Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bahasa Pecok

Bahasa Pecok merupakan sejenis bahasa kreol yang digunakan oleh kalangan Eropa-Indonesia. Bahasa ini banyak dituturkan pada masa abad ke-19 dan paruh pertama abad ke-20 di Hindia Belanda, dan kemudian berangsur-angsur melemah penggunaannya hingga akhir abad ke-20.

bagian dari rumpun bahasa Kreol
Diperbarui 15 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bahasa Pecok
BPS: 0083 0
Kreol Peco', Petjo, Petjoh
Dituturkan diIndonesia, Belanda
Penutur
"beberapa" (2007)[1]
Rumpun bahasa
  • Kreol berbasis Belanda
    • Pecok
Tampilkan klasifikasi manual
  • bahasa manusia
    • bahasa alami
      • contact language (en) Terjemahkan
        • pijin atau kreol
          • bahasa kreol turunan bahasa Belanda Suntingan nilai di Wikidata
            • Pecok
    Tampilkan klasifikasi otomatis
    Kode bahasa
    ISO 639-3pey
    Glottologpetj1238[2]
    IETFpey
    ELPPetjo
    BPS (2010)0083 0
    Informasi penggunaan templat
    Status pemertahanan
    C10
    Kategori 10
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa telah punah (Extinct)
    C9
    Kategori 9
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sudah ditinggalkan dan hanya segelintir yang menuturkannya (Dormant)
    C8b
    Kategori 8b
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa hampir punah (Nearly extinct)
    C8a
    Kategori 8a
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sangat sedikit dituturkan dan terancam berat untuk punah (Moribund)
    C7
    Kategori 7
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulai mengalami penurunan ataupun penutur mulai berpindah menggunakan bahasa lain (Shifting)
    C6b
    Kategori 6b
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulai terancam (Threatened)
    C6a
    Kategori 6a
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa masih cukup banyak dituturkan (Vigorous)
    C5
    Kategori 5
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mengalami pertumbuhan populasi penutur (Developing)
    C4
    Kategori 4
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan dalam institusi pendidikan (Educational)
    C3
    Kategori 3
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan cukup luas (Wider Communication)
    C2
    Kategori 2
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan di berbagai wilayah (Provincial)
    C1
    Kategori 1
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa nasional maupun bahasa resmi dari suatu negara (National)
    C0
    Kategori 0
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa merupakan bahasa pengantar internasional ataupun bahasa yang digunakan pada kancah antar bangsa (International)
    10
    9
    8
    7
    6
    5
    4
    3
    2
    1
    0
    EGIDS SIL Ethnologue: C8b Nearly Extinct
    Bahasa Pecok dikategorikan sebagai C8b Nearly Extinct menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini dikatakan sudah hampir punah
    Buka versi koordinat status pemertahanan rinci Perlu masuk
    [sunting di Wikidata]
    Referensi: [3]
     Portal Bahasa
    L • B • PW   
    Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
    Tentang artikel
    Pemberitahuan
    Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
    Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

    {{PW Bahasa|importance=|class=}}


    Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

    10.15, Kamis, 23 April, 2026 (UTC) •
    hapus singgahan
    Sebanyak 1.609 artikel belum dinilai
    Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
    Cari artikel bahasa
    Cari artikel bahasa
     
    Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
     
    Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
    Artikel bahasa sembarang
    Halaman bahasa acak

    Bahasa Pecok (juga dieja sebagai Petjo atau Petjoh) merupakan sejenis bahasa kreol yang digunakan oleh kalangan Eropa-Indonesia (terutama kelompok Indo). Bahasa ini banyak dituturkan pada masa abad ke-19 dan paruh pertama abad ke-20 di Hindia Belanda, dan kemudian berangsur-angsur melemah penggunaannya hingga akhir abad ke-20.

    Di Indonesia, penuturnya kebanyakan tinggal di Jawa pada masa lampau, yang mana bahasa Pecok versi Indonesia telah banyak memperoleh pengaruh dari bahasa Jawa dan bahasa Betawi.

