Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bahasa Batak Mandailing

Bahasa Batak Mandailing adalah bahasa yang terdapat di Sumatera Utara bagian selatan, Sumatera Barat dan Riau bagian utara. Bahasa Batak Mandailing termasuk ke dalam rumpun bahasa Austronesia dan merupakan bagian dari rumpun bahasa Batak.

bahasa Batak yang dituturkan oleh orang Batak Mandailing
Diperbarui 21 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bahasa Batak Mandailing
Bahasa Batak Mandailing
BPS: 0019 5
Saro Mandailing
Dituturkan diIndonesia
WilayahSumatera Utara bagian selatan
EtnisBatak Mandailing
Penutur
(1,1 Juta per 2000)[1]
Perincian data penutur

Jumlah penutur beserta (jika ada) metode pengambilan, jenis, tanggal, dan tempat.[2]

  • 1.100.000
Rumpun bahasa
Lihat sumber templat}}
Beberapa pesan mungkin terpotong pada perangkat mobile, apabila hal tersebut terjadi, silakan kunjungi halaman ini
Klasifikasi bahasa ini dimunculkan secara otomatis dalam rangka penyeragaman padanan, beberapa parameter telah ditanggalkan dan digantikam oleh templat.
  • Austronesia Lihat butir Wikidata
    • Melayu-Polinesia Lihat butir Wikidata
      • Sumatra Barat Laut–Kepulauan Penghalang
        • Sumatra Barat Laut
          • Varietas bahasa Batak
            • Batak Selatan
              • Tobanik
                • Angkola-Mandailing
                  • Bahasa Batak Mandailing
Tampilkan klasifikasi manual
  • bahasa manusia
    • Austro-Tai
      • Austronesia
        • Melayu-Polinesia
          • Rumpun bahasa Sumatra Barat Laut–Kepulauan Penghalang
            • rumpun bahasa Batak Suntingan nilai di Wikidata
              • Bahasa Batak Mandailing
    Tampilkan klasifikasi otomatis
    Sistem penulisan
    Batak, Latin
    Kode bahasa
    ISO 639-3btm
    Glottologbata1291[3]
    IETFbtm
    BPS (2010)0019 5
    Informasi penggunaan templat
    Status pemertahanan
    C10
    Kategori 10
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa telah punah (Extinct)
    C9
    Kategori 9
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sudah ditinggalkan dan hanya segelintir yang menuturkannya (Dormant)
    C8b
    Kategori 8b
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa hampir punah (Nearly extinct)
    C8a
    Kategori 8a
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sangat sedikit dituturkan dan terancam berat untuk punah (Moribund)
    C7
    Kategori 7
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulai mengalami penurunan ataupun penutur mulai berpindah menggunakan bahasa lain (Shifting)
    C6b
    Kategori 6b
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulai terancam (Threatened)
    C6a
    Kategori 6a
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa masih cukup banyak dituturkan (Vigorous)
    C5
    Kategori 5
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mengalami pertumbuhan populasi penutur (Developing)
    C4
    Kategori 4
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan dalam institusi pendidikan (Educational)
    C3
    Kategori 3
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan cukup luas (Wider Communication)
    C2
    Kategori 2
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan di berbagai wilayah (Provincial)
    C1
    Kategori 1
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa nasional maupun bahasa resmi dari suatu negara (National)
    C0
    Kategori 0
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa merupakan bahasa pengantar internasional ataupun bahasa yang digunakan pada kancah antar bangsa (International)
    10
    9
    8
    7
    6
    5
    4
    3
    2
    1
    0
    EGIDS SIL Ethnologue: C6b Threatened
    Bahasa Batak Mandailing dikategorikan sebagai C6b Threatened menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mulai terancam dan mengalami penurunan jumlah penutur dari waktu ke waktu
    Buka versi koordinat status pemertahanan rinci Perlu masuk
    [sunting di Wikidata]
    Referensi: [4]
    Lokasi penuturan
    Peta persebaran rumpun bahasa Batak di Sumatra bagian utara. Wilayah persebaran utama bahasa Batak Mandailing ditandai dengan warna ungu muda dan diberi label dengan kode ISO 639-3 "btm".
    ProyekWiki Bahasa | Wikipedia | Kode sumber
     
    Lihat dalam mode terbatas
    Tampilkan peta yang diperbesar
    Tampilkan peta yang diperkecil
    Perkiraan persebaran penuturan bahasa ini.
    Peta bahasa lain
    Koordinat: 0°51′36″N 99°54′0″E / 0.86000°N 99.90000°E / 0.86000; 99.90000 Sunting di Wikidata
     Portal Bahasa
    L • B • PW   
     Uji coba Wikipedia bahasa IbanSunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
    Tentang artikel
    Pemberitahuan
    Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
    Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

