Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Dharmaskandha

Dharmaskandha atau Dharma-skandha-sastra adalah salah satu dari tujuh kitab suci Buddhis Sarvastivada Abhidharma. Dharmaskandha berarti “kumpulan dharma”. Kitab ini disusun oleh Sariputra atau Moggallāna. Edisi bahasa Mandarin diterjemahkan oleh Xuanzang dan muncul sebagai: T26, No. 1537, 阿毘達磨法蘊足論, 尊者大目乾連造, 三藏法師玄奘奉 詔譯, dalam 12 bagian.

Wikipedia article
Diperbarui 12 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Dharmaskandha (Sanskerta: धर्मस्कन्ध; Vietnam: Pháp uẩn) atau Dharma-skandha-sastra (धर्मस्कन्ध शास्त्र) adalah salah satu dari tujuh kitab suci Buddhis Sarvastivada Abhidharma. Dharmaskandha berarti “kumpulan dharma”. Kitab ini disusun oleh Sariputra (menurut sumber Sanskerta dan Tibet) atau Moggallāna (menurut sumber Tiongkok). Edisi bahasa Mandarin diterjemahkan oleh Xuanzang dan muncul sebagai: T26, No. 1537, 阿毘達磨法蘊足論, 尊者大目乾連造, 三藏法師玄奘奉 詔譯, dalam 12 bagian.

Kitab ini dimulai dengan sebuah matrka sebagai ringkasan dari topik-topiknya, yang menunjukkan ketuaannya, sehingga dianggap diajarkan oleh Sang Buddha sendiri. Di dalamnya terdapat 21 topik, 15 topik pertama berkaitan dengan praktik jalan spiritual dan realisasi dari hasil-hasilnya. Pokok bahasan ke-16 berhubungan dengan “berbagai masalah”. Pokok bahasan ke 17 sampai 20 berhubungan dengan penghitungan ayatana, dhatus dan skandha yang meliputi “semua dharma”. Pokok bahasan ke-21 berkaitan dengan kemunculan bersebab.

Frauwallner menyimpulkan bahwa Dharmaskandha berasal dari periode sebelum perpecahan antara tradisi Sanskerta dan Pāli Abhidharma, berdasarkan korelasinya dengan Pāli Vibhanga. Oleh karena itu, ia memperkirakan kitab ini berasal dari masa sebelum Ashoka.[1] Yin Shun menyatakan bahwa kitab ini disebutkan dalam Mulasarvastivada Vinaya-vyakaraṇa,[2] yang mengindikasikan kitab ini sejak awal telah ada di dalam kanon Sarvastivada. Gabungan dari keduanya, menunjukkan bahwa Mulasarvastivada memiliki kanonnya sendiri pada masa yang cukup awal.

Yin Shun juga mengutip tiga poin untuk mempertimbangkan teks ini bersumber dari Abhidharma pra-sektarian:[1]

  • Analisis dari rupa yang mirip dengan Sariputta Abhidhamma dan Dhammapariyaya (yang dianggap sebagai teks-teks Abhidharma tertua dari semua aliran).
  • Tidak ada penyebutan avijnapti-rupa, sesuai dengan Sariputta Abhidhamma.[2]
  • Penekanan pada lima indriya dan lima bala, sebagai hal yang paling penting dalam jalan spiritual.[3]