    Bahasa Pecok masih dituturkan oleh sekelompok generasi lanjut kalangan Eropa-Indonesia di Belanda. Di Indonesia praktis sudah tidak dituturkan lagi, tetapi orang kadang-kadang masih dapat mendengarnya dalam drama-drama mengenang revolusi kemerdekaan sebagai bahasa yang diucapkan oleh para serdadu Belanda.

    Etimologi

    Istilah Pecok sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Jawa ‘pecuk’ sejenis burung air yang hitam dan kecil. Menurut kepercayaan orang Jawa, burung Pecuk dianggap sebagai burung yang membawa malapetaka karena bunyi burung tersebut mengandung firasat akan adanya orang yang meninggal.[4]

    Kata ini digunakan oleh orang Eropa mengacu kepada pemakainya, yaitu orang-orang Eropa-Indo untuk merendahkan atau menghina mereka. ‘Je bent een petjoh’: je bent niks (bukan apa-apa), je stelt niet voor (tidak penting); ‘hé petjoh’: hé vlegel (anak nakal), nietsnut (orang luntang-lantung). Pada zaman kolonial istilah ini juga digunakan di kalangan rakyat Indonesia untuk menyebut orang Indo yang berasal dari kelas rendah – Landa Pecuk ‘Indo Jelata’ – dalam masyarakat. Pada akhirnya, bahasa yang dituturkan oleh orang Indo mendapatkan status petjoh.[5]

    Fonologi

    Sistem bunyi bahasa Pecok didasarkan pada sistem bunyi bahasa Melayu. Hal ini berarti bahwa baik kata dalam bahasa Melayu maupun dalam bahasa Belanda urutan bunyinya dalam suku kata dipanjangkan, konsonan dan vokal kemungkinan besar saling menyelingi (CVCV); beberapa konsonan yang saling mengikuti di belakang (gugus konsonan) kemungkinan besar dihindarkan. Berikut ini akan diberikan contoh ‘e’ yang dituturkan tidak bertekanan (insersi schwa) atau konsonan dihilangkan.[6]

    Bahasa Indonesia Bahasa Pecok Bahasa Belanda
    markas obiro hoofdbureau
    menangkap asseret arresteren
    sirop seterop stroop

    Konsonan

    Pergeseran konsonan

    Aspek-aspek suprasegmental – tekanan kata dan intonasi – dalam bahasa Pecok pun sangat mirip dengan bahasa Melayu; bahasa Pecok memiliki zinsmelodie (irama kalimat) yang mencolok dibandingkan dengan bahasa Belanda. Selain itu, bahasa Pecok juga mempunyai pelafalan konsonan yang berbeda dengan bahasa Belanda. Di bawah ini merupakan pergeseran pelafalan konsonan bersuara menjadi tak bersuara dalam bahasa Pecok.[7]

    Bahasa Belanda Bahasa Pecok Contoh kata
    z s zeg [seg] (mengatakan); zwart [swart] (hitam)
    v f vreemd [freem] (asing); over [ofer] (tentang)
    v/f p verlop [perlop] (kedaluwarsa)
    h ch huis [chuis] (rumah); hem [chem] (dia)
    g/ch h tegen [tehen] (melawan); vergeten [verheten] (melupakan)
    j ie-j ja [ijo] (y)

    Kombinasi konsonan

    Untuk pelafalan vokal dalam bahasa Pecok, semua vokal dilafalkan menjadi nasal. Bunyi panjang dan tertutup dilafalkan terbuka atau lebar. Bunyi panjang sering dilafalkan terlalu pendek dan bunyi pendek dibuat panjang, atau penutur bahasa ini mengubah bunyinya:[6]

    Bahasa Belanda Bahasa Pecok Contoh kata
    schr sr schrik [srik] (ketakutan)
    nk ng denk [deng] (memikirkan)
    e (schwa) - luisteren [leist’ren] (mendengarkan)
    - e (schwa) straks [sêtêraks] (segera)
    - d/t er in [d’rin] (di dalam); is er [ister] (di sana)
    t - vent [fen] (pria); hond [chon] (anjing)

    Vokal

    Untuk pelafalan vokal dalam bahasa Pecok, semua vokal dilafalkan menjadi nasal. Bunyi panjang dan tertutup dilafalkan terbuka atau lebar. Bunyi panjang sering dilafalkan terlalu pendek dan bunyi pendek dibuat panjang, atau penutur bahasa ini mengubah bunyinya:[7]

