Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Jamin Ginting

Jamin Ginting Suka adalah salah satu pejuang kemerdekaan Indonesia yang berasal dari Karo. Ia diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia oleh Joko Widodo pada tanggal 7 November 2014 lalu.

Pahlawan Nasional Indonesia
Diperbarui 12 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Jamin Ginting
Ini adalah nama Batak Karo, marganya adalah Ginting Suka.
Jamin Ginting
Sekretaris Kabinet Indonesia ke-2
Masa jabatan
1 Maret 1966 – 27 Maret 1966
PresidenSoekarno
Sebelum
Pendahulu
Abdul Wahab Surjoadiningrat
Pengganti
Hoegeng Imam Santoso
Sebelum
Wakil Sekretaris Negara Indonesia ke-1
Masa jabatan
30 Maret 1966 – 25 Juli 1966
PresidenSoekarno
MenteriMohammad Ichsan
Sebelum
Pendahulu
Tidak ada
Pengganti
Bambang Eko Suhariyanto
Juri Ardiantoro
Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan
Masa jabatan
1956–1961
Sebelum
Pendahulu
Maludin Simbolon
Pengganti
Abdul Manaf Lubis
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir(1921-01-12)12 Januari 1921
Suka, Karolanden, Hindia Belanda
Meninggal23 Oktober 1974(1974-10-23) (umur 53)
Ottawa, Kanada
Partai politik  Golkar
Suami/istriLikas Tarigan
Anak5
Orang tua
  • Lantak Ginting Suka (ayah)
  • Tindang br. Tarigan (ibu)
Penghargaan sipilPahlawan Nasional Indonesia
Karier militer
Pihak
  •  Kekaisaran Jepang (1943–1945)
  •  Indonesia (1945–1968)
Dinas/cabang TNI Angkatan Darat
Masa dinas1943–1968
Pangkat Letnan Jenderal
Pertempuran/perang
  • Revolusi Nasional Indonesia
    • Pertempuran Medan Area
  • Pemberontakan Darul Islam
  • Pemberontakan PRRI
  • Operasi Trikora
  • Pahlawan Nasional Indonesia Suntingan nilai di Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Jamin Ginting Suka[1] (disingkat sebagai Jamin Gintings; Ejaan Republik: Djamin Gintings; 12 Januari 1921 – 23 Oktober 1974) adalah salah satu pejuang kemerdekaan Indonesia yang berasal dari Karo. Ia diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia oleh Joko Widodo pada tanggal 7 November 2014 lalu.[2]

Riwayat hidup

Kehidupan awal

Jamin Ginting dilahirkan di Desa Suka, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, pada 12 Januari 1921.[3] Setelah menamatkan pendidikan sekolah menengah, ia bergabung dengan satuan militer yang diorganisir oleh opsir-opsir Jepang. Pemerintah Jepang membangun kesatuan tentara yang terdiri dari anak-anak muda di Taneh Karo guna menambah pasukan Jepang untuk mempertahankan kekuasaan mereka di Asia. Jamin Ginting muncul sebagai seorang komandan pada pasukan bentukan Jepang itu.

Karier militer

Memimpin pasukan setelah kekalahan Jepang

Rencana Jepang untuk memanfaatkan putra-putra Karo memperkuat pasukan Jepang kandas setelah Jepang menyerah kepada sekutu pada Perang Dunia II. Jepang menelantarkan daerah kekuasaan mereka di Asia dan kembali pulang ke Jepang. Sebagai seorang komandan, Jamin Ginting bergerak cepat untuk mengkonsolidasi pasukannya. Ia bercita-cita untuk membangun satuan tentara di Sumatera Utara. Ia menyakinkan anggotanya untuk tidak kembali pulang ke desa masing masing. Ia memohon kesediaan mereka untuk membela dan melindungi rakyat Karo dari setiap kekuatan yang hendak menguasai daerah Sumatera Utara. Situasi politik ketika itu tidak menentu. Pasukan Belanda dan Inggris masih berkeinginan untuk menguasai daerah Sumatra.

Foto keluarga Jamin Ginting.

Pionir pejuang

Di kemudian hari, Jendral Ronald Pakpahan dan pasukan Jamin Ginting ini muncul sebagai pionir-pionir pejuang Sumatra bagian utara. Kapten Bangsi Sembiring, Kapten Selamat Ginting, Kapten Mumah Purba, Mayor Rim Rim Ginting, Kapten Selamet Ketaren, dan lainnya adalah cikal bakal Kodam II/Bukit Barisan yang kita kenal sekarang ini.

