Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Jataka (genre)

Jataka adalah sebuah genre dari kumpulan besar sastra asli anak benua India yang terutama menyangkut kelahiran sebelumnya dari Buddha Gotama dalam wujud manusia dan hewan. Kisah-kisah jataka digambarkan pada pagar dan toran stupa. Menurut Peter Skilling, genre ini adalah "salah satu kelas sastra Buddhis tertua." Beberapa teks ini juga dianggap sebagai karya sastra hebat dengan keunggulannya sendiri. Berbagai aliran Buddhisme di India memiliki koleksi sastra jataka yang berbeda-beda. Salah satu koleksi yang terkenal adalah koleksi dalam kitab "Jātaka" sebagai kitab kanonis dalam Buddhisme Theravāda, bagian dari Khuddakanikāya di Suttapiṭaka dalam Tripitaka Pali.

kumpulan cerita mengenai kehidupan-kehidupan lampau Sang Buddha
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Jataka (genre)
Artikel ini berisi tentang sastra Jātaka secara umum. Untuk Jātaka Pali kanonis dalam aliran Theravāda, lihat Jātaka.
Dalam kehidupan sebelumnya, sebagai burung pelatuk, Sang Buddha mengeluarkan tulang dari tenggorokan seekor singa, gaya Amaravati, sekitar tahun 175–225 M.
Terjemahan dari
Jātaka
IndonesiaJatakacode: id is deprecated
InggrisBirth history
Sanskertaजातकcode: sa is deprecated
(IAST: Jātaka)
Myanmarဇာတကcode: my is deprecated
Thaiชาดกcode: th is deprecated
(RTGS: Chadok)
Khmerជាតកcode: km is deprecated
(UNGEGN: Chéadâk)
Sinhalaජාතක කථාcode: si is deprecated
(Jātaka Kathā)
Daftar Istilah Buddhis
  • l
  • b
  • s
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Awal
Buddhisme
Kitab Buddhis
  • Kitab buddhis awal (KBA)
  • Tripiṭaka awal
  • Nikāya
  • Āgama
  • Kitab buddhis Gandhāra
  • Pratimokṣa
  • Abhidharma
  • Jātaka
  • Avadāna
  • Mahāvastu
  • KBA di Kangyur
Majelis awal
  • Buddha Gotama
  • Sāriputta
  • Moggallāna
  • Pajāpatī Gotamī
  • Kassapa
  • Ānanda
  • Upāli
  • Kaccāyana
  • Devadatta
  • Anāthapiṇḍika
  • Bhāṇaka
  • dll.
Prasektarian
  • Kerajaan Magadha
  • Asoka
  • Moggaliputtatissa
  • Sidang Buddhis
    • Pertama
    • Kedua
    • Ketiga
    • Keempat
Aliran-aliran awal
  • Buddhisme prasektarian
    • Mahāsāṁghika
      • Ekavyāvahārika
        • Lokottaravāda
      • Gokulika
        • Bahuśrutīya
        • Prajñaptivāda
      • Caitika
      • (Haimavata)
    • Sthavira nikāya (Sthaviravāda)
      • Pudgalavāda
        • Vātsīputrīya
        • Saṃmitīya
      • Sarvāstivāda
        • (Haimavata)
        • (Kāśyapīya)
        • (Mahīśāsaka)
          • (Dharmaguptaka)
        • Sautrāntika
        • Mūlasarvāstivāda
        • Vaibhāṣika
      • Vibhajjavāda
        • (Theravāda)
        • Tambapaṇṇiya
          • (Theravāda)
        • (Kāśyapīya)
        • (Mahīśāsaka)
          • (Dharmaguptaka)

*Daftar ini merupakan penyederhanaan. Kemungkinan besar, perkembangan aliran-aliran Buddhis tidaklah linear. Terdapat pula perbedaan pendapat di kalangan para cendekiawan.