    Bahasa Belanda Bahasa Pecok Contoh kata
    a aa man [maan] (pria)
    oo o dood [dhó] (mati)
    uu ie natuurlijk [natierlijk] (alami)
    u i stuk [stik] (bagian)
    e aa geweldig [haaweldih] (luar biasa)

    Contoh kalimat

    Bahasa Indonesia Bahasa Pecok Bahasa Belanda
    Dari mana rokoknya, Ntiet? Fanwaar rokok-nja, Ntiet? Waar heb je die sigaretten vandaan, Ntiet?[8]
    Kamu mau pergi ke mana, Koos? Jij haat naarwaar Koos? Waar ga je naar toe Koos?[9]
    Pakaian yang dicuci oleh wanita itu Kleren njang di-wassen door die frouw De kleren die door die vrouw worden gewassen[8]
    Lihat premnya? Je siet proempie-nja? Zie je die pruim (pruimtabak)?
    Air, yang mengalir perlahan De water, njang stromen sachjes Het water, dat zachtjes stroomt

    Fragmen dari Petjoh van Batavia

    Dialog dari Tjalie Robinson, Ik en Bentiet.[8]

    Aku berkata: "Als so, alleen djoeloeng-djoeloeng jij fang!"

    Dia berkata: "Itoe diejè!"

    Aku berkata: "Njang klein-klein fóór wat?"

    Dia berkata: "Foor kwamaroem".

    Aku berkata: "Foor wat?"

    Dia berkata: Foor waramoeki".

    Aku berkata: So-euven jij seh anders".

    Dia berkata: "Ha-a. Muuleke woort dese. Laat maar dese woort, alsmaar ding-nja hoet".

    Aku berkata: "Wat foor ding, dese ding. Lekker?"

    Dia berkata: "Masa lekker. Als jij denken freten door maar-door jij".

    Rujukan

    1. ↑ Pecok di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
    2. ↑ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Petjo". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
    3. ↑ "Bahasa Pecok". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
    4. ↑ Groeneboer, Kees (1993). Weg tot het Westen. Het Nederlands voor Indie 1600-1950. Een taalpolitieke geschiedenis. Leiden: KITLV. hlm. 142–143. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
    5. ↑ Loen, Fred S. (1994). Petjoh Indisch Woordenboek. Rotterdam: Insulinde. ISBN 9789080219816. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
    6. 1 2 Paasman, Bert (1994). Tjalie Robinson, de stem van Indisch Nederlands. Den Haag: Stichting Tong-Tong. hlm. 26. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
    7. 1 2 Cress, Richard (1998). Petjoh woorden en wetenswaardigheden uit het Indische verleden. Amsterdam: Prometheus. hlm. 26–27. ISBN 9789053336076. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
    8. 1 2 3 Robinson, Tjalie (1975). Ik en Bentiet. Moesson. ISBN 9070301369. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
    9. ↑ Robinson, Tjalie (1955). Piekerans van een straatslijper II. Bandung: Masa Baru. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
    Bahasa Belanda di seluruh dunia
    Bahasa Belanda
    di seluruh dunia
    Bahasa Belanda
    • di Belanda
    • di Belgia
    • di Suriname
    • di Antillen Belanda dan Aruba
      • di Afrika Selatan
    • di Walonia
    • di Prancis
      • di Guyana Prancis
    • di Jerman
    • di Amerika Serikat
    • di Indonesia
    • di Namibia

    Bahasa Kreol Belanda:

    Petjoh, Javindo, Negerhollands, Bahasa Belanda-Berbices, (Bahasa Afrikaans)
    • l
    • b
    • s
    • l
    • b
    • s
    Indonesia Bahasa di Indonesia
    Bahasa Indonesia (Gaul, Binan)
    Bahasa-bahasa di Sumatra
    Aceh-Cam
    • Daya
    • Barat
    • Pidie
    • Selatan
    • Utara
    Gayo-Batak
    • Gayo
    • Alas
    • Kluet
    • Pakpak
    • Singkil
    • Angkola
    • Karo
    • Mandailing
    • Simalungun
    • Toba
    Sumatra Barat Laut
    • Devayan
      • Haloban
      • Lekon
    • Sigulai
    • Nias
    • Mentawai
    • Enggano
    Melayu
    • Melayu a
      • Tamiang
      • Langkat
      • Deli
      • Serdang
      • Panai
      • Jambi
      • Riau
    • Bangka
    • Duanoa
    • Haji
    • Kedaha
    • Kerinci
    • Kubu
    • Loncong
    Minangkabau
    • Minangkabau
    • Jamee
    • Kampar
    • Lubu
    • Mukomuko
    • Pesisir Sibolga
    Melayu Barisan Selatan
    • Pekal
    • Bengkulu
    • Serawai
    • Lintang
    • Lematang Ulu
    • Basemah
    • Semende
    • Kaur
    • Ogan
    • Enim
    • Rambang
    Musi
    • Palembang
    • Penesak
    • Belide
    • Lematang
    • Pegagan
    • Musi
    • Col
    • Rawas
    Lampung
    • Api
    • Nyo
    • Komering
    Lain-lain
    • Nasal
    • Rejang
    Bahasa-bahasa di Jawa
    • Badui
    • Banten
    • Betawi
    • Indonesia Peranakan 1
    • Javindo 1
    • Jawa
      • Banyumasan
      • Indramayu
      • Kuno
      • Malang
      • Mataraman
      • Pemalang
      • Serang
      • Surabaya
      • Tegal
    • Kangean
    • Kawi
    • Madura
    • Osing
    • Pecok 1
    • Sunda
      • Banyumas
      • Bogor
      • Ciamis
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Klasik
      • Priangan
      • Serang
    • Tengger
    Bahasa-bahasa di Kepulauan Nusa Tenggara
    • Abui
    • Adang
    • Adonara
    • Alor
    • Amarasi
    • Anakalangu
    • Bali
    • Bengkala 2
    • Bilba
    • Bima
    • Blagar
    • Bunak b
    • Dela-Oenale
    • Dengka
    • Dhao
    • Ende
    • Hamap
    • Helong
    • Ile Ape
    • Kabola
    • Kafoa
    • Kamang
    • Kambera
    • Kedang
    • Kelon
    • Kemak b
    • Ke'o
    • Kepo'
    • Kodi
    • Komodo
    • Kui
    • Kula
    • Lamaholot
    • Lamalera
    • Lamatuka
    • Lamboya
    • Lamma
    • Laura
    • Lembata Barat
    • Lembata Selatan
    • Levuka
    • Lewo Eleng
    • Lewotobi
    • Lio
    • Lole
    • Melayu Bali
    • Melayu Kupang
    • Melayu Larantuka
    • Mamboru
    • Manggarai
    • Nage
    • Nedebang
    • Ngada
    • Ngada Timur
    • Palue
    • Rajong
    • Rembong
    • Retta
    • Ringgou
    • Riung
    • Rongga
    • Sabu
    • Sasak
    • Sawila
    • Sikka
    • So'a
    • Sumbawa
    • Tambora
    • Tereweng
    • Termanu
    • Tetun b
    • Tewa
    • Tii
    • Uab Meto
    • Wae Rana
    • Wanukaka
    • Wejewa
    • Wersing
    Bahasa-bahasa di Kalimantan *
    • Abal
    • Ampanang
    • Aoheng
    • Bahau
    • Bakati'
      • Rara
      • Sara
    • Barangas
    • Bakumpai
    • Banjar
    • Basap
    • Benyadu'
    • Bidayuh
      • Biatah a
      • Bukar-Sadong a
    • Bolongan a
    • Bukat
    • Bukitan
