Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiSuddhāvāsa
Artikel Wikipedia

Suddhāvāsa

Alam Suddhāvāsacode: pi is deprecated , atau "Kediaman Suci", merupakan alam kehidupan (loka) khusus yang hanya diperuntukkan bagi para anagami. Para penghuni alam ini adalah mereka yang telah berada di jalan menuju tingkat pencapaian arahat dan akan mencapai pencerahan langsung dari alam Suddhāvāsa tanpa terlahir kembali di alam yang lebih rendah. Kondisi ini membuat Suddhāvāsa berbeda dari alam-alam lain di alam materi halus karena alam ini tidak menampung makhluk-makhluk yang terlahir di sana semata-mata melalui tumpukan pahala biasa atau sekadar pencapaian meditasi. Oleh karena itu, setiap dewa Suddhāvāsa dikenal sebagai "pelindung agama Buddha". Sebagai contoh, Sahāmpati—sesosok brahma pelindung agama Buddha yang memohon kepada Buddha Gotama yang baru mencapai pencerahan untuk mulai mengajar—adalah seorang anagami dari zaman Buddha sebelumnya. Oleh karena dewa Suddhāvāsa tidak akan pernah terlahir kembali di luar alam Suddhāvāsa, tidak ada Bodhisatwa yang pernah terlahir di alam-alam ini karena seorang Bodhisatwa pada akhirnya harus terlahir kembali sebagai manusia.