Referensi

  1. 1 2 According to Willemen, Dessein & Cox: Sarvastivada Buddhist Scholasticism, Brill, 1998. pg. 69.
  2. 1 2 Mulasarvastivada Vinaya-vyakhya: T24n1451_p0408b03, as indicated by Venerable Yinshun: Study of the Abhidharma, Texts and Commentators of the Sarvastivada, (說一切有部為主的論書與論師之研究), Zhengwen Publishing, 1968. pg. 124.
  3. ↑ Venerable Yinshun: Study of the Abhidharma, Texts and Commentators of the Sarvāstivāda, (說一切有部為主的論書與論師之研究), Zhengwen Publishing, 1968. pg. 131.
  • l
  • b
  • s
   Topik Buddhisme   
  • Outline Garis besar
  • Daftar istilah
  • Indeks
  • Sejarah
  • Penyebaran
  • Garis waktu
  • Sidang Buddhis
  • Jalur Sutra
  • Anak benua India
Buddhisme awal
  • Prasektarian
  • Aliran awal
    • Mahāsāṁghika
    • Sthaviravāda
  • Kitab awal
    • Nikāya
    • Āgama
Benua
  • Asia Tenggara
  • Asia Timur
  • Asia Tengah
  • Timur Tengah
  • Dunia Barat
  • Australia
  • Oseania
  • Amerika
  • Eropa
  • Afrika
Populasi signifikan
  • Tiongkok
  • Thailand
  • Jepang
  • Myanmar
  • Sri Lanka
  • Vietnam
  • Kamboja
  • Korea
  • Taiwan
  • India
  • Malaysia
  • Laos
  • Indonesia
  • Amerika Serikat
  • Singapura
  • Aliran
  • Tradisi
  • Konsensus pemersatu
Aliran arus utama
  • Theravāda
  • Mahāyāna
  • Vajrayāna
Sinkretis
  • Buddhayana
  • Tridharma
  • Aliran Maitreya
    • Yīguàndào
    • Mílèdàdào
  • Dhammakāya
  • Siwa-Buddha
  • Tripitaka
  • Kitab
Theravāda
  • Tripitaka Pali
  • Komentar
  • Subkomentar
  • Sastra Pali
  • Paritta
Mahāyāna-Vajrayāna
  • Tripitaka Tionghoa
    • Tripitaka Taishō
  • Tripitaka Tibet
    • Kangyur
    • Tengyur
  • Dhāraṇī
Kitab daring
  • SuttaCentral
  • Chaṭṭha Saṅgāyana Tipiṭaka
  • dhammatalks.org
  • 84000
  • NTI Reader - Taishō
  • Buddha
  • Bodhisatwa
Buddha saat ini dan keluarga
  • Gotama
  • Mukjizat
  • Klan
  • Keluarga
    • Śuddhodana
    • Māyā
    • Pajāpatī Gotamī
    • Yasodharā
    • Rāhula
4 tempat suci utama
  • Lumbinī
  • Buddhagayā
  • Isipatana
  • Kusinārā
Buddha penting sebelumnya
  • Dīpaṅkara
  • Vipassī
  • Sikhī
  • Vessabhū
  • Kakusandha
  • Koṇāgamana
  • Kassapa
Buddha selanjutnya
  • Metteyya
Bawahan
  • Dewa
  • Brahma
Mahāyāna-Vajrayāna
  • Buddha terkenal:
  • Lima Buddha Kebijaksanaan
    • Amitābha
    • Vairocana
    • Akṣobhya
    • Ratnasaṁbhava
    • Amoghasiddhi
  • Padmasaṁbhava
  • Bhaiṣajyaguru
  • Bodhisatwa terkenal:
  • Daftar Bodhisatwa
  • Mañjuśrī
  • Kṣitigarbha
  • Avalokiteśvara
  • Samantabhadra
  • Vajrapāṇi
  • Dhamma
  • Ajaran
  • Empat Kebenaran Mulia
  • Jalan Mulia Berunsur Delapan
  • Trilaksana
    • Ketidakkekalan
    • Penderitaan
    • Tanpa atma
  • Pandangan
  • Titthiya
  • Ketuhanan
  • Niyāma
  • Keyakinan
  • Triratna
  • Pancasila
  • Māra
  • Karma
  • Nirwana
