Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Efisiensi (perusahaan otobus)

PT Efisiensi Putra Utama adalah perusahaan otobus Indonesia yang berasal dari Kebumen, Jawa Tengah. Perusahaan yang memiliki garasi di Yogyakarta, Kebumen, Cilacap, dan Purwokerto ini menjadi salah satu penyedia bus antarkota dalam provinsi (AKDP), antarprovinsi (AKAP), dan antar-jemput (shuttle) jarak menengah di jalur selatan dan tengah Jawa dengan model operasional cepat terbatas (patas). Selain mengoperasikan bus antarkota jarak menengah, Efisiensi memiliki anak usaha yang bergerak di bidang penyelenggaraan bus pariwisata dan AKAP jarak jauh yang diberi nama Tividi, serta dua perusahaan bus pariwisata dengan nama RV Trans dan Ratna Sari.

perusahaan otobus Indonesia
Diperbarui 2 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Efisiensi (perusahaan otobus)
PT Efisiensi Putra Utama
Bus Efisiensi dengan karoseri Jetbus5 produksi Adi Putro
Didirikan1994; 32 tahun lalu (1994)
Kantor pusatKebumen, Jawa Tengah, Indonesia
Wilayah layananJawa
Jenis layanan
  • Bus antarkota
  • bus pariwisata (Tividi, RV Trans, dan Ratna Sari)
GarasiKebumen dan Yogyakarta
Jenis bahan bakarDiesel
Operator
  • PT Efisiensi Putra Utama
  • PT Putri Berlian Transindo
  • PT Ratna Sari Putra Gemilang
  • PT Tividi Putra Sarana
Direktur UtamaTeuku Erry Rubihamsyah
Situs webefisiensi.co.id

PT Efisiensi Putra Utama adalah perusahaan otobus Indonesia yang berasal dari Kebumen, Jawa Tengah. Perusahaan yang memiliki garasi di Yogyakarta, Kebumen, Cilacap, dan Purwokerto ini menjadi salah satu penyedia bus antarkota dalam provinsi (AKDP), antarprovinsi (AKAP), dan antar-jemput (shuttle) jarak menengah di jalur selatan dan tengah Jawa dengan model operasional cepat terbatas (patas). Selain mengoperasikan bus antarkota jarak menengah, Efisiensi memiliki anak usaha yang bergerak di bidang penyelenggaraan bus pariwisata dan AKAP jarak jauh yang diberi nama Tividi, serta dua perusahaan bus pariwisata dengan nama RV Trans dan Ratna Sari.

Sejarah

Setelah menjalani kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia, Teuku Ery Rubihamsyah, seorang warga Kebumen, menapaki dunia bisnis transportasi. Di masa mudanya, ia sangat menyukai dunia otomotif, diwariskan dari kedua orang tuanya yang juga berbisnis otomotif. Ia piawai memodifikasi kendaraan yang digunakan dalam balap motor. Dengan bakatnya dalam perbaikan dan modifikasi kendaraan, ia membuka jasa kursus mengemudi. Dengan modal dari keuntungan usaha kursus mengemudi itulah Rubihamsyah memulai bisnis bus.[1]

Rubihamsyah mengatakan dalam situs resmi FE UII, bahwa dalam berbisnis, seseorang harus menemukan "roh" (maksudnya passion) bisnis yang cocok, karena jika tidak cocok, maka bisnis yang dijalankan akan gagal. Diketahui, sebelum membengkel, ia pernah berbisnis di sektor kuliner, yang justru selalu gagal atau bahkan bangkrut. Karena ia sudah memiliki passion otomotif, ia justru memantapkan diri dalam bisnis otomotif.[1]

Menurut Manajer Komersial Efisiensi, Syukron Wahyudi, saat diwawancarai oleh Liputan6.com pada 21 Desember 2016, Efisiensi pertama kali didirikan pada tahun 1994, setelah beberapa tahun keluarga Rubihamsyah membuka bengkel dan kursus mengemudi. Trayek perdananya adalah Kebumen–Yogyakarta dengan satu unit bus. Rubihamsyah pun menjadi sopirnya.[2]

