Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sila (Buddhisme)

Sila, juga dikenal sebagai moralitas, latihan kemoralan, etika, akhlak, atau penahanan diri merupakan salah satu dari tiga bagian utama Jalan Mulia Berunsur Delapan dalam Buddhisme. Sila merupakan pedoman bertingkah laku yang berpegang teguh pada komitmen untuk menjaga dan memelihara keselarasan serta pengendalian diri. Dorongan utama dari sila adalah semangat antikekerasan atau terbebas dari sebab suatu kerusakan atau kesengsaraan. Sila ini sering digambarkan sebagai suatu bentuk kebajikan dan kedisiplinan moral. Di beberapa kesempatan, sila dideskripsikan berbeda sebagai prinsip dasar, sikap yang benar, tanggung jawab moral, disiplin moral dan penerimaan.

Etika dan moralitas dalam Buddhisme
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini bukan mengenai Pancasila (Buddhisme) atau Astasila.
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Bagian dari seri tentang
Buddhisme
  • Istilah
  • Indeks
  • Garis besar
  • Sejarah
  • Penyebaran
  • Garis waktu
  • Sidang Buddhis
  • Jalur Sutra
  • Anak benua India
Buddhisme awal
  • Prasektarian
  • Aliran awal
    • Mahāsāṁghika
    • Sthaviravāda
  • Kitab awal
    • Nikāya
    • Āgama
Benua
  • Asia Tenggara
  • Asia Timur
  • Asia Tengah
  • Timur Tengah
  • Dunia Barat
  • Australia
  • Oseania
  • Amerika
  • Eropa
  • Afrika
Populasi signifikan
  • Tiongkok
  • Thailand
  • Jepang
  • Myanmar
  • Sri Lanka
  • Vietnam
  • Kamboja
  • Korea
  • Taiwan
  • India
  • Malaysia
  • Laos
  • Indonesia
  • Amerika Serikat
  • Singapura
  • Aliran
  • Tradisi
  • Mazhab
  • Konsensus pemersatu
Arus utama
  • Theravāda
  • Mahāyāna
  • Vajrayāna
Sinkretis
  • Buddhayana
  • Tridharma
  • Aliran Maitreya
    • Yīguàndào
    • Mílè Dàdào
  • Siwa-Buddha
  • Tripitaka
  • Kitab
Theravāda
  • Tripitaka Pali
  • Komentar
  • Subkomentar
  • Paritta
  • Sastra Pali
Mahāyāna–Vajrayāna
  • Sutra Mahāyāna
  • Tripitaka Tionghoa
    • Tripitaka Taishō
  • Tripitaka Tibet
    • Kangyur
    • Tengyur
  • Dhāraṇī
  • Buddha
  • Bodhisatwa
  • Buddha masa ini:
  • Gotama
  • Mukjizat
  • Klan
  • Keluarga
    • Śuddhodana
    • Māyā
    • Pajāpatī Gotamī
    • Yasodharā
    • Rāhula
  • 4 tempat suci utama:
  • Lumbinī
  • Buddhagayā
  • Isipatana
  • Kusinārā
  • Buddha masa lampau:
  • Kassapa
  • Koṇāgamana
  • Kakusandha
  • Vessabhū
  • Sikhī
  • Vipassī
  • dll.
  • Dīpaṅkara
  • Buddha masa depan:
  • Metteyya
  • Bawahan:
  • Dewa
  • Brahma
Mahāyāna–Vajrayāna
  • Buddha terkenal:
  • Lima Buddha Kebijaksanaan
    • Amitābha
    • Vairocana
    • Akṣobhya
    • Ratnasaṁbhava
    • Amoghasiddhi
  • Padmasaṁbhava
  • Bhaiṣajyaguru
  • Bodhisatwa terkenal:
  • Daftar Bodhisatwa
  • Mañjuśrī
  • Kṣitigarbha
  • Avalokiteśvara
    • Kwan Im
  • Samantabhadra
  • Vajrapāṇi
  • Dhamma
  • Ajaran
Keyakinan
  • Ketuhanan
  • Hukum Alam
  • Pandangan
  • Kesesatan
  • Kebenaran Mulia
  • Jalan Mulia
  • Perlindungan
  • Pancasila
  • Karma
    • Kehendak
    • Akibat
  • Punarbawa
  • Alam Kehidupan
  • Samsara
  • Māra
  • Pencerahan
  • Nirwana
  • Acinteyya
Tiga corak
  • Ketidakkekalan
  • Penderitaan
  • Tanpa atma
Gugusan
  • Rupa
  • Kesadaran
  • Persepsi
  • Perasaan
  • Saṅkhāra
  • Nāmarūpa
  • Unsur
  • Landasan indra
  • Kontak indra
  • Kemunculan Bersebab
