Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Santoso (perusahaan otobus)

PT Santoso Kencana Sakti adalah perusahaan otobus Indonesia yang berpusat di Kota Magelang, Jawa Tengah. Perusahaan otobus ini melayani bus antarkota dan bus pariwisata, yang melayani trayek dari Yogyakarta menuju Jakarta dan sebaliknya melalui Magelang dan Semarang. Perusahan otobus ini memiliki garasi utama dan kantor pusat di Magelang Selatan, Magelang.

perusahaan otobus Indonesia
Diperbarui 23 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Santoso (perusahaan otobus)
PT Santoso Kencana Sakti
Unit bus pariwisata milik PO Santoso saat berjalan di Jalan Magelang, Sleman
Didirikan1970 (1970)
Kantor pusatJalan Soekarno-Hatta, Magelang Selatan, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia
Wilayah layananJawa
Jenis layanan
  • Bus antarkota
  • bus pariwisata
Trayek1
Tujuan akhir
  • Wonosari
  • Yogyakarta
  • Semarang
  • Magelang
  • Jabodetabek
Jenis bahan bakarDiesel
Direktur UtamaSardjito Sani

PT Santoso Kencana Sakti adalah perusahaan otobus Indonesia yang berpusat di Kota Magelang, Jawa Tengah. Perusahaan otobus ini melayani bus antarkota dan bus pariwisata, yang melayani trayek dari Yogyakarta menuju Jakarta dan sebaliknya melalui Magelang dan Semarang. Perusahan otobus ini memiliki garasi utama dan kantor pusat di Magelang Selatan, Magelang.

Sejarah

PO Santoso didirikan pada tahun 1970 oleh pasangan suami-istri yang berprofesi sebagai dokter. Pendiri utama, Anwar Sani, memilih untuk berhenti dari praktik kedokterannya dan fokus mengembangkan bisnis angkutan darat ini, sementara sang istri tetap menjalankan praktik medis sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada karyawan perusahaan.[1] Santoso sendiri merupakan hasil pewarisan PO Tresno, yang dimiliki oleh Thung Tjie Hing, seorang perempuan Tionghoa-Indonesia asal Kabupaten Purworejo. Ketika usaha tersebut dibagi kepada anak dan tiga cucu Thung, lahirlah tiga PO yang berbeda, yaitu Santoso yang dikelola oleh anak Thung, Anwar Sani, serta Hidup Baru dan Kencana Jaya yang dikelola oleh 3 cucunya Hambali bersaudara, yang kemudian juga mengembangkan Sumber Alam.[2][3]

Pada tahap awal perkembangannya, PO Santoso membuka layanan trayek bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarprovinsi (AKAP) bumel. Jalur yang dilayani meliputi Yogyakarta–Magelang–Semarang, Purwokerto–Magelang–Semarang, serta Cilacap–Magelang–Semarang. Layanan AKDP ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan perusahaan. Seiring meningkatnya pengalaman operasional dan kepercayaan masyarakat, tidak berselang lama pihak manajemen mencoba memperluas layanan dengan membuka bus malam, sebuah langkah strategis yang menandai ambisi Santoso untuk menjangkau pasar yang lebih luas.[4] PO ini memulai bisnisnya dengan menggunakan unit Mitsubishi Fuso T653 dan Mercedes-Benz LP 911.[5][1]

Bus Santoso dengan wajah lama.

Ekspansi besar berikutnya dilakukan sekitar tahun 1976 dengan memasuki wilayah Gunungkidul, sebuah daerah yang saat itu memiliki potensi penumpang cukup besar, terutama untuk tujuan luar daerah. Pada tahap awal, PO Santoso hanya mengoperasikan satu unit bus dengan tujuan Bogor. Keberhasilan penetrasi pasar di wilayah ini tidak lepas dari peran agen bus yang bersedia bekerja untuk Santoso. Dari hanya satu unit bus, armada PO Santoso secara bertahap terus bertambah menjadi dua, tiga, dan seterusnya, seiring meningkatnya jumlah penumpang dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.[4]

Garasi pertama PO Santoso terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Magelang. Pada tahun 1980-an, sehubungan dengan bertambahnya jumlah armada, manajemen Santoso membangun garasi bus baru di Kupatan. Santoso kemudian mengoperasikan Mercedes-Benz OF 1112 untuk mendukung operasional bus malamnya. Memasuki dekade 1990-an, seiring dengan bertambahnya jumlah bus yang dimiliki Santoso, garasi utama Santoso pindah lagi ke lokasi baru di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Magelang.[1][6]

