PT Medal Sekarwangi adalah perusahaan otobus Indonesia yang berpusat di Sumedang, Jawa Barat. Perusahaan ini bergerak dalam bidang moda transportasi antarkota antarprovinsi kelas ekonomi dan non-ekonomi dari Sumedang dengan tujuan akhir ke DKI Jakarta. Didirikan pada tahun 1951, perusahaan otobus ini merupakan perusahaan otobus tertua di Jawa Barat yang masih beroperasi hingga sekarang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bus Medal Sekarwangi dengan karoseri Jetbus3+ rombakan | |
| Didirikan | 8 Desember 1951 (1951-12-08) |
|---|---|
| Kantor pusat | Jalan Pangeran Kornel 163, Pasanggrahan, Sumedang Selatan, Sumedang, Jawa Barat, Indonesia |
| Wilayah layanan | Jawa Barat dan DKI Jakarta |
| Jenis layanan | Bus antarkota |
| Tujuan akhir | |
| Garasi |
|
| Jenis bahan bakar | Diesel |
| Direktur Utama | Atep Gunawan Sobandi |
PT Medal Sekarwangi adalah perusahaan otobus Indonesia yang berpusat di Sumedang, Jawa Barat. Perusahaan ini bergerak dalam bidang moda transportasi antarkota antarprovinsi kelas ekonomi dan non-ekonomi dari Sumedang dengan tujuan akhir ke DKI Jakarta. Didirikan pada tahun 1951, perusahaan otobus ini merupakan perusahaan otobus tertua di Jawa Barat yang masih beroperasi hingga sekarang.
Nama Medal Sekarwangi berasal dari nama sebuah kelompok kesenian yang dibentuk oleh Apih Sukarya pada 1950-an. Ia juga dikenal sebagai pendiri perusahaan Sinar Muda yang bergerak dalam bidang hasil bumi.[1] Kemudian nama ini dijadikan nama perusahaan otobus oleh anak laki-laki Apih Sukarya yang bernama Atang Sobandi dan mulai beroperasi pada 8 Desember 1951. Hal ini menjadikan Medal Sekarwangi sebagai pelopor sarana transportasi bus umum di Kabupaten Sumedang pada masa itu.[2] Rute bus ini pada awalnya hanya menjalani trayek Sumedang–Kota Bandung dan Sumedang–DKI Jakarta[2][3] dengan menggunakan armada bus Dodge Seri D.[4]
Pada 1970, dalam rangka pengembangan usaha sekaligus memenuhi kebutuhan akomodasi sarana transportasi massal pada era Gubernur Ali Sadikin,[5] Medal Sekarwangi mendirikan divisi bus perkotaan dengan nama yang sama untuk beroperasi melayani sejumlah trayek di dalam Provinsi DKI Jakarta, kemudian pada 1973, mendirikan divisi taksi yang diberi nama Sri Medali.[6] Namun, sesuai dengan keputusan pemerintah tahun 1978, delapan perusahaan bus kota swasta di Jakarta, termasuk Medal Sekarwangi, pengelolaannya diambil alih oleh kendali manajemen Perum PPD yang mulai dilaksanakan pada 18 Agustus 1979.[7] Berdasarkan hal tersebut, Medal Sekarwangi memperoleh kompensasi berupa izin operasi angkutan peti kemas yang kelak diberi nama Medalina.[2] Pada tahun yang sama, Medal Sekarwangi juga memelopori trayek bus patas AC Jakarta-Bandung melalui jalan tol Jagorawi dan Kawasan Puncak.[3][8]
Setelah ditutupnya divisi bus perkotaan pada 1978, Medal Sekarwangi menjadikan layanan bus antarkota sebagai satu-satunya lini bisnis. Medal Sekarwangi memiliki trayek unggulan Kabupaten Sumedang menuju DKI Jakarta. Untuk menjalankan trayek ini, Medal Sekarwangi menggunakan sasis bus produksi Mercedes-Benz dari berbagai generasi. Bahkan PO ini tercatat bergabung dalam komunitas pengusaha bus Mercedes-Benz, Mercedes-Benz Bus Club of Millionaires, dengan jam operasional hampir mencapai satu juta kilometer per tahun.[9][10]