Istilah
  • Buddhisme Nikāya
  • Hīnayāna
  • Śrāvakayāna
  • Pratyekabuddhayāna
  • Bodhisattvayāna
  • l
  • b
  • s

Jataka (Sanskerta untuk "Kisah Kelahiran") adalah sebuah genre dari kumpulan besar sastra asli anak benua India yang terutama menyangkut kelahiran sebelumnya dari Buddha Gotama dalam wujud manusia dan hewan. Kisah-kisah jataka digambarkan pada pagar dan toran stupa.[1][2] Menurut Peter Skilling, genre ini adalah "salah satu kelas sastra Buddhis tertua."[3] Beberapa teks ini juga dianggap sebagai karya sastra hebat dengan keunggulannya sendiri.[4] Berbagai aliran Buddhisme di India memiliki koleksi sastra jataka yang berbeda-beda. Salah satu koleksi yang terkenal adalah koleksi dalam kitab "Jātaka" sebagai kitab kanonis dalam Buddhisme Theravāda, bagian dari Khuddakanikāya di Suttapiṭaka dalam Tripitaka Pali.[5]

Vessantara Jataka, Sanchi

Dalam kisah-kisah ini, calon Buddha masa depan mungkin muncul sebagai seorang raja, seorang buangan, seorang dewa, atau seekor binatang—namun, dalam bentuk apapun, ia menunjukkan beberapa kebajikan yang diajarkan oleh kisah tersebut.[6] Sering kali, kisah jataka mencakup banyak tokoh yang saling berinteraksi dan mengalami berbagai macam masalah–kemudian tokoh Buddha turun tangan untuk menyelesaikan semua masalah dan menghasilkan akhir yang bahagia. Genre jataka didasarkan pada gagasan bahwa Sang Buddha mampu mengingat semua kehidupan masa lalu-Nya dan dengan demikian dapat menggunakan kenangan ini untuk menceritakan sebuah kisah dan menggambarkan ajaran-Nya.[7]

Dalam tradisi Buddhis, jataka menggambarkan banyak kehidupan, tindakan dan praktik spiritual yang diperlukan dalam perjalanan panjang menuju Kebuddhaan.[1] Mereka juga menggambarkan kualitas-kualitas agung atau kesempurnaan Sang Buddha (seperti kemurahan hati) dan mengajarkan pelajaran moral Buddha, khususnya dalam kerangka karma dan kelahiran kembali.[5] Kisah Jataka juga telah diilustrasikan dalam arsitektur Buddhis di seluruh dunia Buddha dan terus menjadi elemen penting dalam seni Buddhis populer.[5] Beberapa ilustrasi paling awal dapat ditemukan di Sanchi dan Bharhut.

Menurut Naomi Appleton, kumpulan Jataka juga mungkin telah memainkan "peran penting dalam pembentukan dan komunikasi gagasan tentang Kebuddhaan, karma dan pahala, dan tempat Buddha dalam hubungannya dengan para Buddha dan Bodhisatwa lainnya."[5] Menurut pandangan tradisional yang ditemukan dalam Jatakanidana Pali, sebuah prolog kisah, Gautama bersumpah untuk menjadi seorang Buddha di masa depan, di depan Buddha Dīpaṅkara masa lalu. Dia kemudian menghabiskan banyak kehidupan di jalan menuju Kebuddhaan, dan kisah-kisah dari kehidupan-Nya ini dicatat sebagai jataka.[8]

Jataka berhubungan erat dengan (dan sering kali tumpang tindih dengan) genre narasi Buddhis lainnya, Avadāna, yang merupakan kisah tentang perbuatan karma yang signifikan (baik oleh seorang bodhisattva atau lainnya) dan hasilnya.[2][9] Menurut Naomi Appleton, beberapa cerita (seperti yang ditemukan pada dekade kedua dan keempat Avadānaśataka) dapat diklasifikasikan sebagai jātaka dan avadāna.[9]