    {{PW Bahasa|importance=|class=}}


    Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

    17.11, Kamis, 23 April, 2026 (UTC) •
    hapus singgahan
    Sebanyak 1.609 artikel belum dinilai
    Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
    Cari artikel bahasa
    Cari artikel bahasa
     
    Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
     
    Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
    Artikel bahasa sembarang
    Halaman bahasa acak
    Uji coba Wikipedia bahasa Mandailing di Wikimedia Incubator

    Bahasa Batak Mandailing[5] adalah bahasa yang terdapat di Sumatera Utara bagian selatan, Sumatera Barat dan Riau bagian utara. Bahasa Batak Mandailing termasuk ke dalam rumpun bahasa Austronesia dan merupakan bagian dari rumpun bahasa Batak.

    Bahasa Mandailing Julu dan Mandailing Godang dengan pengucapan yang lebih lembut lagi dari bahasa Batak Angkola, bahkan dari bahasa Batak Toba. Mayoritas penggunaannya di daerah Kabupaten Mandailing Natal, tetapi tidak termasuk bahasa Natal (bahasa Minang), walaupun pengguna bahasa Natal berkerabat (seketurunan) dengan orang-orang Kabupaten Mandailing Natal pada umumnya.

    Sementara itu, bahasa Batak Mandailing Padang Lawas (Padang Bolak) dipakai di wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara dan Padang Lawas. Di Pasaman, Pasaman Barat, Sumatera barat dan Rokan Hulu, Riau, bahasa Batak Mandailing mempunyai variasi tersendiri contohnya Di Ujung Gading, Orang Mandailing Menggunakan Bahasa Melayu {Perpaduan Mandailing dan Minang Misal : Kata "Umak" (Ibu) }, Di wilayah Asahan, Batu Bara, dan Labuhanbatu, orang-orang Mandailing umumnya memakai bahasa Melayu Pesisir Timur.

    Surat Tulaktulak, aksara Mandailing sebelum 1800an

    Sastra Mandailing

    Kesusasteran Mandailing klasik

    Seni sastra Mandailing ditularkan melalui tradisi yang khas, misalnya melalui medium berikut:[6]

    1. Marturi Tradisi bercerita dalam konteks sosial Mandailing yang dilakukan secara verbal. Cerita ditularkan secara turun-temurun. Plot menggunakan alur maju dan banyak memuat ajaran tentang budi pekerti.

    2. Ende Ungut-ungut Dibedakan atas temanya. Ende merupakan ungkapan hati, ekspresi kesedihan karena berbagai hal, misalnya kesengsaraan hidup karena kematian, ditinggalkan, dan lain-lain. Selain itu juga berisi pengetahuan, nasihat, ajaran moral, sistem kekerabatan, dan sebagainya. Ende ungut-ungut menggunakan pola pantun dengan persajakan ab-ab atau aa-aa. Sampiran biasanya banyak mengadopsi nama tumbuhan, karena adanya bahasa daun.

    Contoh:


    Bahasa Mandailing
    tu sigama pe so lalu
    madung donok tu Ujung Gading
    di angan-angan pe so lalu
    laing tungkus abit partinggal
    code: btm is deprecated

    Bahasa Indonesia
    Ke Sigama pun tidak sampai
    Sudah dekat ke Ujung Gading
    Yang di angankanpun tidak sampai
    Tetap tersimpan kain kenangan

    Masa kolonial

    Beberapa tonggak sastra yang berkembang pada masa kolonial antara lain:

    • Willem Iskander (1840-1876) menulis buku
    1. “Hendrik Nadenggan Roa, Sada Boekoe Basaon ni Dakdanak.” (Terjemahan). Padang: Van Zadelhoff and Fabritius (1865)
    2. “Leesboek van W.C. Thurn in het Mandhelingsch Vertaald.” Batavia: Landsdrukkerij. (1871)
    3. “Si Bulus-bulus Si Rumbuk-rumbuk.” (1872)
    4. “Taringot di Ragam-ragam ni Parbinotoan dohot Sinaloan ni Alak Eropa.” Naskah ini diadaptasi dari buku “Ceritera Ilmu Kepandaian Orang Putih” yang ditulis oleh Abdullah Munsyi, seorang sastrawan dan ahli tata bahasa Melayu. (1873)
    • Soetan Martua Raja (Siregar). Ia lahir dari keluarga aristokrat di Bagas Lombang Sipirok, berpendidikan HIS, sekolah elite di Pematang Siantar. Karyanya adalah:
    1. “Hamajuon” (Bahan Bacaan Sekolah Dasar)
    2. “Doea Sadjoli: Boekoe Siseon ni Dakdanak di Sikola.” (1917). Buku ini menimbulkan daya kritik terhadap pemikiran anak-anak. Ditulis dengan aksara Latin (Soerat Oelando) yang relatif mengembangkan pedagogik sekuler. Buku ini mengadopsi poda, semacam storyteller yang berisi petuah, ajaran moral dalam konteks tingkat berpikir anak-anak.
    3. “Ranto Omas” (Golden Chain), 1918.
    • Soetan Hasoendoetan (Sipahutar), penulis novel dan jurnalis. Karya-karyanya:
    1. Turi-Turian (cerita bertutur, mengisahkan hubungan interaksi antara manusia dengan penguasa langit)
    2. “Sitti Djaoerah: Padan Djandji na Togoe.” (1927-1929), sebuah serial berbahasa Angkola Mandailing yang dimuat secara berantai dalam 457 halaman. Serial ini dimuat di mingguan “Pustaha” yang terbit di Sibolga. Kisah ini diyakini menjadi alasan pembaca membeli surat kabar tersebut. Serial ini mengadopsi cerita-cerita epik, turi-turian, dan berbagai terminologi sosial masyarakat Angkola-Mandailing dan ditulis dengan gaya bertutur novel. Ini selaras dengan berkembangnya berbagai novel berbahasa Melayu yang dipublikasikan pemerintah kolonial. Dalam sejarah kesusastraan Indonesia, masa ini dikenal dengan masa Angkatan Balai Pustaka atau Angkatan 20-an. Soetan Hasundutan mengatakan bahwa ia menulis novel roman ini karena terinspirasi dengan novel “Siti Nurbaja” (Marah Rusli, 1922) yang sangat populer ketika itu.
    3. “Datoek Toengkoe Adji Malim Leman.” (1941), terbitan Sjarief, Pematang Siantar.
    • Mangaradja Goenoeng Sorik Marapi, menulis buku “Turian-turian ni Raja Gorga di Langit dohot Raja Suasa di Portibi.” Buku ini diterbitkan Pustaka Murni Pematang Siantar bertajuk tahun 1914.
    • Sutan Pangurabaan. Karyanya, “Ampang Limo Bapole.” (1930), “Parkalaan Tondoeng” (1937), “Parpadanan” (1930), dan sebuah buku berbahasa Melayu “Mentjapai Doenia Baroe” (1934). Di samping buku-buku yang ditulis Willem Iskander, buku-bukunya juga menjadi buku bacaan untuk sekolah-sekolah masa kolonial.
    • Soetan Habiaran Siregar menggali bahasa, tari-tarian, dan lagu yang berasal dari Angkola-Mandailing. Ia menulis beberapa turi-turian, antara lain: “Turi-turian ni Tunggal Panaluan”, “Panangkok Saring-Saring tu Tambak na Timbo” (1983), dan lain-lain. Selain itu, ia juga membuat komposisi lagu yang dibuat menggunakan komposisi beat berirama cha-cha.

    Selain sastra berbahasa Mandailing Angkola tersebut, penting dicatat tumbuhnya sastra Indonesia yang berbahasa Melayu tetapi dengan mengadopsi warna lokal. Misalnya novel “Azab dan Sengsara” (1921) yang ditulis Merari Siregar. Novel ini mengangkat kontekstual adat dan budaya semacam kawin paksa, harta warisan, hubungan kekerabatan, dan tradisi lokal Mandailing-Angkola.[6]

    Kontemporer

    Sastra Mandailing kontemporer tidak lagi berkembang sejak pra-kemerdekaan, dikarenakan berubahnya kurikulum pendidikan yang memakai bahasa Nasional dengan sendirinya mengikis pemakaian bahasa Mandailing.[6]

    Entertainment

    Sastra dalam lirik lagu dan drama musikal berbahasa Mandailing antara lain:

    • Drama musikal tahun 1970-an dalam kepingan tape kaset recorder.
    • Drama "Sampuraga namaila marina".
    • Album lagu Mandailing dalam kepingan vcd periode awal.
    • Album lagu Tapsel, Madina, Palas dan Paluta.[6]

    Ragam bahasa

    Berdasarkan klasifikasi bahasa yang ditawarkan Slamet Mulyana, bahasa Mandailing termasuk rumpun bahasa Austronesia. Pangaduan Lubis ada mengemukakan bahwa di dalam bahasa Mandailing terdapat lima ragam bahasa yang masing-masing kosakatanya berbeda satu sama lain yaitu:[7]