Ketika Jamin Ginting menjadi wakil komandan Kodam II/Bukit Barisan, ia berselisih paham dengan Kolonel Maludin Simbolon, yang ketika itu menjabat sebagai Panglima Kodam II/Bukit Barisan. Jamin Ginting tidak sepaham dengan tindakan Kolonel Maludin Simbolon untuk menuntut keadilan dari pemerintah pusat melalui kekuatan bersenjata. Perselisihan mereka ketika itu sangat dipengaruhi oleh situasi politik dan ekonomi yang melanda Indonesia.

Di satu pihak, Maludin Simbolon merasa Sumatra dianaktirikan oleh pemerintah pusat dalam bidang ekonomi. Di lain pihak, Jamin Ginting sebagai seorang tentara tetap setia untuk membela negara Indonesia.

Operasi Bukit Barisan

Dalam rangka menghadapi gerakan pemberontakan Boyke Nainggolan di Medan, maka Panglima TT I, Letkol Inf. Djamin Ginting melancarkan Operasi Bukit Barisan. Operasi ini dilancarkan pada 7 April 1958. Dengan dilancarkannya operasi Bukit Barisan II ini, maka pasukan Boyke Nainggolan dan Sinta Pohan terdesak dan mundur ke daerah Tapanuli.[4]

Akhir karier

Makam Jamin Ginting di TMPNU Kalibata, Jakarta Selatan.

Di penghujung masa baktinya, Jamin Ginting diutus sebagai seorang Duta Besar Indonesia untuk Kanada. Di Kanada pulalah, Jamin Ginting menghembuskan nafas terakhirnya, yakni di Ottawa pada tanggal 23 Oktober 1974. Jenazahnya dibawa pulang ke Indonesia dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata.[3]

Riwayat militer

  • Juni-i, Sumatra Giyugun (masa pendudukan Jepang)[3]
  • Komandan Resimen I, Komandemen Sumatera, Tentara Rakyat Indonesia, Berastagi (1947)[3]
  • Kepala Staf Tentara dan Teritorium I/Bukit Barisan[3]
  • Panglima Tentara dan Teritorium I/Bukit Barisan (27 Desember 1956–April 1959)[3]
  • Panglima Kodam II/Bukit Barisan (April 1959–4 Januari 1961)[3]
  • Pendidikan di Staff College, Quetta, Pakistan (1962)[3]
  • Asisten 2/Operasi Kepala Staf Angkatan Darat (30 Juni 1962–1965)[3]
  • Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Oktober 1965)[3]
  • Dengan pangkat mayor jenderal, menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Front Nasional, di Kabinet Dwikora II.[5]
  • Penggerak dari pembentukan Gakari yang nantinya akan membentuk Golkar.[6]
  • Duta Besar Indonesia untuk Kanada (8 Januari 1972–23 Oktober 1974)[3]

Kehidupan pribadi

Keluarga

Jamin Ginting meninggalkan lima orang anak. Salah satunya adalah Rimenda br. Ginting, yang menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Masyarakat Karo Indonesia.[7]

Fly Over Jamin Ginting.

Karya tulis

Patung Jamin Ginting yang terletak di kilometer nol Jalan Jamin Ginting di Kota Medan.

Semasa hidupnya, Jamin Ginting menulis beberapa buku, salah satunya adalah "Bukit Kadir" yang dikarangnya bersama Payung Bangun. Buku tersebut mengisahkan perjuangannya di daerah Karo sampai ke perbatasan Aceh dalam melawan Hindia Belanda. Salah seorang anggotanya, Kadir, gugur di sebuah perbukitan di Taneh Karo dalam suatu pertempuran yang sengit dengan pasukan Belanda. Bukit itu sekarang dikenal dengan nama Bukit Kadir. Selain itu, Jamin Ginting juga mengarang satu buku lagi yang berjudul Titi Bambu. Buku ini terbit pada tahun 1975.

Wafat

Pada 23 Oktober 1974, Jamin Ginting meninggal dunia dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan.

Penghargaan

Nama jalan

Atas jasa besarnya bagi Sumatera Utara, nama Letnan Jenderal Jamin Ginting diabadikan menjadi nama ruas jalan sepanjang 80 kilometer yang membentang dari Kota Medan hingga Kabupaten Karo.[8] Ruas jalan tersebut diberi nama sebagai Jalan Jamin Ginting oleh Wali Kota Medan, Agus Salim Rangkuti.