Faktor mental
  • Malu
  • Takut
  • Pengotor batin
  • Noda batin
  • Belenggu
  • Rintangan
  • Kekuatan
  • Hasrat
  • Nafsu (Keserakahan)
  • Kebencian
  • Delusi
    • Ketidaktahuan
  • Kemelekatan
  • Kewawasan
  • Bodhipakkhiyā
  • dll.
Meditasi
  • Samatha-vipassanā
    • Jhāna
    • Satipaṭṭhāna
    • Sampajañña
    • Kammaṭṭhāna
      • Anussati
        • Maraṇasati
        • Ānāpānasati
      • Paṭikūlamanasikāra
    • Brahmawihara
      • Cinta kasih
      • Belas kasih
      • Simpati
      • Ketenangan / Keseimbangan batin
  • Abhiññā
    • Iddhi
Bakti
  • Puja
  • Pelimpahan jasa
  • Namaskara
  • Pradaksina
  • Pindapata
  • Ziarah
Praktik lainnya
  • Kebajikan
  • Paramita
  • Dana
  • Sila
  • Pelepasan
  • Kebijaksanaan
  • Usaha
  • Kesabaran
  • Kebenaran
  • Tekad
  • Astasila
  • Fangseng
  • Sādhu
  • Sangha
  • Parisā
  • Vinaya
  • Pabbajjā
  • Upasampadā
Jenis penganut
  • Sāvaka
  • Upasaka-upasika
  • Kappiya
  • Pandita
  • Aṭṭhasīlanī
  • Sayalay
  • Samanera-samaneri
  • Biksu
  • Biksuni
  • Kalyāṇamitta
  • Kepala wihara
  • Saṅgharāja
Murid penting
  • Biksu:
  • Sāriputta
  • Moggallāna
  • Mahākassapa
  • Ānanda
  • 10 murid utama
  • Biksuni:
  • Pajāpatī Gotamī
  • Khemā
  • Uppalavaṇṇā
  • Kisā Gotamī
  • Upasaka:
  • Tapussa dan Bhallika
  • Anāthapiṇḍika
  • Citta
  • Hatthaka
  • Upasika:
  • Sujātā
  • Khujjuttarā
  • Veḷukaṇḍakiyā
  • Visākhā
4 tingkat kemuliaan
  • Sotapana
  • Sakadagami
  • Anagami
  • Arahat
Tempat ibadah
  • Wihara
    • Wat
    • Kyaung
  • Dhammasālā
  • Sima
  • Kuti
  • Cetiya
    • Stupa
    • Pagoda
    • Candi
  • Kelenteng
  • Hari raya
  • Peringatan
  • Magha
  • Waisak
  • Asalha
  • Kathina
  • Uposatha
  • Hari Lahir Buddha
  • Hari Bodhi
  • Hari Abhidhamma
  • Ulambana
  • Hari Parinirwana
  • Budaya
  • Masyarakat
Produk
  • Arsitektur
  • Atomisme
  • Bendera
  • Buddhisme Terjun Aktif
  • Darmacakra
  • Ekonomi
  • Filsafat
  • Helenistik
  • Hidangan
  • Humanisme
  • Kalender
  • Modernisme
  • Musik
  • Navayāna
  • Sarira
    • Relik Buddha
  • Rupang Buddha
  • Seni rupa
Hubungan dengan …
  • Agama timur
  • Baháʼí
  • Dunia Romawi
  • Filsafat Barat
  • Gnostisisme
  • Hinduisme
  • Jainisme
  • Kekristenan
    • Pengaruh
    • Perbandingan
  • Penindasan
  • Yahudi
Pandangan tentang …
  • Aborsi
  • Anikonisme
  • Bunuh diri
  • Demokrasi
  • Ilmu pengetahuan
  • Kasta
  • Kecerdasan buatan
  • Kekerasan
  • Masturbasi
  • Orientasi seksual
  • Perempuan
  • Psikologi
  • Seksualitas
  • Sekularisme
  • Sosialisme
  • Teosofi
  • Vegetarianisme
  •  Portal Buddhisme
  • l
  • b
  • s

Sila (Pali: sīla; Sanskerta: śīla), juga dikenal sebagai moralitas, latihan kemoralan, etika, akhlak, atau penahanan diri merupakan salah satu dari tiga bagian utama Jalan Mulia Berunsur Delapan dalam Buddhisme. Sila merupakan pedoman bertingkah laku yang berpegang teguh pada komitmen untuk menjaga dan memelihara keselarasan serta pengendalian diri. Dorongan utama dari sila adalah semangat antikekerasan atau terbebas dari sebab suatu kerusakan atau kesengsaraan. Sila ini sering digambarkan sebagai suatu bentuk kebajikan dan kedisiplinan moral.[1][2] Di beberapa kesempatan, sila dideskripsikan berbeda sebagai prinsip dasar,[3] sikap yang benar,[4] tanggung jawab moral,[5] disiplin moral[6] dan penerimaan.