    1. Hata somal yaitu ragam bahasa yang dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari.
    2. Hata andung yaitu ragam bahasa sastra yang dipakai dalam tradisi mangandung (meratap) pada upacara adat perkawinan atau kematian.
    3. Hata teas dohot jampolak yaitu ragam bahasa yang dipakai dalam pertengkaran atau mencaci maki.
    4. Hata si baso yaitu ragam bahasa yang digunakan khusus oleh si baso (tokoh shaman) atau datu.
    5. Hata parkapur yaitu ragam bahasa yang digunakan orang Mandailing pada masa lalu ketika mereka mencari kapur barus.[8]

    Contoh kosakata:

    Bahasa IndonesiaHata somalHata andungHata teasHata si basoHata parkapur
    MataMataSimanyolongLoncot-
    Daun sirihBurangirSimanggurak-Situngguk
    HarimauBabiat---Ompungi/Namaradati

    Di masa lalu orang Mandailing juga memiliki satu alat komunikasi atau jenis bahasa tertentu yang disebut Hata bulung-bulung (bahasa dedaunan) semacam daun lontar. Bahasa ini bukanlah berupa lambang bunyi melainkan menggunakan daun tumbuhan sebagai perlambangnya.[7][9]

    Kalimat pertanyaan

    Bahasa IndonesiaBahasa Mandailing
    ApaAha
    BagaimanaSongondia/Biadoma
    BerapaSadia
    Di manaIdia
    KemanaTudia
    Dari manaTingondia/Ngundia
    ManaIdia
    SiapaIse
    MengapaAsi
    KapanAndigan
    KenapaMaoa/Mangoa

    Kalimat petunjuk

    Bahasa IndonesiaBahasa Mandailing
    IniOn/Onbo
    ItuAdun/Adunbo
    SiniTuson
    SituTusi
    SanaSodun

    Marsipoda

    SayaAu
    KamuHoma
    DiaIa
    MerekaAlai

    Silsilah keluarga

    Bahasa IndonesiaBahasa Mandailing
    KakekOmpung godang
    NenekOmpung Menek
    AyahAmang
    IbuInang
    Anak laki-lakiAnak
    Anak PerempuanBoru
    KakakAngkang
    AdikAnggi
    Paman (pihak ayah) Uda'
    Istri Paman (pihak ayah)Nanguda'/Inanguda'
    Paman (pihak Ibu) Tulang/mamak
    istri Paman (pihak Ibu)Nantulang/Inangtulang
    Bibi Bouk (pihak ayah) Ujing/Etek (pihak ibu)
    Sepupu (laki-laki)Kahanggi
    Sepupu (perempuan)iboto/ito
    Istri/Suami SaudaraIpar
    Suami dari Adik/Kakak IstriPariban
    Anak Saudara (laki-laki)Anak
    Anak Saudara (perempuan)Bere
    CucuPahoppu

    Bacaan lebih lanjut

    • (Inggris) Adelaar,Alexande,The Austronesian Languages of Asia and Madagascar:A Historical perspective;The Austronesian languages of Asia and Madagascar,pp 2005,ISBN 0-7007-1286-0
    • (Indonesia) Siregar,Ahmad Samin,Kamus Bahasa Angkola/Mandailing Indonesia,Jakarta:Pusat Pembinaan Pengembangan Bahasa,Departemen Pendidikan dan Kebuydayaan,1997

