Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Rudra

Rudra adalah salah satu dewa Hindu dari pustaka Regweda yang diasosiasikan sebagai Siwa, atau Bayu. Dia juga dipuja sebagai dewa pengobatan dan perburuan. Dalam pustaka Regweda, Rudra dipuja sebagai "yang paling perkasa di antara kumpulan para perkasa".

Wikipedia article
Diperbarui 16 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Rudra
Artikel ini bukan mengenai Ekadasa Rudra.
Rudra
Dewa prahara, pengobatan, perburuan, dan pengorbanan
Bhagawaan Rudra
Genderpria
AfiliasiDewa, Siwa, Bayu
PustakaRegweda, Sri Rudram
Senjatabusur panah, trisula, angkusa
KepercayaanHindu
Keluarga
IstriRudrani
AnakMaruta, Ekadasarudra
Bagian dari seri
Saiwa
Dewa
Paramashiva
(Makhluk tertinggi)
Shiva
  • Sadasiva
  • Bhairava
  • Rudra
  • Virabhadra
Shakti
  • Durga
  • Kali
  • Parvati
  • Sati

  • Ganesha
  • Murugan
  • Sastha
  • Shiva forms
  • Others
Kitab Suci dan teks
  • Vedas
  • Upanishads (Svetasvatara)
  • Agamas dan Tantras
  • Shivasutras
  • Tirumurai
  • Vachanas
Filosofi
Tiga Komponen
  • Pati
  • Pashu
  • Pasam
Tiga ikatan
  • Anava
  • Karma
  • Maya
  • 36 Tattvas
  • Yoga
  • Satkaryavada
  • Abhasavada
  • Svatantrya
  • Aham
Praktek keagamaan
  • Vibhuti
  • Rudraksha
  • Panchakshara
  • Bilva
  • Maha Shivaratri
  • Yamas-Niyama
  • Guru-Linga-Jangam
Sekolah

Adi Margam
  • Pashupata
  • Kalamukha
  • Kapalika

Mantra Margam

Saiddhantika

  • Siddhantism

Non - Saiddhantika

  • Kashmir Shaivism
    • Pratyabhijna
    • Vama
    • Dakshina
    • Kaula: Trika-Yamala-Kubjika-Netra

Lainnya
  • Nath
    • Inchegeri
  • Veerashaiva/Lingayatism
  • Siddharism
  • Sroutaism
  • Aghori
  • Indonesia
Guru/Sarjana
  • Lakulisha
  • Abhinavagupta
  • Vasugupta
  • Utpaladeva
  • Nayanars
  • Meykandar
  • Nirartha
  • Basava
  • Sharana
  • Srikantha
  • Appayya
  • Navnath
Relasi
  • Nandi
  • Tantrism
  • Bhakti
  • Jyotirlinga
  • Shiva Temples
  • l
  • b
  • s

Rudra (Dewanagari: रुद्र; ,IAST: Rudra, रुद्र) adalah salah satu dewa Hindu dari pustaka Regweda yang diasosiasikan sebagai Siwa, atau Bayu (dewa angin dan badai).[1][2] Dia juga dipuja sebagai dewa pengobatan dan perburuan.[3] Dalam pustaka Regweda, Rudra dipuja sebagai "yang paling perkasa di antara kumpulan para perkasa".[4]

Salah satu terjemahan dari kata rudra ialah 'yang bersuara menggelegar'.[5][6][7] Rudra juga berarti "yang menyelesaikan segala masalah sampai ke akarnya". Tergantung zaman, nama Rudra dapat dimaknai sebagai 'dewa yang suaranya menggelegar' atau 'dewa yang rupanya paling sangar'. Nama tersebut juga disebutkan dalam Siwasahasranama (kumpulan seribu nama lain Siwa), dan ahli Weda R. K. Sharma menyatakan bahwa nama tersebut sering dipakai sebagai nama lain Siwa dalam bahasa-bahasa yang berkembang di India. Nama Rudra disebutkan bersama kumpulan gita puja kepada para dewa-dewi lainnya dalam RV 7.40.5.

Gita puja "Sri Rudram" dari pustaka Yajurweda dipersembahkan secara khusus kepadanya, dan merupakan teks yang penting dalam aliran Saiwa dalam agama Hindu.[8][9] Dalam "Prathama Anuvaka" dari Namakam (Taittiriya Samhita 4.5), Rudra dihormati sebagai Sadasiwa ('Siwa yang perkasa') dan Mahadewa. Sadasiwa merupakan Tuhan, Paramasiwa, menurut kepercayaan sekte Siddhanta dalam Saiwa.