Pada 1997, ia hanya bisa menambah dua unit bus, dan pada tahun 2000, ia pun sudah membeli tambahan tujuh bus besar. Bus-bus tersebut berjalan sebagai bus antarkota, juga sebagai bus pariwisata.[2] Usaha tersebut berhasil berkat kerja sama Rubihamsyah dengan HS Trans (trayek Yogyakarta–Liwa) dan Bengkulu Indah (trayek Yogyakarta–Bengkulu) yang diteken pada 1998, juga membuka bus karyawan Caltex.[3] Namun bisnis Rubihamsyah mulai bergolak karena krisis finansial Asia, sehingga ia terpaksa harus menjual banyak sekali aset yang sudah dimilikinya. Menurutnya, "Yang terpenting punya batas, kalo sudah tidak profit (laba) ya diamputasi aja bisnisnya."[1]

Pada tahun 2003, Efisiensi mulai merambah ke jasa layanan bus patas kelas eksekutif berjadwal dengan trayek Yogyakarta–Cilacap, dengan mengerahkan empat unit bus tiap harinya, yang kala itu belum ada perusahaan otobus yang menjalankan Patas AC di rute tersebut. Dua tahun kemudian, perusahaan ini membuka trayek berjadwal dengan rute Yogyakarta–Purwokerto, dan bersaing dengan perusahaan otobus lain, termasuk PO Raharja yang armadanya sangat banyak. Kala itu, Efisiensi justru menawarkan tarif awal yang relatif murah, Rp35.000,00 dan gratis minuman ringan, sebelum akhirnya dinaikkan menjadi Rp60.000,00.[2]

Bus Efisiensi dengan merek SatelQu, sedang diparkir di pool di Gamping, Sleman

Wahyudi mengatakan bahwa Rubihamsyah memberi nama perusahaan otobusnya Efisiensi karena Rubihamsyah menginginkan manajemen operasional perusahaan yang lebih efisien. Perusahaan ini dikenal rutin menyelenggarakan survei kepuasan penumpang. Dengan survei tersebut, kebutuhan bahan bakar minyak untuk sekali perjalanan bisa dijatah setiap sekali jalan. Sering kali BBM mengalami kelebihan, agar waktu tempuh perjalanannya bisa kurang dari lima jam, tetapi tidak boleh lebih dari lima jam. Ia mengaku ada sebagian penumpang yang justru komplain dengan waktu tempuhnya. Hal inilah yang membuatnya berargumen penghematan tersebut berdampak pada murahnya tarif tiket bus.[2] Atas dedikasinya ini, pada tanggal 21 Maret 2012, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia memberikan penghargaan Pelayanan AKAP Non-Ekonomi Terbaik kategori Perusahaan Sedang.[4]

Pada tahun 2012, untuk mengakomodasi pelanggan dari wilayah Purbalingga, dibuka trayek Yogyakarta–Purbalingga. Dua tahun berselang, Efisiensi kemudian berbadan hukum dengan nama PT Efisiensi Putra Utama dan meluncurkan sistem penjualan tiket daring.[5] Pada tahun 2018, Efisiensi meluncurkan rute Cilacap–Magelang–Semarang serta Purwokerto–Wonosobo–Semarang. Namun rute Purwokerto–Wonosobo ditutup karena perbaikan jembatan di Lodukuh, Temanggung.[6] Pada November 2021, Efisiensi membuka trayek baru, kali ini Cilacap–Semarang–Kudus–Jepara dengan bus physical distancing.[7]