Wikipedia article
Diperbarui 25 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Untuk konsep "tanah murni" yang ditemukan dalam Buddhisme Mahāyāna, lihat Tanah murni.
Bagian dari seri tentang
Buddhisme
  • Istilah
  • Indeks
  • Garis besar
  • Sejarah
  • Penyebaran
  • Garis waktu
  • Sidang Buddhis
  • Jalur Sutra
  • Anak benua India
Buddhisme awal
  • Prasektarian
  • Aliran awal
    • Mahāsāṁghika
    • Sthaviravāda
  • Kitab awal
    • Nikāya
    • Āgama
Benua
  • Asia Tenggara
  • Asia Timur
  • Asia Tengah
  • Timur Tengah
  • Dunia Barat
  • Australia
  • Oseania
  • Amerika
  • Eropa
  • Afrika
Populasi signifikan
  • Tiongkok
  • Thailand
  • Jepang
  • Myanmar
  • Sri Lanka
  • Vietnam
  • Kamboja
  • Korea
  • Taiwan
  • India
  • Malaysia
  • Laos
  • Indonesia
  • Amerika Serikat
  • Singapura
  • Aliran
  • Tradisi
  • Mazhab
  • Konsensus pemersatu
Arus utama
  • Theravāda
  • Mahāyāna
  • Vajrayāna
Sinkretis
  • Buddhayana
  • Tridharma
  • Aliran Maitreya
    • Yīguàndào
    • Mílè Dàdào
  • Siwa-Buddha
  • Tripitaka
  • Kitab
Theravāda
  • Tripitaka Pali
  • Komentar
  • Subkomentar
  • Paritta
  • Sastra Pali
Mahāyāna–Vajrayāna
  • Sutra Mahāyāna
  • Tripitaka Tionghoa
    • Tripitaka Taishō
  • Tripitaka Tibet
    • Kangyur
    • Tengyur
  • Dhāraṇī
  • Buddha
  • Bodhisatwa
Buddha Gotama
  • Klan
  • Keluarga
    • Suddhodana
    • Māyā
    • Pajāpatī Gotamī
    • Yasodharā
    • Rāhula
  • Mukjizat
  • Lumbinī
  • Buddhagayā
  • Isipatana
  • Kusinārā
Buddha masa lalu
  • Kassapa
  • Koṇāgamana
  • Kakusandha
  • Vessabhū
  • Sikhī
  • Vipassī
  • Phussa
  • Tissa
  • Siddhattha
  • Dhammadassī
  • Atthadassī
  • Piyadassī
  • Sujāta
  • Sumedha
  • Padumuttara
  • Nārada
  • Paduma
  • Anomadassī
  • Sobhita
  • Revata
  • Sumana
  • Maṅgala
  • Koṇḍañña
  • Dīpaṅkara
  • Saraṇaṅkara
  • Medhaṅkara
  • Taṇhaṅkara
Buddha masa depan
  • Metteyya
Mahāyāna–Vajrayāna
  • Buddha terkenal:
  • Lima Buddha Kebijaksanaan
    • Amitābha
    • Vairocana
    • Akṣobhya
    • Ratnasaṁbhava
    • Amoghasiddhi
  • Padmasaṁbhava
  • Bhaiṣajyaguru
  • Bodhisatwa terkenal:
  • Daftar Bodhisatwa
  • Mañjuśrī
  • Kṣitigarbha
  • Avalokiteśvara
    • Kwan Im
  • Samantabhadra
  • Vajrapāṇi
  • Dhamma
  • Ajaran
Keyakinan
  • Ketuhanan
  • Hukum Alam
  • Pandangan
  • Kesesatan
  • Kebenaran Mulia
  • Jalan Mulia
  • Perlindungan
  • Pancasila
  • Karma
    • Kehendak
    • Akibat
  • Punarbawa
  • Alam Kehidupan
    • Brahma
    • Dewa
    • Manusia
    • Neraka
    • Binatang
    • Hantu
    • Asura
  • Samsara
  • Māra
  • Pencerahan
  • Nirwana
  • Acinteyya
Tiga corak
  • Ketidakkekalan
  • Penderitaan
  • Tanpa atma
Gugusan
  • Rupa
  • Kesadaran
  • Persepsi
