Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Suku Mapur

Suku Mapur merupakan salah satu suku di Provinsi Sumatera Selatan yang tinggal di Desa Air Abik, Pejem dan Tuing di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka Belitung. Dari tiga desa tersebut, persebaran Orang Suku Mapur terbanyak ada di Dusun Air Abik. Suku Mapur dibedakan berdasarkan lokasi tempat tinggalnya. Orang Mapur yang hidup di pedalaman, atau di hutan-hutan, dan yang tinggal di pesisir pantai. Orang Mapur yang tinggal di pesisir pantai lebih maju peradabannya daripada yang tinggal di pedalaman. Hal ini karena mereka lebih banyak menyerap kebudayaan dan pengetahuan baru.

suku bangsa di Indonesia
Diperbarui 9 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Suku Mapur merupakan salah satu suku di Provinsi Sumatera Selatan yang tinggal di Desa Air Abik, Pejem dan Tuing di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka Belitung. Dari tiga desa tersebut, persebaran Orang Suku Mapur terbanyak ada di Dusun Air Abik.[1] Suku Mapur dibedakan berdasarkan lokasi tempat tinggalnya.[2] Orang Mapur yang hidup di pedalaman, atau di hutan-hutan, dan yang tinggal di pesisir pantai. Orang Mapur yang tinggal di pesisir pantai lebih maju peradabannya daripada yang tinggal di pedalaman. Hal ini karena mereka lebih banyak menyerap kebudayaan dan pengetahuan baru.

Ciri-ciri Orang Mapur pesisir pantai terlihat dari tempat tinggalnya. Rumah-rumah mereka sudah berdinding papan, beratap genting, bahkan banyak juga yang sudah berlantaikan semen. Sedangkan yang hidup di hutan-hutan kediamannya masih berbentuk rumah panggung, berdinding kulit kayu dan masih beratapkan rumbia.

Suku Mapur sering juga disebut sebagai Orang Lom atau Urang Lom. Penyebutan ini karena sebagian besar dari mereka awalnya tinggal di daerah Mapur.[3] Ada juga anggapan bahwa penyebutan tadi karena mereka belum memeluk agama formal yang diakui Pemerintah Indonesia, khususnya Agama Islam. Karena "Lom" atau "Lum" adalah Bahasa Bangka yang terjemahan dalam bahasa Indonesianya berarti "belum".[4]

Asal-Usul

Suku Mapur diduga merupakan suku tertua yang tinggal di Pulau Bangka. Soal kapan Suku Mapur dan dari mana asalnya masih spekulatif. Diduga mereka pertama kali mendiami Air Abik yang lokasinya di hulu Sungai Mapur.[1] Menurut legenda, nenek moyang Orang Mapur berasal dari Majapahit. Konon, ada seorang bangsawan Majapahit di Mojokerto, Jawa Timur, yang menolak menjadi Islam. Sekitar abad ke-16 penolakan itu ditindaklanjuti dengan melarikan diri lewat laut dan terdampar di Tanjung Tuing.

Ada juga yang percaya bahwa mereka sesungguhnya adalah keturunan orang-orang yang berasal dari Vietnam. Alkisah, ada sebuah kapal yang berlayar dari Vietnam. Kapal itu rusak lalu terdampar di Pantai Tanjung Tuing. Semua penumpang tewas, kecuali dua lelaki dan satu perempuan. Ketiga orang ini lalu mendirikan pemukiman di daerah Gunung Pelawan.[3]

Sistem Mata Pencaharian

Bercocok tanam, berburu dan beternak merupakan profesi yang paling banyak dilakoni Orang Suku Mapur. Mereka menanam padi dengan tanaman selingan jagung, ubi kayu dan cabai. Orang Mapur di pedalaman masih menerapkan sistem ladang berpindah dengan menggunakan teknologi sederhana (peralatan yang digunakan parang dan beliung). Hal tersebut mungkin karena lahannya luas. Meski suka berpindah-pindah, mereka akan kembali ke ladang yang pernah mereka tanami kira-kira 3 tahun kemudian. Berbeda dengan di pedalaman, Orang Mapur yang tinggal di pesisir pantai menerapkan sistem ladang yang cenderung menetap dalam jangka waktu yang lama. Sebagian besar dari mereka memiliki kebun kelapa, lada dan karet.[2]