Di samping pelayanan bus antarkota, Efisiensi juga membuka trayek bus antar-jemput (shuttle), yang dapat diakses dari pool Efisiensi Ambarketawang dengan rute menuju pusat Kota Yogyakarta dan Bandar Udara Adisutjipto.[2] Efisiensi dahulu pernah bekerja sama dengan SatelQu, perusahaan bus antar-jemput yang memiliki spesialisasi rute Bandar Udara Internasional Yogyakarta, bahkan sempat meluncurkan bus physical distancing selama pandemi Covid-19.[8]

Pada Maret 2022, anak dari Rubihamsyah, Ervinda, mulai diberikan tanggung jawab sebagai penerus dari Efisiensi, setelah lulus kuliah dari Melbourne, Australia. Menurutnya, ia mendapat tugas ini karena Efisiensi masih kekosongan pucuk pimpinan, sedangkan kakaknya sendiri sudah mengisi jabatan di divisi kurir dan paket. Ia juga mengatakan bahwa Efisiensi saat itu belum memiliki sistem tiket elektronik yang memadai dan terintegrasi. Kariernya di Efisiensi inilah yang membuatnya menjadi "idola baru" di kalangan penggemar bus Indonesia dan komunitas penggemar bus Efisiensi.[9]

Armada

Bus tingkat yang pernah dimiliki Efisiensi, dengan karoseri New Setra Jetbus2+ SDD produksi Adi Putro.

Efisiensi dikenal karena sering mengganti armada bus paling lama dua tahun sekali. Menurut Rubihamsyah, Efisiensi harus memiliki target dan pangsa pasar yang jelas, serta menjadikan kenyamanan pelanggan sebagai kunci penting dalam berbisnis.[1] Sementara itu, menurut Syukron Wahyudi, Efisiensi memilih tidak akan menambah bus melebihi 60 unit. Keterisiannya yang mencapai 80% membuat penghematan yang dilakukan tetap dapat menyambung hidup perusahaan yang masih terus bersaing dengan perusahaan otobus lain, juga moda transportasi lain.[2]

Efisiensi menggunakan sasis dan karoseri dari berbagai macam produsen. Namun, Efisiensi lebih dikenal sering memakai sasis buatan Hino (RM 280[10] dan RK8 R260[11]) dan karoseri buatan Adi Putro (Jetbus).[10] Meskipun lebih sering menggunakan Adi Putro Jetbus, Efisiensi (maupun anak-anak usahanya) juga mengoperasikan karoseri lainnya, seperti Laksana Legacy SR-3 untuk bus kelas Suites Combi-nya.[12] Selain itu, Efisiensi juga diketahui pernah mengoperasikan bus tingkat dengan sasis Mercedes-Benz OC 500 RF 2542 dengan karoseri New Setra Jetbus2+ SDD (Super Double-Decker) produksi Adi Putro.[13]

Pada Maret 2025, Efisiensi mengumumkan bahwa mereka bekerja sama dengan Kalista untuk menguji coba bus listrik, menggunakan rute Cilacap–Yogyakarta sebagai trayek percobaan.[14]

Trayek

Efisiensi

Lini bisnis utama Efisiensi adalah rute bus antarkota yang melayani rute Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Bus Efisiensi beroperasi sebagai bus besar antarkota antarprovinsi (AKAP), antarkota dalam provinsi (AKDP), dan bus antar-jemput antarprovinsi (shuttle), berpusat di rute-rute dengan tujuan akhir kota-kota penting di Jawa Tengah beserta Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti Kota Magelang, Kota Semarang, Kota Yogyakarta, dan Kota Surakarta.[15][7][5]

Ada segmentasi rute khusus yang dioperasikan oleh Efisiensi, yakni trayek Bandar Udara Internasional Yogyakarta. Efisiensi pernah bekerja sama dengan perusahaan bus antar-jemput SatelQu untuk melayani trayek tersebut.[8]

Tividi

Unit bus Tividi dengan sasis Hino RM 280 dan karoseri Jetbus5 produksi Adi Putro.

Efisiensi memiliki anak usaha bus pariwisata yang bernama PT Tividi Putra Sarana,[16] dan memiliki garasi bersama dengan Efisiensi di Ambarketawang, Gamping, Sleman.