    • Burusu
    • Dusun
      • Balangan
      • Deyah
      • Malang
      • Witu
    • Embaloh
    • Hovongan
    • Iban a
    • Jangkang
    • Kayan
      • Kayan Busang
      • Sungai Kayan
      • Mahakam
      • Mendalam
      • Wahau
    • Kelabit a
    • Kembayan
    • Kendayan
    • Keninjal
    • Kenyah
      • Kelinyau a
      • Wahau
    • Kereho
    • Kohin
    • Lawangan
    • Lengilu
    • Lun Bawang a
    • Ma'anyan
    • Melayu
      • Kota Bangun
      • Berau
      • Bukit
      • Dayak
      • Pontianak
      • Sambas
      • Tenggarong
    • Modang
    • Mualang
    • Murut
      • Selungai Murut a
      • Sembakung Murut a
      • Tagal Murut a
    • Ngaju
    • Okolod a
    • Ot Danum
    • Paku
    • Punan
      • Aput
      • Merah
      • Merap
      • Tubu
    • Putoh
    • Ribun
    • Sa'ban
    • Sanjau Basap
    • Sanggau
    • Seberuang
    • Segai
    • Semandang
    • Siang
    • Taman
    • Tausug a
    • Tawoyan
    • Tidong a
    • Tunjung
    • Uma'
      • Lasan
      • Lung
    Bahasa-bahasa di Sulawesi
    • Andio
    • Aralle-Tabulahan
    • Bada
    • Bahonsuai
    • Bajau Indonesia
    • Balaesang
    • Balantak
    • Bambam
    • Banggai
    • Bantik
    • Baras
    • Batui
    • Behoa
    • Bentong
    • Bintauna
    • Boano
    • Bobongko
    • Bolango
    • Bonerate
    • Budong-Budong
    • Bugis
    • Bungku
    • Buol
    • Busoa
    • Campalagian
    • Cia-Cia
    • Dakka
    • Dampelas
    • Dondo
    • Duri
    • Enrekang
    • Gorontalo
    • Kaidipang
    • Kaili Da'a
    • Kaili Ledo
    • Kaili Unde
    • Kaimbulawa
    • Kalao
    • Kalumpang
    • Kamaru
    • Kioko
    • Kodeoha
    • Konjo Pegunungan
    • Konjo Pesisir
    • Koroni
    • Kulisusu
    • Kumbewaha
    • Laiyolo
    • Lasalimu
    • Lauje
    • Lemolang
    • Liabuku
    • Lindu
    • Lolak
    • Maiwa
    • Makassar
    • Melayu Makassar
    • Melayu Manado
    • Malimpung
    • Mamasa
    • Mamuju
    • Mandar
    • Moma
    • Mongondow
    • Mori Atas
    • Mori Bawah
    • Moronene
    • Muna
    • Napu
    • Padoe
    • Pamona (Ta'a)
    • Panasuan
    • Pancana
    • Pannei
    • Pendau
    • Ponosakan
    • Rahambuu
    • Rampi
    • Ratahan
    • Saluan
    • Sangir
    • Sarudu
    • Sedoa
    • Seko Padang
    • Seko Tengah
    • Selayar
    • Suwawa
    • Tae'
    • Taje
    • Tajio
    • Talaud
    • Taloki
    • Talondo'
    • Toala'
    • Tolaki
    • Tomadino
    • Tombelala
    • Tombulu
    • Tomini
    • Tondano
    • Tonsawang
    • Tonsea
    • Tontemboan
    • Topoiyo
    • Toraja-Sa'dan
    • Totoli
    • Tukang Besi Selatan
    • Tukang Besi Utara
    • Ulumanda'
    • Uma
    • Waru
    • Wawonii
    • Wolio
    • Wotu
    Bahasa-bahasa di Kepulauan Maluku
    • Alune
    • Amahai
    • Ambelau
    • Aputai
    • Asilulu
    • Babar Tenggara
    • Babar Utara
    • Banda
    • Barakai
    • Bati
    • Batuley
    • Benggoi
    • Boano
    • Bobot
    • Buli
    • Buru
    • Dai
    • Damar Barat
    • Damar Timur
    • Dawera-Daweloor
    • Dobel
    • Elpaputih
    • Emplawas
    • Fordata
    • Galela
    • Gamkonora
    • Gane
    • Gebe