Sīla merupakan suatu perilaku kesusilaan yang berasal dari dalam diri individu, dijalankan dengan penuh kesadaran dan niat dari dalam diri individu, serta dilaksanakan berdasarkan komitmen individu untuk menempuh jalur kebebasan dari segala penderitaan (dukkha). Sīla ini pun merupakan suatu bentuk komitmen sepenuh hati dari diri individu terhadap apa yang menjadi kebajikan. Sīla ini sendiri memiliki dua aspek yang sangat penting yang meliputi "kinerja yang tepat" (caritta) dan "pantangan yang tepat" (varitta). Selain itu, menghormati dan memuliakan ajaran-ajaran sīla dianggap sebagai hadiah atau pemberian yang agung (mahadana) terhadap sesama karena hal tersebut dapat menimbulkan suasana kehormatan, kepercayaan, dan keamanan.[7]

Pedoman moral dalam Buddhisme terangkum dalam Tipitaka dan tradisi masyarakat awal Buddhisme. Sebagian besar ahli Buddhisme menyandarkan dasar moralitas dan etika Buddhisme pada pesan-pesan Sang Buddha yang tertulis dalam Tipitaka serta bukti-bukti antropologis berupa tradisi yang dipegang teguh oleh masyarakat Buddhis.[8]

Dasar sila

Sumber sila atau moralitas Buddhisme di seluruh dunia adalah Tiga Permata, yaitu Buddha, Dhamma, dan Sangha. Sang Buddha dianggap sebagai penemu dari pengetahuan pembebasan, sehingga dipandang sebagai sang guru utama. Dhamma diakui sebagai bentuk ajaran dari Sang Buddha dan juga bentuk kebenaran dari ajarannya. Sangha dipandang sebagai kaum dari orang-orang termulia (ariya) yang mengamalkan Dhamma dan telah meraih pengetahuan, sehingga mampu memberikan bimbingan dan melestarikan ajaran sang Buddha. Mempunyai pemahaman yang tepat dan benar terhadap ajaran sang Buddha merupakan hal yang sangat penting untuk dapat menjalakan pedoman tingkah laku yang benar. Sang Buddha pun mengajarkan bahwa pandangan serta niat yang tepat dan benar merupakan prasyarat dari suatu tindakan yang baik ataupun terpuji.

Lihat juga

  • Pancasila (Buddhisme)

Referensi

  1. ↑ Gethin (1998), p. 170; Harvey (2007), p. 199; Ñāṇamoli (1999), pp. 3 passim; Nyanatiloka (1988), entry for "sīla"; Diarsipkan June 13, 2016, di Wayback Machine. Thanissaro (1999); June 1389; Nyanatiloka (1988), entry for "sīla"; and Saddhatissa (1987), pp. 54, 56.
  2. ↑ Bodhi (2005), p. 153.
  3. ↑ Gethin (1998), p. 170; Harvey (2007), p. 199; Ñāṇamoli (1999), pp. 3 passim; Nyanatiloka (1988), entry for "sīla"; Thanissaro (1999); and, Warder (2004), p. 100.
  4. ↑ Gethin (1998), p. 170.
  5. ↑ Gombrich (2002), p. 89; Nyanatiloka (1988), entry for "sīla"; and Saddhatissa (1987), pp. 54, 56.
  6. ↑ Bodhi (2005), p. 153.
  7. ↑ Living This Life Fully: Teachings of Anagarika Munindra, by Mirka Knaster Ph.D., Shambhala Publications, USA, 2010. Pg. 67
  8. ↑ Damien Keown The Nature of Buddhist Ethics Macmillan 1992; Peter Harvey An Introduction to Buddhist Ethics Cambridge University Press 2000
Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Basis data pengawasan otoritas: Nasional Sunting di Wikidata
  • Republik Ceko

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Dasar sila
  2. Lihat juga
  3. Referensi

Artikel Terkait

Etika

cabang filosofi

Keyakinan dalam Buddhisme

Konsep iman dan komitmen religius dalam Buddhisme

Buddhisme

Agama dan tradisi filosofis dari anak benua India

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026