    Referensi

    1. ↑ Bahasa Batak Mandailing di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
    2. ↑ http://www.ethnologue.com/language/btm.
    3. ↑ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Mandailing Batak". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
    4. ↑ "Bahasa Batak Mandailing". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
    5. ↑ Medan makna aktivitas tangan dalam bahasa Mandailing Badan Bahasa Kemdikbud.go.id
    6. 1 2 3 4 Askolani Nasution (27 Januari 2014). "Kesusatraan Mandailing". www.jendelasastra.com.
    7. 1 2 Edi Nasution (2007). "Bahasa Mandailing". Tulilla, Muzik bujukan Mandailing. Arecabooks. hlm. 31. ISBN 9789834283445. ; ; ;
    8. ↑ Basyral Hamidy Harahap (17 november 2018). "Mengenal Bahasa Mandailing-bagian 1". www.mandailingonline.com.
    9. ↑ Basyral Hamidy Harahap (21 November 2016). "Mengenal Bahasa Mandailing-bagian 4". www.mandailingonline.com. Diakses tanggal 11 maret 2018.
    • l
    • b
    • s
    Suku bangsa Batak
    Etnik
    • Batak Angkola
    • Batak Karo
    • Batak Mandailing
    • Batak Pakpak
    • Batak Simalungun
    • Batak Toba
    Etnik afiliasi
    • Batak Alas
    • Batak Kluet
    • Pesisir
    • Singkil
    Bahasa dan
    aksara
    Aksara
    Surat Batak
    Rumpun utara
    • Batak Alas-Kluet (btz)
    • Batak Karo (btx)
    • Batak Pakpak (btd)
    Rumpun selatan
    • Batak Angkola (akb)
    • Batak Mandailing (btm)
    • Batak Simalungun (bts)
    • Toba (bbc)
    Marga
    • Marga Batak Angkola
    • Marga Batak Karo
    • Marga Batak Mandailing
    • Marga Batak Pakpak
    • Marga Batak Simalungun
    • Marga Batak Toba
    Agama
    • Kristen
    • Islam
    • Parmalim
    • Pemena
    • l
    • b
    • s
    Indonesia Bahasa di Indonesia
    Bahasa Indonesia (Gaul, Binan)
    Bahasa-bahasa di Sumatra
    Aceh-Cam
    • Daya
    • Barat
    • Pidie
    • Selatan
    • Utara
    Gayo-Batak
    • Gayo
    • Alas
    • Kluet
    • Pakpak
    • Singkil
    • Angkola
    • Karo
    • Mandailing
    • Simalungun
    • Toba
    Sumatra Barat Laut
    • Devayan
      • Haloban
      • Lekon
    • Sigulai
    • Nias
    • Mentawai
    • Enggano
    Melayu
    • Melayu a
      • Tamiang
      • Langkat
      • Deli
      • Serdang
      • Panai
      • Jambi
      • Riau
    • Bangka
    • Duanoa
    • Haji
    • Kedaha
    • Kerinci
    • Kubu
    • Loncong
    Minangkabau
    • Minangkabau
    • Jamee
    • Kampar
    • Lubu
    • Mukomuko
    • Pesisir Sibolga
    Melayu Barisan Selatan
    • Pekal
    • Bengkulu
    • Serawai
    • Lintang
    • Lematang Ulu
    • Basemah
    • Semende
    • Kaur
    • Ogan
    • Enim
    • Rambang
    Musi
    • Palembang
    • Penesak
    • Belide
    • Lematang
    • Pegagan
    • Musi
    • Col
    • Rawas
    Lampung
    • Api
    • Nyo
    • Komering
    Lain-lain
    • Nasal
    • Rejang
    Bahasa-bahasa di Jawa
    • Badui
    • Banten
    • Betawi
    • Indonesia Peranakan 1
    • Javindo 1
    • Jawa
      • Banyumasan
      • Indramayu
      • Kuno
      • Malang
      • Mataraman
      • Pemalang
      • Serang
      • Surabaya
      • Tegal
    • Kangean
    • Kawi
    • Madura
    • Osing
    • Pecok 1
    • Sunda
      • Banyumas
      • Bogor
      • Ciamis
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Klasik
      • Priangan
      • Serang
    • Tengger
    Bahasa-bahasa di Kepulauan Nusa Tenggara
    • Abui
    • Adang
    • Adonara
    • Alor
    • Amarasi
    • Anakalangu
    • Bali
    • Bengkala 2
    • Bilba
    • Bima
    • Blagar
    • Bunak b
    • Dela-Oenale
    • Dengka
    • Dhao
    • Ende
    • Hamap
    • Helong
    • Ile Ape
    • Kabola
    • Kafoa
    • Kamang
    • Kambera
    • Kedang
    • Kelon
    • Kemak b
    • Ke'o
    • Kepo'
    • Kodi
    • Komodo
    • Kui
    • Kula
    • Lamaholot
    • Lamalera
    • Lamatuka
    • Lamboya
    • Lamma
    • Laura
    • Lembata Barat
    • Lembata Selatan
    • Levuka
    • Lewo Eleng
    • Lewotobi
    • Lio
    • Lole
    • Melayu Bali
    • Melayu Kupang
    • Melayu Larantuka
    • Mamboru
    • Manggarai
    • Nage
    • Nedebang
    • Ngada
    • Ngada Timur
    • Palue
    • Rajong
    • Rembong
    • Retta
    • Ringgou
    • Riung
    • Rongga
    • Sabu
    • Sasak
    • Sawila
    • Sikka
    • So'a
    • Sumbawa
    • Tambora
    • Tereweng
    • Termanu
    • Tetun b
    • Tewa
    • Tii
