Bahasa Tidore adalah bahasa Halmahera Utara yang dituturkan oleh suku Tidore di Maluku Utara, Indonesia. Para penutur dari bahasa ini kebanyakan tinggal di Pulau Tidore, akan tetapi juga dituturkan di beberapa daerah didekatnya, terutama di pesisir barat Halmahera dan Maitara yang terletak di antara Tidore dan Ternate. Bahasa Tidore termasuk dalam kelompok Halmahera Utara, yang merupakan cabang dari rumpun bahasa Papua Barat, sehingga bahasa Tidore serta bahasa-bahasa Halmahera Utara lainnya memiliki kaitannya dengan bahasa-bahasa yang ada di Semenanjung Doberai.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bahasa Tidore adalah bahasa Halmahera Utara yang dituturkan oleh suku Tidore di Maluku Utara, Indonesia.[5] Para penutur dari bahasa ini kebanyakan tinggal di Pulau Tidore, akan tetapi juga dituturkan di beberapa daerah didekatnya, terutama di pesisir barat Halmahera dan Maitara yang terletak di antara Tidore dan Ternate.[5] Bahasa Tidore termasuk dalam kelompok Halmahera Utara, yang merupakan cabang dari rumpun bahasa Papua Barat, sehingga bahasa Tidore serta bahasa-bahasa Halmahera Utara lainnya memiliki kaitannya dengan bahasa-bahasa yang ada di Semenanjung Doberai.[6][7]
Bahasa Tidore memiliki kaitan erat dengan bahasa Ternate,[6] sehingga kedua bahasa tersebut dianggap sebagai dialek dari satu bahasa.[8] Baik Ternate maupun Tidore telah tercatat secara tertulis setidaknya sejak akhir abad ke-15,[2] dan sama-sama memiliki tradisi sastra asli.[1]
| Dwibibir | Rongga gigi | Langit-langit | Langit-langit belakang | Celah suara | ||
|---|---|---|---|---|---|---|
| Sengau | m | n | ɲ | ŋ | ||
| Letup | nirsuara | p | t | c | k | |
| bersuara | b | d | ɟ | ɡ | ||
| Frikatif | f | s | h | |||
| Lateral | l | |||||
| Sentuhan | ɾ | |||||
| Hampiran | w | j | ||||
Konsonan sentuhan dapat didengar sebagai rongga gigi maupun pasca-rongga gigi [ɾ̠].[9]
| Depan | Tengah | Belakang | |
|---|---|---|---|
| Tertutup | i | u | |
| Setengah terbuka | e | o | |
| Terbuka | a |