Twasta atau Twastar adalah dewa pertukangan dan peralatan dalam kepercayaan Hindu zaman Weda. Dia disebut sebagai salah satu Aditya dalam sastra Hindu berikutnya, meskipun tidak memperoleh peran signifikan lagi. Kadangkala Twastar dipadankan dengan Wiswakarma, dewa pertukangan yang lain.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Twasta | |
|---|---|
Dewa Pertukangan | |
| Anggota 12 Aditya | |
| Afiliasi | Dewa |
| Pustaka | Purusasukta, Mahabharata, Purana |
| Senjata | kapak logam |
| Wahana | kereta yang dihela 2 kuda |
| Keluarga | |
| Orang tua | Kasyapa dan Aditi (menurut Itihasa dan Purana) |
| Pasangan | Recana |
| Anak | di antaranya Saranya, Wiswarupa, dan Wretra |
| Padanan | |
| Nordik | Völund |
| Romawi | Vulkanus |
| Slavia | Svarog |
| Yunani | Hefaistos |
Twasta (Dewanagari: त्वष्टा; ,IAST: Tvaṣṭā, त्वष्टा) atau Twastar (Dewanagari: त्वष्टृ; ,IAST: Tvaṣṭṛ, त्वष्टृ) adalah dewa pertukangan dan peralatan dalam kepercayaan Hindu zaman Weda. Dia disebut sebagai salah satu Aditya (para putra Aditi) dalam sastra Hindu berikutnya (Mahabharata dan Purana), meskipun tidak memperoleh peran signifikan lagi. Kadangkala Twastar dipadankan dengan Wiswakarma, dewa pertukangan yang lain.[1]
Dalam kitab Regweda, disebutkan bahwa Twastar merupakan dewa yang cakap dalam membuat berbagai alat, meliputi wajra Indra, kapak Wrehaspati, dan cawan untuk hidangan para dewa. Dia disebut sebagai dewa pencipta berbagai bentuk, dan sering dipuja sebagai perancang bentuk makhluk hidup. Dia dianggap sebagai bapak semesta, dan leluhur umat manusia melalui putrinya, Saranya.[2][3] Dia ayah Wrehaspati, dan juga Indra.[2][3] Dia digambarkan memegang kapak logam,[2][4] dan mengendarai kereta yang dihela dua kuda betina.[2][5]