  • Perasaan
  • Saṅkhāra
  • Nāmarūpa
  • Unsur
  • Landasan indra
  • Kontak indra
  • Kemunculan Bersebab
Faktor mental
  • Malu
  • Takut
  • Pengotor batin
  • Noda batin
  • Belenggu
  • Rintangan
  • Kekuatan
  • Hasrat
  • Nafsu (Keserakahan)
  • Kebencian
  • Delusi
    • Ketidaktahuan
  • Kemelekatan
  • Kewawasan
  • Bodhipakkhiyā
  • dll.
Meditasi
  • Samatha-vipassanā
    • Jhāna
    • Satipaṭṭhāna
    • Sampajañña
    • Kammaṭṭhāna
      • Anussati
        • Maraṇasati
        • Ānāpānasati
      • Paṭikūlamanasikāra
    • Brahmawihara
      • Cinta kasih
      • Belas kasih
      • Simpati
      • Ketenangan / Keseimbangan batin
  • Abhiññā
    • Iddhi
Bakti
  • Puja
  • Pelimpahan jasa
  • Namaskara
  • Pradaksina
  • Pindapata
  • Ziarah
Praktik lainnya
  • Kebajikan
  • Paramita
  • Dana
  • Sila
  • Pelepasan
  • Kebijaksanaan
  • Usaha
  • Kesabaran
  • Kebenaran
  • Tekad
  • Astasila
  • Fangseng
  • Sādhu
  • Sangha
  • Parisā
  • Vinaya
  • Pabbajjā
  • Upasampadā
Jenis penganut
  • Sāvaka
  • Upasaka-upasika
  • Kappiya
  • Pandita
  • Aṭṭhasīlanī
  • Sayalay
  • Samanera-samaneri
  • Biksu
  • Biksuni
  • Kalyāṇamitta
  • Kepala wihara
  • Saṅgharāja
Murid penting
  • Biksu:
  • Sāriputta
  • Moggallāna
  • Mahākassapa
  • Ānanda
  • 10 murid utama
  • Biksuni:
  • Pajāpatī Gotamī
  • Khemā
  • Uppalavaṇṇā
  • Kisā Gotamī
  • Upasaka:
  • Tapussa dan Bhallika
  • Anāthapiṇḍika
  • Citta
  • Hatthaka
  • Upasika:
  • Sujātā
  • Khujjuttarā
  • Veḷukaṇḍakiyā
  • Visākhā
4 tingkat kemuliaan
  • Sotapana
  • Sakadagami
  • Anagami
  • Arahat
Tempat ibadah
  • Wihara
    • Wat
    • Kyaung
  • Dhammasālā
  • Sima
  • Kuti
  • Cetiya
    • Stupa
    • Pagoda
    • Candi
  • Kelenteng
  • Hari raya
  • Peringatan
  • Magha
  • Waisak
  • Asalha
  • Kathina
  • Uposatha
  • Hari Lahir Buddha
  • Hari Bodhi
  • Hari Abhidhamma
  • Ulambana
  • Hari Parinirwana
  • Budaya
  • Masyarakat
Produk
  • Arsitektur
  • Atomisme
  • Bendera
  • Buddhisme Terjun Aktif
  • Darmacakra
  • Ekonomi
  • Filsafat
  • Helenistik
  • Hidangan
  • Humanisme
  • Kalender
  • Modernisme
  • Musik
  • Navayāna
  • Sarira
    • Relik Buddha
  • Rupang Buddha
  • Seni rupa
Hubungan dengan …
  • Agama timur
  • Baháʼí
  • Dunia Romawi
  • Filsafat Barat
  • Gnostisisme
  • Hinduisme
  • Jainisme
  • Kekristenan
    • Pengaruh
    • Perbandingan
  • Penindasan
  • Yahudi
Pandangan tentang …
  • Aborsi
  • Anikonisme
  • Bunuh diri
  • Demokrasi
  • Ilmu pengetahuan
  • Kasta
  • Kecerdasan buatan
  • Kekerasan
  • Masturbasi
  • Orientasi seksual
  • Perempuan
  • Psikologi
  • Seksualitas
  • Sekularisme
  • Sosialisme
  • Teosofi
  • Vegetarianisme
  •  Portal Buddhisme
  • l
  • b
  • s