Para putra Rudra

Artikel utama: Maruta dan Ekadasarudra

Selain julukan bagi Dewa Siwa, nama "Rudra" juga digunakan sebagai nama lain bagi para Maruta.[10] Sang Rudra disebut sebagai 'Bapak para Maruta' (RV 2.33.1).[11] Para Maruta merupakan kumpulan dewa badai yang berkaitan dengan atmosfer.[12] Jumlah mereka bervariasi, mulai dari enam puluh, sebelas, tiga puluh tiga,[13] bahkan seratus delapan puluh ('tiga kali enam puluh'. Lihat RV 8.96.8.).

Selain para Maruta, Rudra memiliki sebelas putra yang disebut Sebelas Rudra atau Ekadasarudra.[14] Ekadasarudra dikenal sebagai kumpulan bagi sebelas dewa badai yang suaranya menggelegar. Kesebelas Rudra yang mengatur alam semesta di antaranya adalah: Kapali, Pinggala, Bima, Wirupaksa, Wilohita, Sasta, Ajapada, Abirabudnya, Sambu, Canda, dan Bawa.[15]

Pewayangan Jawa

Sebagai dampak dari penyebaran agama Hindu-Buddha di Nusantara sebelum era kerajaan Islam, banyak figur dewa-dewi agama Hindu yang diadaptasi menjadi tokoh dalam lakon wayang, khususnya di pulau Jawa. Rudra dalam agama Hindu juga diadaptasi menjadi tokoh wayang, dan diberi gelar "Batara" atau Sang Hyang yang setingkat dengan dewa. Dia dapat disebut Batara Rodra atau Sang Hyang Rodra. Menurut pewayangan Jawa, dia adalah putra ketiga Sang Hyang Tunggal dengan Dewi Dremani. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama Bathari Darmastuti dan Bathara Dewanjali. Batara Rudra juga mempunyai tiga orang saudara seayah lain ibu, putra Sang Hyang Tunggal dengan Dewi Rekatawati, masing-masing bernama: Batara Tejamaya alias Antaga (Togog), Batara Ismaya (Semar) dan Batara Guru (Manikmaya).

Sang Hyang Rudra mendapat julukan sebagai Dewa Angkara karena sifat dan perwatakannya yang kaku, keras hati, cepat marah, iri hati, serakah, dan mau menang sendiri. Karena sifat dan perwatakannya itulah Sang Hyang Rudra—yang selalu merasa ingin melebihi para dewa—memilih untuk sering ke Arcapada (dunia bawah), menjelma sebagai raksasa lalu meminta dukungan pada para denawa dan raksasa. Kemudian melakukan perkawinan gandarwa dengan para raksesi (raksasa betina) yang kemudian melahirkan para raksasa sakti karena mendapat ilmu kesaktian darinya. Namun, semua raksasa keturunan Rudra bertugas menebarkan keangkara murkaan tanpa tanding. Karena itulah di kalangan golongan raksasa, Sang Hyang Rudra dianggap sebagai dewa kebajikan, karena kepada raksasa yang bertapa memujanya Sang Hyang Rudra tidak segan-segan memberikan berbagai ilmu kesaktian, senjata pamungkas, bahkan kekuasaan dan harta yang melimpah. Namun di kalangan para dewa, Rudra adalah biang dari kejahatan.

Untuk melampiaskan nafsu angkara dan murkanya, beberapa kali Sang Hyang Rudra turun ke Madyapada (bumi) lalu menitis pada raja raksasa. Pada zaman Lokapala ia pernah menitis pada Prabu Hiranyakasipu (raja Alengka) dan pada Saksadewa (putra Rahwana). Pada zaman Mahabharata, Sanghyang Rudra pernah menitis pada Prabu Nilarudraka, raja raksasa negara Tanjung Parang yang menyerang kahyangan dan akhirnya tewas dalam peperangan melawan Batara Ganesa (Gana), manusia berkepala gajah, putra Batara Guru dengan Dewi Uma.

