain
  • Janatin
  • Usman Janatin
Lahir(1943-03-18)18 Maret 1943
Purbalingga, Hindia Belanda yang diduduki Jepang
Meninggal17 Oktober 1968(1968-10-17) (umur 25)
Penjara Changi, Singapura
DikebumikanTaman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata
PengabdianIndonesia
Dinas/cabangTentara Nasional Indonesia Angkatan Laut
Lama dinas1962–1968
PangkatSersan Dua (anumerta)
KesatuanKorps Marinir Republik Indonesia (Taifib)
Battles/wars
  • Operasi Dwikora
    • Pengeboman MacDonald House
PenghargaanPahlawan Nasional Indonesia
PeringatanKRI Usman Harun (359)
Usman Janatin
Gugatan kejahatan3 tuduhan pembunuhan
Hukuman kriminalHukuman mati
Status kriminalDieksekusi dengan cara digantung
  • Pahlawan Nasional Indonesia Suntingan nilai di Wikidata

Sersan Dua (Anumerta) Usman bin Haji Muhammad Ali (18 Maret 1943 – 17 Oktober 1968),[1] juga dieja Osman bin Haji Mohamed Ali, adalah seorang marinir Indonesia dan pembunuh yang dihukum. Ia menggunakan nama samaran Janatin atau Usman Janatin selama aksinya meledakkan MacDonald House, yang menewaskan tiga orang dan melukai 33 orang lainnya. Usman dieksekusi bersama rekan seperjuangannya Harun Thohir atas pembunuhan ketiga korban tewas dalam ledakan MacDonald House.

Ia dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan dan kini nama dia diabadikan menjadi nama Jalan di depan Markas Korps Marinir (Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun), Kwitang, Jakarta Pusat.[2] Kapal Republik Indonesia, KRI Usman-Harun (359).[3][4][5]

Sekarang pun nama Janatin diabadikan menjadi nama sebuah masjid di daerah Cilandak, Jakarta Selatan. Usman diangkat sebagai pahlawan nasional Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Presiden 050/TK/1968.[6]

Karier Militer

Ia mendaftarkan diri ke Sekolah Calon Tamtama KKO-AL (Secatamko) di Malang pada tahun 1962. Dengan tahapan seleksi ia berhasil lulus. Berbagai latihan fisik dan mental dilalui Janatin, hingga dinyatakan Lulus pendidikan pada tanggal 1 Juni 1962, Janatin mendapatkan pangkat Prajurit III KKO. Tugas pertama Janatin yaitu mengikuti Operasi Sadar di Irian Barat untuk memastikan penyerahan kekuasaan berjalan lancar. Meskipun Tugas di Irian Barat telah dilaksanakan dengan baik, tetapi tugas negara yang lain telah menanti Janatin dan prajurit KKO-AL yang lain yaitu Operasi Dwikora yang dikumandangkan oleh Presiden Soekarno.

Biografi

Makam Usman Janatin di Taman Makam Pahlawan Kalibata

Janatin lahir di Desa Jatisaba, Kabupaten Purbalingga, pada tanggal 18 Maret 1943[7][8] Ia lulus dari sekolah menengah pada tahun 1962[7] Pada 1 Juni 1962, ia masuk Korps marinir Indonesia.[7] Selama Konfrontasi Indonesia-Malaysia, ia diangkat sebagai salah satu dari tiga relawan untuk melayani dalam sebuah operasi militer yang disebut Komando Siaga (kemudian berganti nama menjadi Komando Mandala Siaga), yang dipimpin oleh Wakil Laksamana Madya Udara TNI Omar Dhani.[8][9] Kemudian ia ditempatkan di Pulau Sambu, (sekarang berada di wilayah Kepulauan Riau).

Pengeboman MacDonald House

Pada 8 Maret 1965, dia, Harun Thohir, dan Gani bin Arup ditugaskan untuk melakukan sabotase di Singapura. Dilengkapi dengan perahu karet dan 12,5 kilogram (28 pon) bahan peledak, mereka diberitahu untuk membom sebuah rumah tenaga listrik, tetapi sebaliknya, pada tanggal 10 Maret 1965, mereka menargetkan bangunan sipil, bangunan Hong Kong and Shanghai Bank, yang sekarang dikenal sebagai MacDonald House, menewaskan 3 orang dan melukai sedikitnya 33 lainnya, yang semuanya warga sipil.

