Suku Mander (Mander-Borto) adalah sub-suku Manirem yang hidup secara nomaden ini berdiam di sekitar hulu Sungai Tor dan Sungai Bu, di wilayah pesisir utara Papua. Daerah pemukiman mereka berada dalam wilayah kecamatan Pantai Timur dan Tor Atas, yaitu di sebelah timur wilayah orang Berik. Jumlah populasinya sekitar 30 jiwa (1989). Kemungkinan saat ini sudah terasimilasi ke dalam kelompok etnik lain. Wilayah adat suku Mander berada di selatan wilayah suku Borto, di wilayah hulu Sungai Bu dan Sungai Foewin, dengan batas selatan berupa Pegunungan Gauttier. Mereka memiliki hubungan dekat dengan suku Borto karena memiliki hubungan kakak-beradik.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Manirem Mander-Borto | |
|---|---|
| Jumlah populasi | |
| 30 (1989) | |
| Daerah dengan populasi signifikan | |
| Kabupaten Sarmi, Papua, Indonesia | |
| Bahasa | |
| Bahasa Mander | |
| Kelompok etnik terkait | |
| Manirem (Berik • Kwesten • Mander-Borto) |
Suku Mander (Mander-Borto) adalah sub-suku Manirem yang hidup secara nomaden ini berdiam di sekitar hulu Sungai Tor dan Sungai Bu, di wilayah pesisir utara Papua. Daerah pemukiman mereka berada dalam wilayah kecamatan Pantai Timur dan Tor Atas, yaitu di sebelah timur wilayah orang Berik. Jumlah populasinya sekitar 30 jiwa (1989). Kemungkinan saat ini sudah terasimilasi ke dalam kelompok etnik lain.[1] Wilayah adat suku Mander berada di selatan wilayah suku Borto, di wilayah hulu Sungai Bu dan Sungai Foewin, dengan batas selatan berupa Pegunungan Gauttier. Mereka memiliki hubungan dekat dengan suku Borto karena memiliki hubungan kakak-beradik.