    • Uab Meto
    • Wae Rana
    • Wanukaka
    • Wejewa
    • Wersing
    Bahasa-bahasa di Kalimantan *
    • Abal
    • Ampanang
    • Aoheng
    • Bahau
    • Bakati'
      • Rara
      • Sara
    • Barangas
    • Bakumpai
    • Banjar
    • Basap
    • Benyadu'
    • Bidayuh
      • Biatah a
      • Bukar-Sadong a
    • Bolongan a
    • Bukat
    • Bukitan
    • Burusu
    • Dusun
      • Balangan
      • Deyah
      • Malang
      • Witu
    • Embaloh
    • Hovongan
    • Iban a
    • Jangkang
    • Kayan
      • Kayan Busang
      • Sungai Kayan
      • Mahakam
      • Mendalam
      • Wahau
    • Kelabit a
    • Kembayan
    • Kendayan
    • Keninjal
    • Kenyah
      • Kelinyau a
      • Wahau
    • Kereho
    • Kohin
    • Lawangan
    • Lengilu
    • Lun Bawang a
    • Ma'anyan
    • Melayu
      • Kota Bangun
      • Berau
      • Bukit
      • Dayak
      • Pontianak
      • Sambas
      • Tenggarong
    • Modang
    • Mualang
    • Murut
      • Selungai Murut a
      • Sembakung Murut a
      • Tagal Murut a
    • Ngaju
    • Okolod a
    • Ot Danum
    • Paku
    • Punan
      • Aput
      • Merah
      • Merap
      • Tubu
    • Putoh
    • Ribun
    • Sa'ban
    • Sanjau Basap
    • Sanggau
    • Seberuang
    • Segai
    • Semandang
    • Siang
    • Taman
    • Tausug a
    • Tawoyan
    • Tidong a
    • Tunjung
    • Uma'
      • Lasan
      • Lung
    Bahasa-bahasa di Sulawesi
    • Andio
    • Aralle-Tabulahan
    • Bada
    • Bahonsuai
    • Bajau Indonesia
    • Balaesang
    • Balantak
    • Bambam
    • Banggai
    • Bantik
    • Baras
    • Batui
    • Behoa
    • Bentong
    • Bintauna
    • Boano
    • Bobongko
    • Bolango
    • Bonerate
    • Budong-Budong
    • Bugis
    • Bungku
    • Buol
    • Busoa
    • Campalagian
    • Cia-Cia
    • Dakka
    • Dampelas
    • Dondo
    • Duri
    • Enrekang
    • Gorontalo
    • Kaidipang
    • Kaili Da'a
    • Kaili Ledo
    • Kaili Unde
    • Kaimbulawa
    • Kalao
    • Kalumpang
    • Kamaru
    • Kioko
    • Kodeoha
    • Konjo Pegunungan
    • Konjo Pesisir
    • Koroni
    • Kulisusu
    • Kumbewaha
    • Laiyolo
    • Lasalimu
    • Lauje
    • Lemolang
    • Liabuku
    • Lindu
    • Lolak
    • Maiwa
    • Makassar
    • Melayu Makassar
    • Melayu Manado
    • Malimpung
    • Mamasa
    • Mamuju
    • Mandar
    • Moma
    • Mongondow
    • Mori Atas
    • Mori Bawah
    • Moronene
    • Muna
    • Napu
    • Padoe
    • Pamona (Ta'a)
    • Panasuan
    • Pancana
    • Pannei
    • Pendau
    • Ponosakan
    • Rahambuu
    • Rampi
    • Ratahan
    • Saluan
    • Sangir
    • Sarudu
    • Sedoa
    • Seko Padang
    • Seko Tengah
    • Selayar
    • Suwawa
    • Tae'
    • Taje
    • Tajio
    • Talaud
    • Taloki
    • Talondo'
    • Toala'
    • Tolaki
    • Tomadino
    • Tombelala
    • Tombulu
    • Tomini
    • Tondano
    • Tonsawang
    • Tonsea
    • Tontemboan
    • Topoiyo
    • Toraja-Sa'dan
    • Totoli
    • Tukang Besi Selatan
    • Tukang Besi Utara
    • Ulumanda'
    • Uma
    • Waru
    • Wawonii
    • Wolio
    • Wotu
    Bahasa-bahasa di Kepulauan Maluku
    • Alune
    • Amahai
    • Ambelau
    • Aputai
    • Asilulu
    • Babar Tenggara
    • Babar Utara
    • Banda
    • Barakai
    • Bati
    • Batuley
    • Benggoi
    • Boano
    • Bobot
    • Buli
    • Buru
    • Dai
    • Damar Barat
    • Damar Timur
    • Dawera-Daweloor
    • Dobel
    • Elpaputih
    • Emplawas
    • Fordata
    • Galela
    • Gamkonora
    • Gane
    • Gebe
    • Geser-Gorom
    • Gorap
    • Haruku
    • Hitu
    • Horuru
    • Hoti
    • Huaulu
    • Hukumina
    • Hulung
    • Ibu
    • Ili'uun
    • Imroing
    • Kadai
    • Kaibobo
    • Kamarian
    • Kao
    • Karey
    • Kayeli
    • Kei
    • Kisar
    • Koba
    • Kola
    • Kompane
    • Kur
    • Laba
    • Laha
    • Larike-Wakasihu
    • Latu
    • Leti
    • Liana-Seti
    • Lisabata-Nuniali
    • Lisela
    • Lola
    • Loloda
    • Lorang
    • Loun
    • Luang
    • Luhu
    • Maba
    • Makian Barat
    • Makian Timur
    • Melayu Ambon
    • Melayu Bacan
    • Melayu Banda
    • Melayu Maluku Utara
    • Mangole
    • Manipa
    • Manombai
    • Manusela
    • Mariri
    • Masela Barat
    • Masela Tengah
    • Masela Timur
    • Masiwang
    • Modole
    • Moksela
    • Naka'ela
    • Nila
    • Naulu Selatan
    • Naulu Utara
    • Nusa Laut
    • Oirata
    • Pagu