    • Geser-Gorom
    • Gorap
    • Haruku
    • Hitu
    • Horuru
    • Hoti
    • Huaulu
    • Hukumina
    • Hulung
    • Ibu
    • Ili'uun
    • Imroing
    • Kadai
    • Kaibobo
    • Kamarian
    • Kao
    • Karey
    • Kayeli
    • Kei
    • Kisar
    • Koba
    • Kola
    • Kompane
    • Kur
    • Laba
    • Laha
    • Larike-Wakasihu
    • Latu
    • Leti
    • Liana-Seti
    • Lisabata-Nuniali
    • Lisela
    • Lola
    • Loloda
    • Lorang
    • Loun
    • Luang
    • Luhu
    • Maba
    • Makian Barat
    • Makian Timur
    • Melayu Ambon
    • Melayu Bacan
    • Melayu Banda
    • Melayu Maluku Utara
    • Mangole
    • Manipa
    • Manombai
    • Manusela
    • Mariri
    • Masela Barat
    • Masela Tengah
    • Masela Timur
    • Masiwang
    • Modole
    • Moksela
    • Naka'ela
    • Nila
    • Naulu Selatan
    • Naulu Utara
    • Nusa Laut
    • Oirata
    • Pagu
    • Palumata
    • Patani
    • Paulohi
    • Perai
    • Piru
    • Roma
    • Sahu
    • Salas
    • Saleman
    • Saparua
    • Sawai
    • Seit-Kaitetu
    • Selaru
    • Seluwasan
    • Sepa
    • Serili
    • Serua
    • Sula
    • Tabaru
    • Taliabu
    • Talur
    • Tarangan Barat
    • Tarangan Timur
    • Tela-Masbuar
    • Teluti
    • Teor
    • Ternate
    • Ternateño1
    • Te'un
    • Tidore
    • Tobelo
    • Tugun
    • Tugutil
    • Tulehu
    • Ujir
    • Waioli
    • Watubela
    • Wamale Selatan
    • Wamale Utara
    • Yalahatan
    • Yamdena
    Bahasa-bahasa di Papua *
    • Abinomn 3
    • Abun 3
    • Aghu
    • Airoran
    • Ambai
    • Anasi
    • Ansus
    • Arandai
    • Arguni
    • As
    • Asmat Pantai Kasuari
    • Asmat Tengah
    • Asmat Utara
    • Asmat Yaosakor
    • Atohwaim
    • Auye
    • Awbono
    • Awera
    • Awyi
    • Awyu Asue
    • Awyu Tengah
    • Awyu Edera
    • Awyu Jair
    • Awyu Utara
    • Awyu Selatan
    • Bagusa
    • Baham
    • Barapasi
    • Bauzi
    • Bayono
    • Bedoanas
    • Beneraf
    • Berik
    • Betaf
    • Biak
    • Biga
    • Biritai
    • Bonggo
    • Burate
    • Burmeso
    • Burumakok
    • Buruwai
    • Busami
    • Citak
    • Citak Tamnim
    • Dabe
    • Damal
    • Dani Lembah Bawah
    • Dani Lembah Tengah
    • Dani Lembah Atas
    • Dani Barat
    • Dao
    • Dem
    • Demisa
    • Dera
    • Diebroud
    • Dineor
    • Diuwe
    • Doutai
    • Duriankere
    • Dusner
    • Duvle
    • Edopi
    • Eipomek
    • Elseng 3
    • Emem
    • Eritai
    • Erokwanas
    • Fayu
    • Fedan
    • Foau
    • Gresi
    • Hatam 3
    • Hupla
    • Iau
    • Iha
    • Iha Pijin 4
    • Irarutu
    • Iresim
    • Isirawa
    • Itik
    • Iwur
    • Jofotek-Bromnya
    • Kaburi
    • Kais
    • Kaiy
    • Kalabra
    • Kamberau
    • Kamoro
    • Kanum Bädi
    • Kanum Ngkâlmpw
    • Kanum Smärky
    • Kanum Sota
    • Kapauri
    • Kaptiau
    • Karas
    • Karon Dori
    • Kaure
    • Kauwera
    • Kawe
    • Kayagar
    • Kayupulau
    • Kehu 5
    • Keijar
    • Kemberano
    • Kembra 5
    • Kemtuik
    • Ketengban
    • Ketum
    • Kimaghima
    • Kimki
    • Kirikiri
    • Kofei
    • Kokoda
    • Kombai
    • Komyandaret
    • Konda
    • Koneraw
