Pemilihan umum Wali Kota Surabaya 2005 dilaksanakan pada 27 Juli 2005. Pemilihan ini merupakan pemilihan langsung pertama di Kota Surabaya setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Pilkada ini menghasilkan pasangan 4 kandidat pasangan calon.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
27 Juli 2005 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pemilih terdaftar | 1.944.753 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kehadiran pemilih | 51,4% | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kandidat | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pemilihan umum Wali Kota Surabaya 2005 dilaksanakan pada 27 Juli 2005.[1] Pemilihan ini merupakan pemilihan langsung pertama di Kota Surabaya setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Pilkada ini menghasilkan pasangan 4 kandidat pasangan calon.[2]
Total suara sah sebanyak 960.240 suara, dengan 39.654 suara tidak sah. Dari jumlah daftar pemilih tetap sekitar 1.944.753 jiwa, tingkat partisipasi mencapai sekitar 51,5% (golput 944.859 orang).[3][4][5]
| No | Pasangan calon | Pengusung | Suara | % |
|---|---|---|---|---|
| 2 | Bambang D.H. – Arif Afandi (BARA) | PDI-P | 492.999 | 25,48 |
| 4 | D. Alisjahbana – Wahyudin Husein (AW) | PKB | 199.057 | 10,28 |
| 1 | Erlangga Satriagung – A.H. Thony (eR-T) | PAN–Demokrat | 179.255 | 9,28 |
| 3 | Gatot Sudjito – Benyamin Hilly (GaBe) | Golkar–PDS | 83.929 | 4,59 |
| Suara sah | 960.240 | 49,83 | ||
| Suara tidak sah | 39.654 | 4,1 | ||
| Partisipasi | 999.894 | 51,4 | ||
| Golput | 944.859 | 48,6 | ||
| Jumlah pemilih terdaftar | 1.944.753 | 100,0 | ||
Pasangan Bambang D.H. – Arif Afandi resmi dilantik sebagai Wali Kota Surabaya dan Wakil Wali Kota Surabaya pada 31 Agustus 2005.[6]