Lihat pula

  • Maruta
  • Siwa

Referensi

  1. ↑ The Rigveda, with Dayananda Saraswati's Commentary, Volume 1. Sarvadeshik Arya Pratinidhi Sabha. 1974. hlm. 717. Arti ketiga dari Rudra adalah Vayu atau udara yang menyebabkan kesakitan bagi orang jahat karena perbuatan jahat mereka ... Vayu atau udara disebut Rudra karena membuat seseorang menangis menyebabkan kesakitan akibat perbuatan buruknya.
  2. ↑ C.P. Tiele (2005). Outlines Of The History Of Religion To The Spread Of The Universal Religions. Concept Publishing Company. hlm. 113. ISBN 978-8172681234.
  3. ↑ Charles Russell Coulter; Patricia Turner (4 July 2013). Encyclopedia of Ancient Deities. Routledge. ISBN 978-1135963903.
  4. ↑ A. B. Keith. "Yajur Veda". All Four Vedas. Islamic Books. hlm. 45. GGKEY:K8CQJCCR1AX.
  5. ↑ Majumdar (1951), hlm. 162.
  6. ↑ Zimmer (1972), hlm. 181.
  7. ↑ Griffith (1973), p. 75, note 1.
  8. ↑ For an overview of the Śatarudriya see: Kramrisch (1993), pp. 71–4.
  9. ↑ For a full translation of the complete hymn see Sivaramamurti (2004), p. 13.
  10. ↑ For the terms "Maruts" and "Rudras" as equivalent, see Flood (1996), hlm. 46.
  11. ↑ Arya & Joshi (2001), vol. 2, p. 78. For Shiva as the head or father of the group see Apte (1965), hlm. 804. For Rudra as the head of a host of "storm spirits, the Maruts" see: Basham (1989), hlm. 14.
  12. ↑ Flood (1996), hlm. 45-6.
  13. ↑ Macdonell (1996), hlm. 256.
  14. ↑ Flood (1996), hlm. 46.
  15. ↑ Ekadash Rudra Shiva (dalam bahasa Inggris). Harinesh Jain. ISBN 978-81-7525-615-6.