Agama dan Kepercayaan

Sebagian Orang Suku Mapur sudah memeluk Agama Islam maupun Kristen. Namun simbolis saja, masih sebatas tertera dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP). Mereka kebanyakan masih belum menjalankannya secara sungguh-sungguh.[1] Ada alasan rasional tentang hal ini. Biasanya tujuannya adalah agar anak-anak mereka mendapatkan pendidikan atau bersekolah, mendapatkan pengakuan dari pemerintah sebagai warga negara (mendapatkan KTP). Orang Mapur masih memegang teguh ajaran kepercayaan nenek moyangnya. Mereka sangat menghormati alam. Bagi mereka gunung, hutan, sungai, bumi, langit, dan hewan memiliki roh dan menyatu dengan nenek moyangnya. Roh-roh inilah yang menjaga dan mengawasi hidup manusia.[4]

Mereka takut mendapatkan kutukan atau tuah jika mereka tidak mempercayainya. Inilah mengapa Orang Suku Mapur yang sudah memeluk agama tertentu masih juga menjalankan ajaran kepercayaan nenek moyang mereka.[5]

Referensi

  1. 1 2 3 Cholillah, Jamilah (2015). "Orang Lom: Masalah Sosial dan Ancaman Kearifan Lokal Dalam Tinjauan Sosiologi" (PDF). Society. 3 (2). Diakses tanggal 18 Maret 2019.
  2. 1 2 Melalatoa, M. Junus (1995). Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia Jilid L – Z. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
  3. 1 2 Agnes, Priscilla (2013). "Suku Lom, Kepulauan Bangka Belitung". wacana. Diakses tanggal 17 Maret 2019.[pranala nonaktif permanen]
  4. 1 2 Janawi (2015). Agama Adat Suku Mapur Bangka: Studi tentang Sistem Kepercayaan dan Budaya Orang Lom. Yogyakarta: Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga.
  5. ↑ Sulaiman, Aimie (2014). "Strategi Bertahan (Survival Strategy): Studi Tentang Agama Adat Orang Lom" (PDF). Jurnal Society. II, No. 1. Diakses tanggal 18 Maret 2019.
  • l
  • b
  • s
Suku bangsa di Indonesia
Suku bangsa di Sumatra
Batak
  • Alas
  • Angkola
  • Kluet
  • Karo
  • Mandailing
  • Pakpak (Boang • Kelasen • Keppas • Pegagan • Simsim)
  • Simalungun
  • Singkil
  • Toba
Melayu
  • Asahan
  • Bangka
  • Belitung
  • Bengkulu
  • Deli
  • Langkat
  • Riau
  • Serdang
  • Tamiang
Minangkabau
  • Aneuk Jamee
  • Kampar
  • Minangkabau
  • Mukomuko
  • Pesisir
Melayu Bukit Barisan Selatan
  • Aji
  • Basemah
  • Enim
  • Gedam
  • Gumai
  • Jambi
  • Kaur
  • Kerinci
  • Kikim
  • Kisam
  • Lahat
  • Lematang
  • Lembak
  • Lintang
  • Musi
  • Nasal
  • Ogan
  • Palembang
  • Pekal
  • Penesak
  • Rambang
  • Rawas
  • Saling
  • Sekayu
  • Semende
  • Serawai
Melayu Aborigin
  • Akit
  • Batin
  • Batin Sembilan
  • Bonai
  • Duano
  • Kubu
  • Lubu
  • Laut
  • Mapur
  • Petalangan
  • Sakai
  • Sawang
  • Sekak
  • Talang Mamak
Lampung
  • Abung
  • Daya
  • Saibatin
  • Pepadun
  • Kayu Agung
  • Komering
  • Krui
  • Pubian
  • Ranau
  • Sungkai
Kepulauan Barat Sumatera
  • Enggano
  • Haloban
  • Lekon
  • Mentawai
  • Nias
  • Sigulai
  • Simeulue
Lain-lain
  • Aceh
  • Gayo
  • Mante
  • Orang Pendek
  • Rejang
Tionghoa
  • Tionghoa Aceh
  • Tionghoa Medan
  • Tionghoa Padang
  • Tionghoa Bukittinggi
  • Tionghoa Palembang
  • Tionghoa Bangka
Suku bangsa di Jawa