Tanggal 18 Maret 2021, Tividi memperluas jangkauan pelayanannya dengan membuka rute bus antarkota antara DKI Jakarta beserta Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Perjalanan perdana bus Tividi menuju DKI Jakarta melayani rute Jakarta–Yogyakarta via Kebumen dan Temanggung dengan bus berkelas "Gold Class" setara eksekutif. Bus ini memiliki fasilitas reclining seat 2-2 dengan jumlah 26 tempat duduk dengan legrest, toilet, Wi-Fi, snack gratis, dispenser, dan servis makan.[17] Kemudian, pada tanggal akhir 2023 Tividi diketahui telah membuka rute Cilacap–Surabaya–Malang via tol.[18]

RV Trans dan Ratna Sari

Dua anak usaha lainnya yang juga diketahui merupakan bagian dari grup Efisiensi dan membuka jasa bus pariwisata adalah PT Putri Berlian Transindo (RV Trans) dan PT Ratna Sari Putra Gemilang. Pada saat peluncuran awalnya, Ratna Sari sempat merilis 10 unit bus baru dengan pola pengecatan yang sama dengan Efisiensi maupun Tividi. Bus Ratna Sari tersebut diperkenalkan di area pembuatan bus di perusahaan karoseri Adi Putro pada Oktober 2024.[19]

Budaya populer

Efisiensi merupakan pelopor klakson telolet yang penggunaannya menjadi viral di media sosial pada tahun 2016. Menurut Rubihamsyah, ia mendapat inspirasi untuk menggunakan klakson telolet saat ia melancong ke Timur Tengah, dan menemukan sebuah mobil dengan bunyi klakson yang sangat khas.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 "Teuku Erry Rubihamsyah : Sukses Karena Hobi Otomotif – Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-09-29.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 Andrianto, A. (2016-12-22). "Kisah Bus Efisiensi Si Pengguna Telolet Pertama Bertahan di Jawa". liputan6.com. Diakses tanggal 2022-09-28.
  3. ↑ idxchannel. "Siapa Pemilik Bus Efisiensi? Bisnis Sukses yang Berawal dari Hobi". https://www.idxchannel.com/. Diakses tanggal 2025-10-19.
  4. ↑ "KEMENHUB SERAHKAN PENGHARGAAN KEPADA PERUSAHAAN ANGKUTAN UMUM DENGAN PELAYANAN TERBAIK". Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 2012-03-21. Diakses tanggal 2025-11-28.
  5. 1 2 Rismiati 2020, hlm. 50-51.
  6. ↑ Pratama, Ilham (2021-01-09). "Perbaikan Jembatan, PO Efisiensi Hentikan Bus Purwokerto-Semarang". otodriver. Diakses tanggal 2025-10-19.
  7. 1 2 Nugrahadi, A.; Maulana, A. (2021-12-06). "Tarif Bus Patas PO Efisiensi Trayek Baru Cilacap-Semarang-Kudus-Jepara". Kompas.com. Diakses tanggal 2025-10-19.
  8. 1 2 "PO Efisiensi Ubah Sendiri Konfigurasi Kursi, Digunakan untuk Rute Cilacap – Semarang – Mobil Komersial" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-10-19.
  9. ↑ "Potret Cantik Ervinda, Idola Baru Busmania Pewaris PO Bus Efisiensi Lulusan Australia". iNews.ID. 2023-02-06. Diakses tanggal 2025-10-19.
  10. 1 2 Media, Kompas Cyber (2022-10-19). "PO Efisiensi Tambah Bus Baru, Kini Pakai Bodi SHD dan Sasis Hino". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-10-19.
  11. ↑ Media, Kompas Cyber (2022-11-06). "2 Bus Baru PO Efisiensi, Pakai Sasis RK dan RM Baru dari Hino". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-10-19.
  12. ↑ Media, Kompas Cyber (2023-08-17). "Intip Bus Baru Milik PO Efisiensi di GIIAS 2023, Mirip Kabin Pesawat". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-10-19.
  13. ↑ ZCH1708 (2017-01-03). "Review: Bus Super Double Decker PO Efisiensi Kebumen". otodriver. Diakses tanggal 2025-10-19. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  14. ↑ Apriliano, B.; Hardiyanto, S. (2025-03-20). "PO Efisiensi Luncurkan Bus Listrik AKAP, Ini Rute, Jadwal dan Tarifnya". Kompas.com. Diakses tanggal 2025-10-19.
  15. ↑ Media, Kompas Cyber (2021-08-01). "Tarif Bus Patas PO Efisiensi Jawa Tengah dan Yogyakarta Jalur Selatan". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-10-19.
  16. ↑ Media, Kompas Cyber (2023-12-05). "PO Tividi Rilis Bus Pariwisata Mewah Pakai Sasis Tronton". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-10-19.
  17. ↑ Pratama, Ilham (2021-03-18). "Efisiensi Group Ekspansi Rute Ke Jakarta Dan Tangerang, Andalkan PO Tividi". otodriver. Diakses tanggal 2025-10-19.
  18. ↑ "6 Rekomendasi Bus Malang Solo: Jadwal, Harga Tiket dan Fasilitasnya" (dalam bahasa American English). 2023-12-21. Diakses tanggal 2025-10-19.
  19. ↑ Media, Kompas Cyber (2024-10-04). "PO Ratna Sari Rilis 10 Baru dari Garasi Karoseri Adiputro". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-10-19.