  • Kemunculan Bersebab
  • Gugusan
    • Materi
    • Kesadaran
    • Persepsi
    • Perasaan
    • Saṅkhāra
  • Unsur
  • Landasan indra
  • Loka
  • Punarbawa
  • Samsara
  • Bodhi
  • Abhiññā
  • Cetasika
  • Pengotor batin
  • Noda batin
  • Belenggu
  • Rintangan
  • Kekuatan
  • Hasrat
  • Nafsu (Keserakahan)
  • Kebencian
  • Moha
    • Ketidaktahuan
  • Kemelekatan
  • Perhatian penuh
  • Bodhipakkhiyā
  • Kebajikan
  • Paramita
  • Malu
  • Takut
  • Dana
  • Sila
  • Meditasi
    • Samatha-vipassanā
    • Ānāpānasati
    • Satipaṭṭhāna
    • Kammaṭṭhāna
  • Pelepasan
  • Kebijaksanaan
  • Energi
  • Kesabaran
  • Kebenaran
  • Tekad
  • Brahmavihāra
    • Cinta kasih
    • Karuna
    • Simpati
    • Ketenangan
    • Keseimbangan batin
  • Astasila
  • Bakti
    • Puja
    • Namaskara
    • Pradaksina
    • Pindapata
    • Pelimpahan jasa
    • Ziarah
  • Sādhu
  • Sangha
  • Majelis
  • Sāriputta
  • Moggallāna
  • 10 murid utama Buddha Gotama
  • Vinaya
  • Pabbajjā
  • Upasampadā
Jenis penganut
  • Sāvaka
  • Upasaka-upasika
  • Kappiya
  • Aṭṭhasīlanī
  • Sayalay
  • Samanera-samaneri
  • Biksu
  • Biksuni
  • Kalyāṇamitta
4 tingkat kemuliaan
  • Sotapana
  • Sakadagami
  • Anagami
  • Arahat
Tempat ibadah
  • Wihara
    • Wat
    • Kyaung
  • Sima
  • Kuti
  • Cetiya
    • Stupa
    • Pagoda
    • Candi
  • Hari raya
  • Peringatan
  • Waisak
  • Asalha
  • Magha
  • Kathina
  • Hari Abhidhamma
  • Uposatha
  • Budaya
  • Masyarakat
  • Aborsi
  • Agama-agama Timur
  • Anikonisme
  • Arsitektur
  • Atomisme
  • Baháʼí
  • Bendera Buddhis
  • Buddhisme Terjun Aktif
  • Bunuh diri
  • Demokrasi
  • Darmacakra
  • Dunia Romawi
  • Ekonomi
  • Filsafat
  • Filsafat Barat
  • Gnostisisme
  • Helenistik
  • Hidangan
  • Hinduisme
  • Humanisme
  • Ilmu pengetahuan
  • Jainisme
  • Kalender
  • Kasta
  • Kecerdasan buatan
  • Kekerasan
  • Kekristenan
    • Pengaruh
    • Perbandingan
  • Masturbasi
  • Modernisme
  • Musik
  • Navayāna
  • Orientasi seksual
  • Penindasan
  • Perempuan
  • Psikologi
  • Relik Buddha
  • Rupang Buddha
  • Seksualitas
  • Sekularisme
  • Seni rupa
  • Sosialisme
  • Teosofi
  • Vegetarisme
  • Yahudi
  • Category Kategori
  •  Portal Agama
  •  Portal Buddhisme

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Satipaṭṭhāna

daripada Satipaṭṭhāna Sutta). Kitab Abhidharma Sarvāstivāda yang disebut Dharmaskandha juga memuat sebuah bagian dengan skema smṛtyupasthāna. Menurut Sujato

Sarvāstivāda

Prakaraṇapāda ("Eksposisi") (1541-1542) Vijñānakāya ("Tubuh Kesadaran") (1539) Dharmaskandha ("Aggregation of Dharmas") (T. 1537) Prajñaptiśāstra ("Risalah tentang

Abhidhamma Theravāda

tradisi akademis dan filosofis dalam Therawada

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026