Baduy • Banten • Bawean • Betawi • Ciptagelar • Cirebon • Indo • Jawa • Kalang • Kangean • Madura • Melayu • Osing • Peranakan • Sunda • Tengger

Suku bangsa di Kepulauan Nusa Tenggara

Abui • Adang • Adonara • Alor • Amarasi • Anakalangu • Atoni • Bali • Bilba • Bima • Blagar • Boti • Bunak • Dela-Oenale • Dengka • Dhao • Ende • Hamap • Helong • Ile Ape • Kabola • Kafoa • Kamang • Kambera • Kedang • Kelon • Kemak • Ke'o • Kepo' • Kodi • Komodo • Kui • Kula • Lamaholot • Lamalera • Lamatuka • Lamboya • Lamma • Laura • Lembata Barat • Lembata Selatan • Levuka • Lewo Eleng • Lewotobi • Lio • Lole • Melayu Loloan • Kupang • Larantuka • Mamboru • Manggarai • Nage • Nedebang • Ngada • Ngada Timur • Palue • Rajong • Rembong • Retta • Ringgou • Riung • Rongga • Sabu • Sasak • Sawila • Sika • So'a • Sumba • Sumbawa • Tambora • Tereweng • Termanu • Tetun • Tewa • Tii • Uab Meto • Wae Rana • Wanukaka • Wejewa • Wersing

Suku bangsa di Kalimantan *

Abal • Agabag • Ampanang • Aoheng • Bahau • Bakati' • Bekati' Rara • Bekati' Sara • Bakumpai • Banjar • Basap • Bawo • Benyadu' • Bentian • Benuaq • Berau • Bidayuh (Biatah • Bukar-Sadong) • Bolongan • Bukit (Pitap) • Bukitan • Burusu • Dayak • Dusun (Deyah • Malang • Witu) • Embaloh • Iban (Mualang • Seberuang) • Jangkang • Kanayatn • Kayan (Busang • Mahakam • Sungai Kayan • Mendalam • Wahau) • Kebahan • Kelabit • Kembayan • Keninjal • Kenyah (Kelinyau • Wahau • Lebu' Kulit) • Kohin • Krio • Kutai (Kota Bangun • Tenggarong) • Lawangan • Lengilu • Lun Bawang • Ma'anyan • Mali • Mayau • Melayu • Modang • Ngaju (Barangas • Katingan) • Okolod • Ot Danum (Limbai) • Paku • Pasir • Pesaguan • Punan (Aput • Bukat • Hovongan • Kereho • Merah • Merap • Tubu) • Putoh • Ribun • Sa'ban • Sambas • Sanjau Basap • Sanggau • Segai • Selungai Murut • Semandang • Sembakung Murut • Siang Murung • Tagal Murut • Taman • Tausug • Tawoyan • Tidung • Tunjung • Uma' Lasan • Uma' Lung • Wehea