Saat ini Santoso mengoperasikan bus antarkota dan bus pariwisata. PO Santoso sudah diwariskan kepada generasi keempat, Randy Sani, anak dari Sardjito Sani, cucu Anwar, cicit Thung, yang terus mempertahankan warisan dan bahkan melakukan penjenamaan ulang bus untuk menyesuaikan pasar. Ia bahkan berekspansi dengan membuka restoran, studio rajah, hingga layanan perbengkelan bus di garasinya. Ia bahkan memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tingginya dengan mengambil program studi desain.[1][6] Randy dikenal aktif di YouTube dengan nama akun Randy Santoso Official, yang banyak membahas aktivitas di garasi bus PO Santoso.

Armada

Armada awal PO Santoso menggunakan model bus ekonomi non-AC, yang pada masa awal beroperasi dipilih untuk rute-rute bumel Jenis bus yang digunakan pun cukup beragam, termasuk Mitsubishi Fuso T653 dan Mercedes-Benz LP 911, yang mencerminkan standar armada yang cukup baik pada zamannya.[5] Seiring berjalannya waktu, Santoso mempertahankan kualitas operasional armadanya dengan rajin meremajakan unitnya sesuai kebutuhan pasar dan kondisi jalan. Santoso konsisten menggunakan sasis Mercedes-Benz OH 1518 Cooler, yang dikenal tangguh untuk perjalanan jauh. Armada ini juga menunjukkan bahwa Santoso mampu menyesuaikan diri dengan kondisi pasar transportasi di Jawa Tengah dan luar daerahnya.[1][5] Santoso diketahui merupakan pelanggan tetap karoseri bus produksi Tri Sakti, serta merupakan kolektor karoseri Joybus dan Infinity dari generasi ke generasi.[butuh rujukan]

Ciri khas tampilan

Di bawah kepemimpinan Randy Sani, Santoso melakukan penjenamaan ulang pada pola pengecatannya, dari yang dominan putih atau oranye menjadi merah dan hitam.[5] Selain melakukan penjenamaan ulang, Santoso mengusung jargon "Melegenda dan Tetap Tepercaya", yang teksnya ditempel di seluruh unit-unit bus operasionalnya. Jargon tersebut dibuat sekitar tahun 2018 oleh Randy sendiri.[7][4]

Trayek

Bus antarkota

Saat ini, Santoso hanya mengoperasikan satu trayek, yakni Kota Yogyakarta–DKI Jakarta via Kota Magelang dan Kota Semarang. Seiring dinamika transportasi modern, Santoso menghadapi tantangan besar dari bus-bus pendatang baru dari luar Kabupaten Gunungkidul. Di era 1990-an, Santoso bersaing dengan tiga PO unggulan asal Kabupaten Wonogiri: Ismo, Tunggal Dara, dan Timbul Jaya. Namun, setelah 2000, persaingan semakin ketat, karena PO dari luar Gunungkidul mulai merambah masuk. Masyarakat yang memilih untuk tidak merantau membuat permintaan terhadap Santoso berkurang, sehingga perusahaan perlu berinovasi. Inovasi tersebut mencakup penataan ulang penjemputan, perluasan layanan antar area, dan integrasi penumpang agar armada tetap optimal. Bahkan, bus-bus yang masih non-AC sudah tak lagi diminati, sehingga membutuhkan unit pengganti yang ber-AC. Upaya ini menunjukkan bagaimana PO Santoso terus beradaptasi dengan perubahan tren transportasi di Indonesia.[4][8][9]

Bisnis nontrayek

Santoso juga mengoperasikan bus pariwisata untuk bermacam-macam keperluan wisata. Bahkan pada Juli 2020, Santoso mengembangkan layanan paket wisata yang dikemas dalam bentuk open trip bagi wisatawan dengan tarif terjangkau, menggunakan jenama Santoso Tour. Layanan ini beroperasi selama sehari penuh; mengajak peserta mengunjungi beberapa destinasi populer di Daerah Istimewa Yogyakarta. Perjalanan bus pariwisata Santoso dimulai dari garasi PO Santoso di Magelang menuju Pantai Parangtritis dengan estimasi waktu tempuh sekitar tiga jam. Setelah menikmati keindahan pantai serta beristirahat untuk makan dan salat, peserta kemudian diajak melanjutkan perjalanan ke Tebing Breksi. Paket wisata ini berakhir sekitar sore dan kembali ke garasi PO Santoso.[10]