Alam Suddhāvāsacode: pi is deprecated (Pali; Sanskerta: Śuddhāvāsacode: sa is deprecated ), juga dikenal sebagai "Kediaman Murni" dan "Kediaman Suci", merupakan alam kehidupan (loka) khusus yang hanya diperuntukkan bagi para anagami (Pali: anāgāmi, "yang tidak kembali"). Para penghuni alam ini adalah mereka yang telah berada di jalan menuju tingkat pencapaian arahat (arahā, "yang layak") dalam empat tingkat pencerahan, dan akan mencapai pencerahan langsung dari alam Suddhāvāsa tanpa terlahir kembali di alam yang lebih rendah. Kondisi ini membuat Suddhāvāsa berbeda dari alam-alam lain dalam kategori alam materi halus (Pali: rūpadhātucode: pi is deprecated ) karena alam ini tidak menampung makhluk-makhluk yang terlahir di sana semata-mata melalui tumpukan kebajikan biasa atau sekadar pencapaian jhāna. Oleh karena itu, setiap dewa (makhluk surgawi) Suddhāvāsa dikenal sebagai "pelindung agama Buddha". Sebagai contoh, Sahāmpati—sesosok brahma pelindung agama Buddha yang memohon kepada Buddha Gotama yang baru mencapai pencerahan untuk mulai mengajar—adalah seorang anagami dari zaman Buddha sebelumnya.[1] Oleh karena dewa Suddhāvāsa tidak akan pernah terlahir kembali di luar alam Suddhāvāsa, tidak ada Bodhisatwa (Pali: Bodhisatta; Sanskerta: Bodhisattva) yang pernah terlahir di alam-alam ini karena seorang Bodhisatwa pada akhirnya harus terlahir kembali sebagai manusia.

Oleh karena para dewa ini bangkit dari alam yang lebih rendah hanya karena ajaran seorang Buddha, alam ini bisa tetap kosong untuk jangka waktu yang sangat lama jika tidak ada Buddha yang muncul. Namun, tidak seperti alam-alam yang lebih rendah darinya, alam Suddhāvāsa tidak pernah hancur oleh bencana alam. Dewa Suddhāvāsa memprediksi kedatangan seorang Buddha dan, dengan menyamar sebagai seorang brahmana, mengungkapkan kepada manusia tanda-tanda yang dapat digunakan untuk mengenali seorang Buddha. Mereka juga memastikan bahwa seorang Bodhisatwa di kehidupan terakhirnya akan melihat empat tanda yang akan membawanya pada pelepasan keduniawian.