    • Palumata
    • Patani
    • Paulohi
    • Perai
    • Piru
    • Roma
    • Sahu
    • Salas
    • Saleman
    • Saparua
    • Sawai
    • Seit-Kaitetu
    • Selaru
    • Seluwasan
    • Sepa
    • Serili
    • Serua
    • Sula
    • Tabaru
    • Taliabu
    • Talur
    • Tarangan Barat
    • Tarangan Timur
    • Tela-Masbuar
    • Teluti
    • Teor
    • Ternate
    • Ternateño1
    • Te'un
    • Tidore
    • Tobelo
    • Tugun
    • Tugutil
    • Tulehu
    • Ujir
    • Waioli
    • Watubela
    • Wamale Selatan
    • Wamale Utara
    • Yalahatan
    • Yamdena
    Bahasa-bahasa di Papua *
    • Abinomn 3
    • Abun 3
    • Aghu
    • Airoran
    • Ambai
    • Anasi
    • Ansus
    • Arandai
    • Arguni
    • As
    • Asmat Pantai Kasuari
    • Asmat Tengah
    • Asmat Utara
    • Asmat Yaosakor
    • Atohwaim
    • Auye
    • Awbono
    • Awera
    • Awyi
    • Awyu Asue
    • Awyu Tengah
    • Awyu Edera
    • Awyu Jair
    • Awyu Utara
    • Awyu Selatan
    • Bagusa
    • Baham
    • Barapasi
    • Bauzi
    • Bayono
    • Bedoanas
    • Beneraf
    • Berik
    • Betaf
    • Biak
    • Biga
    • Biritai
    • Bonggo
    • Burate
    • Burmeso
    • Burumakok
    • Buruwai
    • Busami
    • Citak
    • Citak Tamnim
    • Dabe
    • Damal
    • Dani Lembah Bawah
    • Dani Lembah Tengah
    • Dani Lembah Atas
    • Dani Barat
    • Dao
    • Dem
    • Demisa
    • Dera
    • Diebroud
    • Dineor
    • Diuwe
    • Doutai
    • Duriankere
    • Dusner
    • Duvle
    • Edopi
    • Eipomek
    • Elseng 3
    • Emem
    • Eritai
    • Erokwanas
    • Fayu
    • Fedan
    • Foau
    • Gresi
    • Hatam 3
    • Hupla
    • Iau
    • Iha
    • Iha Pijin 4
    • Irarutu
    • Iresim
    • Isirawa
    • Itik
    • Iwur
    • Jofotek-Bromnya
    • Kaburi
    • Kais
    • Kaiy
    • Kalabra
    • Kamberau
    • Kamoro
    • Kanum Bädi
    • Kanum Ngkâlmpw
    • Kanum Smärky
    • Kanum Sota
    • Kapauri
    • Kaptiau
    • Karas
    • Karon Dori
    • Kaure
    • Kauwera
    • Kawe
    • Kayagar
    • Kayupulau
    • Kehu 5
    • Keijar
    • Kemberano
    • Kembra 5
    • Kemtuik
    • Ketengban
    • Ketum
    • Kimaghima
    • Kimki
    • Kirikiri
    • Kofei
    • Kokoda
    • Kombai
    • Komyandaret
    • Konda
    • Koneraw
    • Kopkaka
    • Korowai
    • Korupun-Sela
    • Kosare
    • Kowiai
    • Kuri
    • Kurudu
    • Kwer
    • Kwerba
    • Kwerba Mamberamo
    • Kwerisa
    • Kwesten
    • Kwinsu
    • Legenyem
    • Lepki 5
    • Liki
    • Maden
    • Mai Brat
    • Mairasi
    • Maklew
    • Mee
    • Melayu Papua
    • Mander
    • Mandobo Atas
    • Mandobo Bawah
    • Manem
    • Manikion/Mantion/Sougb
    • Mapia
    • Marau
    • Marind
    • Marind Bian
    • Masimasi
    • Massep 3
    • Matbat
    • Mawes
    • Ma'ya
    • Mekwei
    • Meoswar
    • Mer
    • Meyah
    • Mlap
    • Mo
    • Moi
    • Molof 5
    • Mombum
    • Momina
    • Momuna
    • Moni
    • Mor
    • Mor
    • Morai
    • Morori
    • Moskona
    • Mpur 3
    • Munggui
    • Murkim 5
    • Muyu Utara
    • Muyu Selatan
    • Nafri
    • Nakai
    • Nacla
    • Namla 5
    • Narau
    • Ndom
    • Nduga
    • Ngalum
    • Nggem
    • Nimboran
    • Ninggerum
    • Nipsan
    • Nisa
    • Obokuitai
    • Onin
    • Onin Pijin 4
    • Ormu
    • Orya
    • Papasena
    • Papuma
    • Pom
    • Puragi
    • Rasawa
    • Riantana
    • Roon
    • Samarokena
    • Saponi
    • Sauri
    • Sause
    • Saweru
    • Sawi
    • Seget
    • Sekar
    • Semimi
    • Sempan
    • Sentani
    • Serui-Laut
    • Sikaritai
    • Silimo
    • Skou
    • Sobei
    • Sowanda
    • Sowari
    • Suabo
    • Sunum
    • Tabla
    • Taikat
    • Tamagario
    • Tanahmerah
    • Tandia
    • Tangko
    • Tarpia
    • Tause
    • Tebi
    • Tefaro
    • Tehit
    • Tobati
    • Tofanma 5
    • Towei
    • Trimuris
    • Tsaukambo
    • Tunggare
    • Una
    • Uruangnirin
    • Usku 5
    • Viid
    • Vitou
    • Wabo
    • Waigeo
    • Walak
    • Wambon
    • Wandamen
    • Wanggom
    • Wano
    • Warembori
    • Wares
    • Waris
    • Waritai
    • Warkay-Bipim
    • Waropen
    • Wauyai
    • Woi
    • Wolai
    • Woria
    • Yahadian
    • Yale Kosarek
    • Yali Angguruk
    • Yali Ninia
    • Yali Abenaho
    • Yaqay
    • Yarsun
    • Yaur
    • Yawa
    • Yei
    • Yabega
    • Yeretuar
    • Yetfa
    • Yoke
    • Zorop
    • flagPortal Indonesia