Pada Oktober 2020, Santoso membuka paket wisata open trip dengan nama "Pacitan Tour" yang mengajak peserta mengunjungi berbagai destinasi menarik di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Dalam perjalanan ini, wisatawan diajak menikmati keindahan Pantai Klayar, menjelajahi Gua Gong, serta dilanjutkan dengan berbelanja di pusat oleh-oleh sebelum singgah di kawasan Jalan Malioboro. Layanan ini juga memiliki penjemputan di Kabupaten Temanggung.[11]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Ramadan, M.F. (21 Februari 2023). "Kisah Pemilik PO Santoso, Usaha Bus yang Dirintis Pasangan Dokter". iNews. Diakses tanggal 4 Januari 2026.
  2. ↑ Media, Kompas Cyber (7 April 2021). "PO Sumber Alam, Dirintis Seorang Wanita sampai Punya SPBU dan Restoran Sendiri". KOMPAS.com. Diakses tanggal 1 November 2025.
  3. ↑ "Kisah PO Sumber Alam, Didirikan Seorang Perempuan Kini Punya Ratusan Bus dan SPBU - News+ on RCTI+". RCTI+. Diakses tanggal 1 November 2025.
  4. 1 2 3 4 Kandar (18 Maret 2020). "Layani Gunungkidul Sejak 1976, Bus Santoso: 'Melegenda dan Tetap Terpercaya' - Laman 2 dari 3". kabarhandayani.com. Diakses tanggal 4 Januari 2026.
  5. 1 2 3 4 Winoto, Rama Prasetyo. "PO Santoso, Legenda Bus "Si Merah" dari Magelang yang Bertahan Lebih dari Setengah Abad". Pikiran Rakyat Jateng. Diakses tanggal 4 Januari 2026.
  6. 1 2 Riyanto, H. Arif. "PO Santoso, Perusahaan Otobus di Magelang yang Dirintis oleh Seorang Dokter". Radar Magelang. Diakses tanggal 4 Januari 2026.
  7. ↑ Yudha, T. (24 Juni 2022). "6 PO Bus Legendaris di Jawa Tengah, Ada yang Didirikan Seorang Dokter". iNews. Diakses tanggal 5 Januari 2026.
  8. ↑ "8 Pilihan Bus dari Jakarta ke Yogyakarta, Harga Mulai dari 185 Ribu". Tempo. 7 Maret 2024 | 12.47 WIB. Diakses tanggal 2026-03-09.
  9. ↑ Yudha, T. (12 Juni 2022). "Deretan PO Bus Ini Hilang Tergerus Zaman Termasuk Penguasa Purwokerto dan Jakarta". iNews. Diakses tanggal 9 Maret 2026.
  10. ↑ Pratama, Ilham (14 Juli 2020). "Santoso Tour, Jalan-Jalan Hemat Di Tempat Wisata Jogja". otodriver. Diakses tanggal 9 Maret 2026.
  11. ↑ Pratama, Ilham (18 Oktober 2020). "PO Santoso Buka Open Trip ke Pacitan". otodriver. Diakses tanggal 9 Maret 2026.