Lima kediaman murni

Terkait jumlah alam-alam surga dan "lima kediaman murni" secara kategoris, The Princeton Dictionary of Buddhism menyatakan bahwa:

"Surga-surga dari alam materi halus (Pali, Sanskerta: rūpadhātucode: pi is deprecated ) terdiri dari enam belas (menurut aliran Sarvāstivāda), tujuh belas (aliran Sautrāntika), atau delapan belas (aliran Theravāda dan Sthavira nikāya) tingkatan dewa. Lima surga terakhir secara kolektif ditetapkan sebagai "lima kediaman suci," dan para dewa yang berdiam di sana disebut sebagai dewa Suddhāvāsakāyika (Pali; Sanskerta: Śuddhāvāsakāyika)."[2]

Lima alam kediaman murni (Pali: Suddhāvāsacode: pi is deprecated ) tersebut adalah:

  • Akaniṭṭhacode: pi is deprecated (Pali) atau Akaniṣṭha (Sanskerta)[3] – Alam para dewa yang "setara dalam peringkat" (terj. har. 'tidak ada yang paling muda'). Alam ini merupakan alam yang tertinggi dari semua alam materi halus (Pali: rūpadhātu), dan sering digunakan untuk merujuk pada titik ekstrem tertinggi dari alam semesta. Dewa Sakka (Sanskerta: Śakra) masa ini pada akhirnya akan terlahir di sana. Durasi kehidupan di Akaniṭṭhacode: pi is deprecated adalah 16.000 kappa (menurut tradisi Vibhajjavāda). Penguasa Akaniṭṭha adalah Mahissara (Sanskerta: Mahesvara), nama lain dari Siwa.[4] Ketinggian alam ini adalah 167.772.160 yojana di atas Bumi (kira-kira seperti jarak dari Bumi ke Saturnus).[5]
  • Sudassīcode: pi is deprecated (Pali) atau Sudarśana (Sanskerta) – Alam para dewa "berpandangan jernih" yang hidup di alam yang mirip dan bersahabat dengan alam Akaniṭṭhacode: pi is deprecated . Ketinggian alam ini adalah 83.886.080 yojana di atas Bumi (kira-kira seperti jarak dari Bumi ke Jupiter).
  • Sudassacode: pi is deprecated (Pali) atau Sudṛśa (Sanskerta) – Alam para dewa yang "indah", dikatakan sebagai tempat kelahiran kembali bagi lima jenis anagami. Ketinggian alam ini adalah 41.943.040 yojana di atas Bumi.
  • Atappacode: pi is deprecated (Pali) atau Atapa (Sanskerta) – Alam para dewa yang "tidak terganggu", yang kehadirannya didambakan oleh mereka yang berada di alam-alam yang lebih rendah. Ketinggian alam ini adalah 20.971.520 yojana di atas Bumi (kira-kira seperti jarak dari Bumi ke Matahari).
  • Avihacode: pi is deprecated (Pali) atau Avṛha (Sanskerta) – Alam para dewa yang "tidak jatuh", mungkin merupakan tujuan paling umum bagi para anagami yang terlahir kembali. Banyak yang mencapai tingkat arahat secara langsung di alam ini, tetapi beberapa meninggal dunia dan terlahir kembali secara berurutan di alam Suddhāvāsa yang lebih tinggi hingga akhirnya mereka terlahir kembali di alam Akaniṭṭhacode: pi is deprecated . Dalam bahasa Pali, penghuni alam ini disebut uddhaṃsota, "mereka yang arusnya bergerak ke atas". Durasi kehidupan di Aviha adalah 1.000 kappa (menurut tradisi Vibhajjavāda). Ketinggian alam ini adalah 10.485.760 yojana di atas Bumi (kira-kira seperti jarak dari Bumi ke Mars).