Tertangkap dan pengadilan

Ketika melarikan diri, Janatin dan Thohir pergi ke pantai, sementara Gani memilih rute yang berbeda. Janatin dan Thahir menyita perahu motor, tetapi di laut perahu motor rusak. Mereka ditangkap oleh pasukan patroli Singapura pada 13 Maret 1965 dan dihukum karena pembunuhan, karena mereka telah mengenakan pakaian sipil pada saat itu dan telah menargetkan bangunan sipil, dan dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Singapura.[10]

Mereka dihukum gantung di Penjara Changi, Singapura, pada 17 Oktober 1968. Jenazah Janatin dan Harun dibawa kembali ke Indonesia dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.[11][12]

Referensi

  1. ↑ Media, Kompas Cyber (2021-05-25). "Janatin alias Usman: Kehidupan, Karier Militer, dan Bom di Singapura Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2022-06-03.
  2. ↑ ""Prajurit KKO Usman dan Harun Gantikan Nama Jalan Prapatan Jakarta"". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-08-12. Diakses tanggal 2017-08-11.
  3. ↑ "PAHLAWAN NASIONAL USMAN DAN HARUN DI KUKUHKAN SEBAGAI NAMA KRI"[pranala nonaktif permanen] website marinir.mil.id
  4. ↑ "Regional Kompasiana, diakses 3 Feb 2015". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-02-02. Diakses tanggal 2015-02-02.
  5. ↑ "Situs resmi TNI AL, diakses 3 Feb 2015". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-02-02. Diakses tanggal 2015-02-02.
  6. ↑ "Kilas Balik Marinir Usman dan Harun Dihukum Mati di Singapura 54 Tahun Lalu". Tempo. 17 Oktober 2022 | 16.01 WIB. Diakses tanggal 2025-05-14.
  7. 1 2 3 Sudarmanto 2007, p. 162
  8. 1 2 Komandoko 2006, p. 480
  9. ↑ Ajisaka 2008, p. 215
  10. ↑ Ajisaka 2008, p. 216
  11. ↑ Sudarmanto 2007, p. 164
  12. ↑ "Kedaulatan Rakyat, diakses 3 Feb 2015". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-02-02. Diakses tanggal 2015-02-02.

Bibilografi

  • Komandoko, Gamal (2006). Kisah Seratus Duapuluh Empat Pahlawan dan Pejuang Nusantara (dalam bahasa Indonesian). Sleman: Pustaka Widyatama. ISBN 9789796610907. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Ajisaka, Arya (2008). Mengenal Pahlawan Indonesia (dalam bahasa Indonesian) (Edisi Revised). Jakarta: Kawan Pustaka. ISBN 9789797572785. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Sudarmanto, J. B. (2007). Jejak-Jejak Pahlawan: Perekat Kesatuan Bangsa Indonesia (dalam bahasa Indonesian). Jakarta: Grasindo. ISBN 9789797597160. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Saefudin, Arif (2017). Patriot Bangsa dari Kota Perwira: Biografi Usman Janatin, 1943-1968. Jakarta: Fasilitasi Penulisan Direktorat Sejarah.