Pranala luar

  • Randy Santoso Official di YouTube
  • l
  • b
  • s
Perusahaan bus di Indonesia
Bus antarnegara
  • Bagong
  • DAMRI
Bus perkotaan
  • Agra Mas
  • Bagong
  • DAMRI
  • Hiba Utama
  • Lorena
  • Mayasari Bakti
  • Sinar Jaya
  • Transjakarta
Bus antarkota
  • Agra Mas
  • AKAS
  • ALS
  • ANS
  • Arimbi/Bima Suci
  • Bagong
    • MTrans
  • Bandung Express
  • Bejeu
  • Budiman
  • Cititrans
  • Coyo
  • DAMRI
  • Dewi Sri
  • Dharma Jaya Group
  • Efisiensi/Tividi
  • Eka/Mira
  • Gapuraning Rahayu
  • Garuda Mas
  • Gumarang Jaya
  • Gunung Harta
  • Gunung Mulia
  • Handoyo
  • Harapan Jaya
  • Haryanto
  • Hiba Group
  • Jaya Utama Indo
  • Kalisari
  • Kramat Djati
  • Kurnia Anugerah Pusaka
  • Lorena/Karina
  • Majoe Muda Mandiri
  • Maju Lancar/Citra Adi Lancar
  • Makmur/Halmahera
  • Mayasari Group
    • MGI/CBU
    • Primajasa
  • Medal Sekarwangi
  • Medali Mas
  • Muji Jaya
  • Mulyo
  • New Shantika
  • NPM
  • Nusantara
  • Pahala Kencana
  • Pandawa 87
  • PMTOH
  • Primadona
  • Puspa Jaya
  • Putera Mulya
  • Putra Remaja
  • Rajawali
  • Raya
  • Restu
  • Rimba Raya
  • Rosalia Indah
  • Royal Safari/Blue Line
  • Safari Dharma Raya
  • Sahabat Prima Abadi
  • San
  • Santoso
  • Sempati Star
  • Sinar Dempo
  • Sinar Jaya/DMI
  • Sindoro Sejahtera Mulya
  • STJ/TMT
  • Suharno Group
  • Sumber Alam
  • Sumber Group
  • TAM
  • Tami Jaya
  • Tentrem
  • Tunggal Dara
  • Unicorn Indorent
  • Yessoe Travel
Bus pariwisata
  • Agam Tungga Jaya
  • Agra Icon
  • AKAS
  • AO Transport
  • Arimbi
  • Arion
  • Bagong Biru
  • Bejeu
  • Bigbird
  • Bimo Transport
  • Blue Star
  • Budiman
  • DAMRI
  • Dewi Sri
  • Eagle High
  • Efisiensi Group
  • Eka
  • Fransindo Trans
  • Gapuraning Rahayu/Putra Ardiya
  • Golden Star
  • Gunung Harta
  • Gunung Mulia
  • Harapan Jaya
  • Haryanto
  • Hiba Utama
  • Indo Trans
  • Jaya Utama Indo
  • Kalisari
  • Karyajasa
  • Kramat Djati/Pakar Wisata
  • Mayasari Group
    • City Miles
    • City Trans Utama
    • RedWhite Star
  • Medali Mas
  • Muji Jaya Gemilang
  • Nirwana Luxury Tourist Bus
  • Nusantara
  • Nyaman Holiday
  • Pandawa 87
  • Panorama/White Horse Group
  • Prayogo
  • Puspa Jaya
  • Putra Remaja
  • Rahma Wisata
  • Raya
  • Restu
  • Rimba Raya
  • Rosalia Indah
  • Sahabat Prima Abadi
  • Safari Dharma Raya
  • Santoso
  • Sari Lorena
  • Starbus
  • Sindoro Satriamas
  • Subur Jaya
  • Sumber Alam
  • Sumber Waras Putra
  • TAM
  • Tami Jaya
  • Tentrem
  • Trac Astra
  • Tunggal Dara
  • Unicorn Indorent
  • Vido Trans Nusa
  • Vircansa Tour Bus
Bus antar-jemput
karyawan
  • Arion
  • Bagong
  • Blue Star
  • Eagle High
  • Harapan Jaya
  • Hiba Utama / Berdikari
  • Jejak Hasanah
  • Kalisari
  • Pakar Wisata
  • Restu
  • Starbus
  • Trac Astra
  • White Horse Group
Bus antar-jemput
  • Bagong
  • Bejeu
  • Budiman
  • Cititrans
  • DAMRI
  • DayTrans
  • Efisiensi
  • Indo Trans
  • Joglosemar
  • Lorena
  • Mayasari Group
    • RedWhite Star
    • TRAVL
  • Muji Jaya
  • Putra Remaja
  • Rimba Raya
  • Rosalia Indah
  • Sahabat Shuttle
  • Sempati Star
  • Sinar Jaya
  • Sumber Alam
Bus permukiman
  • AO Shuttle
  • DAMRI
  • Harapan Jaya
  • Lorena
  • Sinar Jaya
  • Transjakarta
  • Wifend Darma Persada
Bus pemadu moda
  • Agra Mas
  • DAMRI
  • Harapan Jaya
  • Hiba Utama
  • Lorena
  • Pahala Kencana
  • Primajasa/RedWhite Star
  • Sinar Jaya
Bus apron bandara
  • Gapura Angkasa

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Armada
  3. Ciri khas tampilan
  4. Trayek
  5. Bus antarkota
  6. Bisnis nontrayek
  7. Referensi
  8. Pranala luar

Artikel Terkait

Bagong (perusahaan otobus)

perusahaan otobus Indonesia

Raya (perusahaan otobus)

perusahaan otobus Indonesia

Handoyo (perusahaan otobus)

perusahaan otobus Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026