Patung

Pada 28 Juni 2022, Wali Kota Medan, Bobby Nasution, meresmikan patung Letjen TNI Jamin Gintings untuk menandai kilometer nol Jalan Jamin Ginting di Kota Medan.[9]

Dalam budaya populer

  • Dalam film 3 Nafas Likas (2014), Jamin Ginting diperankan oleh Vino G. Bastian.

Referensi

  1. ↑ Aldi, Nizar (3 Juli 2022). "Kisah Jamin Ginting: Basmi Pemberontak hingga Bebaskan Lahan USU". Detik Sumut. Diakses tanggal 11 Maret 2024.
  2. ↑ "Ini Kiprah 4 Pahlawan Nasional yang Baru Dinobatkan Tahun Ini". detiknews. 10 November 2014. Diakses tanggal 10 November 2014.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Bachtiar, Harsya W. (1988). Siapa dia? Perwira Tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD). Jakarta. hlm. 111—112. ISBN 9789794281000. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ http://www.sejarahtni.mil.id/index.php?cid=1783&page=2%5B%5D
  5. ↑ http://indahnesia.com/cabinet/26/second_revised_dwikora_cabinet.php%5B%5D
  6. ↑ "Republika Online". republika.co.id. Diakses tanggal 1 Maret 2017.
  7. ↑ http://www.hariansib.com/index.php?option=com_content&task=view&id=7359&Itemid=9
  8. ↑ Sitompul, Martin (23 Oktober 2018). "Djamin Gintings, Pahlawan Nasional dari Tanah Karo". Historia. Diakses tanggal 5 September 2022.
  9. ↑ Yauzar, Ahmidal (28 Juni 2022). tvOne, Tim (ed.). "Resmikan Patung Jamin Ginting di Medan, Bobby Nasution Cerita Soal Jalan Rusak". tvOneNews.com. Diakses tanggal 5 September 2022.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Jamin Ginting.
  • l
  • b
  • s
Indonesia Pahlawan Nasional Indonesia
Politik
Abdul Halim Majalengka · Abdul Kahar Mudzakkir · Abdurrahman Wahid  · Achmad Soebardjo · Adam Malik · Adnan Kapau Gani · Alexander Andries Maramis · Alimin · Andi Sultan Daeng Radja · Arie Frederik Lasut · Arnold Mononutu · Djoeanda Kartawidjaja · Ernest Douwes Dekker · Fatmawati · Ferdinand Lumban Tobing · Frans Kaisiepo · Gatot Mangkoepradja · Hamengkubuwana IX · Herman Johannes · Idham Chalid · Ida Anak Agung Gde Agung · Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono · I Gusti Ketut Pudja · Iwa Koesoemasoemantri · Izaak Huru Doko · Johannes Leimena · Johannes Abraham Dimara · Kasman Singodimedjo · Kusumah Atmaja · Lambertus Nicodemus Palar · Mahmud Syah III dari Johor · Mangkunegara I · Maskoen Soemadiredja · Mochtar Kusumaatmadja · Mohammad Hatta · Mohammad Husni Thamrin · Moewardi · Teuku Nyak Arif · Nani Wartabone · Oto Iskandar di Nata · Radjiman Wedyodiningrat · Rasuna Said · Saharjo · Samanhudi · Soeharto  · Soekarni · Soekarno · Sukarjo Wiryopranoto · Soepomo · Soeroso · Soerjopranoto · Sutan Mohammad Amin Nasution · Sutan Syahrir · Syafruddin Prawiranegara · Tan Malaka · Tjipto Mangoenkoesoemo · Oemar Said Tjokroaminoto · Zainal Abidin Syah · Zainul Arifin
Militer
Abdul Haris Nasution · Andi Abdullah Bau Massepe · Basuki Rahmat · Tjilik Riwut · Jamin Ginting  · Gatot Soebroto · Harun Thohir · Hasan Basry · John Lie · R.E. Martadinata · Marthen Indey · Mas Isman · Muhammad Yasin · Sarwo Edhie Wibowo · Syam'un · Soedirman · Soekanto Tjokrodiatmodjo · Soeprijadi · Oerip Soemohardjo · Usman Janatin  · Yos Sudarso · Djatikoesoemo · Moestopo
Kemerdekaan