Pranala luar

  • (Inggris) HIDEAWAYS OF THE RICH AND INFAMOUS Diarsipkan 2005-05-06 di Wayback Machine. - salah satu bagiannya menjadi sumber artikel ini
  • l
  • b
  • s
Indonesia Pahlawan Nasional Indonesia
Politik
Abdul Halim Majalengka · Abdul Kahar Mudzakkir · Abdurrahman Wahid  · Achmad Soebardjo · Adam Malik · Adnan Kapau Gani · Alexander Andries Maramis · Alimin · Andi Sultan Daeng Radja · Arie Frederik Lasut · Arnold Mononutu · Djoeanda Kartawidjaja · Ernest Douwes Dekker · Fatmawati · Ferdinand Lumban Tobing · Frans Kaisiepo · Gatot Mangkoepradja · Hamengkubuwana IX · Herman Johannes · Idham Chalid · Ida Anak Agung Gde Agung · Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono · I Gusti Ketut Pudja · Iwa Koesoemasoemantri · Izaak Huru Doko · Johannes Leimena · Johannes Abraham Dimara · Kasman Singodimedjo · Kusumah Atmaja · Lambertus Nicodemus Palar · Mahmud Syah III dari Johor · Mangkunegara I · Maskoen Soemadiredja · Mochtar Kusumaatmadja · Mohammad Hatta · Mohammad Husni Thamrin · Moewardi · Teuku Nyak Arif · Nani Wartabone · Oto Iskandar di Nata · Radjiman Wedyodiningrat · Rasuna Said · Saharjo · Samanhudi · Soeharto  · Soekarni · Soekarno · Sukarjo Wiryopranoto · Soepomo · Soeroso · Soerjopranoto · Sutan Mohammad Amin Nasution · Sutan Syahrir · Syafruddin Prawiranegara · Tan Malaka · Tjipto Mangoenkoesoemo · Oemar Said Tjokroaminoto · Zainal Abidin Syah · Zainul Arifin
Militer
Abdul Haris Nasution · Andi Abdullah Bau Massepe · Basuki Rahmat · Tjilik Riwut · Jamin Ginting  · Gatot Soebroto · Harun Thohir · Hasan Basry · John Lie · R.E. Martadinata · Marthen Indey · Mas Isman · Muhammad Yasin · Sarwo Edhie Wibowo · Syam'un · Soedirman · Soekanto Tjokrodiatmodjo · Soeprijadi · Oerip Soemohardjo · Usman Janatin  · Yos Sudarso · Djatikoesoemo · Moestopo
Kemerdekaan
Agustinus Adisoetjipto · Abdulrachman Saleh · Adisumarmo Wiryokusumo · Andi Djemma · Ario Soerjo · Bagindo Azizchan · Bernhard Wilhelm Lapian · Halim Perdanakusuma · Ignatius Slamet Rijadi · Iswahyudi · I Gusti Ngurah Rai · Muhammad Mangundiprojo · Robert Wolter Mongisidi · Sam Ratulangi · Soepeno · Sutomo (Bung Tomo) · Tahi Bonar Simatupang
Revolusi
Ahmad Yani · Karel Satsuit Tubun · Mas Tirtodarmo Harjono · Katamso Darmokusumo · Donald Izaac Panjaitan · Pierre Tendean · Siswondo Parman · Sugiyono Mangunwiyoto · R. Suprapto · Sutoyo Siswomiharjo
Pergerakan
Abdurrahman Baswedan · Maria Walanda Maramis · dr. Soetomo · Wage Rudolf Soepratman · Wahidin Soedirohoesodo
Sastra
Abdoel Moeis · Agus Salim · Amir Hamzah · Mohammad Yamin · Ali Haji bin Raja Haji Ahmad
Seni
Ismail Marzuki · Usmar Ismail
Pendidikan
Dewi Sartika · Kartini · Ki Hadjar Dewantara · Ki Sarmidi Mangunsarkoro · Muhammad Salahuddin · Rahmah El Yunusiyyah  · Rubini Natawisastra · Sardjito · Soeharto Sastrosoeyoso · Syaikhona Muhammad Kholil
Integrasi
Pajonga Daeng Ngalie Karaeng Polongbangkeng · Silas Papare · Syarif Kasim II dari Siak
Pers
M. Tabrani · Roehana Koeddoes · Tirto Adhi Soerjo
Pembangunan
Moestopo · Pangeran Mohammad Noor · Suharso · Siti Hartinah · Teuku Mohammad Hasan · Wilhelmus Zakaria Johannes
Agama
As'ad Samsul Arifin · Abdul Chalim · Abdul Wahab Hasbullah  · Ahmad Dahlan · Ahmad Hanafiah · Ahmad Sanusi · Albertus Soegijapranata · Bagoes Hadikoesoemo · Fakhruddin · Haji Abdul Malik Karim Amrullah · Hasyim Asy'ari · Hazairin · Ilyas Yakoub · Lafran Pane · Mas Mansoer · Masjkur · Mohammad Natsir · Muhammad Zainuddin Abdul Madjid  · Noer Alie · Nyai Ahmad Dahlan · Syech Yusuf Tajul Khalwati · Wahid Hasjim
Perjuangan
Abdul Kadir · Achmad Rifa'i · Andi Depu · Andi Mappanyukki · Aji Muhammad Idris · Aria Wangsakara · Baabullah · Bataha Santiago · Cut Nyak Dhien · Cut Nyak Meutia · Depati Amir · Hamengkubuwana I · I Gusti Ketut Jelantik · I Gusti Ngurah Made Agung · Ida Dewa Agung Jambe · Himayatuddin Muhammad Saidi · Iskandar Muda dari Aceh · Kiras Bangun · La Madukelleng · Machmud Singgirei Rumagesan · Mahmud Badaruddin II dari Palembang · Malahayati · Marsinah · Martha Christina Tiahahu · Nuku Muhammad Amiruddin · Nyai Ageng Serang · Opu Daeng Risadju · Paku Alam VIII · Pakubuwana VI · Pakubuwana X · Pangeran Antasari · Pangeran Diponegoro · Pattimura · Pong Tiku · Raden Mattaher · Radin Inten II · Ranggong Daeng Romo · Raja Haji Fisabilillah · Ratu Kalinyamat · Salahuddin bin Talabuddin · Sisingamangaraja XII · Sultan Agung dari Mataram · Sultan Hasanuddin · Teungku Chik di Tiro · Tuanku Imam Bonjol · Tuanku Tambusai · Teuku Umar · Tirtayasa dari Banten · Thaha Saifuddin dari Jambi · Tombolotutu · Tuan Rondahaim Saragih  · Untung Suropati · Zainal Mustafa
Diusulkan · Portal Portal Indonesia
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Belanda
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Karier Militer
  2. Biografi
  3. Pengeboman MacDonald House
  4. Tertangkap dan pengadilan
  5. Referensi
  6. Bibilografi
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Pahlawan nasional Indonesia

Gelar penghargaan resmi tingkat tertinggi di Indonesia

Pahlawan Revolusi Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Hari Pahlawan (Indonesia)

Hari Pahlawan Nasional

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026