Referensi

  1. 1 2 Appleton, Naomi. "Jātaka". Oxford Bibliographies (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-05-08. Diakses tanggal 2022-05-08.
  2. 1 2 Straube, Martin. Narratives: South Asia in Silk, Jonathan A. (Editor-in-chief) "Brill's Encyclopedia of Buddhism". Vol. I: Literature and Language. Leiden, Boston 2015
  3. ↑ Skilling, Peter (2010). Buddhism and Buddhist Literature of South-East Asia, hlm. 161–162.
  4. ↑ Shaw, Sarah (2006). The Jatakas: Birth Stories of Bodhisatta, hlm. xxii. Penguin UK.
  5. 1 2 3 4 Appleton, Naomi (2016-08-31). "Jātaka". Oxford Research Encyclopedia of Religion (dalam bahasa Inggris). doi:10.1093/acrefore/9780199340378.013.182. ISBN 978-0-19-934037-8. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-08-07. Diakses tanggal 2022-05-08.
  6. ↑ "Jataka". Encyclopædia Britannica. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2011-11-30. Diakses tanggal 2011-12-04.
  7. ↑ Robert E. Buswell (2004). Encyclopedia of Buddhism, Volume 1, hlm. 400–401.
  8. ↑ Shaw, Sarah (2006). The Jatakas: Birth Stories of Bodhisatta, hlm. xix. Penguin UK.
  9. 1 2 Appleton, N 2015, The "Jatakvadanas" of the Avadanasataka: An exploration of Indian Buddhist narrative genres, Journal of the International Association of Buddhist Studies, vol. 38, hlm. 9–31.
  • l
  • b
  • s
   Topik Buddhisme   
  • Outline Garis besar
  • Daftar istilah
  • Indeks
  • Sejarah
  • Penyebaran
  • Garis waktu
  • Sidang Buddhis
  • Jalur Sutra
  • Anak benua India
Buddhisme awal
  • Prasektarian
  • Aliran awal
    • Mahāsāṁghika
    • Sthaviravāda
  • Kitab awal
    • Nikāya
    • Āgama
Benua
  • Asia Tenggara
  • Asia Timur
  • Asia Tengah
  • Timur Tengah
  • Dunia Barat
  • Australia
  • Oseania
  • Amerika
  • Eropa
  • Afrika
Populasi signifikan
  • Tiongkok
  • Thailand
  • Jepang
  • Myanmar
  • Sri Lanka
  • Vietnam
  • Kamboja
  • Korea
  • Taiwan
  • India
  • Malaysia
  • Laos
  • Indonesia
  • Amerika Serikat
  • Singapura
  • Aliran
  • Tradisi
  • Konsensus pemersatu
Aliran arus utama
  • Theravāda
  • Mahāyāna
  • Vajrayāna
Sinkretis
  • Buddhayana
  • Tridharma
  • Aliran Maitreya
    • Yīguàndào
    • Mílèdàdào
  • Dhammakāya
  • Siwa-Buddha
  • Tripitaka
  • Kitab
Theravāda
  • Tripitaka Pali
  • Komentar
  • Subkomentar
  • Sastra Pali
  • Paritta
Mahāyāna-Vajrayāna
  • Tripitaka Tionghoa
    • Tripitaka Taishō
  • Tripitaka Tibet
    • Kangyur
    • Tengyur
  • Dhāraṇī
Kitab daring
  • SuttaCentral
  • Chaṭṭha Saṅgāyana Tipiṭaka
  • dhammatalks.org
  • 84000
  • NTI Reader - Taishō
  • Buddha
  • Bodhisatwa
Buddha saat ini dan keluarga
  • Gotama
  • Mukjizat
  • Klan
  • Keluarga
    • Śuddhodana
    • Māyā
    • Pajāpatī Gotamī
    • Yasodharā
    • Rāhula
4 tempat suci utama
  • Lumbinī
  • Buddhagayā
  • Isipatana
  • Kusinārā
Buddha penting sebelumnya
  • Dīpaṅkara
  • Vipassī
  • Sikhī
  • Vessabhū
  • Kakusandha
  • Koṇāgamana
  • Kassapa
Buddha selanjutnya
  • Metteyya
Bawahan
  • Dewa
  • Brahma
Mahāyāna-Vajrayāna
  • Buddha terkenal:
  • Lima Buddha Kebijaksanaan
    • Amitābha
    • Vairocana
    • Akṣobhya