Agustinus Adisoetjipto · Abdulrachman Saleh · Adisumarmo Wiryokusumo · Andi Djemma · Ario Soerjo · Bagindo Azizchan · Bernhard Wilhelm Lapian · Halim Perdanakusuma · Ignatius Slamet Rijadi · Iswahyudi · I Gusti Ngurah Rai · Muhammad Mangundiprojo · Robert Wolter Mongisidi · Sam Ratulangi · Soepeno · Sutomo (Bung Tomo) · Tahi Bonar Simatupang
Revolusi
Ahmad Yani · Karel Satsuit Tubun · Mas Tirtodarmo Harjono · Katamso Darmokusumo · Donald Izaac Panjaitan · Pierre Tendean · Siswondo Parman · Sugiyono Mangunwiyoto · R. Suprapto · Sutoyo Siswomiharjo
Pergerakan
Abdurrahman Baswedan · Maria Walanda Maramis · dr. Soetomo · Wage Rudolf Soepratman · Wahidin Soedirohoesodo
Sastra
Abdoel Moeis · Agus Salim · Amir Hamzah · Mohammad Yamin · Ali Haji bin Raja Haji Ahmad
Seni
Ismail Marzuki · Usmar Ismail
Pendidikan
Dewi Sartika · Kartini · Ki Hadjar Dewantara · Ki Sarmidi Mangunsarkoro · Muhammad Salahuddin · Rahmah El Yunusiyyah  · Rubini Natawisastra · Sardjito · Soeharto Sastrosoeyoso · Syaikhona Muhammad Kholil
Integrasi
Pajonga Daeng Ngalie Karaeng Polongbangkeng · Silas Papare · Syarif Kasim II dari Siak
Pers
M. Tabrani · Roehana Koeddoes · Tirto Adhi Soerjo
Pembangunan
Moestopo · Pangeran Mohammad Noor · Suharso · Siti Hartinah · Teuku Mohammad Hasan · Wilhelmus Zakaria Johannes
Agama
As'ad Samsul Arifin · Abdul Chalim · Abdul Wahab Hasbullah  · Ahmad Dahlan · Ahmad Hanafiah · Ahmad Sanusi · Albertus Soegijapranata · Bagoes Hadikoesoemo · Fakhruddin · Haji Abdul Malik Karim Amrullah · Hasyim Asy'ari · Hazairin · Ilyas Yakoub · Lafran Pane · Mas Mansoer · Masjkur · Mohammad Natsir · Muhammad Zainuddin Abdul Madjid  · Noer Alie · Nyai Ahmad Dahlan · Syech Yusuf Tajul Khalwati · Wahid Hasjim
Perjuangan
Abdul Kadir · Achmad Rifa'i · Andi Depu · Andi Mappanyukki · Aji Muhammad Idris · Aria Wangsakara · Baabullah · Bataha Santiago · Cut Nyak Dhien · Cut Nyak Meutia · Depati Amir · Hamengkubuwana I · I Gusti Ketut Jelantik · I Gusti Ngurah Made Agung · Ida Dewa Agung Jambe · Himayatuddin Muhammad Saidi · Iskandar Muda dari Aceh · Kiras Bangun · La Madukelleng · Machmud Singgirei Rumagesan · Mahmud Badaruddin II dari Palembang · Malahayati · Marsinah · Martha Christina Tiahahu · Nuku Muhammad Amiruddin · Nyai Ageng Serang · Opu Daeng Risadju · Paku Alam VIII · Pakubuwana VI · Pakubuwana X · Pangeran Antasari · Pangeran Diponegoro · Pattimura · Pong Tiku · Raden Mattaher · Radin Inten II · Ranggong Daeng Romo · Raja Haji Fisabilillah · Ratu Kalinyamat · Salahuddin bin Talabuddin · Sisingamangaraja XII · Sultan Agung dari Mataram · Sultan Hasanuddin · Teungku Chik di Tiro · Tuanku Imam Bonjol · Tuanku Tambusai · Teuku Umar · Tirtayasa dari Banten · Thaha Saifuddin dari Jambi · Tombolotutu · Tuan Rondahaim Saragih  · Untung Suropati · Zainal Mustafa
Diusulkan · Portal Portal Indonesia

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat hidup
  2. Kehidupan awal
  3. Karier militer
  4. Riwayat militer
  5. Kehidupan pribadi
  6. Keluarga
  7. Karya tulis
  8. Wafat
  9. Penghargaan
  10. Nama jalan
  11. Patung
  12. Dalam budaya populer
  13. Referensi
  14. Pranala luar

Artikel Terkait

Pahlawan nasional Indonesia

Gelar penghargaan resmi tingkat tertinggi di Indonesia

Pahlawan Revolusi Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Hari Pahlawan (Indonesia)

Hari Pahlawan Nasional

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026