Pemilihan umum Bupati Deiyai 2018 adalah pemilihan umum yang dilaksanakan di Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua, Indonesia, untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Deiyai periode 2019-2024. Ini merupakan pilkada kedua di Deiyai. Bupati petahana, Dance Takimai, kembali mencalonkan diri berpasangan dengan Robert Dawapa; sedangkan Wakil Bupati petahana, Agustinus Pigome, tidak mencalonkan diri. Rangkaian Pilbup Deiyai 2018 berakhir dengan ditolaknya gugatan atas hasil pleno pemungutan suara ulang (PSU) di 12 tempat pemungutan suara (TPS). Pemenangnya adalah pasangan calon nomor urut 1 dari jalur perseorangan, Ateng Edowai dan Hengky Pigai, yang meraih 19.300 suara atau 31,64%, sama seperti hasil sebelum PSU dilaksanakan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
27 Juni 2018[1] | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kandidat | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pemilihan umum Bupati Deiyai 2018 (selanjutnya disingkat Pilbup Deiyai 2018) adalah pemilihan umum yang dilaksanakan di Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua, Indonesia, untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Deiyai periode 2019-2024. Ini merupakan pilkada kedua di Deiyai. Bupati petahana, Dance Takimai, kembali mencalonkan diri berpasangan dengan Robert Dawapa; sedangkan Wakil Bupati petahana, Agustinus Pigome, tidak mencalonkan diri. Rangkaian Pilbup Deiyai 2018 berakhir dengan ditolaknya gugatan atas hasil pleno pemungutan suara ulang (PSU) di 12 tempat pemungutan suara (TPS). Pemenangnya adalah pasangan calon nomor urut 1 dari jalur perseorangan, Ateng Edowai dan Hengky Pigai, yang meraih 19.300 suara atau 31,64%, sama seperti hasil sebelum PSU dilaksanakan.[2]
KPUD Deiyai menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilbup Deiyai 2018 sebanyak 60.999 pemilih. Berikut ini adalah rekapitulasi DPT per distrik:[3]
| Distrik | Jumlah Kampung | Jumlah TPS | Jumlah Pemilih | Persentase |
|---|---|---|---|---|
| Tigi | 20 | 34 | 16.098 | 26,39% |
| Tigi Barat | 22 | 45 | 24.855 | 40,75% |
| Tigi Timur | 14 | 23 | 11.422 | 18,72% |
| Kapiraya | 5 | 8 | 3.095 | 5,07% |
| Bouwobado | 6 | 10 | 5.529 | 9,06% |
| Total | 67 | 120 | 60.999 |
Masa pendaftaran pasangan calon (paslon) dilaksanakan pada 8-10 Januari 2018. Hasilnya terdapat 8 bakal pasangan calon (bapaslon) yang mendaftar ke KPUD Deiyai. Delapan paslon tersebut terdiri dari 6 bapaslon dari jalur partai politik dan 2 bapaslon dari jalur perseorangan.[4] Pada 12 Februari 2018, KPUD Deiyai menggelar sidang pleno penetapan paslon dimana hanya 4 bapaslon yang ditetapkan menjadi paslon. Seluruh bapaslon yang gugur berasal dari jalur partai politik. Keesokan harinya, 13 Februari 2018, KPUD Deiyai menggelar pencabutan nomor urut keempat paslon tersebut.[5][6][7]
| Nomor Urut | Calon Bupati | Calon Wakil Bupati | Jalur | Jumlah Dukungan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Ateng Edowai | Hengky Pigai | Perseorangan | 5.119 KTP |
| 2 | Keni Ikomou | Abraham Tekege | Perseorangan | 6.291 KTP |
| 3 | Dance Takimai | Robert Dawapa | Partai Politik
|
5 kursi |
| 4 | Inarius Douw | Anakletus Doo | Partai Politik
|
13 kursi |
Penetapan bupati dan wakil bupati terpilih menjalani proses yang cukup panjang. KPUD Deiyai harus menghadapi gugatan sebanyak 2 kali terkait penetapan tersebut. Penetapan pertama dilakukan KPUD Deiyai pada 8 Juli 2018.[8][9] Paslon nomor urut 2 dan 3 menerima keputusan tersebut, sedangkan paslon nomor urut 4 mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Pada 12 September 2018, MK kemudian memutuskan bahwa KPUD Deiyai harus melaksanakan PSU di 12 TPS yang tersebar di dua distrik (Tigi Barat dan Kapiraya).[10][11][12] PSU dilaksanakan pada 16 Oktober 2018 dan KPUD Deiyai menggelar rapat pleno penetapan kedua pada 18 Oktober 2018.[13] Keputusan KPUD Deiyai tersebut kembali digugat oleh paslon Inarius Douw-Anakletus Doo. Gugatan kedua tersebut kemudian ditolak oleh MK pada 12 Desember 2018 dan sekaligus mengakhiri rangkaian Pilbup Deiyai 2018.[14][15][16]
Berikut ini adalah rekapitulasi perhitungan suara pada Pilbup Deiyai 2018:
| No. Urut | Pasangan calon | Sebelum PSU | Setelah PSU | ||
|---|---|---|---|---|---|
| Suara Sah | Persentase | Suara Sah | Persentase | ||
| 1 | Petrus Yanwarin-Alpius Edowai | 18.789 | 36,84% | 19.300 | 31,64% |
| 2 | Robertus Waraopea-Albert Bolang | 7.720 | 15,14% | 7.552 | 12,38% |
| 3 | Wilhelmus Pigai-Athanasius Allo Rafra | 6.472 | 12,69% | 15.230 | 24,97% |
| 4 | Hans Magal-Abdul Muis | 18.015 | 35,33% | 18.916 | 31,01% |
| Total Suara Sah | 50.996 | 100% | 60.998 | 100% | |
Pemenang Pilbup Deiyai 2018, Ateng Edowai dan Hengky Pigai, dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Deiyai periode 2019-2024 pada 20 Februari 2019 oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe. Pelantikan berlangsung di Klemen Hall, Gedung Negara Dok V, Jayapura.[17][18] Dalam sambutannya, Gubernur Papua menyampaikan bahwa Wakil Bupati Deiyai merupakan salah satu wakil bupati termuda di Indonesia, mengingat ia dilantik saat berusia 28 tahun.[19][20] Beberapa undangan yang menghadiri pelantikan tersebut sebagai berikut:[21][22]