    • Kopkaka
    • Korowai
    • Korupun-Sela
    • Kosare
    • Kowiai
    • Kuri
    • Kurudu
    • Kwer
    • Kwerba
    • Kwerba Mamberamo
    • Kwerisa
    • Kwesten
    • Kwinsu
    • Legenyem
    • Lepki 5
    • Liki
    • Maden
    • Mai Brat
    • Mairasi
    • Maklew
    • Mee
    • Melayu Papua
    • Mander
    • Mandobo Atas
    • Mandobo Bawah
    • Manem
    • Manikion/Mantion/Sougb
    • Mapia
    • Marau
    • Marind
    • Marind Bian
    • Masimasi
    • Massep 3
    • Matbat
    • Mawes
    • Ma'ya
    • Mekwei
    • Meoswar
    • Mer
    • Meyah
    • Mlap
    • Mo
    • Moi
    • Molof 5
    • Mombum
    • Momina
    • Momuna
    • Moni
    • Mor
    • Mor
    • Morai
    • Morori
    • Moskona
    • Mpur 3
    • Munggui
    • Murkim 5
    • Muyu Utara
    • Muyu Selatan
    • Nafri
    • Nakai
    • Nacla
    • Namla 5
    • Narau
    • Ndom
    • Nduga
    • Ngalum
    • Nggem
    • Nimboran
    • Ninggerum
    • Nipsan
    • Nisa
    • Obokuitai
    • Onin
    • Onin Pijin 4
    • Ormu
    • Orya
    • Papasena
    • Papuma
    • Pom
    • Puragi
    • Rasawa
    • Riantana
    • Roon
    • Samarokena
    • Saponi
    • Sauri
    • Sause
    • Saweru
    • Sawi
    • Seget
    • Sekar
    • Semimi
    • Sempan
    • Sentani
    • Serui-Laut
    • Sikaritai
    • Silimo
    • Skou
    • Sobei
    • Sowanda
    • Sowari
    • Suabo
    • Sunum
    • Tabla
    • Taikat
    • Tamagario
    • Tanahmerah
    • Tandia
    • Tangko
    • Tarpia
    • Tause
    • Tebi
    • Tefaro
    • Tehit
    • Tobati
    • Tofanma 5
    • Towei
    • Trimuris
    • Tsaukambo
    • Tunggare
    • Una
    • Uruangnirin
    • Usku 5
    • Viid
    • Vitou
    • Wabo
    • Waigeo
    • Walak
    • Wambon
    • Wandamen
    • Wanggom
    • Wano
    • Warembori
    • Wares
    • Waris
    • Waritai
    • Warkay-Bipim
    • Waropen
    • Wauyai
    • Woi
    • Wolai
    • Woria
    • Yahadian
    • Yale Kosarek
    • Yali Angguruk
    • Yali Ninia
    • Yali Abenaho
    • Yaqay
    • Yarsun
    • Yaur
    • Yawa
    • Yei
    • Yabega
    • Yeretuar
    • Yetfa
    • Yoke
    • Zorop
    • flagPortal Indonesia

    1 Kreol • 2 Bahasa isyarat • 3 Bahasa isolat • 4 Bahasa Pidgin • 5 Tidak diklasifikasikan
    a juga dituturkan di Malaysia dan/ Brunei Darussalam. • b juga dituturkan di Timor Leste, Papua Nugini dan/ negara-negara Oseania lainnya. Italik: Bahasa punah atau bahasa mati. *Catatan: Kalimantan dan Papua di sini hanya yang termasuk dalam teritori Indonesia.

    Lihat pula: Daftar bahasa di Indonesia menurut BPS 2010
    Basis data pengawasan otoritas: Nasional Sunting di Wikidata
    • Israel

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Etimologi
    2. Fonologi
    3. Konsonan
    4. Vokal
    5. Contoh kalimat
    6. Fragmen dari Petjoh van Batavia
    7. Rujukan

    Artikel Terkait

    Rumpun bahasa Lampung

    rumpun bahasa Sumatra Selatan

    Bahasa Sunda

    bahasa yang dituturkan di Indonesia

    Bahasa dagang dan kreol Melayu

    bahasa pasar atau kreol yang didasarkan pada bahasa Melayu dalam perkembangannya

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026