Suku bangsa di Sulawesi

Andio • Aralle-Tabulahan • Bada • Bahonsuai • Bajau • Balaesang • Balantak • Bambam • Banggai • Bantik • Baras • Batui • Behoa • Bentong • Bintauna • Boano • Bobongko • Bolango • Bonerate • Budong-Budong • Bugis • Bungku • Buol • Busoa • Buton (Ciacia • Kulisusu • Lasalimu • Wolio) • Campalagian • Dakka • Dampelas • Dondo • Duri • Enrekang • Gorontalo • Kaidipang • Kaili (Kaili Da'a • Kaili Ledo • Kaili Unde) • Kaimbulawa • Kalao • Kalumpang • Kamaru • Kioko • Kodeoha • Konjo Pegunungan • Konjo Pesisir • Koroni • Kumbewaha • Laiyolo • Lauje • Lemolang • Liabuku • Lindu • Lolak • Luwu • Maiwa • Makassar • Manado • Malimpung • Mamasa • Mamuju • Mandar • Melayu • Minahasa • Moma • Mongondow • Mori (Mori Atas • Mori Bawah) • Moronene • Muna • Napu • Onda'e • Padoe • Pamona • Panasuan • Pancana • Pannei • Pebato • Pendau • Polahi • Ponosakan • Rahambuu • Rampi • Ratahan • Saluan • Sangir • Sarudu • Sedoa • Seko Padang • Seko Tengah • Selayar • Suwawa • Taje • Tajio • Talaud • Taloki • Talondo' • Toala' • Tolaki • Tomadino • Tombelala • Tombulu • Tomini • Tondano • Tonsawang • Tonsea • Tontemboan • Topoiyo • Toraja • Totoli • Tukang Besi Selatan • Tukang Besi Utara • Ulumanda' • Uma • Wana • Waru • Wawonii • Wotu

Suku bangsa di Kepulauan Maluku

Alfur • Alune • Amahai • Ambelau • Ambon • Aputai • Asilulu • Babar Tenggara • Babar Utara • Bacan • Banda • Barakai • Bati • Batuley • Benggoi • Boano • Bobot • Buli • Buru • Dai • Damar Barat • Damar Timur • Dawera-Daweloor • Dobel • Elpaputih • Emplawas • Fordata • Galela • Gamkonora • Gane • Gebe • Geser-Gorom • Gorap • Haruku • Hitu • Horuru • Hoti • Huaulu • Hukumina • Hulung • Ibu • Ili'uun • Imroing • Kadai • Kaibobo • Kamarian • Kao • Karey • Kayeli • Kei • Kisar • Koba • Kola • Kompane • Kur • Laba • Laha • Larike-Wakasihu • Latu • Leti • Liana-Seti • Lisabata-Nuniali • Lisela • Lola • Loloda • Lorang • Loun • Luang • Luhu • Maba • Makian Barat • Makian Timur • Mangole • Manipa • Manombai • Manusela • Mariri • Masarete • Masela Barat • Masela Tengah • Masela Timur • Masiwang • Modole • Moksela • Naka'ela • Nila • Nuaulu (Naulu Selatan • Naulu Utara) • Nusa Laut • Oirata • Pagu • Palumata • Patani • Paulohi • Perai • Piru • Roma • Sahu • Salas • Saleman • Saparua • Sawai • Seit-Kaitetu • Selaru • Seluwasan • Sepa • Serili • Serua • Sula • Tabaru • Taliabu • Talur • Tarangan Barat • Tarangan Timur • Tela-Masbuar • Teluti • Teor • Ternate • Ternateño1 • Te'un • Tidore • Tobelo • Tugun • Togutil • Tulehu • Ujir • Waioli • Watubela • Wemale (Selatan • Utara) • Yalahatan • Yamdena

