Pemilihan umum Bupati Nganjuk 2018 akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018, mengikuti jadwal pilkada serentak gelombang ketiga oleh KPU untuk menentukan Bupati Nganjuk dan Wakil Bupati Nganjuk periode 2018–2023.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

27 Juni 2018 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kandidat | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Peta persebaran suara
![]() Letak Kabupaten Nganjuk di provinsi Jawa Timur | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pemilihan umum Bupati Nganjuk 2018 (selanjutnya disebut Pilbup Nganjuk 2018) akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018, mengikuti jadwal pilkada serentak gelombang ketiga oleh KPU untuk menentukan Bupati Nganjuk dan Wakil Bupati Nganjuk periode 2018–2023.
Pemilihan kali ini akan digelar bersamaan dengan pemilihan Gubernur Jawa Timur.[1]
KPUD Nganjuk telah menetapkan tiga pasang kandidat peserta Pilbup Nganjuk 2018.[2] Pada 13 Februari lalu, KPUD Nganjuk telah mengundi nomor urut peserta Pilbup Nganjuk 2018.[3]
| No Urut | Pasangan calon | Jabatan terakhir | Pendukung | |
|---|---|---|---|---|
| Novi Rahman Hidayat (Kader PDI-P) |
Calon Bupati: Pengusaha | PDI-P PKB Hanura | ||
| Marhaen Djumadi (Kader PDI-P) |
Calon Wakil Bupati: Wakil Ketua DPD PDI-P Jawa Timur Periode 2015–2020 | |||
| Siti Nurhayati (Non-partisipan) |
Calon Bupati: Bupati Nganjuk Periode 2003–2008 | Gerindra Demokrat PPP PAN | ||
| Bimantoro Wiyono (Kader Gerindra) |
Calon Wakil Bupati: Pengusaha | |||
| Desy Natalia Widya (Kader Golkar) |
Calon Bupati: Branch Manager Bank Sinarmas Syariah Denpasar 2016–2017 | Golkar NasDem PKS | ||
| Ainul Yakin (Non-partisipan) |
Calon Wakil Bupati: Wakil Ketua LKK NU Jawa Timur | |||
| Calon bupati | Calon wakil bupati | Suara | % | |
|---|---|---|---|---|
| Novi Rahman Hidayat | Marhaen Djumadi | 303.195 | 54,73% | |
| Siti Nurhayati | Bimantoro Wiyono | 194.310 | 35,08% | |
| Desy Natalia Widya | Ainul Yakin | 56.515 | 10,19% | |
| Jumlah suara sah | 554.020 | 94,4 | ||
| Suara tidak sah | 32.728 | 5,6 | ||
| Total pengguna hak pilih | 586.748 | 69,14 | ||
| Tidak hadir/Golput | 261.909 | 30,86 | ||
| Jumlah pemilih terdaftar (DPT) | 848.657 | 100 | ||
| Jumlah TPS | 2.079 | |||
| Sumber: KPU Kabupaten Nganjuk | ||||
Setelah seluruh tahapan pemungutan dan penghitungan suara selesai, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Nganjuk menetapkan pasangan Novi Rahman Hidayat – Marhaen Djumadi sebagai pemenang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk 2018. Berdasarkan hasil rekapitulasi suara, pasangan Novi–Marhaen meraih 303.195 suara atau sekitar 54,73 persen dari total suara sah, sehingga unggul mutlak atas dua pasangan calon lainnya.[4] Tidak terdapat perselisihan hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi (MK) setelah rekapitulasi, sehingga penetapan calon terpilih dapat dilakukan sesuai jadwal. Penetapan resmi pasangan Novi–Marhaen sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk terpilih dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Nganjuk pada 23 Juli 2018 melalui rapat pleno terbuka di Gedung Candi Lor, Kabupaten Nganjuk.[5][6]
Pasangan Novi Rahman Hidayat – Marhaen Djumadi resmi dilantik pada 24 September 2018 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.[7] Pelantikan tersebut dilakukan bersamaan dengan 12 kepala daerah dan wakil kepala daerah lainnya hasil Pilkada Serentak 2018 di Jawa Timur, yaitu Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, Bangkalan, Pamekasan, Pasuruan, Magetan, Madiun, Lumajang, Bondowoso, Jombang, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang dan Mojokerto.[8]