    • Ratnasaṁbhava
    • Amoghasiddhi
  • Padmasaṁbhava
  • Bhaiṣajyaguru
  • Bodhisatwa terkenal:
  • Daftar Bodhisatwa
  • Mañjuśrī
  • Kṣitigarbha
  • Avalokiteśvara
  • Samantabhadra
  • Vajrapāṇi
  • Dhamma
  • Ajaran
  • Empat Kebenaran Mulia
  • Jalan Mulia Berunsur Delapan
  • Trilaksana
    • Ketidakkekalan
    • Penderitaan
    • Tanpa atma
  • Pandangan
  • Titthiya
  • Ketuhanan
  • Niyāma
  • Keyakinan
  • Triratna
  • Pancasila
  • Māra
  • Karma
  • Nirwana
  • Kemunculan Bersebab
  • Gugusan
    • Materi
    • Kesadaran
    • Persepsi
    • Perasaan
    • Saṅkhāra
  • Unsur
  • Landasan indra
  • Loka
  • Punarbawa
  • Samsara
  • Bodhi
  • Abhiññā
  • Cetasika
  • Pengotor batin
  • Noda batin
  • Belenggu
  • Rintangan
  • Kekuatan
  • Hasrat
  • Nafsu (Keserakahan)
  • Kebencian
  • Moha
    • Ketidaktahuan
  • Kemelekatan
  • Perhatian penuh
  • Bodhipakkhiyā
  • Kebajikan
  • Paramita
  • Malu
  • Takut
  • Dana
  • Sila
  • Meditasi
    • Samatha-vipassanā
    • Ānāpānasati
    • Satipaṭṭhāna
    • Kammaṭṭhāna
  • Pelepasan
  • Kebijaksanaan
  • Energi
  • Kesabaran
  • Kebenaran
  • Tekad
  • Brahmavihāra
    • Cinta kasih
    • Karuna
    • Simpati
    • Ketenangan
    • Keseimbangan batin
  • Astasila
  • Bakti
    • Puja
    • Namaskara
    • Pradaksina
    • Pindapata
    • Pelimpahan jasa
    • Ziarah
  • Sādhu
  • Sangha
  • Majelis
  • Sāriputta
  • Moggallāna
  • 10 murid utama Buddha Gotama
  • Vinaya
  • Pabbajjā
  • Upasampadā
Jenis penganut
  • Sāvaka
  • Upasaka-upasika
  • Kappiya
  • Aṭṭhasīlanī
  • Sayalay
  • Samanera-samaneri
  • Biksu
  • Biksuni
  • Kalyāṇamitta
4 tingkat kemuliaan
  • Sotapana
  • Sakadagami
  • Anagami
  • Arahat
Tempat ibadah
  • Wihara
    • Wat
    • Kyaung
  • Sima
  • Kuti
  • Cetiya
    • Stupa
    • Pagoda
    • Candi
  • Hari raya
  • Peringatan
  • Waisak
  • Asalha
  • Magha
  • Kathina
  • Hari Abhidhamma
  • Uposatha
  • Budaya
  • Masyarakat
  • Aborsi
  • Agama-agama Timur
  • Anikonisme
  • Arsitektur
  • Atomisme
  • Baháʼí
  • Bendera Buddhis
  • Buddhisme Terjun Aktif
  • Bunuh diri
  • Demokrasi
  • Darmacakra
  • Dunia Romawi
  • Ekonomi
  • Filsafat
  • Filsafat Barat
  • Gnostisisme
  • Helenistik
  • Hidangan
  • Hinduisme
  • Humanisme
  • Ilmu pengetahuan
  • Jainisme
  • Kalender
  • Kasta
  • Kecerdasan buatan
  • Kekerasan
  • Kekristenan
    • Pengaruh
    • Perbandingan
  • Masturbasi
  • Modernisme
  • Musik
  • Navayāna
  • Orientasi seksual
  • Penindasan
  • Perempuan
  • Psikologi
  • Relik Buddha
  • Rupang Buddha
  • Seksualitas
  • Sekularisme
  • Seni rupa
  • Sosialisme
  • Teosofi
  • Vegetarisme
  • Yahudi
  • Category Kategori
  •  Portal Agama
  •  Portal Buddhisme
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Norwegia
  • Argentina
  • Swedia
  • Polandia
  • Israel
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Siddhattha Gotama

Filsuf India dan pendiri Buddhisme (623 atau 563 SM – 543 atau 483 SM)

Borobudur

Bangunan kuil di Jawa Tengah Indonesia

Kerajaan Kadiri

kerajaan di Asia Tenggara

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026