Referensi

  1. ↑ Susan Elbaum Jootla "Teacher of the Devas": The Wheel Publication No. 414/416 (Kandy: Buddhist Publication Society, 1997) tautan artikel di Access to Insight
  2. ↑ Buswell Jr., Robert E.; Lopez Jr., Donald S. (24 November 2013). The Princeton Dictionary of Buddhism. Princeton University Press. hlm. 231–2. ISBN 9781400848058.
  3. ↑ Buswell Jr., Robert E.; Lopez Jr., Donald S. (24 November 2013). The Princeton Dictionary of Buddhism. Princeton University Press. hlm. 1075. ISBN 9781400848058.
  4. ↑ Nan, Huai-Chin (2011). Story of Chinese Zen. Tuttle Publishing. ISBN 978-1-4629-0117-3. Diakses tanggal 25 February 2024.
  5. ↑ "Saturn | Facts, Size, Color, & Moons". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-01-31.
  • l
  • b
  • s
   Topik Buddhisme   
  • Outline Garis besar
  • Daftar istilah
  • Indeks
  • Sejarah
  • Penyebaran
  • Garis waktu
  • Sidang Buddhis
  • Jalur Sutra
  • Anak benua India
Buddhisme awal
  • Prasektarian
  • Aliran awal
    • Mahāsāṁghika
    • Sthaviravāda
  • Kitab awal
    • Nikāya
    • Āgama
Benua
  • Asia Tenggara
  • Asia Timur
  • Asia Tengah
  • Timur Tengah
  • Dunia Barat
  • Australia
  • Oseania
  • Amerika
  • Eropa
  • Afrika
Populasi signifikan
  • Tiongkok
  • Thailand
  • Jepang
  • Myanmar
  • Sri Lanka
  • Vietnam
  • Kamboja
  • Korea
  • Taiwan
  • India
  • Malaysia
  • Laos
  • Indonesia
  • Amerika Serikat
  • Singapura
  • Aliran
  • Tradisi
  • Konsensus pemersatu
Aliran arus utama
  • Theravāda
  • Mahāyāna
  • Vajrayāna
Sinkretis
  • Buddhayana
  • Tridharma
  • Aliran Maitreya
    • Yīguàndào
    • Mílèdàdào
  • Dhammakāya
  • Siwa-Buddha
  • Tripitaka
  • Kitab
Theravāda
  • Tripitaka Pali
  • Komentar
  • Subkomentar
  • Sastra Pali
  • Paritta
Mahāyāna-Vajrayāna
  • Tripitaka Tionghoa
    • Tripitaka Taishō
  • Tripitaka Tibet
    • Kangyur
    • Tengyur
  • Dhāraṇī
Kitab daring
  • SuttaCentral
  • Chaṭṭha Saṅgāyana Tipiṭaka
  • dhammatalks.org
  • 84000
  • NTI Reader - Taishō
  • Buddha
  • Bodhisatwa
Buddha saat ini dan keluarga
  • Gotama
  • Mukjizat
  • Klan
  • Keluarga
    • Śuddhodana
    • Māyā
    • Pajāpatī Gotamī
    • Yasodharā
    • Rāhula
4 tempat suci utama
  • Lumbinī
  • Buddhagayā
  • Isipatana
  • Kusinārā
Buddha penting sebelumnya
  • Dīpaṅkara
  • Vipassī
  • Sikhī
  • Vessabhū
  • Kakusandha
  • Koṇāgamana
  • Kassapa
Buddha selanjutnya
  • Metteyya
Bawahan
  • Dewa
  • Brahma
Mahāyāna-Vajrayāna
  • Buddha terkenal:
  • Lima Buddha Kebijaksanaan
    • Amitābha
    • Vairocana
    • Akṣobhya
    • Ratnasaṁbhava
    • Amoghasiddhi
  • Padmasaṁbhava
  • Bhaiṣajyaguru
  • Bodhisatwa terkenal:
  • Daftar Bodhisatwa
  • Mañjuśrī
  • Kṣitigarbha
  • Avalokiteśvara
  • Samantabhadra
  • Vajrapāṇi
  • Dhamma
  • Ajaran
  • Empat Kebenaran Mulia
  • Jalan Mulia Berunsur Delapan
  • Trilaksana
    • Ketidakkekalan
    • Penderitaan
    • Tanpa atma
  • Pandangan
  • Titthiya
  • Ketuhanan
  • Niyāma
  • Keyakinan
  • Triratna
  • Pancasila
  • Māra
  • Karma
  • Nirwana
  • Kemunculan Bersebab
  • Gugusan
    • Materi
    • Kesadaran
    • Persepsi
    • Perasaan
    • Saṅkhāra
  • Unsur
  • Landasan indra
  • Loka
  • Punarbawa
  • Samsara
  • Bodhi
  • Abhiññā
  • Cetasika
  • Pengotor batin
  • Noda batin
  • Belenggu
  • Rintangan
  • Kekuatan
  • Hasrat
  • Nafsu (Keserakahan)
  • Kebencian
  • Moha
    • Ketidaktahuan
  • Kemelekatan
  • Perhatian penuh
  • Bodhipakkhiyā
  • Kebajikan
  • Paramita
  • Malu
  • Takut
  • Dana
  • Sila
  • Meditasi
    • Samatha-vipassanā
    • Ānāpānasati
    • Satipaṭṭhāna
    • Kammaṭṭhāna
  • Pelepasan
  • Kebijaksanaan
  • Energi
  • Kesabaran
  • Kebenaran
  • Tekad
  • Brahmavihāra
    • Cinta kasih
    • Karuna
    • Simpati
    • Ketenangan
    • Keseimbangan batin
  • Astasila
  • Bakti
    • Puja
    • Namaskara
    • Pradaksina
    • Pindapata
    • Pelimpahan jasa
    • Ziarah
  • Sādhu
  • Sangha
  • Majelis
  • Sāriputta
  • Moggallāna
  • 10 murid utama Buddha Gotama
  • Vinaya
  • Pabbajjā
  • Upasampadā
Jenis penganut
  • Sāvaka
  • Upasaka-upasika
  • Kappiya
  • Aṭṭhasīlanī
  • Sayalay
  • Samanera-samaneri
  • Biksu
  • Biksuni
  • Kalyāṇamitta
4 tingkat kemuliaan
  • Sotapana
  • Sakadagami
  • Anagami
  • Arahat
Tempat ibadah
  • Wihara
    • Wat
    • Kyaung
  • Sima
  • Kuti
  • Cetiya
    • Stupa
    • Pagoda
    • Candi
  • Hari raya
  • Peringatan
  • Waisak
  • Asalha
  • Magha
  • Kathina
  • Hari Abhidhamma
  • Uposatha
  • Budaya
  • Masyarakat
  • Aborsi
  • Agama-agama Timur
  • Anikonisme
  • Arsitektur
  • Atomisme
  • Baháʼí
  • Bendera Buddhis
  • Buddhisme Terjun Aktif
  • Bunuh diri
  • Demokrasi
  • Darmacakra
  • Dunia Romawi
  • Ekonomi
  • Filsafat
  • Filsafat Barat
  • Gnostisisme
  • Helenistik
  • Hidangan
  • Hinduisme
  • Humanisme
  • Ilmu pengetahuan
  • Jainisme
  • Kalender
  • Kasta
  • Kecerdasan buatan
  • Kekerasan
  • Kekristenan
    • Pengaruh
    • Perbandingan
  • Masturbasi
  • Modernisme
  • Musik
  • Navayāna
  • Orientasi seksual
  • Penindasan
  • Perempuan
  • Psikologi
  • Relik Buddha
  • Rupang Buddha
  • Seksualitas
  • Sekularisme
  • Seni rupa
  • Sosialisme
  • Teosofi
  • Vegetarisme
  • Yahudi
  • Category Kategori
  •  Portal Agama
  •  Portal Buddhisme

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lima kediaman murni
  2. Referensi

Artikel Terkait

Anagami

setelah kematiannya, melainkan terlahir di alam surga "Kediaman Murni" (Suddhāvāsa), yang hanya dihuni oleh para anagami. Di alam tersebut, mereka akan mencapai

Empat tingkat kemuliaan

tingkat kesucian dalam Buddhisme

Ketuhanan dalam Buddhisme

konsep ketuhanan dalam Buddhisme

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026