Prasasti Sadapaingan adalah kentungan perunggu yang ditemukan di Desa Sadapaingan, Kawali, Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Disebut prasasti karena dalam kentungannya terdapat tulisan dalam aksara 'kuadrat' yang sering ditemukan pada prasasti-prasasti peninggalan Kerajaan Kadiri. Tulisannya adalah candrasengkala yang berupa janma buta sa rat, menunjukkan tahun 1151 Saka. Tulisan selanjutnya berupa majayan yang berarti "yang menang".
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Prasasti Sadapaingan (koleksi Museum Nasional nomor inventaris 970) adalah kentungan perunggu yang ditemukan di Desa Sadapaingan, Kawali, Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Disebut prasasti karena dalam kentungannya terdapat tulisan dalam aksara 'kuadrat' yang sering ditemukan pada prasasti-prasasti peninggalan Kerajaan Kadiri (abad ke-12 M). Tulisannya adalah candrasengkala yang berupa janma (orang/manusia = 1) buta (raksasa = 5) sa (satu = 1) rat (dunia = 1), menunjukkan tahun 1151 Saka (~ 1229 M). Tulisan selanjutnya berupa majayan yang berarti "yang menang".[1]