  • l
  • b
  • s
Dewa-dewi Hindu
Konsep
  • Acintya
  • Awatara
  • Batara
  • Begawan
  • Dewa
  • Dewata
  • Dewi
  • Gramadewata
  • Istadewata
  • Iswara
  • Iswari
  • Kuladewata
  • Pitara
  • Sakti
Hindu omkaar
Dewa
individual
  • Balarama
  • Darmaraja
  • Citragupta
  • Dyaus
  • Ganesa (Ganapati)
  • Hanoman
  • Harihara
  • Himawan
  • Jwara
  • Kala
  • Kamajaya (Kamadewa)
  • Kartikeya (Skanda)
  • Manibadra
  • Nalakubara
  • Parjanya
  • Rewanta
  • Sakra
  • Sasta
  • Wiswakarma
  • Wiswaksena
  • selengkapnya …
Dewi
individual
  • Adisakti
  • Aditi
  • Alaksmi
  • Ambika
  • Aranyani
  • Badrakali
  • Baruni
  • Bramari
  • Bumi
  • Candi
  • Caya
  • Dewasena
  • Durga
    • Bawani
    • Yogeswari
  • Gangga
  • Gayatri
  • Jwala
  • Jyesta
  • Kamakya
  • Laksmi
    • Astalaksmi
  • Mahadewi
  • Mahakali
  • Manasa
  • Niladewi
  • Parwati
    • Anapurna
    • Gauri
    • Uma
  • Pertiwi
  • Radha
  • Ratih
  • Ratri
  • Saci
  • Sakambari
  • Saranya
  • Saraswati
  • Sasti
  • Siniwali
  • Sitala
  • Swaha
  • Tapati
  • Tulasi
  • Usas
  • Winayaki
  • Yami (Yamuna)
  • Yogamaya
  • selengkapnya …
Kelompok
  • 11 Rudra
  • 33 dewa
  • Abaswara
  • Aswin
  • Lokapala
  • Maharajika
  • Maruta
  • Prajapati
  • Rebu
  • Sadya
  • Tridewi
  • Tusita
  • Wasu
  • Wiswedewa
Aditya
  • Angsuman
  • Aryaman
  • Baga
  • Baruna
  • Data
  • Indra
  • Martanda
  • Mitra
  • Pusan
  • Sawitar
  • Twasta
  • Upendra (Wisnu)
  • Wiwaswat
Dasawatara
  • Matsya
  • Kurma
  • Waraha
  • Narasinga
  • Wamana
  • Parasurama
  • Rama
  • Kresna
  • Buddha
  • Kalki
Dikpala
  • Agni
  • Baruna
  • Bayu
  • Indra (Sakra)
  • Isana
  • Kuwera (Waisrawana)
  • Nirrti
  • Yama (Darmaraja)
Mahawidya
  • Bagalamuki
  • Bairawi
  • Buwaneswari
  • Cinamasta
  • Dumawati
  • Kamalatmika
  • Kali
  • Matanggi
  • Tara
  • Tripurasundari
Matrika
  • Brahmani
  • Camunda
  • Indrani
  • Kaumari
  • Maheswari
  • Pratyanggira (Narasingi)
  • Waisnawi
  • Warahi
Nawadewata
  • Brahma
  • Iswara
  • Mahadewa
  • Maheswara
  • Rudra
  • Sambu
  • Sangkara
  • Siwa
  • Wisnu
Nawadurga
  • Brahmacarini
  • Candraganta
  • Kalaratri
  • Katyayani
  • Kusmanda
  • Mahagauri
  • Sailaputri
  • Sididatri
  • Skandamata
Nawagraha
  • Anggaraka
  • Budha
  • Candra (Soma)
  • Ketu
  • Rahu
  • Sani
  • Sukra
  • Surya (Raditya)
  • Wrehaspati (Guru)
Trimurti
Brahma
Adiprajapati
Wisnu
  • Adimurti
  • Garbodaksayiwisnu
  • Jagatnata
  • Ksirodaksayiwisnu
  • Laksminarayana
  • Mahawisnu
  • Narayana
  • Purusotama
  • Wiswarupa
Siwa
  • Astamurti
  • Bairawa
    • Astabairawa
  • Isana
  • Mahadewa
  • Mahakala
  • Pasupati
  • Rawananugraha
  • Sadasiwa
  • Sambu
  • Yogeswara
Pancawingsatimurti (25 wujud Siwa)
  • Ardanariswara
  • Biksatana
  • Cakraprasada
  • Candesanugraha
  • Candrasekara
  • Daksinamurti
  • Ekapada
  • Gajasurasanghara
  • Harihara
  • Jalandarari
  • Kirata (Pasupatamurti)
  • Kalantaka
  • Kalyanasundara (Waiwahya)
  • Kamari
  • Kangkalamurti
  • Linggodbawa
  • Nataraja (Nirtarupaka)
  • Nilakanta
  • Somaskanda
  • Sukasana
  • Tripurantaka
  • Umamaheswara
  • Wignaprasada (Wignesanugraha)
  • Wirabadra
  • Wresaruda
Dewa-dewi regional (lokal)
Dewa
  • Barbarika (Khatu Shyam)
  • Betal
  • Bhaironji
  • Dharmathakur
  • Gogaji
  • Hattanath
  • Jhulelal
  • Kathivanur Viran
  • Khandoba
  • Muthappan
  • Potaraju
  • Ravalnath
  • Vachharadada
  • Venkateswara
  • Vettakkorumakan
  • Vithoba
Dewi
  • Akilandeswari
  • Ammawaru
  • Asanbibi
  • Ashapura
  • Bahuchara
  • Banai
  • Bonbibi
  • Jholabibi
  • Kadangot Makkam
  • Karni
  • Kecaikhati
  • Khodiyar
  • Kubjika
  • Maisamma
  • Meldi
  • Mhalsa
  • Mogal Ma
  • Momai
  • Nagnechya
  • Nukalamma
  • Oladevi
  • Poleramma
  • Rakteswari
  • Santoshi
  • Suswani
  • Vasurimala
Dewa-dewi Hindu Tamil
Dewa
  • Aiyanar
  • Ayyappan
  • Karuppuswami
  • Murugan
  • Kathavarayan
  • Madurai Viran
  • Muniandi
  • Muniswaran
  • Pavadairayan
  • Pillaiyar
  • Sudalai Madan
  • Tirumal
  • Virabahu
Dewi
  • Alamelu (Alarmel Mangai)
  • Angala Paramesvari
  • Deivayanai
  • Isakki
  • Kannaki Amman
  • Karumariamman
  • Kateri Amman
  • Korravai
  • Mariamman
  • Masani Amman
  • Minakshi
  • Nappinnai
  • Periyaci
  • Pidari
  • Ranganayaki
  • Valli
Dewa-dewi Hindu Bali
  • Batara Guru
  • Dewi Danu
  • Dewi Sri
  • Ida Bhatari Lingsir
  • Ratu Ayu Mas Penyarikan
  • Ratu Ayu Mekulem
  • Ratu Gede Dalam Dasar
  • Ratu Sakti Meduwe Ujung Sari
  • Ratu Sakti Pancering Jagat
Artikel terkait: Brahman · Tuhan dalam agama Hindu
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • GND
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Orang
  • DDB

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Para putra Rudra
  2. Pewayangan Jawa
  3. Lihat pula
  4. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026