Daftar pustaka

  • Rismiati, D. (2020). Analisis sistem pembayaran satu tarif pada jasa angkutan umum PO Efisiensi trayek Yogyakarta-Cilacap perspektif ekonomi Islam (PDF) (S1 thesis). IAIN Purwokerto. Diakses tanggal 2025-10-19.

Pranala luar

Media terkait Efisiensi and Tividi buses di Wikimedia Commons

  • (Indonesia) Situs web resmi
  • l
  • b
  • s
Perusahaan bus di Indonesia
Bus antarnegara
  • Bagong
  • DAMRI
Bus perkotaan
  • Agra Mas
  • Bagong
  • DAMRI
  • Hiba Utama
  • Lorena
  • Mayasari Bakti
  • Sinar Jaya
  • Transjakarta
Bus antarkota
  • Agra Mas
  • AKAS
  • ALS
  • ANS
  • Arimbi/Bima Suci
  • Bagong
    • MTrans
  • Bandung Express
  • Bejeu
  • Budiman
  • Cititrans
  • Coyo
  • DAMRI
  • Dewi Sri
  • Dharma Jaya Group
  • Efisiensi/Tividi
  • Eka/Mira
  • Gapuraning Rahayu
  • Garuda Mas
  • Gumarang Jaya
  • Gunung Harta
  • Gunung Mulia
  • Handoyo
  • Harapan Jaya
  • Haryanto
  • Hiba Group
  • Jaya Utama Indo
  • Kalisari
  • Kramat Djati
  • Kurnia Anugerah Pusaka
  • Lorena/Karina
  • Majoe Muda Mandiri
  • Maju Lancar/Citra Adi Lancar
  • Makmur/Halmahera
  • Mayasari Group
    • MGI/CBU
    • Primajasa
  • Medal Sekarwangi
  • Medali Mas
  • Muji Jaya
  • Mulyo
  • New Shantika
  • NPM
  • Nusantara
  • Pahala Kencana
  • Pandawa 87
  • PMTOH
  • Primadona
  • Puspa Jaya
  • Putera Mulya
  • Putra Remaja
  • Rajawali
  • Raya
  • Restu
  • Rimba Raya
  • Rosalia Indah
  • Royal Safari/Blue Line
  • Safari Dharma Raya
  • Sahabat Prima Abadi
  • San
  • Santoso
  • Sempati Star
  • Sinar Dempo
  • Sinar Jaya/DMI
  • Sindoro Sejahtera Mulya
  • STJ/TMT
  • Suharno Group
  • Sumber Alam
  • Sumber Group
  • TAM
  • Tami Jaya
  • Tentrem
  • Tunggal Dara
  • Unicorn Indorent
  • Yessoe Travel
Bus pariwisata
  • Agam Tungga Jaya
  • Agra Icon
  • AKAS
  • AO Transport
  • Arimbi
  • Arion
  • Bagong Biru
  • Bejeu
  • Bigbird
  • Bimo Transport
  • Blue Star
  • Budiman
  • DAMRI
  • Dewi Sri
  • Eagle High
  • Efisiensi Group
  • Eka
  • Fransindo Trans
  • Gapuraning Rahayu/Putra Ardiya
  • Golden Star
  • Gunung Harta
  • Gunung Mulia