Suku bangsa di Papua *

Abinomn 3 • Abun 3 • Airoran • Ambai • Amungme • Anasi • Ansus • Arandai • Arfak (Hatam • Moile • Sough • Meyah) • Arguni • As • Asmat (Asmat Pantai Kasuari • Asmat Tengah • Asmat Utara • Asmat Yaosakor) • Atohwaim • Auye • Awbono • Awera • Awyi • Awyu • Bagusa • Baham • Barapasi • Bauzi • Bayono • Bedoanas • Beneraf • Berik • Betaf • Biak • Biga • Biritai • Bonggo • Burate • Burmeso • Burumakok • Buruwai • Busami • Citak • Dabe • Damal • Dani • Dao • Dem • Demisa • Dera • Diebroud • Dineor • Diuwe • Doutai • Duriankere • Dusner • Duvle • Edopi • Ekari • Elseng 3 • Emem • Eritai • Erokwanas • Fayu • Fedan • Foau • Gresi • Hupla • Iau • Iha • Imekko (Suabo • Kais • Puragi • Kaburi • Kokoda) • Irarutu • Iresim • Isirawa • Itik • Iwur • Jofotek-Bromnya • Kaiy • Kalabra • Kamberau • Kamoro • Kapauri • Kaptiau • Karas • Kaure • Kauwera • Kayagar • Kayupulau • Kehu 5 • Keijar • Kemberano • Kembra 5 • Kemtuik • Ketengban • Ketum • Kimaghima • Kimki • Kimyal • Kirikiri • Kofei • Kombai • Komyandaret • Konda • Koneraw • Kopkaka • Korowai • Kosare • Kowiai • Kuri • Kurudu • Kwer • Kwerba • Kwerba Mamberamo • Kwerisa • Kwesten • Kwinsu • Lani • Lepki 5 • Liki • Maden • Maibrat (Ayamaru • Karon Dori • Mare • Aifat • Aitinyo) • Mairasi • Mander • Mandobo Atas • Mandobo Bawah • Manem • Mapia • Marau • Marind (Marind Bian • Maklew-Yab • Kanum • Yei) • Masimasi • Massep 3 • Matbat • Mawes • Ma'ya (Laganyan • Kawe • Wauyai) • Mek (Kosarek • Nipsan • Nalca • Eipomek) • Mekwei • Meoswar • Mer • Mlap • Mo • Moi • Molof 5 • Mombum • Momuna • Moni • Mora • Mor • Morai • Morori • Moskona • Mpur 3 • Munggui • Murkim 5 • Muyu • Nafri • Nakai • Namla 5 • Narau • Ndom • Nduga • Ngalik • Ngalum • Nggem • Nimboran • Ninggerum • Nisa • Obokuitai • Onin • Ormu • Orya • Papasena • Papuma • Pom • Rasawa • Riantana • Roon • Samarokena • Saponi • Sauri • Sause • Saweru • Sawi • Seget • Sekar • Semimi • Sempan • Sentani • Serui-Laut • Sikaritai • Skou • Sobei • Sowanda • Sowari • Sunum • Tabla • Taikat • Tamagario • Tanahmerah • Tandia • Tangko • Tarpia • Tause • Tebi • Tefaro • Tehit • Tobati • Tofanma 5 • Towei • Trimuris • Tsaukambo • Tunggare • Una • Uruangnirin • Usku 5 • Viid • Vitou • Wabo • Waigeo • Walak • Wambon • Wandamen • Wanggom • Wano • Warembori • Wares • Waris • Waritai • Warkay-Bipim • Waropen • Wauyai • Woi • Wolai • Woria • Yahadian • Yali • Yaqay • Yarsun • Yaur • Yawa • Yeretuar • Yetfa • Yoke • Zorop

Suku bangsa lain

Belanda Hitam • Arab-Indonesia • India-Indonesia • Jepang Indonesia • Korea-Indonesia • Filipina-Indonesia • Yahudi-Indonesia • Pakistan-Indonesia • Eropa-Indonesia (Orang Indo • Jerman-Indonesia • Portugis-Indonesia • Armenia-Indonesia • Australia-Indonesia • Bule Depok) • Timor Leste-Indonesia • Mardijkers • Orang Koja • Tionghoa-Indonesia (Orang Peranakan • Cina Benteng) • Orang Lamno • Larantuqueiros

Lihat pula: Pribumi-Nusantara
*Catatan: Kalimantan dan Papua di sini hanya yang termasuk dalam teritori Indonesia.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Asal-Usul
  2. Sistem Mata Pencaharian
  3. Agama dan Kepercayaan
  4. Referensi

Artikel Terkait

Kelompok etnik di Indonesia

gambaran umum mengenai berbagai kelompok etnik di Indonesia

Daftar suku bangsa di Indonesia menurut provinsi

artikel daftar Wikimedia

Daftar suku bangsa di Indonesia menurut jumlah penduduk

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026