    1 Kreol • 2 Bahasa isyarat • 3 Bahasa isolat • 4 Bahasa Pidgin • 5 Tidak diklasifikasikan
    a juga dituturkan di Malaysia dan/ Brunei Darussalam. • b juga dituturkan di Timor Leste, Papua Nugini dan/ negara-negara Oseania lainnya. Italik: Bahasa punah atau bahasa mati. *Catatan: Kalimantan dan Papua di sini hanya yang termasuk dalam teritori Indonesia.

    Lihat pula: Daftar bahasa di Indonesia menurut BPS 2010
    Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
    Nasional
    • Amerika Serikat
    • Republik Ceko
    • Israel
    Lain-lain
    • Yale LUX

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Sastra Mandailing
    2. Kesusasteran Mandailing klasik
    3. Masa kolonial
    4. Kontemporer
    5. Entertainment
    6. Ragam bahasa
    7. Kalimat pertanyaan
    8. Kalimat petunjuk
    9. Marsipoda
    10. Silsilah keluarga
    11. Bacaan lebih lanjut
    12. Referensi

    Artikel Terkait

    Suku Batak

    kelompok masyarakat pribumi multietnik yang berasal dari Sumatera bagian tengah dan utara

    Bahasa Batak

    halaman disambiguasi Wikimedia

    Bahasa Batak Toba

    bahasa Batak yang dituturkan oleh orang Batak Toba

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026