  • Harapan Jaya
  • Haryanto
  • Hiba Utama
  • Indo Trans
  • Jaya Utama Indo
  • Kalisari
  • Karyajasa
  • Kramat Djati/Pakar Wisata
  • Mayasari Group
    • City Miles
    • City Trans Utama
    • RedWhite Star
  • Medali Mas
  • Muji Jaya Gemilang
  • Nirwana Luxury Tourist Bus
  • Nusantara
  • Nyaman Holiday
  • Pandawa 87
  • Panorama/White Horse Group
  • Prayogo
  • Puspa Jaya
  • Putra Remaja
  • Rahma Wisata
  • Raya
  • Restu
  • Rimba Raya
  • Rosalia Indah
  • Sahabat Prima Abadi
  • Safari Dharma Raya
  • Santoso
  • Sari Lorena
  • Starbus
  • Sindoro Satriamas
  • Subur Jaya
  • Sumber Alam
  • Sumber Waras Putra
  • TAM
  • Tami Jaya
  • Tentrem
  • Trac Astra
  • Tunggal Dara
  • Unicorn Indorent
  • Vido Trans Nusa
  • Vircansa Tour Bus
Bus antar-jemput
karyawan
  • Arion
  • Bagong
  • Blue Star
  • Eagle High
  • Harapan Jaya
  • Hiba Utama / Berdikari
  • Jejak Hasanah
  • Kalisari
  • Pakar Wisata
  • Restu
  • Starbus
  • Trac Astra
  • White Horse Group
Bus antar-jemput
  • Bagong
  • Bejeu
  • Budiman
  • Cititrans
  • DAMRI
  • DayTrans
  • Efisiensi
  • Indo Trans
  • Joglosemar
  • Lorena
  • Mayasari Group
    • RedWhite Star
    • TRAVL
  • Muji Jaya
  • Putra Remaja
  • Rimba Raya
  • Rosalia Indah
  • Sahabat Shuttle
  • Sempati Star
  • Sinar Jaya
  • Sumber Alam
Bus permukiman
  • AO Shuttle
  • DAMRI
  • Harapan Jaya
  • Lorena
  • Sinar Jaya
  • Transjakarta
  • Wifend Darma Persada
Bus pemadu moda
  • Agra Mas
  • DAMRI
  • Harapan Jaya
  • Hiba Utama
  • Lorena
  • Pahala Kencana
  • Primajasa/RedWhite Star
  • Sinar Jaya
Bus apron bandara
  • Gapura Angkasa


Ikon rintisan

Artikel bertopik korporasi atau perusahaan Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Armada
  3. Trayek
  4. Efisiensi
  5. Tividi
  6. RV Trans dan Ratna Sari
  7. Budaya populer
  8. Referensi
  9. Daftar pustaka
  10. Pranala luar

Artikel Terkait

Bagong (perusahaan otobus)

perusahaan otobus Indonesia

Raya (perusahaan otobus)

perusahaan otobus Indonesia

Handoyo (perusahaan otobus)

perusahaan otobus Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026