Terminal Bus Terpadu Sentra Timur Pulo Gebang adalah salah satu terminal bus tipe A yang terletak di Kelurahan Pulo Gebang Kecamatan Cakung, Jakarta Timur dan diresmikan pada 28 Desember 2016. Terminal ini dirancang oleh arsitek Paul Tanjung Tan pada 2001, tetapi baru mulai dibangun pada 2009 dan merupakan terminal bus terbesar se-Asia Tenggara. Proyek ini diprakarsai oleh Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta dan menghabiskan dana sebesar 450 miliar rupiah. Terminal ini dibangun untuk menggantikan fungsi Terminal Pulo Gadung yang sudah tidak layak serta menghilangkan terminal bayangan di Jakarta yang selama ini menjadi penyebab kemacetan, serta menyediakan fasilitas transportasi yang nyaman, aman, dan aksesibel. Mulai akhir Januari 2017, seluruh bus antarkota terutama arah ke berbagai kota di Pulau Jawa serta Kepulauan Nusa Tenggara diwajibkan masuk ke Terminal Pulo Gebang untuk aktivitas naik dan turun penumpang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Terminal Bus Terpadu Sentra Timur Pulo Gebang | |||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Terminal Penumpang Tipe A Kode: PGB | |||||||||||
Bus Harapan Jaya sedang terparkir di zona keberangkatan Terminal Pulo Gebang. | |||||||||||
| Nama lain | Terminal Pulo Gebang | ||||||||||
| Lokasi |
| ||||||||||
| Koordinat | 6°12′43″S 106°57′09″E / 6.21183°S 106.95247°E / -6.21183; 106.95247[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Terminal_Pulo_Gebang¶ms=6.21183_S_106.95247_E_type:landmark_region:ID <span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">6°12′43″S</span> <span class=\"longitude\">106°57′09″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\"> / </span><span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">6.21183°S 106.95247°E</span><span style=\"display:none\"> / <span class=\"geo\">-6.21183; 106.95247</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwAw\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt5\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwBA\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwBQ\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Terminal_Pulo_Gebang&params=6.21183_S_106.95247_E_type:landmark_region:ID\" class=\"external text\" id=\"mwBg\"><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwBw\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwCA\"><span class=\"latitude\" id=\"mwCQ\">6°12′43″S</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwCg\">106°57′09″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwCw\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwDA\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwDQ\"></span></span><span class=\"geo-default\" id=\"mwDg\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwDw\">6.21183°S 106.95247°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwEA\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEQ\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwEg\">-6.21183; 106.95247</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwEw\"/></span>"}' id="mwFA"/> | ||||||||||
| Pemilik | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta | ||||||||||
| Operator | Dinas Perhubungan DKI Jakarta | ||||||||||
| Konstruksi | |||||||||||
| Parkir | Ya | ||||||||||
| Akses difabel | Ya | ||||||||||
| Sejarah | |||||||||||
| Dibuka | 2016 | ||||||||||
| Layanan penghubung | |||||||||||
| |||||||||||
| Lokasi pada peta | |||||||||||
Koordinat: 6°12′42.59″S 106°57′8.89″E / 6.2118306°S 106.9524694°E / -6.2118306; 106.9524694Lihat peta diperbesar Koordinat: 6°12′42.59″S 106°57′8.89″E / 6.2118306°S 106.9524694°E / -6.2118306; 106.9524694Lihat peta diperkecil | |||||||||||
Terminal Bus Terpadu Sentra Timur Pulo Gebang (atau juga dikenal dengan nama Terminal Pulo Gebang) adalah salah satu terminal bus tipe A yang terletak di Kelurahan Pulo Gebang Kecamatan Cakung, Jakarta Timur dan diresmikan pada 28 Desember 2016.[1] Terminal ini dirancang oleh arsitek Paul Tanjung Tan[2] pada 2001, tetapi baru mulai dibangun pada 2009 [3] dan merupakan terminal bus terbesar se-Asia Tenggara.[4] Proyek ini diprakarsai oleh Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta dan menghabiskan dana sebesar 450 miliar rupiah.[5][6] Terminal ini dibangun untuk menggantikan fungsi Terminal Pulo Gadung yang sudah tidak layak serta menghilangkan terminal bayangan di Jakarta yang selama ini menjadi penyebab kemacetan, serta menyediakan fasilitas transportasi yang nyaman, aman, dan aksesibel.[7][8] Mulai akhir Januari 2017, seluruh bus antarkota (kecuali tujuan wilayah Bodetabek) terutama arah ke berbagai kota di Pulau Jawa serta Kepulauan Nusa Tenggara diwajibkan masuk ke Terminal Pulo Gebang untuk aktivitas naik dan turun penumpang.

Fasilitas yang terdapat di Terminal Pulo Gebang antara lain:[9]
Lantai Mezzanine
Tempat loket tiket bus AKAP, bus Transjakarta, ruang pengumuman, dan fasilitas umum lainnya.
Lantai 1
Terdapat area parkir pool bus AKAP, area parkir kendaraan pribadi, parkir motor, parkir taksi, masjid, ruang informasi, kantin dan SPBG mobile serta SPBU.
Lantai 2
Ruang tunggu penumpang dengan fasilitas posko terminal, posko kesehatan, dan ruang laktasi (ibu menyusui) serta fasilitas mengisi ulang daya ponsel.
Lantai 3
Digunakan sebagai pusat jajanan serba ada (Pujasera/Foodcourt) dan tempat untuk 54 kios, ruangan toilet, dan lainnya
Lantai 4
Ruang perkantoran dari pihak pengelola, ruang perwakilan perusahaan otobus (PO) serta kontrol room.
Fasilitas penunjang lain yaitu:
Mulai 1 Februari 2017, PT. Transportasi Jakarta mengoperasikan empat rute baru bus feeder Transjakarta dari lima titik terminal di DKI Jakarta menuju Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur.[10][11][12]
| Operator |
|---|
| 27 Trans |
| Agra Mas |
| Agung Sejati |
| AKAS Aurora |
| Berlian Jaya |
| Budiman |
| Bluebird |
| DAMRI |
| Garuda Mas |
| Gunung Harta |
| Handoyo |
| Harapan Jaya |
| Haryanto |
| Juragan 99 |
| Kramat Djati |
| M Trans |
| Murni Jaya |
| Pahala Kencana |
| Pandawa 87 |
| Restu Panda |
| Ramayana |
| Rasa Sayang |
| Rosalia Indah |
| Semeru |
| Shantika |
| Siliwangi Antar Nusa |
| Sinar Jaya |
| Tunas Muda |
| Indorent |