Bahasa Indonesia Peranakan atau Bahasa Peranakan adalah bahasa kreol yang dituturkan orang Peranakan. Penuturnya tersebar di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur. Bahasa ini merupakan bahasa kreol, karena pada dasarnya merupakan bahasa Indonesia, bahasa Sunda dan bahasa Jawa yang tercampur unsur-unsur bahasa Tionghoa di dalamnya, terutama dari bahasa Hokkien.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Bahasa Indonesia Peranakan atau Bahasa Peranakan adalah bahasa kreol yang dituturkan orang Peranakan.[3] Penuturnya tersebar di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur.[4] Bahasa ini merupakan bahasa kreol, karena pada dasarnya merupakan bahasa Indonesia, bahasa Sunda dan bahasa Jawa yang tercampur unsur-unsur bahasa Tionghoa di dalamnya, terutama dari bahasa Hokkien.
Bahasa Peranakan umumnya dipergunakan pada periode sebelum 1945. Setelah tahun 1945, para penuturnya beralih menggunakan bahasa Jawa dalam situasi rumah dan lingkungan sekitar dan bahasa Indonesia untuk situasi resmi dan tulisan.[5]
Bahasa Peranakan menunjukkan ciri-ciri bahasa sebagai berikut:[5]
Contoh beberapa kata bahasa Indonesia Peranakan adalah: